Telpon GRATIS, ah gak mungkin

Saya sejujurnya sudah agak bosan dengan perang iklan dari operator. Satu hal, apapun promonya, bahwa kartu kita harus aktif, harus mengisi pulsa, minimal mungkin Rp. 20.000,00 per bulan untuk bisa aktif terus, barulah kita bisa menikmati berbagai macam promo yang ada.

Kalau saya menjadi operator telekomunikasi, maka itungan saya, kasih apa saja lah ke pelanggan, yang penting mereka tetap bayar MINIMAL Rp. 20.000,00 per bulan.

Bisa jadi kita malah boros karena merasa murah, sehingga berkali-kali ngisi pulsa dalam satu bulan.

Tentang iklan-iklan ini

Besok 01 September 2008 mulai puasa Ramadhan 1429 H

Hanya tvOne yang saya lihat menyiarkan langsung keputusan Menteri Agama RI untuk awal puasa yang jatuh besok tanggal 01 September 2008. Penandatanganan dan Pembacaan keputusan ini sekitar jam 19:20 WIB. 

Alhamdulillah, sepertinya secara mayoritas awal puasanya sama. Tinggal nunggu lagi besok keputusan 1 Syawal. Kalau saya lihat sih pasti lebih banyak yang ikut 1 Syawal duluan [puasa hanya 29 hari], ketimbang 1 Syawal yang 30 hari puasanya, atau lebih lama sehari.

Puasa Ramadhan memang jumlah harinya berdasar perhitungan peredaran bulan, sedang untuk buka dan sahurnya berdasarkan perhitungan matahari, yaitu fajar dan maghrib. Puasa Ramadhan bisa mengalami semua musim, karena tahun hijriah tentu harinya lebih maju tiap tahun ketimbang tahun Masehi. Jadi jika beberapa tahun yang lalu puasa Ramadhan di musim hujan [sekitar bulan november desember 2007], tetapi besok-besok kita akan menjalani puasa di musim kemarau. Tentunya akan berbeda tingkat kesulitannya dalam menahan haus dan lapar di kedua musim tersebut. Itulah keagungan Ramadhan, kita dilatih untuk survive di semua kondisi/musim. Kesimpulannya Ramadhan adalah ibadah yang secara perhitungan pengerjaaanya terukur dan pasti. Memang ada dua cara perhitungan menentukan awal dan akhir ramadhan. Hisab yaitu dengan matematika, dan rukyat dengan melihat langsung, semua ada dasarnya, tetapi secara pribadi, saya sendiri lebih yakin dengan perhitungan Hisab, islam itu agama yang pasti, yang masuk akal, dan alam semesta ini berjalan dengan perhitungan yang pasti. sebagai contoh, gerhana matahari saja bisa dihitung jauh-jauh hari, sampai ke hitungan detik. Disaat cuaca mendung, polusi udara yang mengotori atmosfer sehingga mengganggu pandangan mata telanjang, juga mungkin cahaya lampu yang terang benderang di sore menjelang malam yang  juga mengganggu pandangan, semua itu adalah kekurangan dari metode rukyat. Memang ada yang mengatakan metode rukyat itu ibadah, lalu apakah kita berhitunga dengan matematika bukan ibadah? saya yakin itu ibadah, itulah makna sesungguhnya dari perintah Allah agar kita MEMBACA, yach membaca alam semesta, tentu dengan ilmu pengetahuan dan perhitungan astronomi.

Bismillah. Besok mulai puasa ramadhan, dan saya harus menjalaninya di kantor, karena masuk shift malam, pulang besok pagi, sahurnya cukup segelas susu dan roti, maklum kantor pemancar saya di pucuk pegunungan Patuk-Gunung Kidul, jauh dari rumah makan padang. Beda dengan pemancar tv di Gombel Semarang yang ada di tengah kota, semuanya ada, termasuk makanan untuk santap sahur. Jika niat sudah bulat, apapun sahurnya, tidak menjadi masalah, dan alhamdulillah diberi rizqi untuk sahur.

Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan 1429 H.

Padusan menjelang ramadhan

Tadi di dekat Radio GCD saya melihat Spanduk iklan PADUSAN DI PANTAI BARON GUNUNGKIDUL, dengan shower raksasa, dimeriahkan dengan elekton.

Padusan itu berasal dari bahasa jawa, asalnya adalah ADUS = MANDI.

Islam mengajarkan kesucian dan kebersihan, sehingga bisasanya sehari sebelum bulan puasa ramadhan, maka sengaja membersihkan diri, lahir batin, bersih-bersih batin dengan meminta maaf ke sesama manusia, bersih lahiriah, dengan mandi besar/mandi keramas dan sekarang di jogja lebih dikenal dengan nama padusan.

Tetapi yang saya lihat bahwa padusan di obyek wisata, tentu saja hanya lebih mementingkan aspek ekonomi, yaitu menghasilkan uang. Malah kadang makna padusan itu tinggal makna saja, bagaimana tidak kalau mandi bersama laki-laki dan perempuan dalam satu kolam renang, ataupun di pancuran raksasa, trus dihibur musik dangdut/organ tunggal/elektone dengan penyanyi perempuan yang mengumbar aurat dan membangkitkan syahwat.

Kesannya kalau tidak bulan Ramadhan jadi boleh….

Seminggu ini kalau melihat dan mencermati berita di TV, pastinya banyak kita lihat razia-razia baik oleh pihak yang berwenang, maupun pihak lain.

Kemarin ada razia minuman keras, diberitakan, semoga dengan razia minuman keras ini, akan mengurangi angka kejahatan. Ah memang belum tahu ya kalau minuman keras itu pemicu kejahatan.

Terus razia PSK

Terus tempat hiburan malam

Dll

Duh kesan yang saya tangkap kok, okelah semua itu berhenti di bulan ramadhan, trus entar bisa dilanjutkan lagi setelah lebaran. Semoga bukan seperti itu. Semoga tiap hari kita adalah ramadhan.

Selamat datang Bulan Suci Ramadhan

(saya ikut yang mulai ramadahan 1 September 2008)

Billing Tagihan dan detail pemakain Indosat Matrix via e-mail

Indosat Matrix saya mulai tagihan bulan Agustus ini dikirim via e-mail. Memang prosesnya adalah pelanggan matrix yang minta agar billing tagihannya dikirim via e-mail [jadi bukan dipaksa oleh indosat untuk memakai e-mail], prosesnya daftar di kantor indosat, setelah itu nanti akan diberi notifikasi email dan passkey, lalu passkey yang diberikan dari e-mail tersebut harus kita kirim via matrix ke nomor 777 untuk mengaktifkan.

Sebenarnya saya mendaftarnya sejak bulan Juni 2008, tetapi entah CS indosat nya yang enggak ngeh dengan layanan baru ini, atau gimana, eh saya malah tiap bulan dapat print-out detail penggunaan matrix saya, dan untuk itu harus bayar Rp. 4.000,00. Bulan Juni dan Juli 2008 saya mendapatkan print-out tersebut, karena saya mintanya via e-mail, maka saya komplain, dan ternyata bisa juga, akhirnya saya dikurangi Rp. 4.000,00 dan dikurangkan pada tagihan bulan berikutnya. 

Karena sekarang tagihan matrix saya via e-mail, maka saya bulan agustus 2008 ini tidak lagi mendapatkan via surat. Andai semua pelanggan matrix tagihan dan rincian pemakaiannya dikirim via e-mail, maka indosat akan irit banyak lhoh, misalkan saja untuk ngeprint dan mengirim tagihan, saya kira paling tidak habis Rp. 10.000,00 tiap pelanggan matrix, andaikata pelanggan matrix ada 5 juta pelanggan, maka indosat akan ngirit 5 juta dikali Rp. 10ribu = Rp. 50.000.000.000,00 [wah banyak banget].

Uang segitu mungkin bisa untuk memanjakan pelanggan matrix dengan hadiah atau bonus lainnya, karena bukan rahasia lagi kalau pelanggan prabayar yang lebih diperhatikan saat ini, kalau pelanggan pascabayar kan lebih loyal dengan berbagai alasan, misal nomornya cantik, nomor sudah kadung dikenal banyak relasi, sulit untuk berhenti langganan matrix [yang ini saya belum pernah mencoba, karena memang enggak bermaksud berhenti berlangganan, tetapi yang pasti bahwa kalau sudah jadi Matrix, tidak bisa balik lagi menjadi Mentari, karena dulu asalnya nomor saya adalah Mentari].

OK indosat jika perhitungan saya benar, maka ditunggu nih bonus-bonusnya, mungkin memang indosat perlu sosialisasi lebih gencar agar pelanggan matrix beralih ke tagihan via e-mail. Ngirit kertas juga, yang berarti ngirit Pohon untuk pembuat kertas, yang berarti juga mengurangi global warming.

tvOne siarannya mendunia dengan Live Streaming

Kemarin saya telah menulis saat pertama kali tvOne bisa diakses siarannya secara LIVE STREAMING via internet dengan membuka website tvOne di www.tvone.co.id

Dan tadi saya baru tersadar setelah membaca iklan Rizal Mallaranggeng di Koran KR Jogja. Bahwa MetroTV, SCTV, RCTI, dan tvOne bisa disaksikan siarannya dari manapun asal orang bisa koneksi internet [tentu saja internet yang aksesnya cepat], kalau di luar negeri internet cepat tentu saja bukan masalah, cepat dan murah.

Inilah hebatnya teknologi, internet memang bisa menembus batasan-batasan yang semula tidak terpikirkan, bahkan saya yakin undang-undang penyiaran mungkin juga belum mengatur akan hal ini.

Saya membayangkan orang-orang yang punya akses internet super cepat, mereka bisa kerja di laptop sambil nonton tvOne. Padahal kemarin saya baru berencana membeli TV TUNER untuk laptop saya, tapi sebenarnya masih relevan juga tv tuner untuk laptop saya, karena kalau melihat live streaming tv via internet, enggak nikmat, karena saya cuma pakai GPRS, dan itu artinya kurang cepat untuk streaming audio video, sehingga hasilnya gambar malah sering berhenti.

Saya yakin dari segi bisnis [iklan] maka coverage area tvOne sekarang yang sudah global, akan lebih banyak dilirik oleh para pemasang iklan. Sekarang tvOne bisa dinikmati dengan 3 cara. Yaitu, melalui satelit langsung, melalui pemancar biasa, dan melalui internet. Jadi antara ketiganya akan saling melengkapi, semuanya ada pangsa pasar dan penikmatnya sendiri, yang kotanya belum ada pemancar tvone, bisa melihat dengan receiver digital dan parabola tentunya sebagai contoh pulau Irian yang belum ada pemancarnya tvone, yang sudah terjangkau pemancar tinggal menikmati lewat tv biasa, yang di luar negeri yang mempunyai koneksi internet cepat dan murah, tentunya live streaming di situs tvone adalah pilihannya.

Selamat siaran menikmati tvone.

sudah pada lupa/ enggan/males/malu untuk LIGHT ON

Sekarang ini di Jalan Wonosari, kalau saya perhatikan sudah semakin jarang orang-orang menyalakan lampu sepeda motornya di siang hari. Beberapa minggu yang lalu saya dengar ada kecelakaan di depan JogjaTV, di pagi hari (satpam kantor saya yang melihat).

Bahkan kemarin sempat liat dengan mata kepala sendiri di depan saya tiga orang senggolan, dan yang seorang jatuh, untung sekali tidak luka parah, padahal terguling 3 kali dan helmnya lepas dari kepala.

Kalau saya sih always Light On begitu masuk jalan wonosari, yang penting orang yang papasan dengan saya, dari jauh sudah melihat motor saya karena lampu motor saya menyala.

gak tau nih program light on sepertinya kok enggak wajib. Padahal terbukti effektif menekan angka kecelakaan.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.460 pengikut lainnya.