saya lupa sudah berapa lama saya memiliki helm model flip up ini, atau helem yang cakil bawahnya bisa dibuka keatas. Karena kacanya model pelangi sudah baret-baret, maka saya ingin menggantinya dengan kaca yang bening sekalian, sebab pengalaman saya dengan kaca pelangi ini kalau sore atau malam hari, saya tidak berani menutup kaca, takut pendangan terdegradasi dan bisa-bisa papasan dengan pengendara mobil atau motor tidak kelihatan, dan mungkin yang paling saya takutkan adalah jika ada orang nyebrang atau sepeda nyebrang, pasti tidak begitu kelihatan.
Telah lama saya mencari-cari kaca untuk pengganti, tapi tidak ada yang cocok, semuanya kependekan. Akhirnya tadi saya nekat beli juga kaca bening merek VOG seharga 30 ribu (mahal gak ya)??? memang bahanya terkesan elastis, jadi tidak gampang pecah kayaknya.
Berhubung kacanya memang tidak pas ukurannya alias cupet, maka saya akali kaca saya tempel ke bagian cakil bawah yang bisa dinaik turunkan, caranya dengan saya lem menggunakan LEM TEMBAK, lem model kayak solder dan lemnya berbentuk seperti lilin, yang masuk dari belakang lalu dipanaskan pada alat lem tembak, nah tinggal tembak sesuka hati mana yang akn di lem.
Akhirnya helm saya kesampaian juga memakai kaca bening, semoga tidak sumuk alias tidak panas karena kacanya tidak bisa dinaikkan, bisa naik tapi bersama dengan cakilnya.
Dengan kaca bening ini, saya yakin saat riding sore menjelang magrib akan aman dari gangguan “samber mripat” alias hewan-hewan kecil yang beterbangan saat maghrib. Juga saat malam saya yakin akan lebih enak, karena biasanya denga kaca helem yang lama yang model pelangi, kaca selalu saya buka, sehingga sampai di rumah mata jadi sakit terkena debu dll.
Filed under: Sepeda Motor Ditandai: | kaca helem bening, kaca helem pelangi, visor clear, visor pelangi












whahahah… kreatif tenanan… apalagi ding bagian; kaca lama dipasang di atas untuk aksesoris saja… xixixixixi. apiiik…
kalau helm dibungkus pakai kulit ikan pari kayaknya lebih bagus lagi (coba ada yang nyumbang kulit ikan pari)
wah aku malah tertarik alat lem tembak
harganya berapa tu Pak dhe
aku lupa mas hargane, kalo belinya kayaknya di TOKO LIMAN Malioboro, mungkin sekitar 200-300ribu. Itu ada yang besar dan ada yang kecil, tergantung lemnya yang berbentuk lilin itu.
hmm..kreatip..tetep segera dganti dgn yg lbh safe
suka dgn model flipup?ada ink topgun,snail ato yg sip agv longway,hehe
*matching ma PIBOnya
aku mau nyari yang real CAKIL saja besok. model flip-up kayaknya kurang kokoh, dan helemnya berisik kena angin
kyt v2r ok jg.klo yg NHK tuh mnurut tmn2 dkomunitas sy rda berat!gardio jg bagus.tp lum nemu yg jual d solo
gardio aku juga belum lihat kemarin di toko, kayaknya di fesbuk dia buka lapak, kalau gak salah galeri helm
kepepet bikin orang jadi kreatif…….
awalnya yang lama mau tak bolong besar, terus yang baru dilem dengan kaca yang lama, tapi kelihatannya sulit.
wah belum liat harga helm setelah sni berlaku
[...] tambahan, tetapi bukan dari visor milik CS1, melainkan visor helm milik saya yang telah expired http://hadiyanta.com/2010/05/22/susahnya-nyari-kaca-helm-model-flip-up/ yang kacanya sudah saya ganti dengan kaca bening dari helm VOG yang harganya Rp. 30.000,-. [...]