Hari ini adalah hari yang kami tunggu, oleh para member indomotoblog di Jogja dan Jateng, yaitu acara test ride Honda Scoopy di Yogyakarta, tepatnya di Pelataran bekas hotel Ambarukmo, atau tepat di sebelah timurnya Ambarukmo Plaza (AmPlaz). Kami janjian jam 9:50 sampai di cek point pertama, yaitu di depan persis Amplaz. Saya sendiri sampai di cek point pertama pas jam 10. Disini sudah ada MIG, Skyrider, Martini, Bagus Propus, lalu datang pula Mercon dan Moko. Selanjutnya datang bang One08 dan terakhir Alrozi coolriderII. Lengkap sudah, maka kami segera parkir di gang depan Amplaz, lalu menyeberang ke arah amplaz dan menuju ke tempat test ride Scoopy. Sebelumnya kami memang sepakat memakai kaos KOBOI.
Sampai di TKP masih agak sepi, kami tidak lupa foto-foto dulu, tidak lupa pada jelalatan melihat bidadari bersayap putih. Kami langsung menuju tempat Test Ride, lebih dulu mengambil formulir untuk test ride, setelah diisi lalu mendaftar dan mendapatkan helem berbentuk retro, baru kemudian test ride satu persatu, kebetulan ada 3 unit yang dipakai untuk test ride, yaitu hitam, putih dan pink.
Sebenarnya saya dari awal sudah kecewa dengan lintasa testride yang pendek banget, cuma ada belokan kekanan sekali, lalu ada rintangan semacam gronjalan dari besi, yang teramat pendek, harusnya rintangannya sama dengan kenyataan yang ada, yaitu minimal seperti polisi tidur bentuk dan tingginya. Tidak seperti saat test ride pulsar 200 disini dulu yang melintasi seluruh jalan yang melingkar di pelataran bekas hotel ambarukmo ini. Lihat foto yang ada petanya lokasi dan acara diatas, test ride Scoopy hanya di sepanjang depan Hotel, kalau Test Bajaj Pulsar 200 mengelilingi jalan yang melingkar di depan hotel.
Tiba giliran saya untuk test ride, ritual pertama tentu menghidupkan kunci kontak, lalu standar samping dilipat, lalu salah satu rem diposisikan ngerem, lalu starter dipejet, jreng hidup. Jika salah satu hal tadi dilewati, kayaknya Scoopy tidak bakalan hidup, karena memang itu adalah standar keamanan yang dicangkokkan pada Scoopy. Baru narik gas belum seberapa sudah dapet tikungan pertama dan satu-satunya, lalu tarik lagi melewati rintangan macam polisi tidur, saya geber saja, ya ngronjal-gronjal, jika jalanan jelek berlubang dan panjang dan lama tentu akan pegel boyok/pinggang karena tentu tidak seempuk jika naik Pulsar saya
, terus terang saya malah tidak ngerem kayaknya, karena gas dilepas saja sudah melambat, dan memang arena test ridenya kurang panjang, bahkan hanya boleh muter sekali, kecuali alrozi yang tadi kulihat nekat dua atau tiga kali muter muter.
Setelah selesai test ride, kita diberi kuis dan suruh ngisi, setelah kusi dikumpul baru dapat kenang-kenangan PIN Scoopy, oh iya dapat pula ARUMMANIS setelah tadi testride, lumayan untuk oleh-oleh anak dirumah. Yang saya sayangkan bahwa tidak ada sekedar minum air putih di arena testride, padahal panas juga kondisinya, akibatnya baru terasa saat pulang saya pusing-pusig kayaknya dehidrasi.
Usai testride kita lalu ngegame menjadi RobinHOOD, yaitu memanah angka 1000, dan minimal harus memanah pas di lingkaran sebanyak dua kali, dengan diberi 5 anak panah, saya bidikan sekali langsung tepat kena, bidikan kedua meleset 1 cm, bidikan ketiga kena lagi, sudah selesai, saya lalu mendapatkan CD dari bintang iklan honda yang bilang JADUL AH itu lho. Berisi lagu-lagu.
Selanjutnya kita muter saja, sampai barisan both honda lawas, berisi honda pitung dan CB. Lalu muter lagi ke arah panggung utama, sayang belum ada band yang main, dan kita beristirahat agak lama dibawah pohon.
Alrozi sempat ikutan doorprize dan mendapat hadiah.
Akhirnya kita pulang, alrozi ada kegiatan lain, saya pulang sendiri, sedang Kilau Biru, MIG dan Skyrider lanjut ke test ride KAWASAKI D-TRACKER di dealernya jalan Magelang.
Kesimpulannya, saya yang setinggi 175cm ternyata kaki saya tidak mentok setang kok, nyaman saja tadi saat testride, saya tidak begitu paham mesin dan performanya, tapi saya yakin yang mencoba Scoopy pun kebanyakan tidak akan peduli dengan hal tersebut, mereka lebih terterik Scoopy karena ke retroannya tersebut, yang lain gak dipikirin. Sekarang tinggal bagaimana para salesnya bisa memanfaatkan momentuk keretroan ini untuk mendongkrak penjualan, apalagi belum ada saingan dari Yamaha dan Suzuki dengan bentuk retro seperti Scoppy ini.
Untung istri saya tidak merengek minta ganti suprafitnya dengan Scoopy.
Filed under: Sepeda Motor Ditandai: | Motor retro, Scoopy Jogja, Test Ride Scoopy, Test Ride Scoopy di Yogyakarta
































scoopy pakai pertamax .. ??
Scoopy pakai premium saja.
ganti jeneng mas?
sijidewe aka snalpot99
Scoopy pake premium aja lah:-)
foto UG ne kok lom muncul ya?
nanti tak upload, tapi cuma dapet kaki kaki nya ki piye?
yen muncul ngakak, aku cuma dapet kakinya ha ha ha
pertamaxxx
pertamixxx
nasi padang……
semua dapet nasi padang pergedel dan chip rumput laut
pertamax ndaaaa….ijin mengamankan
silahkan
weh…ganti wae supri fat e pak
gak ah, bojoku gak suka motor matik, tapi banyak cowok yang suka matik ya??? hebat ya istriku.
kalo aku berarti juga hebat donk…
josss
he-eh…baru nyadar nek dhengkule gak mentog stang. tapi di kuisioner juga tak protes, sirkuit terlalu pendek, mestinya minim 3x panjang track tadi, srta variasi kelokan2 & boleh 2 putaran. terusterang tadi agak ribet antara pegang kamera, titipan kamera, arumanis, kupon, hape, serta celana yg rada kedodoran
dulu pas test bajaj, dari start seperti scoopy tadi, terus saja lalu belok kanan melewati genset, lurus lalu belok kanan melewati panggung tadi, lalu lurus dan belok kanan melewati kita masuk tadi, lalu lurus sampai ke tempat start Scoppy tadi.
pertamax.cihuy
many thanks to Martini yang sudah menjadi pembisik saya, ewh smuanya ding… menang dapet kaos euy… hehe
wew, kenapa nggak sekalian test ride Dtracker nya mas?
maaf mas saya terus nganter istri, lagi pula entah kenapa habis naik Scoopy jadi pusing, nih update blog sambil jaketan, dan pakai kaos kaki, sambil nonton italia vs selandia baru. Kilau baru, Mig, dan Widyo test ride D-Tracker kok mas, tunggu saja di blog KB. Saya takut kepingin jika test ride D-Tracker, duh kayaknya enak nih ke Pacitan pakai D-Tracker (ngarepbanget.com)
akine mung YUASA 3AH MF…lha kok brosur yang dijepret GS astra???
betul betul salah tuh honda Scoppy, beda di iklan beda sama yang dipasang.
rame mas…
abis dari skupi terus ke test ride D-Tracker..
asyiknya sebelum test ride di suruh ngabisin makanan tradisional dulu…
ada lemper, ada risoles dll…
rugi aku ngertio melu njajal D-Tracker, Scoopy blas ndak ada makanan retro, harusnya disediakan gatot, tiwil, lemper, cotot, dll Retro gitu loh!!!!
huahahaha… bener2 retro…
tiwul…?
retro memang manis… palagi yang ini
http://oto.detik.com/images/content/2010/06/19/648/vespadalem.jpg
mencurigakan
absen pagi…!!
ketigax deh… ngalah… wah… bisa ada dingklik detected gitu yak…
Halaman lain bisa dibaca di warung saya
http://compumoto.wordpress.com/2010/06/21/scoopy-test-ride-iseng-kopdar/
belum ganti jeneng mas, kebetulan hbis log in di blog ku yg dah 1 tahun lebih terbengkalai.. Pengen tak hidupin lg mas
ah ahdiahnya kok cuma arum manis??..kyk nonton pasar mlm aja..xixixiix
mas, punya fotoku lagi naik skupi nggak???
walah. masuk spam… mas punya fotoku lagi nunggang skupi??
ada dong
minta yak…??
unduh saja
besok pagi mas ada gambar mas hadi pake scoopy… di warungku.
dah mau pagi nih jam 23:40
nggak pakek jaket makanya masuk angin gan
wuih pake jaket, kaos koboi gak kelihatan dong
waduh… ada kamera mata2…. hihihihihi
sepaisot
[...] ini mendeclare motor ini cukup layak dibeli !! apa nggak mantabb tu? Bukan Hanya Di Jakarta Saja, para Blogger di daerah seperti Jawa tengah dan Jogja pun nggak mau ketinggalan dan sedikit banyak memiliki andil dalam hal ini. Dan akhirnya . . [...]
blogger daerah nunggu apresiasi dari Honda, diundang buka bersama atau apa kek. Koboi Jogja siap menyerbu.
Artikelnya bagus banget Bung!,I Like it.
trimakasih, ditulis apa adanya kok mas, tanpa rekayasa.
Ngomong2 kapan nich! artikel terbaru tentang YAMAHA BYSON kluar? lg butuh referensi nich!.krn Rencana mo bli ni motor?
Thank’s
kalau soal motor yang lebih faham blog sahabat saya tmcblog.com sialhkan berkunjung kesana.
Ok!deh kl gitu.thank’s atas infonya.God Luck n Sukses selalu!
terimakasih bro Agus.
[...] Test Ride Scoopy di Yogyakarta [...]
[...] terlintas ingin vario, tapi tidak mungkin karena indentnya bikin tambah tua, lalu istri saya tawari scoopy secara dia pernah ikutan testride di Ambarukmo, tapi gelagatnya istri tidak mau karena bentuknya yang besar. Alternatif terakhir adalah BEAT, [...]