Lomba Takbir Keliling se Jogja Barat di Desaku


IPPS (ikatan pengasuh pengajian sumbersari) pada malam iedul fitri 1431 Hijrah kali ini mengadakan lomba takbir keliling se Jogja Barat, yang bertempat di lapangan desa Sumbersari.  Lomba dimulai pukul 19:00 dan selesai hampir jam 24:00.

Sungguh sangat banyak peserta yang berpartisipasi, bahkan mereka sangat antusias, dengan mengusung bermacam tema, dan membuatnya menjadi sebuah karya seni yang mencerminkan dari tema yang mereka ambil, misalkan ada tema Anti korupsi yaitu dengan membuat sebuah tikus raksasa, kemudian ada tema perdamaian antara Indonesia dan Malaysia dengan sebuah gambar Pak Raden, Unyil bersanding dengan Ipin dan Upin. Ad lagi tema militer dengan membuat Tank, kapal perang, helikopter, mobil perang dll, ada pula tema keutamaan seorang muslim dengan membuat lebah dan bunga, artinya seorang muslim haruslah bermanfaat untuk sesama, dan tema-tema lainnya.

Jamaah Al Muttaqien, masjid saya :-)

Kreasi jamaah masjid Al Muttaqien

Barongsai

lampion bukan oncor

Awas kereta api satu sepur

wedew masih ada bendera israel lolos ikutan takbir, payah!

bentuk lampion yang benar, segi delapan kayak gini nih.

Tetuko

Cocor merah

replika masjid

like an angel

semarak, meriah, seronok (bahasa malaysianya)

Pesertanya sendiri tidak terbatas pada anak-anak saja, melainkan sampai kakek nenek juga boleh berpartisipasi, sungguh sebuah perjuangan syiar islam yang membanggakan, karena rute jalan kakinya sangatlah jauh, ada sekitar 10km, hal ini terpaksa dilakukan karena jika rutenya terlalu pendek, bisa sangat terjadi, rombongan peserta pertama yang sudah jalan duluan bisa overlap rombongan terakhir yang belum jalan.

Pesta kembang api mercon tidak lupa menghiasi langit yang cerah malam itu, sungguh dentuman yang meskipun kadang mengagetkan tapi diselingi dengan warna-warni indah buyarnya kembang api di langit yang malam ini cerah dan tidak hujan. Sebuah anugrah yang teramat istimewa dari Sang Penguasa Hujan, bahwa 3 hari sebelumnya Jogja full dingin dan hujan secara merata, tapi malam takbiran ini hampir sama sekali tidak ada hujan, sungguh kasihan yang ikut jalan dan pawai jika sampai hujan.

Menang kalah dan hadiah adalah prestise tersendiri, meskipun jika hitung-hitungan ekonomi, hadiahnya tidaklah sepadan dengan biaya yang telah dikeluarkan untuk ikut lomba takbir keliling ini. Alhamdulillah itungan-itungan seperti itu tidak ada sama sekali, yang ada adalah bagaimana bisa takbir membahana dengan pawai meriah, pemandangan yang menyenangkan, mengharukan dan membanggakan.

Selamat hari raya idul fitri 1 Syawal 1431 H. Mohon Maaf Lahir dan batin.

About these ads

7 Tanggapan

  1. kerennn… :-D
    itu boleh bikin lampion yg menyerupai makhluk hidup ya mas? nek lomba antar RT di kampungku ga boleh je. tempatku lampione seperangkat alat sholat. :mrgreen:

  2. Hehehe.. Sayange pak Naib lagi mudik mas. Jadi g ketemu, padahal pengantinnya juga udah siap, yg nganter juga pada pake batik. Pokok’e wis wangun lah.. :lol:

  3. josssssssssssss

  4. mangstap….

  5. wah, takbir e meriah bangetzzz………………
    moga taun depan lebih semarak&sukses…..
    thanks to IPPS………………..

  6. jangan lupa tahun ini jangan sampai ketinggalan fotonya,. :D ,. pasti lebih meriah :)

Silahkan memberi komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.958 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: