rupanya ini SMS terakhirmu sobat….

Senin, Tanggal 29 November 2010, pagi jam 7 saya nganter istri ke sekolah, lanjut ke Srandakan Bantul untuk jemput Ibunda saya yang dari hari Sabtu kondangan tempat saudara. Jam 09:44 saya sampai di rumah, dan jam 09:45 android saya berbunyi solo gitarnya Joe Satriani, pertanda mendapat SMS, ternyata SMS dari adik kelas alumni SMA mengabarkan teman seangkatan saya telah berpulang.

Kaget, tidak percaya, saya langsung telepon yang SMS, dan jawabannya dia dapat kabar dari alumni juga yang masih saudara dengan teman saya yang berpulang. Masih belum percaya, saya telepon teman-teman yang rumahnya dekat dengan rumah teman saya yang berpulang, tapi tidak ada yang diangkat, akhirnya saya bawa pulsar saya menuju rumah teman saya, dan saya dapati kenyataan bahwa memang teman saya telah berpulang, sudah ramai tetangga datang ke rumah duka.

mbak Ning, paling kanan.

Lemes dan syok bener saya, karena baru kemarin kita bersama-sama dengan teman-teman alumni menjadi panitia reuni SMA, reuni akbar semua angkatan yang baru sekali ini diadakan, dan beliau menjadi salah satu bendahara, yang sungguh teliti, dan jujur, ibaratnya uang satu rupiahpun tercatat dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kemarin beliau terlihat biasa, sehat wal afiat, ceria, tidak mengeluh sakit sedikitpun, makanya saat beliau berpulang, saya benar-benar tidak percaya, tapi ternyata memang takdir Allah telah terpenuhi pada beliau.

Kebetulan beliau adalah teman saya sedari TK, SD, SMP dan SMA, satu sekolah terus, hanya di SMP dan SMA saja beda kelas. Kebetulan juga bapak saya dan bapak beliau mengajar di satu SD, dan sedikit banyak juga masih saudara jauh.

Tanggal 11 November 2010, seingat saya, saya memang update status di fesbuk bagi alumni yang belum dapat kaos untuk kontak ke saya, dan beliau kemarin tanggal 11 November 2010, SMS ke saya agar membawakan kaos jika saya lewat rumahnya, dan saya jawab iya, tapi sampai hari beliau berpulang saya belum sempat memberikan kaos tersebut. Rupanya ini adalah SMS terakhir dari beliau ke saya.

Selamat jalan mbak Ning, semoga lapang di alam barzah, semoga diberikan ampunan atas dosa-dosamu, diberikan pahala yang setimpal dan berlipat, dan kelak diberikan syurga. Amin.

Tentang iklan-iklan ini

test ride PZOO bro Joker 999

Tanggal 25 November 2010, saya servis Black Coyote, Pulsar UG4 saya ke bengker resmi bajaj milik bro joker 999. Singkat kata bro joker menawarkan saya untuk tukeran motor, biar saya bisa merasakan sendiri performa dan ubahan-ubahan yang ada di pulsar 200 milik bro joker.

Apa saja yang dirubah pada Pulsar merah ini ?
1. Kelistrikannya menjadi FULL DC.
2. Lampu depan sudah aplikasi HID
3. Mesin sudah diupgrade
4. Cakram depan diganti lebih lebar
5. Breket Kappa untuk top box dan side box.

Untuk point 1 sampai 3 bisa dibaca disini, sedangkan untuk point 4 saya sendiri lupa menayakan lebar dan merek cakramnya, tetapi yang saya rasakan adalah memang lebih pakem, sayangnya shock depan sudah tidak enak, tidak bisa smooth saat direm, kesannya nyentak-nyentak responnya saat tuas rem depan ditarik, sehingga saya jadi kurang pede saat memakai, memang shock depan P200 lebih kecil dari pada BC saya yang sudah mengaplikasikan shock depan punya P220.

Soal mesin, memang terasa rapat dan bersih, tidak ada suara-suara gesekan yang mengganngu seperti BC punya saya, ini karena memang sudah diganti beberapa komponen dalemannya. Yang agak berbeda adalah tuas kopling saya rasakan lebih keras punya P200 dari pada BC punya saya, alamat pegel kalau pas jalanan merambat macet untuk narik-narik tuas koplingnya.

Saat saya ke bengkel, motor ini masih dalam kondisi diperbaiki, dan saat saya riding sempat kendor baut pada setang, dan ternyata baut knalpot juga ilang, entah memang dari bengkel atau pas saya pakai di jalan, untung saja knalpotnya tidak copot.

Saya tidak pernah memakai gigi 4, apalagi 5, untuk gigi 3 sampai kecepatan 80-85 kpj masih enak, saya memang enggak berani lebih cepat dari itu, karena faktor rem depan dan shock depan seperti yang saya tulis diatas.

Kelistrikan DC bisa dilihat pada pergantian panel di setang kiri dan kan yang memakai punya vixion.

Top Box pulsar ini memakai GIVI, yang monokey, lebih mahal dari box saya yang kappa 42. Kalau breketnya memakai kappa, tapi saya sendiri kurang senang dengan breket dan top box yang tidak menempel dengan fix, goyang-goyang karena tidak matching. Lagi pula dudukan top box dan breket hanya ada di tengah, disekrup kiri kanan, jadi kurang yakin nih, beda dengan breket saya yang buatan Bro Yudi, simple dan murah tentunya, dan menurut saya kokoh banget karena ada 4 sekrup untuk ngunci dudukan box ke breketnya.

Akhirnya jumat sore motor saya kembalikan, karena saya kurang pede saat memakainya.

Untuk urusan mesin motor bro joker memang enak sekali, juga posisi riding juga enak karena setangnya diganti punya setang Pibo UG3 yang lebih tinggi. Akhirnya saya pada suatu kesimpulan bahwa UG4 saya si BC, lebih enak, karena saya memang tidak bisa membawa motor negbut lebih dari 80kpj, yang penting motor enak dipakai dan nyaman saja.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Ini

java VS android

Saya membuat blog wordpress memakai HP SEK750i yang ditenagai oleh java via operamini :-), jadi timakasih java. Lalu saya besarkan blog via SI PUTIH, laptop saya.

Pada perjalannya, saya kayaknya memang pernah upload blog via java, tapi terus terang saya enggak suka, dan sangat terbatas kinerjanya, atau mungkin ini ketidak tahuan saya saja bagaimana memanfaatkan java (nglirik kang Nadi, ha ha ha).

Jika sekarang saya pilih android, itu karena saya sudah tanya sana sini via mbah google, dan saya kok memang yakin akan kemampuan android. Makanya saya putuskan beli Samsung Galaxy 5 yang bersistem android 2.1 (eclair).

Bisa saya jelaskan sepengalaman saya yang barusan pake android, bahwa HP atau smartphone yang bersistem android ini nyaris sama persis dengan PC atau laptop kemampuannya dalam hal aplikasi, bedanya adalah bahwa HP memang kecil layarnya, dan kecil keyboadnya. Eit tapi jangan salah, android kebanyakan atau hampir 100% layar sentuh, kalau ada yang dilengkapi keyboard tambahan seperti Motorola milestone, itu adalah tambahan yang bisa digunakan atau pun bisa dicuekin saja.

Kemarin lekdjie dan kang Nadi memaparkan bahwa bisa upload dan live blogging dari HP Java untuk mengkounter kemampuan android saya, ha ha ha. Tapi katanya kalau lewat java kayaknya kudu via email segala, nah itulah bedanya java dan android. Sekarang pikirkan seperti ini, kita buka laptop, lalu posting blog kita tapi harus pake email segala, apa gak repot dan aneh? Padahal kalo posting blog via laptop kan cukup buka misal google chrome, lalu buka blog kita, login, lalu tinggal ketik dan upload foto, lalu posting. :-D

Ini hanyalah pengalaman pribadi saya memakai android, bukan pernyataan perang antara java dan android, antara saya vs kang nadi dan lekdjie, mengko ndak koboys tambah panas. wkwkwkwk.

Nyoba olie BM1 untuk pulsar Black Coyote

Yang membuat jengkel soal olie pulsar adalah olie menguap sehingga harus di tambah sampai level yg disarankan, kenapa bisa menguap atau susut ya? Karena panas jelas iya, karena bocor? Mungkin saja.

Tanggal 25 Nov 2010, BC saya kasih minum olie be em one. Olinya memang lebih mahal dari olie biasa saya pake yaitu pertamina enduro racing 4T dan olie resmi bajaj yaitu valvoline, tp lucunya cuma plastikan seperti minyak goreng refillan.

Kenapa saya nyoba olie ini, karena dari tukar kawruh saat bertapa dengan Juragan Kolor Ijo, Juragan Kucing Ireng dan Juragan Ponco di angkringan Koboys beberapa waktu yang lalu, mereka semua memuji kehebatan olie ini, ya udah sebagai orang awam dalam per-olinan dan permesinan, saya beranikan diri untuk mencobanya, toh saya juga percaya unen-unen, “ONO REGO ONO RUPO” kalau harga tidak bakal menipu, mungkin satu dua yang menipu. halah.

Soal kinerja kayaknya sih bagus. Soal penguapan, kita buktikan nanti seiring waktu barjalan.

image

image

image

Pulsarku ganti rantai

image

image

image

Sudah sekitar 2 minggu saya rasakan motor pulsar saya jalannya enggak enak, ndal ndul karens rantainya sudah kendo kenceng.
Memang sejak beli pulsar pada akhir januari 2010, kondisi cuaca hampir hujan terus sehingga rantai jadi kotor, padahal saya juga rajin semprot pakai chain lube, sudah habis 3 botol semenjak dari awal beli sampai sekarang.
Kurang lebih sudah 25.000 KM jalanan yang sudah dilalui oleh Black Coyote pulsar saya. Padahal untuk naik turun gunung. Jadi wajar kalau rantainya kerja keras.
Ditambah sebulan terakhir kena debu merapi yang aslinya berujud silika/kaca tajam, sehingga seperti digerinda saja rantai yg tanpa tutup ini.
Akhirnya tanggal 25 november 2010 saya ganti rantai. Rantainya saya pake merek indopart yg harganya kurang lebih 250.000 full set, rantai dan gir depan belakang.
Semua saya pasang, biar matching meskipun gir bawaan belum aus dan runcing.

Dan hasinya pulsar saya sudah halus lagi jalannya, tidak ndal ndul. Saya takut bila tidak diganti, pas rantai kendor untuk cornering bokong semar di bukit patuk, bila los alias lepas. Pasti menyusahkan saya.

*Upload via android, sambel leyeh2 tiduran.

Prepare kabel kopling vespa untuk pulsar

image

image

image

image

Kemarin baca status bro DIPO di fesbuk, kabel kopling pulsarnya putus. Dan bisa diganti memakai milik vespa.

Maka saya prepare beli kabel kopling vespa, plus sekrupnya atau disebut nipel. Dan harganya cuma Rp. 4.000,- saja. Bayangkan saja jika pas putus kabel kopling dan jauh dari bengkel, pegel nuntun pulsar kalau tidak punya kabel kopling cadangan yg siap dipasang.
Kabel kopling lalu masukkan di box. Untuk jaga-jaga.

Lampu HID di pulsar

Hari ini Black Coyote istiharahat dari padang perburuan, dan sejak siang tadi saya ganti BMW (bajaj merah warnanya) :-P. Saya sengaja memakai motor ini untuk melihat dan merasakan langsung sensasi dari beberapa perubahan yang ada di BMW ini. Yang saya bahas pertama kali adalah masalah lampu depannya. Seperti diketahui lampu depan bawaan bajaj pulsar adalah berjenis HALOGEN yaitu 35/35 W-HS1, ini yang tertulis di Spesifikasi teknis pada BUKU PANDUAN PEMILIK BAJAJ, yang disertakan pada Black Coyote saya.

Lalu kenapa pake Lampu HID (High Intensity Discharge)? karena memang lebih terang dan terarah radiasi sinarnya.

Saya tidak akan membahas secara teknis, apa itu lampu halogen, apa itu lampu HID, yang saya bahas adalah lampu HID lebih terang dari lampu Halogen yang asli bawaan pulsar.

image

Pada foto diatas bisa dilihat perbandingan jalan yang diterangi oleh lampu Halogen (paling kiri), lampu Xenon HID (yang tengah), dan HID dari salah satu produk. (paling kanan). Apa bener bisa terang seperti itu? nah maka itulah saya ganti BC saya dengan BMW yang sudah mengadopsi lampu HID.

image

Lampu HID diatas adalah produk dari Provision, kalau tidak salah, di bengkel joker dijual juga, kisaran 1,5jeti harganya. Mahal??? mbuh ah saya sendiri enggak tahu, tapi lampu ini garansi 2 tahun, pokoknya mota mati dalam dua tahun langsung diganti tanpa ba bi bu. Lampu ini sudah dilengkapi dengan ballast dan kabel-kabel untuk instalasi. Memang syarat utamanya adalah, kelistrikan motor harus FULL DC, jantung kelistrikannya adalah dari accu (semoga saya tidak salah).

image

foto diatas adalah foto lampu HID dari dekat, lampunya sih ukuranya sama saja kecil seperti lampu biasa. Yang paling penting adalah peran dari ballast seperti foto dibawah ini, ballast ini berfungsi untuk mensupport bohlam HID agar kinerjanya bisa terjaga.

image

image

image

Foto diatas adalah foto batok pulsar 200 yang sudah dicangkok reflektor dari mobil mercy yang harganya kisaran 4jutaan. wooolaaaaaaaa. Terus pada reflektor ditanam lampu HID, hasilnya seperti tampak pada foto diatas. sedangkan batok pulsar biru di bawah ini adalah batok dan reflektor asli pulsar yang dicangkok bohlam HID, hanya merubah kelistrikan menjadi full DC.

image

Kebetulan saat saya pakai pertama kali untuk naik gunung sore ini, kondisi dari rumah saya hujan lebat, agak reda hujannya setelah sampai di ringroad selatan. Lampu langsung saya nyalakan, kan ada program LIGHT ON :-)). Sampai di Piyungan Bantul dilanjut naik ke Patuk GunungKidul, baru terasa lampunya ngedap-edapi padange, alias terang benderang, dan yang saya suka dari lampu ini karena reflektornya bisa fokus banget kayak lampu senter, kecil dan jelas. Apalagi saat tadi di jalanan Patuk-Nglanggeran yang diwarnai kabut disana-sini, pancaran sianr lampu HID sangat indah, putih, dan jelas sekali menyapu jalanan, bahkan mobil kijang kapsul yang aku salip saja, kalah terang lampunya.

image

 

image

Inilah sajian dari dua lampu mata serigala yang ceil di kanan kiri bagian atas, lalu lampu depan yang sudah diganti reflektor mobil dan ditanam lampu HID, dan yang dua kiri kanan di bawah adalah lampu kabut. Jadi terang benderang tadi jalanan yang saya lalui.

image

image

Lho memang yang punya warung ganti BMW (bajaj merah warnanya) ya? lalu besok Minggu tanggal 28 November 2010 jam 19:00 WIB, syukuran di angkringan koboys??? ah rahasia dong. Lalu BC dikemanain???

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.432 pengikut lainnya.