pulsar UG4 baru blok mesin bawah apa punya P220?

image

rem depan pake BYBRE lho, selang rem ada tulisan BREMBO.

image

image

selanjutnya klik disini

image

image

image

image

image

image

punya mas dedy bandung

About these ads

warung bubur langganan saya sejak TK

Warung ini sudah dipegang oleh anak mantunya, pendahulunya sudah berpulang. Saya ingat sejak TK memang warung ini sudah ada. Pada awalnya hanya jualan bubur dan kue APEM.

Saat bapak saya bikin rumah baru di tahun 1980an, saya kerap sekali membeli kue apem di warung ini, bahkan belinya langsung di tempat membuatnya, di dapur yang penuh asap. Tapi asyik-asyik saja.

Bubur buatan warung ini memang lain dari pada yang lain, rasanya gurih dan enak.

image

Selanjutnya klik disini (more…)

NIX 2011 di JEC

Hari ini saya sengaja ke pameran NIX 2011 untuk membeli printer all in one, yang bisa print scan dan copy, akhirnya pilihan jatuh ke Canon MP 258 yang sudah dimodif infus, dan harganya dapat Rp. 630.000.

Pameran kali ini didominasi oleh laptop, lalu tablet android, dan tentu saja periperal kecil kecil semacam flash disk dll yang juga laris manis.

Silahkan simak foto-foto dibawah ini.

image

selanjutnya klik disini (more…)

Helm teman saya hilang di angkringan JAC

image

Teman saya yang kehilangan helm

Sore ini saya memang berencana ke ANGKRINGAN JAC dengan teman saya, sekedar bersantai karena lama tidak ketemu, berhubung kesibukan masing-masing. Angkringan JAC ini menawarkan suasanya yang nyaman karena tempatnya luas banget, ada sekitar 21 meja setahu saya, bertebaran memenuhi ruangan, di bagian tengahnya ditaruh meja panjang yang bisa digunakan bila datang dalam rombongan dalam jumlah yang banyak, mungkin 40 orang bisa muat, yaitu dengan saling berhadapan. Meja makanan terhampar di bagian barat, berisi berbagai menu makanan yang unik-unik antara lain ada klepon, kacang godog, sate usus, dll. Jangan lupa bahwa angkringan ini ada hotspotnya, sehingga bisa bawa laptop atau HP yang berwifi, teman saya kebetulan bawa laptop, dan saya bawa HP android yang tentu saja ada wifinya, tapi entah kenapa koneksinya di android saya tidak mulus, sinyalnya diterima agak lemah. Jika pingin colokan listrik, maka bisa memilih meja di bagian selatan dekat emperan selatan.

image

image

Wedang Gajah, dan snack yang saya pilih

Sudah tiga kali ini saya ke Angkringan JAC, so far so good, ya makanannya, ya suasananya. Pertama saat ada acara dengan Pulsarian Jogja, kedua saat silaturahmi antara koboys dengan HC3 pusat. Dan ketiga adalah hari ini.

Tetapi naas bagi teman saya, saat pulang helmnya raib dari motor vixion merahnya. Motornya diparkir di sisi barat depan angkringan JAC, ada disebelah barat bakul bakmi jawa, yang seharusnya tahu jika ada orang lalu lalang disitu.

Sebagai gambaran bahwa bangunan angkringan JAC adaalh bangunan kuno seperti bagian dari kraton, posisinya masuk kepintu gerbang, lalu melewati halaman yang luas, hampir seluas lapangan basket. Dan inilah masalah utamanya, yaitu motor diparkir di depan bangunan, padahal di depan bangunan ada pohon bambu kecil setinggi kurang lebih 2 meteran sehingga saat kita ada di dalam bangunan Angkringan JAC tidak akan bisa melihat ke arah motor kita, dan celakanya memang tidak ada petugas parkir yang menjaga dan menata motor pengunjung. Dan saya lihat juga tidak ada papan pengumuman himbauan untuk mengamankan helm di motor atau helm dibawa masuk kedalam. Saat saya amati memang banyak sekali motor yang hanya menaruh helm masing-masing di atas motornya, tanpa dikunci di bawah bagasi. Dan tidak ada yang membawa helmnya masuk ke ruangan.

Pada dua kunjungan saya sebelumya, helm saya taruh di box kappa42 saya, sehingga aman, dan kunjungan ketiga kemarin karena box penuh, maka helm saya taruh di spion, tapi talinya saya lingkarkan ke besi spion dua kali lalu saya kancingkan sampai bunyi KLIK, dan kancing helm saya ini unik, perlu teknik khusus untuk membukanya, jika tidak biasa pasti akan kesulitan, kecuali oleh maling, talinya dipotong pakai cutter.

Helm teman saya memang hanya ditaruh diatas spion, dan tidak dikunci, pikir teman saya pastilah aman di tempat seperti ini. Tapi seperti saya tulis diatas, bahwa banyak sekali motor lain yang juga hanya menaruh helmnya di atas jok motor. Akan sangat mudah bagi maling untuk pura-pura datang lalu makan sebentar didalam lalu pulang dengan nyomot helm disampingnya yang hanya ditaruh diatas motor tanpa dikunci. Sangat-sangat mudah.

Ketika hal ini saya laporkan ke karyawan angkringan JAC, mereka lalu memanggil mungkin supervisornya atau apa, tetapi jawabannya ngeles saja, tidak ada tanggung jawab mengganti. Sang supervisor bilang baru dua kali ini helm hilang di Angkringan JAC, tetapi saya kok tidak yakin mengingat kondisi parkirannya yang sama sekali tanpa pengawasan. Sungguh mengherankan angkringan sebesar ini tidak ada petugas parkirnya, apa susahnya mengambil pemuda sekitar untuk menjadi petugas parkir, mungkin bisa saja digratiskan dengan cara mungkin menambahkan ke billing saat membayar, atau tetap bayar tetapi cuma misal 1000 rupiah, toh kami datang ke angkringan JAC jelas-jelas tidak mungkin kalau cuma menghabiskan uang barang limaribuan, pasti lebih, dan rasanya tidak terlalu keberatan untuk bayar parkir.

Saya yakin jika dari manajemen Angkringan JAC tidak ada perubahan dalam menangani parkiran motor, maka akan banyak kejadian helm hilang seperti yang dialami teman saya. Jadi untuk anda pengunjung Angkringan JAC, lebih baik helm dibawa masuk saja, juga kunci motor dengan baik, mengingat motor tidak kelihatan dari dalam. Atau nanti saat anda kehilangan helm atau bahkan motor, hanya akan mendapat jawaban dari manajemen Angkringan JAC bahwa mereka tidak bertanggungjawab karena tidak ada petugas parkir.

Malam ini kenangan akan keindahan suasana Angkringan JAC, nikmatnya beraneka makanan tradisional yang eksotik, rusak oleh kejadian hilangnya helm teman saya. Terpaksa teman saya tidak pakai helm dari Angkringan JAC ke rumah di kawasan Sleman paling selatan sekitar 10 km dari Angkringan JAC, melewati perempatan Ngampilan, perempatan Wirobrajan, Pertigaan Jujur, Perempatan Ringroad Gamping, lalu kebarat menyusuri jalan Patukan sampai Gancahan, Kemusuk lalu sampai dusun kami, untungnya tidak ada razia polisi, tapi tetap saja menjadi tidak safety bagi teman saya, belum lagi sampai daerah Pelemgurih mendadak turun hujan. Teman saya benar-benar kehilangan helm, konyol jika mungkin pihak Angkringan JAC menganggab teman saya berbohong.

(more…)

ultah ketiga si putih

Si Putih nangkring di Hargodumilah

Tanggal 6 Mei adalah hari ulang tahun laptop pertama saya, Si Putih BYON yang saya beli saat pemeran komputer NIX di JEC yang setahu saya selalu ada pada awal mei tiap tahunnya.

Setelah 3 tahun menemani saya, sekarang si Putih terasa lemot banget ketimbang laptop 12 eeePc asus milik istri saya, sehingga sekarang saya jarang dan malas memakainya lagi. Dan sekarang si Putih lebih sering dipakai  oleh kedua anak saya yang masih SD kelas 3.

Belum pernah ada kerusakan hardware diderita oleh si Putih, hanya akhir akhir ini tombol END sepertinya ngunci, sehingga jika dipakai maka perintah END akan dijalankan terus, mungkin kotor saja pas di tulisan END.

Sekarang apalagi saya pakai samsung android galaxy 5, sehingga semua fungsi online di laptop sudah tergantikan oleh hp android saya ini.

http://hadiyanta.com/2010/10/13/samsung-galaxy-5-android-pertamaku/

BYON terbukti bandel banget, tidak ada kerusakan seperti laptop bandred milik teman-teman saya yang kadang layarnya mati dll. Padahal si Putih ini selalu saya gendong di box Kappa42 PP 90km jika pas masuk kerja. Alhamdulillah tidak rusak mesti terguncang-guncang.

Si putih dalam gendongan Kappa42

http://hadiyanta.com/2010/05/05/ultah-kedua-si-putih/

http://hadiyanta.com/2008/05/06/laptop-pertamaku-byon-m31f-gs-t2370/

Kunci kontak Pulsarku rusak

Sudah hampir seminggu ini ada keanehan pada kunci kontak pulsar saya, seringnya sulit untuk di ON kan, tetapi kalau untuk kunci setang mulus tidak masalah.

Puncaknya hari ini, saya benar-benar tidak bisa lagi meng ON kan kunci kontak pulsar saya, akhirnya saya nekat untuk memotong kabel kunci kontak, lalu saya beri saklan ON OFF yang biasa dibeli di toke elektonik, dan akhirnya pulsar saya bisa dipakai lagi.

Ganti kunci bukan solusi yang baik, mengingat kunci pulsar ini mungkin berbeda bentuknya dengan kunci lain (belum ngecek sih) tetapi jika bisa ganti kan repot juga karena harus bawa dua buah anak kunci.

Fotonya menyusul ya, sekarang sudah jam 22:50 males  untuk motret, lagi pula android galaxy % saya tidak ada lampu flashnya.

oh yan saya pernah melihat sendiri pulsar UG4 yang kunci tangki bensinya juga rusak, repot kan.

indahnya memandang Merapi di KETEP PASS

Selasa 3 Mei 2011 saya berkesempatan dolan ke Ketep Pass dengan mas Widyo, untungnya cuaca cerah sekali tanpa mendung dan hujan.

Untuk ke ketep pass, sangat mudah jalannya, yaitu dari jalan Jogja-Magelang, sesampainya di Grabak Blabak tinggal belok kanan, ikuti jalan aspal yang mulus walau kadang ada yang rusak disana-sini. Setelah menempuh 15 km, maka tiba di Ketep Pass.

image

image

foto selanjutnya klik disini (more…)

Wisata Taman Air TLATAR BOYOLALI

image

foto lengkap klik disini (more…)

Setang godek di pulsar UG4 saya bukan salahnya BOX Kappa42

Seingat saya sejak dari beli sebelum saya tambah box, setang pulsar saya sudah godek-godek. Padahal pulsar UG4 ini sudah memakai shock depan 37 mm milik pulsar 220 yang tentu saja lebih besar dari pulsar 180UG4 dan sebelumnya, juga pulsar 200. Konon pemakain shock 220 di pulsar UG4 ini untuk mengatasi masalah setang godek, terutama bagi yang ditambahi top box dan side box besar-besar.

image

Shock besar, dan box besar kappa 42

Setelah saya tambahi box kappa 42 liter, godeknya tambah heboh, dan memang agak berkurang ketika box saya copot dari dudukanya (breket). Jadi mulai saat itu saya menvonis penyakit godek-godek di pulsar UG4 saya ini biang keroknya adalah penambahan box kappa 42 ini.

Tapiiiiiiiii…………

(more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.953 pengikut lainnya.