Pantai Kukup di Gunungkidul

Setelah puas di panti baron, lalu kami pindah ke pantai KUKUP, pantai ini sejatinya hanya ada dibalik bukit sebelah timur pantai Baron. Lalu apa asyiknya?

Tetapi Kukup memang menyajikan pengalaman berbeda, pantai adalah batu karang yang luas dan tergenang air, disitu banyak ikan dan hewan laut lainnya yang bsia dicari dan ditangkap, merupakan pengalaman menarik tentunya bagi anak-anak.

Ada pula semacam pulau karang di sisi kiri (timur) yang dibangun gardu pandanf, dan dibuatkan jembatan untuk menyeberang, dengan sebelumnya kita harus naik bukit dahulu disisi timur.

Dari atas gardu pandang bisa terlihat pemandangan yang menakjubkan, ketika ombak tiada henti menghantam karang dan bebatuan, terlihat pula karang-karang kokoh ini menyerah juga oleh ganasnya ombak sehingga terlihat runtuh di sana-sini terutama di sisi selatan yang lengsung berhadapan dengan ombak.

pandangan bisa menyapu luas ke semua arah, sungguh agung kuasa Allah menciptakan keindahan alam ini.

Setelah puas, kami jam 15 meninggalkan pantai Kukup, pulang.

Dari rumah saya sampai pantai kukup ini jaraknya 85Km.
image

image

image

Foto selengkapnya klik disini Baca lebih lanjut

Tentang iklan-iklan ini

wisata ke pantai Baron Gunungkidul

Tanggal 27 juni 2011, SD istri saya pesiar ke Pantai Baron dan Kukup di wilayah GunungKidul. Ini adalah acara perpisahan salah satu guru yang pindah ke SD lain menjadi Kepala Sekolah.
Berhubung saya masuk kerja sore, maka saya tidak ikut rombongan bis, tapi bawa BlackCoyote sendiri, takutnya nanti kalau ikut rombongan bis, bisa telat masuk kerja.
Rute menuju pantai Baron kali ini bukan seperti yang saya bayangkan yaitu melewati kota wonosari, tetapi kali ini melewati Playen, lalu Paliyan dan terus sampai ke Jalus Lintas Selatan yang sedang dibangun dan diaspal.
Sungguh Pemda Gunungkidul patut diberi acungan jempol, karena jalanan di gunungkidul benar-benar terpelihara dan hampir tanpa saya mendapati lubang dikarenakan aspal yang rusak, paling-paling hanya tanah retak karena kontur tanah yang bergeser.
Jalan yang saya lalui lebar dan luas, tetapi karena saya belum hapal liku-liku belokannya, maka saya tidak berani kencang.

Pantai Baron merupakan salah satu pantai yang terkenal di Gunungkidul, beberapa pantai lainnya adalah Kukup, Krakal, Drini, Indrayani, Sadeng dll.

Pantai Baron sendiri telah berubah dari kunjungan saya yang terakhir saat bersama Al Rozi kesini, sekarang suangainya mengalir dari barat memutar ke timur, baru kemudian menyusuri bukit bagian timur pantai baron, lalu ke laut, sehingga tercipta semacam pantai pulau yang dipisahkan oleh alirabn sungai ini, dan hal ini dimanfaatkan oleh nelayan setempat untuk mencari tambahan nafkah, yaitu dengan menyeberangkan wisatawan pulang balik bayar Rp. 2000 per orang.
Berhubung saya ingin mandi di sunga bersama anak-anak saya, maka saya tidak naik perahu, tapi langsung nyebur ke sungai, dan saya coba menyeberang ke sebleha ternyata arusnya tidak begitu kuat, dan pastinya saya tidak tenggelam, hanya sebatas lehar. Anak-anak saya gantian saya seberangkan, seru juga. Lalu kami main di pantai tetapi agak jauh dari deburan ombaknya di bibir pantai.

Setelah puas, tidak lupa menyeberang balik, lalu kami beli oleh-oleh udang goreng, ikan laut goreng, kripik rumput laut.
image

image

Selengkapnya klik disini Baca lebih lanjut

25 tahun avira, bagi-bagi CBR250R standard

Tadi pas buka detik.com dapat iklan ada antivirus Avira yang berulang tahun ke 25 melakukan program promo selama sebulan dari 7 Juni 2011 sampai 7 Juli 2011, dan hadiahnya yang paling mencolok adalah hadiah nomer  7  yaitu honda CBR 250R standard. Ada juga beberapa HP cerdas, tapi android kok tidak ada ya?

Jadi monggo saja yang mungkin pake avira semoga bisa beruntung.

kpid

image

image

Dalam acara diskusi publik yang diselenggarakan oleh KPID DIY, sekaligus sebagai ajang memperkenalkan komisioner KPID DIY tahun 2011-2013

1. S. Rahmat M. Arifin sebagai Ketua
2. Endang Widatiningsih, SH sebagai Wakil Ketua
3. M. Zamroni sebagai Koordinator Bidang Kelembagaan.
4. Suki Ratnasari, SH Sebagai Koordinator Isi Siaran
5. Tri Suparyanto, SPd Sebagai Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Siaran
6. Amin Purnama, SH sebagai Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Siaran
7. Ahmad Chozy Nurul Islam sebagai Koordinator Bidang Isi Siaran.

image

image

image

image

image

kpid

Sebagai pemilik pulsar UG4, saya tertarik pulsar 220, tapi tidak untuk beli

Pada acara peresmian bengkel joker 999 di bantul kemarin, saya berkesempatan melihat secara langsung Pulsar 220 milik bro “kyran shop”, dan dalam pandangan saya yang sudah memiliki pulsar UG4, pulsar 220 ini tidaklah terlalu istimewa, kalau dilihat dari belakang, bentuknya sama persis dengan pulsar UG4, hanya rem cakram BYBRE sajalah yang membedakan p220 dengan pUG4. Oh ya tentu saja knalpot P220 sama persis dengan punya P200, beda dengan PUG4.

P220

image

Blok kanan Pulsar UG4 terbaru, persis P220 tapi minus oil coller

http://hadiyanta.com/2011/05/12/pulsar-ug4-baru-blok-mesin-bawah-apa-punya-p220/

Blok kanan pulsar 220

rem cakram belakang BYBRE

Dari depan memang baru terlihat mencolok perbedaan tudung half fairing p220 dibanding pUG4 saya, tetapi shock depan milik pUG4 saya sama persis dengan p220.

Pada sektor mesin baru terlihat perbedaan, terutama oil coolernya dan tentu juga bentuk blok mesinya yang agak beda dengan pUG4 dan P200.

tampak depan memang sangar

Jadi jika bukan penggemar speed freaks seperti saya, tenaga pUG4 cukuplah menemani saya dalam rising sehari-hari. Bagi anda yang pingin berburu PUG4 second, sering-seringlah nyari di forum, siapa tahu ada pemakai pUG4 yang pingin ganti p220 karena memang pecinta motor kencang.

Kalaupun mau ganti motor, saya lebih mengincar keluaran pulsar setelah P220 ini, saya yakin akan banyak produk kejutan dari pulsar setelah p220 ini.

motor BYSON PBNJ akhirnya datang juga

hoammmmmmmm seteleh ngantuk nunggu 5 bulan lebih atau tepatnya 161 hari, akhirnya motor indenan byson PBNJ, alias Pak Bambang Nunggan Jaran nongol juga.

Kemarin di grup FB koboys sempat saya kemukakan keraguan saya tentang bener tidaknya list indent, maksud saya apakah bener-bener PBNJ tidak dilangkahi orang lain?

PBNJ dan motor lawasnya

Seberapa transparankah list indent bisa diakses pengindent? inilah masalah terbesar yang sebenarnya harus diperjelas, indent lama tidak masalah jika memang urutannya mengharuskan seperti itu.

inilah foto PBNJ ngeloni gudel barunya.

jempol dah

PBNJ - Pak Byson Nunggang Jaran "Dream come true!"

Selamat untuk PBNJ, ayo kita reyen ke Banyumas, pake jaket koboys+byson pasti keren. tapi knee protector beli yang baru ya!

PBNJ berdiri paling kiri

Tinggal ditunggu makan-makannya yang seperti ini

ngetes si betty naik gunungkidul

Sebenarnya hari ini saya mau pakai honda revo milik mertua, sebab Pulsar saya saat tadi pagi saya cek olie mesinya berada dibawah level yang bawah. Sebenarnya hal yang wajar dan biasa olie mesin pulsar berkurang saat sudah km 700-1000 dipakai, dan biasanya langsung saja tambah. Tapi berhubung ini baru sekitar 500km dan saya tidak punya olie cadangan untuk menambah, maka saya kandangkan saja Black Coyote saya, dan pinjem revo mertua.

Saat mau berangkat, ternyata istri saya sudah pulang bawa si betty, kontan saja saya minta tukaran, sekalian saya mau test si betty kalau untuk riding naik gunungkidul bagaimana rasa dan sensasinya.

Si Betty ini menurut saya, sadelnya tebal sehingga empuk dan nyaman, tidak saya rasakan pantat panas dan rasa gak nyaman saat naik betty. Saat melibat jalan agak jelek memang goncangan agak terasa, tetapi masih lebih enak goncangan betty dari pada honda revo mertua saya.

Saya tadi lupa menyalakan My Track android saya, maka saya menyalakannya saat sudah di ringroad barat, di depan UMY. dan hasilnya kecepatan maksimal yang tercatat GPS android saya adalah 70,56kpj, padahal saya ykin tadi sempat lama juga sebelum masuk Piyungan saya riding 80 kpj saya baca di speedo betty, ini berarti ada pengurangan sekitar 10 kpj dari aslinya.

Saat kena angin tentu saja dengan betty yang mungil dan badan saya yang lumayang tinggi, membuat tidak aero dinamis, sehingga goyang-goyang saat angin kencang.

Untuk melibas tanjakan Piyungan-Patuk saya bisa riding 50-60 kpj di speedo betty saat jalanan agak sepi, tapi sempat juga tersendat karena ada truk yang pelan, dan terbukti si betty tidak masalah meskipun pelan-pelan di tanjakan. Sebagai gambaran elevasi terendah adalah 100 dpl di rumah saya dan tertinggi adalah 414 dpl di pemancar saya. Terlihat di grafik My Track di Piyungan ketinggian sekitar 100 dpl juga, jadi si betty naik gunung sekitar 312 meter, tanpa masalah.

Konsumsi bensin saat tadi berangkat di kisaran setrip ketiga, dan saat sampai di kantor sekitar 1,5 setrip, jadi habis 1,5 setrip di petunjuk bensin si betty, dan saya kira lebih dari seliter. kalau pulsar saya yang 180 CC saja bisa tembus 40km/liter, untuk naik turun gunung, si Betty untuk naik gunung sepertinya lebih boros. Coba besok saat turun gunung apakah ada kompensasi lebih irit atau tidak.

Jadi kesimpulan nyobain betty untuk naik gunung, sebenarnya tidak masalah, tapi masalah buat saya yang biasa pakai motor yang berat dan anteng. Bensin juga malah lebih boros dikit, meskipun saya belum test bensin secara akurat. Kelebihannya adalah tinggal puntir dan lepas gas saja.

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.462 pengikut lainnya.