Supra GTR150, mengambil keuntungan bentuk BEBEK, dan tenaga motor sport

image

Sebelumya marilah kita lihat dulu alasan kenapa SUPRA GTR150 ini dilahirkan. Ada 4 kwadran peta pemakai motor sebagai berikut.

1. Pemakai motor untuk jarak jauh, tetapi dengan kecepatan rendah. Ini rasanya memang kecil sekali pasarnya, mungkin contohnya saat ini orang masih pakai Honda C70 original mesinnya, untuk jarak harian lebih dari 50 km sekali jalan.

2. Pemakai motor dengan jarak dekat, dan dengan kecepatan rendah. Jarak kisaran 5 km saja. Contohnya pakai konvensional cup (bebek pada umumnya), konfigurasi dengan mesin tidur. Contoh adalah Honda Supra Fit.

3. Pemakai motor jarak dekat, dengan kecepatan tinggi. Ini golongan Light sport.  Contohnya CBR 250 dll.

4. Pemakai motor harian dengan jarak jauh, dan kecepatan tinggi. Contoh pemakai sport CB150.

Supra GTR 150, ada pada kwadran 4 ini, yaitu untuk pemakai harian jarak jauh dan kecepatan tinggi, tapi kenapa pilih bebek? Kenapa tidak pilih Sport saja?

Alasan kenapa tidak beli motor sport adalah karena Image dan kenyataan bahwa motor sport antara lain seperti ini :

1. Harga motor sport lebih mahal dari bebek.
2. Body motor sport lebih besar, berat, kurang praktis karena ada fuel tank di depan.
3. Motor Sport imagenya motornya anak muda banget.
4. Image sport adalah lebih boros BBM dibanding motor bebek.
5. Bebek yang ada saat ini mayoritas pada umumnya CC nya kecil, tenaga kurang kuat, dan kurang macho.

Jadi akhirnya dibuatlah Supra GTR150 ini, mendapat keuntungan dari bentuk bebek, dan keuntungan power dari mesin 150 cc motor sport.

Keuntungan bentuk bebek adalah, lebih praktis karena relatif kecil dan lebih pendek, tidak begitu berat, tidak begitu tinggi posisi JOK nya. Bagi yang ingin membawa barang bawaan, bisa ditaruh diantara setang dan jok yang ini tidak bisa dilakukan oleh motor sport. Bagi yang ingin kapasitas lebih besar, bisa pasang side box. Atau bahkan top box sekalian.

Sedangkan keuntungan dari mesin sport, tentu saja tenaga yang lebih besar setara motor sport 150 cc yang memakai mesin yang sama persis, yaitu ALL NEW CBR150R 2016, SONIC, dan NEW CB150R, betul sekali bahwa mesin SUPRA GTR150 ini sama dengan ketiga motor tersebut, bedanya hanya pada mapping ECU dan pada gear belakang.

Saya pernah memakai Honda Karisma tahun 2005 sampai 2010, untuk harian PP 80 dari Rumah ke Kantor ke Rumah lagi, yang saya rasakan adalah punggung jadi sakit karena goncangannya. Tenaga juga biasa saja umumnya motor bebek, padahal saya naik turun gunung sampai ketinggian 450 dpl, sehingga pasrah naik gunung asal sampai.

Untuk SUPRA GTR150 saat kemarin saya mencoba dari Bandung melewati Tangkuban Perahu, lalu ke SITU WANAYASA dan finish di Plan AHM KARAWANG, yang jalurnya di perkotaan, lalu naik turun dan berkelok kelok juga, lalu mencoba jalur off road yang harusnya dilalui motor sekelas trail dengan ban off road.

Supra GTR150 bisa melibas semua jalanan tersebut dengan enak dan tidak kedodoran dalam tenaga saat naik. Untuk jalur off road tergantung kelihaian yang mengendarainya dalam merasakan pancalan ban belakang dan manajemen mengatur tenaga motor, kalau dipaksakan tarik gas pol, yang ada malah ban belakang hanya berputar saja. Kalau saya kemarin main kopling dan menghentak hentakkan tenaga motor sambil kaki kiri kanan membantu menapak di tanah. Saya pribadi bukanlah orang yang pengalaman off road pakai motor.

Jadi jika anda menginginkan keuntungan dari bentuk motor bebek, dilain pihak juga ingin tenaga motor yang mumpuni, pilihan itu ada pada SUPRA GTR150.

image

Cakram depan

image

Ukuran ban belakang

image

Bawah jok sisi depan

image

Masih ada kick starter

image

Cakram belakang

image

Ukuran ban depan

image

image

Bawah jok sisi belakang

image

Narsis di jalur off road

image

Bentuk belakang

image

image

Panel speedometer

image

Jalur off road

image

Body model bertumpuk

image

Short Touring dengan Supra GTR150, si bebek super

image

Hari ini saya beserta 22 blogger berkesempatan menjajal sepeda motor baru Honda Supra GTR 150.

Ini adalah motor bebek yang diberi mesin motor sport 150 cc, seperti yang telah dipasang di New CB150R, all new cbr 150, sonic. Hanya beda pada mapping ECU.

Turing ini dimulai dari Dealer Honda, PT DAYA ADICIPTA MOTORA, dengan etape pertama melewati perkotaan menuju Hutan Pinus untuk menjajal tracking yang seharusnya dijabani motor trail, lalu berakhir di Kawah Tangkuban Perahu.

Karena memakai mesin 150cc, perjalanan naik tidak terasa berat dijalani, untuk jalan datar apalagi, dengan gigi 6 percepatan, saya mayoritas hanya memakai gigi 3 saja si perkotaan yang lumayan padat lalu lintasnya.

image

image

KM AWAL

image

Siap diberangkatkan Ibu Isti

image

Jalan perkotaan

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Motor yang saya pakai, selfie dulu di kubangan jalan

image

Kawah Tangkuban Perahu

image

image

image

image

image

Perbandingan Bigbike Honda CB650F dengan motor umumnya

IMG_20160419_060557

Saat saya foto foto sendiri pakai BigBike Honda CB650F, lalu saya uplaoad di Instagram, FB dan Twitter, banyak juga yang protes meminta perbandingan dengan motor lain, maklumlah karena badan saya yang lumayan tinggi besar dengan ukuran tinggi  176 cm dan berat kisaran 85 KG, terasa match dengan sosok CB650F ini.

Baiklah sekarang saya share ketika CB650F saya sandingkan dengan Honda PCX150 milik saya, honda Beat, honda Verza, Honda Tiger, jadi bisa dilihat perbandingan dimensinya secara lebih meyakinkan.

Jpeg

CB650F foto tanpa pembanding motor CC kecil

IMG_20160421_155252

IMG_20160425_125543

IMG_20160425_125945

IMG_20160425_130048

Jpeg

Jika dibandingkan dengan Honda Verza akan kelihatan mogenya

Jpeg

Dibandingkan dengan PCX, dimensinya hampir sama

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Parkiran kebun teh Nglinggo, diantara motor motor CC kecil

AHM Gelar Adu SkillBerkendara Big Bike antar Instruktur Safety Riding

Jakarta – Ajang kompetisi antar instruktur safety ridingHonda kini semakin sempurna. Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen di setiap lini bisnis, PT Astra Honda Motor (AHM) menyiapkan kategori baru dalam Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2016 yaitu Instruktur Big Bike danCommunity Advisor Wanita.

image

Sebagai salah satu bentuk komitmennya di bidang keselamatan berkendara, AHM secara rutin menggelarAHSRIC. Program ini dilakukan untuk memilih instruktur terbaik sekaligus menguji keterampilan berkendara mereka yang nanti akan menjadi agen keselamatan berkendara yang melatih konsumen Honda di setiap jaringan bisnis AHM di Tanah Air.
 

image

(kanan ke kiri) Margono Tanuwijaya, Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) dan AKBP Agus Fajaruddin, SIK, Kasubdit Dikyasa Polda Kepri didampingi Manajemen PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) mengibarkan bendera start tanda dimulainya final kompetisi Astra Honda Safety Riding Instructor Competition (AHSRIC) di Batam (18/5). Ajang kompetisi antar Instruktur safety riding Honda kini semakin sempurna dengan kategori baru yaitu Instruktur Big Bike dan Community Advisor Wanita yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di setiap lini bisnis Honda.

Tahun ini, untuk memilih instruktur terbaik, proses seleksi kompetisi yang bertemakan “Satu Hati Selamat di Jalan” ini dilakukan secaraberjenjang mulai di tingkat regional dengan total peserta3.030 orang. Sejak Februari 2016, tersaring 125 peserta untuk bertanding pada puncakacara AHSRIC 2016 di Stadion Olahraga Temenggung Abdul Jamal, Batam pada 16-18 Mei 2016. Mereka terdiri dari 45 instruktur pria, 13 instruktur wanita, 10 dealer advisor, 48 community advisor pria dan 9 community advisor wanita.

 

Sejalan dengan masuknya AHM ke bisnis big bike, dibukalah kategori baru untuk mengalibrasi skill berkendara para instruktur Honda, agar dapat lebih maksimal melatih berkendara secara aman dan benar di jalan raya untuk para pengguna big bike Honda.

 

GM Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan penambahan kategori baru pada AHSRIC 2016 ini merupakan salah satubentuk komitmen perusahaan dalam memberikan edukasi dan menemani konsumen di berbagai lapisan masyarakat dalam berkendara.

 

“Seperti jenis motor yang lain,skill berkendara instruktur untuk big bike Honda juga perlu terus dikalibrasi apalagi karakter motornya memang berbeda dan butuh keterampilan khusus. Sementara peserta wanita dari komunitas pecinta sepeda motor diharapkan dapat memberikan pendekatan yang lebih efektif dalam memberikan edukasi safety riding khususnya untuk kaum hawa.”

 

Dalam kompetisi ini, setiap peserta mengikuti serangkaian uji kompetensi standar internasional safety ridingHonda. Materi ujinya meliputi pengetahuan terkait keselamatan berkendara, kemampuan melakukan edukasi dengan beragam alat peraga, dan keterampilan berkendara yang mencakup teknik pengereman, pengendalian, kestabilan, pengoperasian sepeda motor,dan posisi berkendara yang baik dan benar di berbagai kondisi melalui sesi praktik Braking, Riding Plank, dan Slalom Course.

 

“Setiap peserta akan mengemban tugas sebagai ambassador safety ridingHonda di daerah masing-masing dan Pemenang AHSRIC 2016 ini akan melanjutkan uji kompetensinya di level internasional yaitu pada ajang The 17th Safety Japan Instructors Competition di Suzuka, Jepang, Oktober nanti.”

 

Edukasi di Setiap Wilayah

 

Sebagai instruktur terpilih, peserta AHSRIC 2016 ini akan menjalankan tugas edukasisafety riding di wilayah main dealer yang mengutusnya. Sebagai agen keselamatanberkendara mereka mendapat tugas untuk menyusun programkampanye keselamatan berkendara untuk mempercepat terbentuknya karakter dan budaya tertib berlalu lintas.

 

Edukasi dilakukan di berbagai lapisan masyarakat mulai dengan memberikan pelatihan kepada komunitas, sekolah, perguruan tinggi, hinggainstitusi swasta dan pemerintah. Pemberian edukasi dikemas dalam bentuk seminaratau kampanye keselamatan berkendara bertajuk SafetyRiding Day yang mengusungkonsep menarik seperti games, kompetisi, pameran, dan taman lalu lintas. Tercatatat setidaknya 13,7 juta orang sudah mengikusi edukasi safety riding yang diadakan AHM dan jaringan main dealernya.

 

Dalam mendukung aksinya tersebut, AHM beserta main dealer juga memiliki berbagai fasilitas ajar seperti 1.000 unitalat peraga Honda Riding Tainer serta 5 Safety Riding Center yang berada di Serang (PT Mitra Sendang Kemakmuran), Jakarta (PT Wahana Makmur Sejati), Jambi (PT Sinar Sentosa Primatama), Yogyakarta (Astra Motor Yogyakarta) dan Surabaya (PT Mitra Pinasthika Mulia).

 

Jakarta, 17 Mei 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

 

Lebih dekat mengenal detil CB650F

Big Bike Honda CB650F ini memang terlihat sederhanya untuk ukuran motor besar, seakan “bajunya” dibuat fit ke tubuhnya, yaitu rangka dan mesin secara tidak berlebihan. Tetapi jangan salah soal tenaganya yang dibetot langsung ngacir.

Orang awam belum tentu paham kalau ini adalah motor besar, apalagi bisa saya yang bawa karena badan saya yang tinggi besar, sehingga proporsional dengan bentuk CB650F ini. Terkadang saya iseng sebelum berhenti saat lampu merah di Bangjo, maka saya raungkan sekali mesinnya, setelah itu saya diam cool, menunggu reaksi orang orang disekitar motor saya yang mencari sumber bunyi raungan moge.

Ada dua ciri khas yang memudahkan mengidentifikasi bahwa ini adalah moge, yaitu dilihat lenagan ayun belakang yang bentuknya spesial, besar dan kokoh, juga bisa dilihat pada 4 buah knalpotnya yang memang sangat mencolok bahkan ini satu satunya yang sengaja dipamerkan pada CB650F ini, karena tidak ditutup fairing. Baru kemudian bisa melihat dua cakram besar di roda depan dengan sistem pengereman yang sudah ABS, dan juga cakram lebih kecil di roda belaakang, kalau melihat hal ini baru terlihat dan menyadari bahwa ini adalah moge.

CB650F ini panel panel di setang kiri kanan juga sederhana, tidak ada yang aneh, dan seperti motor pada umumnya, mungkin ada satu tombol lampu DIM yang cukup menekan tombol indikator lampu dekat, jadi ini adalah tombol DIM sekaligus tombol pilihan lampu dekat, untuk pilihan lampu jauh tinggal menekan yang sisi atas. Ada tombol klakson pada posisi yang umum. Lalu ada tambahan tombol hazard diatas tombol klakson agak kanan. Tombol skalar sein ada paling bawah. Handle kopling juga relatif sederhana, yang saya suka dari kopling CB650F ini sangat ringan, tidak ada kamus tangan saya capek karena ngopling.

Untuk bagian setang kiri, hanya ada tombol engine cut off dan starter saja, karena CB650F ini sudah AHO, jadi tidak ada saklar lampu, motor menyala, maka lampu juga menyala.

Wis monggo selanjutnya silahkan lihat foto foto dibawah ini.
IMG_20160419_060121

 

IMG_20160419_060139

 

IMG_20160419_060208

 

IMG_20160419_060233

 

IMG_20160419_060315

 

Jpeg

 

Jpeg

Ukuran ban belakang

 

 

Jpeg

Petunjuk setelan rantai

 

Jpeg

 

Jpeg

Shock belakang

 

Jpeg

Sistem pemindahan giginya

 

Jpeg

Cakram belakang

 

Jpeg

Knalpot asli suaranya lembut, ini saya suka

 

Jpeg

 

Jpeg

Setang kiri

 

Jpeg

 

Jpeg

Stiker petunjuk di tangki

 

Jpeg

 

Jpeg

 

Jpeg

 

Pesiar ke Kebun Teh Nglinggo pakai CB650F, yoo penakkk

Jpeg

Berhenti menjelang sampai lokasi, karena terhalang truk loading kayu

Pada tanggal 23 April 2016, saya ajak istri untuk wisata ke kebun Teh Nglinggo, tentu saja saya membawa CB650F, untuk test boncenger dan dan test naik pegunungan yang lumayan tinggi.

Kami via jalan Godean kebarat, lalu sebelum jembatan Kali Progo kami belok kanan menuju arah kecamatanMinggir, lalu belok kebarat arah Sendang Kreo, melintasi jembatan kali Progo, lalu bangjo Dekso saya ambil lurus kebarat, ikut jalan aspal utama terus. Nanti akan sampai pasar yang ada petunjuk kanan menuju kebun teh Nglinggo.

Istri saya ternyata sangat suka motor ini, katanya bisa liyer liyer ngantuk saat mbonceng CB650F, karena memang motor ini knalpotnya masih standar sehingga tidak berisik, paling-paling hanya terdengar suara wing wing dan derum mesinnya yang merdu, dan tentu saja posisi duduk sebagai boncenger nyaman karena antara boncenger dan pilotnya sudut miringnya kedepan relatif sama. Tidak seperti kalau membonceng motor sport yang pasti tidak nyaman untuk boncenger.

Jalan menunju hutan teh Nglinggo selepas pasar adalah jalan pedusunan kecil, tetapi untunglah sudah aspal walau beberapa tempat ada yang rusak. Naik sampai parkiran terbawah, tidaklah menjadi masalah besar bagi CB650F, jalan naik atau datar tiada bedanya untuk mesin 4 silinder 650 cc ini. Sepertinya pengelola Kebun Teh Nglinggo sudah koordinasi antara yang di parkiran utama dan yang di pasar, jadi untuk mobil akan dilewatkan satu arah misal dari pasar ke parkiran utama, setelah habis baru kemudian arah dari parkiran utama ke pasar disuruh jalan, hal ini penting karena jalan memang sempit dan naik turun, sementara kadang di sisi kanan adalah bukit, dan di sisi kiri adalah jurang yang dalam, terbayang kalau mobil papasan disini. Ngeri.

Hutan teh Nglinggo lumayan adem juga, enak untuk rambut saya yang hampir setahun tidak saya potong ini, pemandangan tentu didominasi hijaunya pucuk pucuk daun teh. Sebenarnya ada pula wisata naik ke bukit disekitar kebun teh, sepertinya ada dua buah bukit yang bisa didaki, dan ada satu air terjun juga, tapi saya dan istri hanya pingin menikmati suasana kebun teh saja.

Pulangnya saya beli teh sangrai, yaitu teh hasil dari penduduk disini, dan gula jawa. Ternyata tehnya saya suka. Besok kalau habis harus beli lagi ke Nglinggo.

Kulonprogo memang memikat, dari kebun teh, air terjun, kedung, waduk, pantai dll, jadi kenapa anda tidak mencoba wisata kesini?

Pulangnya yang agak susah, karena jalan kecil dan menurun berkelok, lumayan berat juga pegang setang CB650F, saya kuatirnya kalau pas di jalanan menurun papasan mobil, karena memang sempit banget jalannya, kalau papasan  kaki kiri napak ke jalan, sudah keluar aspal, dan itu adalah tanah yang berkerikil, takut jatuh kepleset. Untunglah sampai rumah tiba dengan selamat.

 

Jpeg

Peta wisata di Nglinggo

 

Jpeg

Loket pembayaran masuk wisata

 

Jpeg

Papan Informasi

 

Jpeg

Narsis dulu yaaaa

 

Jpeg

Ternyata perkirannya ada beberapa tempat

 

Jpeg

Salam satu hati

 

Jpeg

kayak piramida

 

Jpeg

Kalau dipanjat pasti ambrol

 

Jpeg

Setuju

 

Jpeg

One Heart

 

Jpeg

Teh sangrai hasil dari kebun teh Nglinggo

 

Jpeg

Bersama CB650F, mantab

 

Jpeg

Rehat sejenak saat pulang, sebelum Dekso

 

Konsumsi BBM Big Bike Honda CB650F dipakai harian

p_20160419_093502.jpg

p_20160419_061151.jpg

Lumayan telat baru bisa saya tulis sekarang, yaitu konsumsi BBM Big Bike Honda CB650F saat saya pakai harian. Semua BBM yang saya beli untuk CB650F ini adalah pertamax dengan harga Rp. 7650 per liter.

Saat saya ambil di Astra Motor Jombor, kondisi BBM full, ada di 3.418 KM.

Lalu setelah saya pakai, di 4.624 KM, saya pertama kalinya beli bensin pertamax, dengan harga Rp. 7.650 per liter, dan saya belikan full muat 9,795 Liter, kalau dirupiahkan menjadi Rp. 74.931,-.

Artinya jarak yang saya tempuh adalah 3.624 – 3.418 = 206 KM, sehingga 206 KM : 9,795 = 21, 0311 KM per liter.

Kemudian isi bensin pertamax yang kedua kalinya saat 3.848 KM, saya isi full juga, kali ini muat 11,363 Liter, kalau dirupiahkan menjadi Rp. 86.927 ,-

Artinya jarak tempuhnya 3.848 – 3.624 = 224 KM, sehingga 224 KM : 11,4 liter = 19,6 KM per liter.

Kemudian isi bensin pertamax yang ketiga kalinya saat 4.047 KM, saya isi full juga, kali ini muat 9,736 Liter, kalau dirupiahkan menjadi Rp. 74.480,-

Artinya jarak tempuhnya 4.047 – 3.848 = 199 KM, sehingga 199 KM : 9,736 Liter = 20,4396 KM per Liter.

Jpeg

Jadi dari 3 kali mengisi PERTAMAX,

  1.  21, 0311 KM per
  2. 19,6 KM per liter.
  3. 20,4396 KM per Liter.

Sehingga rata ratanya adalah 61,06 KM/L : 3 = 20,4 KM per liter

Big bike honda CB650F ini 4 silinder, dengan pemakain harian saya menempuh jalan yang lancar, kadang jalanan macet, lewat pegunungan naik turun, lewat ringroad, lewat jalan perkotaan, intinya hampir semua jalanan saya coba.

Benar bahwa beli motor seharga kisaran 235 juta mungkin beli BBM tidak perlu dipikirkan lagi, tetapi kalau memang big bike bisa irit begini, kenapa enggak?

Sekali lagi bagi anda penyuka big bike yang silent, enak dikendalikan, untuk harian juga bisa, saat butuh kecepatan juga jangan ditanya lagi, untuk pelan juga nyaman, pilihan CB650F, empat silinder ini sungguh tepat.

 

Jpeg

Posisi di 3.418 KM, BBM full

 

bbm1

Beli BBM pertama kalinya, di 3.624 KM

 

Jpeg

3.624 KM

 

Pembelian BBM kedua di 3.848 KM

Pembelian BBM kedua di 3.848 KM

 

3.848 KM

3.848 KM pembelian BBM kedua kalinya

 

Jpeg

 

Pembelian ketiga di 4.047 KM

Pembelian ketiga di 4.047 KM

 

Jpeg

Hutan Pinus Mangunan

Bendera Merah Putih Berkibar 3 Kali di ATC Seri Sepang

Jakarta – Sang Saka Merah Putih kembali berkibar di podium  balap Asia Talent Cup (ATC). Kali ini Merah Putih berkibar 3 kali di seri ketiga ajang balap bergengsi di Asia di sirkuit Sepang, Malaysia setelah dua pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Andi Gilang dan Gerry Salim, berhasil menempati posisi puncak dan podium ketiga pada balapan yang berlangsung Sabtu-Minggu (14-15 Mei). 

image

Pebalap binaan AHM, Andi Gilang (tengah) dan Gerry Salim (kanan) berhasil naik podium setelah menempati posisi pertama dan ketiga di race pertama ATC 2016 seri Sepang (14-15/5).

Kesuksesan ini mengukuhkan prestasi pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang selalu berhasil mengibarkan Merah Putih kebanggaan masyarakat Indonesia sepanjang gelaran 3 seri ATC yang sudah berlangsung.

 

Prestasi membanggakan diukir Andi Gilang yang menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya diiringi pengibaran bendera Merah Putih dari podium tertinggi di race-1 ATC Sepang (14/5). Prestasi ini dilanjutkan pada race-2 saat pebalap muda ini  kembali mengibarkan Merah Putih dari podium ketiga (15/5). Melalui pencapaian ini, Andi Gilang memecahkan rekor ATC sebagai pebalap pertama yang berhasil meraih podium tertinggi lebih dari satu kali. Sebelumnya pada seri kedua di sirkuit Losail, Qatar, pebalap asal Bulukumba ini mencetakkan podium tertingginya untuk pertama kali (20/3).

 

image

“Saya bersyukur dapat selalu memulai balapan dari posisi kedua, sehingga dalam balapan race-1 maupun race-2 saya dapat menerapkan strategi untuk terus konsisten di barisan pebalap terdepan. Saya dapat mengakhiri kedua balapan dengan gemilang dan mempersembahkan pengibaran Merah Putih ini untuk masyarakat Indonesia. Mohon terus dukung saya pada seri-seri ATC berikutnya,” ujar Andi Gilang.

 

Pemimpin klasemen sementara balapan ATC hingga seri kedua lalu, Gerry Salim, turut menyumbang kebanggaan untuk Indonesia dengan mengibarkan bendera Merah Putih dari podium ketiga di race-1 kendati memulai balapan dari posisi keenam (14/5). Perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik juga turut dipertunjukkan pebalap ini pada race-2. Namun sayang, pebalap ini tergelincir pada tikungan terakhir sebelum finish saat persaingan sengit dengan 2 pebalap lain di depannya. Kendati telah berusaha untuk kembali ke sirkuit, kondisi motor tidak memungkinkan sehingga pebalap ini terpaksa tidak dapat mengakhiri balapan race kedua.

 

image

“Pada sesi kualifikasi saya dapat meraih top speed tertinggi di antara pebalap lainnya. Hal ini menjadi modal kepercayaan diri saya untuk mencetak prestasi di kedua race. Saya berusaha menjaga performa balap saya secara stabil dan mengerahkan seluruh tenaga saya pada lap terakhir. Namun saya kehilangan kendali motor saat lap terakhir di race2 dan gagal finish. Saya masih tidak puas dengan hasil ini dan akan mempersembahkan kejutan prestasi balap yang lebih baik di seri berikutnya,”ujar Gerry Salim.

 

GM Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan pebalap-pebalap muda Indonesia saat ini menjadi kekuatan menakutkan bagi 16 pebalap dari 8 negara lain di ajang ATC 2016. Berbagai kemenangan yang berhasil diraih menunjukkan kompetensi balap para pebalap Indonesia terus meningkat sebagai bekal untuk menapaki babak baru jenjang balap di berbagai kejuaraan internasional menuju MotoGP.

 

“Kemenangan para pebalap sepanjang ATC 2016 ini adalah hasil kerja keras dan persiapan matang yang dilakukan pebalap ini jauh-jauh hari sebelum balapan berlangsung. Saya berharap para pebalap ini selalu tidak puas terhadap skill balapnya sehingga terus berjuang lebih keras lagi meningkatkan kompetensi balapnya untuk mengukir prestasi-prestasi membanggakan berikutnya di ATC maupun ajang balap internasional lainnya. Kami pun juga tidak akan berhenti memberikan dukungan untuk semangat juang mereka.”

 

Sementara itu, rekan setim Irfan Ardiansyah juga turut membuahkan hasil positif. Pebalap ini sempat terjatuh di race-1 yang mengakibatkan nyeri pada kaki kanannya. Namun pebalap ini menunjukkan kegigihan perjuangannya di tengah rasa sakit yang dideritanya dengan menyelesaikan balapan pada posisi 8 besar di race-2.

 

ATC 2016 masih menyisakan 3 seri balap, yaitu September di Sirkuit Zhuhai, China dan Oktober di sirkuit Motegi, Spanyol serta sirkuit Sepang, Malaysia.

 

Jakarta, 15 Mei 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

 

Perkuat Layanan Premium, AHM Perkenalkan Jaringan Dealer Big Wing di 9 Kota Besar

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan jaringan dealer premium Big Wing Honda untuk konsumen big bike Honda guna memberikan pengalaman terbaik dengan kedekatan emosional mendalam bersama jaringan Honda. Pengenalan ini merupakan tahap awal dari 10flagship layanan premium big bike Honda yang tersebar di 9 kota besar di Indonesia dengan mengoperasikan layanan satu pintu (One Stop Solution) penjualan maupun purna jual big bike.
 

image

(Ki-Ka) Executive Vice President Director AHM Johannes Loman, President Director AHM Toshiyuki Inuma, bersama Chief Executive Astra Motor Sigit Kumala menggunting pita dalam kegiatan Kick Off Big Wing Showroom di Astra Motor Center Jakarta (14/5). Dealer premium Big Wing Honda ini dibuka di 10 lokasi yang tersebar di 9 kota besar di Indonesia untuk memberikan pengalaman terbaik bagi konsumen premium big bike di jaringan Honda.

Melanjutkan penetrasi di segmenbig bike, AHM tidak hanya menghadirkan produk yang elegan dan canggih namun juga siap menemani pecinta big bikeHonda dengan layanan premium sesuai gaya hidup yang mampu memberikan kebanggaan tersendiri bagi pengguna big bikeHonda. Kick off pembukaan layanan premium dealer Big Wing Honda ini dimulai di Astra Motor Center Jakarta yang akan melayani pecinta big bike Honda di wilayah DKI Jakarta. Peresmian layanan premium ini akan diikuti dengan pembukaan fasilitas layanan premium di daerah lain pada bulan Mei yaitu di Jawa Barat (PT Daya Adicipta Motora) dan Jawa Tengah (Astra Motor Center Semarang). Tak hanya ketiga lokasi tersebut, layanan premium untuk konsumen big bike Honda juga dibuka pada bulan Juni di DI Yogyakarta (Astra Motor Center Yogyakarta), Bali (Astra Motor Center Denpasar) dan Sulawesi Selatan (Astra Motor Center Makassar). Rangkaian layanan premium untuk konsumen big bike Honda dibuka juga pada bulan Juli di DKI Jakarta (PT Wahana Makmur Sejati) dan Jawa Timur (PT Mitra Pinasthika Mulia). Di penghujung tahun pada bulan Desember, dua lokasi dealer premium Big Wing juga dibuka di Sumatera Utara (PT Indako Trading Co –  Medan), dan Kalimantan Selatan (PT Trio Motor –  Banjarmasin).

image

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman didampingi President Director AHM Toshiyuki Inuma dan Chief Executive Astra Motor Sigit Kumala memberikan penjelasan mengenai fasilitas dyno tes di Astra Motor Center Jakarta (14/5). Dealer premium Big Wing Honda menyediakan fasilitas dyno test bagi para konsumen big bike Honda yang ingin menguji performa motor kesayangannya sebagai bagian dari rangkaian layanan premium yang disediakan di jaringan ini.

President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan pembukaan jaringan dealer premium Big Wing untuk konsumen big bike Honda ini merupakan salah satu bentuk keseriusan AHM dan dalam memasuki bisnis motor gede di Indonesia. AHM menetapkan standar khusus untuk mengembangkan dealer premium Big Wing yang berfungsi memberikan pengalaman terbaik bagi konsumen premium Honda.

 

“Saat mulai memasuki bisnis big bike di Indonesia pertengahan tahun lalu, kami berkomitmen tinggi untuk tidak hanya menyuguhkan model-model big bike Honda yang dapat memberikan sensasi berkendara tertinggi dan membanggakan. Kami juga berkomitmen memberikan sensasi layanan kelas premium yang memberikanpride di jaringan kami. Dealer Big Wing merupakan konsep layanan premium yang kami kembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen big bike. Kami pun ingin berbagi kegembiraan dan pengalaman terbaik ini dengan semua konsumen Honda di 9 kota. Silahkan datang dan nikmati layanan kami.”

image

Chief Executive Astra Motor Astra Motor didampingi Executive Vice President Director AHM Johannes Loman dan President Director AHM Toshiyuki Inuma memberikan penjelasan terkait mekanisme hidrolik pada mobil pengantar khusus big bike Honda di Astra Motor Center Jakarta (14/5). Fasilitas ini merupakan bagian dari rangkaian fasilitas dan layanan premium yang tersedia di dealer Big Wing Honda untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen big bike.

Dealer Big Wing Honda dikembangkan secara khusus dengan sistem dan valuetersendiri bagi konsumen premium. Untuk memberikan pengalaman terbaik pada layanan premium yang terintegrasi, dealer Big Wing Honda memiliki Big Bike Manager dan tim yang memastikan segala kebutuhan dan harapan pada konsumen big bike dapat terpenuhi. Selain itu, mekanik big bike juga merupakan tenaga mekanik khusus yang sudah dilatih dengan pengetahuan dan keterampilan tinggi melalui serangkaian pelatihan khusus.

 

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan kepuasan konsumen merupakan prioritas utama perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Oleh karena itu, AHM berupaya memenuhi kebutuhan layanan dengan memperhatikan gaya hidup konsumen premium yang telah memilih big bike Honda bukan hanya sebagai motor kebanggaannya, namun juga sebagai pemenuhan mimpi gaya hidupnya.

 

“Kami telah merancang agar setiap detail di flagship dealer ini dapat dinikmati dengan nyaman dan eksklusif, mulai dari fasilitas hingga layanannya. Kami optimis hal ini dapat menjawab kebutuhan dan harapan yang memberikan kebanggaan tingkat tinggi sebagai bagian dari konsumen premium Honda. Jadikanlah Big Wing Honda sebagai rumah kedua bagi anda semua para konsumen premium Honda.”

 

Secara tampilan, dealer Big Wing tampak eksklusif dan premium yang didesain untuk memberikan pengalaman bagi konsumen big bike seperti di rumahnya sendiri dan dapat dinikmati bersama dengan teman-temannya. Di Big Wing area, tersedia jajaran model terbaru big bike Honda yang dapat dilihat secara dekat bersama dengan perlengkapan berkendara dan aksesorisnya sebagai satu paket premium yang mampu meningkatkan kebanggaan mereka. Big Wing area ini mengusung konsep shop in shop dengan interior yang nyaman sesuai gaya hidup konsumen big bike, sehingga konsumen dapat menikmati pengalaman berbelanja kelas premium.

 

Di area bengkel, Big Wing Honda memiliki fasilitas yang lengkap untuk semua pekerjaanmaintenance maupun repairdengan kelengkapan mumpuni. Tersedia pula fasilitas dyno test bagi pecinta big bike Honda yang ingin menguji secara langsung performa motor big bikepilhannya. Selain itu area bengkel Big Wing Honda memiliki pit spesial untuk big bike Honda sehingga konsumen tidak perlu mengantri panjang. Untuk big bike Honda yang dipasarkan di jaringan resmi sepeda motor Honda, AHM memberikan garansi mesin, kelistrikan dan rangka selama 2 tahun dan gratis jasa servis 4 kali hingga 18.000 km atau selama 2 tahun.

 

Konsumen big bike juga dapat beristirahat di premium lounge dengan tetap menyaksikan tayangan secara langsung big bike kesayangannya yang tengah ditangani mekanik handal di area bengkel.

 

Menyadari tingginya mobilitas dan aktivitas pengguna big bike, dealer Big Wing Honda juga menyediakan fasilitas layanan jemput unit (Pick Up Service) yang akan membawa big bikekesayangan konsumen ke bengkel untuk dilakukanmaintenance maupun repair. Selain itu bengkel Big Wing Honda juga menjamin ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan. Melengkapi layanan premium terintegrasi satu pintu di dealer Big Wing Honda, AHM bersama jaringan main dealernya juga menyiapkan layanan khusus bantuan darurat di jalan (Emergency Road Assistant) gratis 24 jam untuk memastikan kenyamanan berkendara para pecinta big bike Honda.

 

Jakarta, 14 Mei 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email: corp.comm@astra-honda.com

Pebalap Indonesia Siap Lanjutkan Tradisi Podium ATC

Jakarta – 5 Pebalap mudaAstra Honda Racing Team (AHRT) siapmenyempurnakan prestasi di ajang balap Asia Talent Cup (ATC) 2016 di Sirkuit Sepang, Malaysia (14/5). Andi Farid Izdihar atau Andi Gilang, Gerry Salim, Irfan Ardiansyah, Dwiki Hardhiana Suparta, dan Alif Akbar Utama akanmengeluarkan kemampuan terbaiknya bertarung dengan 16 pebalap dari 8 negara lain untuk memberikan kebanggaan bagi Indonesia.

image

Pada dua seri awal, Gerry Salim dan Andi Gilang berhasil mengawali kejuaraan ATC 2016 dengan hasil yang sangat baik. Keduanya berhasil membuka seri pertama dengan podium ke-2 dan ke-3. Kesuksesan ini disempurnakan pada seri kedua dengan meraih podium tertinggi di keduarace yang digelar dengan mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya di sirkuit Losail, Qatar. Selain itu, podium ketiga pun diraih pada race2 seri ini. Hasil tersebut membuat Gerry Salim memuncaki kelasemen sementara dengan 71 poin dan Andi Gilang masuk dalam jajaran 5 pebalap terbaik dengan 52 poin.

image

GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) A. Indraputra mengatakan seri ketiga ATC di sirkuit Sepang ini diharapkan akanmenorehkan sejarah baru untuk dunia balap Tanah Air di mana pebalap-pebalap muda binaan AHM siap mencetak prestasi membanggakan seperti pada seri-seri sebelumnya.

“Semangat pebalap Astra Honda Racing Teammerupakan semangat bangsa ini untuk terus mencetak prestasi di ajang balap international. Kami yakin setiap raihan prestasi pebalap Indonesia di ajang Asia Talent Cup akanmenginspirasi generasi muda bangsa untuk berjuang keras menggapai mimpi-mimpinya.”

image

Andi Gilang baru saja menyelesaikan balapan di ajang CEV Championship Le Mans, Perancis. Sementara rekan setimnya Gerry Salim baru kembali dari perjuangan di ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC), Buriram, Thailand. Kendati demikian, semangat kedua pebalap ini tetap membara untuk menaklukkan seri ketiga ATC di sirkuit Sepang, Malaysia.

“Posisi saya saat ini sebagai pimpinan klasemen sementara. Hal ini memberi dorongan kuatuntuk bisa tampil maksimal di Malaysia. Semoga saya bisa mempertahankan tradisi podium di ATC untuk kebanggaan pecinta balap Indonesia, serta bisa raih poin maksimal agar bisa mempertahankan raihan poin pada klasemen,” ujar Gerry Salim.

“Saya punya catatan bagus di sepang 2015 lalu pada penampilan pertama di Sepang. Saat itu saya berhasil naik podium 2. Melihat trend positif saya di ATC tahun ini, yaitu naik podium tertinggi di Qatar dan podium 3 di Thailand, motivasi saya semakin kuat untuk berusaha raih hasil terbaik dalam 2 race di Sepang, Malaysia. Doakan semoga saya bisa memberi yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Andi Gilang.

Selain itu, tiga pebalap lainnya Irfan Ardiansyah, Dwiki Hardhiana Suparta, dan Alif Akbar Utama pun juga telah mempersiapkan diri dengan latihan fisik dan dan mental untuk menghadapi ATC Sepang. Kerja keras dan usaha mereka dalam meraih mimpi diharapkan berbuah hasil manis di laga ATC Sepang.

Sirkuit Sepang merupakan tantangan lengkap bagi pebalap, mulai dari cuaca yang panas, tikungan cepat dan lambat, dan butuh strategi pengereman yang jitu, serta lintasan lurus yang panjang.

“Kami yakin para pebalap muda tersebut bisa menganalisa dan mengatasi tantangan di ATC Sepang nanti. Terlebih lagi, semua pebalap telah mencoba sirkuit tersebut pada saat pre test ATC Februari lalu,” tutup Indraputra.

Pebalap ATC akan mengikuti sesi latihan bebas pada Jumat, 13 Mei dan sesi kualifikasi Sabtu, 14 Mei. Sedangkan race1 akan diadakan pada Sabtu, 14 Mei dan race 2 pada Minggu, 15 Mei. Masing-masing pebalap akan berusaha menyelesaikan 22 lap di masing-masing sesi balap.

 

Jakarta, 12 Maret 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

%d bloggers like this: