Trend panjat batang pisang di HUT RI ke 71

Ada yang berbeda di HUT RI ke 71 tahun 2016 ini, yaitu adanya trend panjat pohon pisang, karena biasanya adalah panjat pohon Pinang.

Mungkin karena memang pohon pinang makin langka dan mahal harganya. Beda dengan pohon pisang yang hampir di semua tempat bisa dijumpai, mulai dari pantai, gunung, desa sampai kota, pohon pisang bisa tumbuh.

Karena sifat pohon pisang yang tidak sekuat pohon pinang, maka untuk pohon pisang ini digantung terbalik, dan dibawahnya bisa kubangan lumpur, atau sungai sehingga saat jatuh tidak akan sakit. 

Dirumah saya ada pohon pisah yang lumayan tinggi, pisang kepok kalau tidak salah. Tapi kalau di dusun saya dari dulu memang sepertinya tidak ada lomba panjat pinang atau pisang.

Pohon pisang ini kalau dikuliti sampai kelihatan batangnya yang bersih, maka sudah licin, tidak perlu diberi olie. Sehingga tidak mengotori yang lomba.

Selamat ulang tahun RI.

Pesta 10 juta Beat, dan launching New Honda Beat bersama JKT48

Warung makan Bu Pri, sayurnya klasik aneka macam

Uenakk


Bagi anda pecinta masakan ndesso dengan berbagai macam sayur lodeh, sayur gudeg dll, cobalah untuk makan di warung Bu Pri, yang letaknya hanya 500 meter dari bangjo Piyungan ke arah Prambanan. 

Letaknya ada di timur jalan, berdekatan dengan rumah walet. 

Soal harga jangan ditanya, murah dan wajar. Mau makan di warung bisa, mau di bungkus juga bisa. 

Nyusss pokokke.

Berbagai macam sayur klasik

Dekat rumah walet

500 m dari bangjo Piyungan ke arah Prambanan, ada di timur jalan sebelum rumah walet

Ini Rp. 7000

Setahun bersama Brambang

Tidak terasa ternyata saya sudah setahun kesana kemari bersama Brambang, PCX merah saya. Sudah spesies langka, warnanya langka pula. 

Sungguh pertimbangan saya beli PCX yang utama adalah memang untuk harian ngantor yang jauhnya sekali jalan adalah 40 km, sehingga PP adalah 100 KM, belum lagi kalau pagi mengantar anak 2 kali, sehingga nambah 30 km, dan total bisa 130 km perhari. Untungnya konsumsi bensin BRAMBANG ini irit, beli pertamax Rp. 50.000 sudah full dan minimal bisa saya pakai 300 KM, jadi saya belinya pertamax lagi, mayoritas setelah lebih dari 300 KM, kadang 340 KM, baru saya isi Rp. 50.000 PERTAMAX.

Saat ini setelah setahun saya pakai, Brambang telah menempuh 24.736 KM, dengan rata rata pertamax seliter bisa menempuh 50 KM.

24.736 KM sudah ditempuh

Sesuai namanya, PERSONAL COMFORT XALOON, maka PCX ini memang nyaman dikendarai, meskipun bentuknya kelihatan bongsor, tapi sebenarnya tidak berat. Dengan badan kondisi drop 50%, masih berani naik PCX, dan kadang badan malah jadi enakkan, kalau pakai pulsar saya pasti tambah drop tenaga saya.

Satu lagi bahwa saya tidak perlu pakai tas atau top box, karena bagasi Brambang ini luas, yakin deh naik motor tidak nggendong tas punggung itu lebih enak.

Holder HP bisa sampai ukuran 5,5 inch.

Brambang ini setandar habis, hanya saya tambahi tempat menaruh HP ANDROID hasil buatan saya sendiri dengan modifikasi dari tongsis, berguna untuk menaruh HP ANDROID saat saya tracking alamat yang belum saya ketahu dengan aplikasi google maps. Enaknya Brambang ini sudah ada colokam charger lighter, sehingga tidak kuatir HP android lehabisan baterai di jalan saat dipakai tracking lokasi terus menerus. 

Lalu perubahan lainnya hanya ganti ban belakang dan depan lebih lebar dikit.

Brambang lebih ke penggunaan harian, bukan untuk dibanggakan berlebihan. Jadi nemu foto seperti ini ya biasa saja

Brambang ini telah sekali ganti kampas rem depan, harusnya perhitungannya bulan ini tentu ganti kampas rem depan lagi karena sudah 6 bulan sejak ganti pertama. Untuk kampas belalang belum pernah ganti. 

Ban belakang saya ganti, lalu saya ganti lagi dan yang belakang gantian pertama saya taruh untuk ganti ban depan. 

Plat nomer dan BPKB baru jadi beberapa hari ini, dan baru tadi sore plat asli nomer polisi baru saya pasang.

Plat asli baru saja jadi dan baru saja saya pasang sore tadi

Meskipun Brambang ini saya terima 6 Agustus 2015, tapi pajaknya pada September. 

Akhirnya PCX merah datang juga

Memang banyak yang bilang Brambang ini mahal, tapi sebagai orang jowo, saya ngugemi falsafah ONO REGO ONO RUPO. Beruntung juga selisih harga 15 jutanan antara matic comfort si Brambang ini dibanding matic gambot sebelah, membuat populasi PCX tetap sedikit dan tidak pasaran. 

Anehnya saya paling jauh bawa Brambang ini baru ke Purworejo saja. Kayaknya bulan desember 2016 mau pesiar ke Jatim bersama sedulur koboys. 

Waroeng Pohon jalan Paris KM 6, ingkung pitikke enak nan.

Sore ini, kami koboys mengadakan acara syawalan, mendadak memang, dan akhirnya diputuskan di Waroeng Pohon di jalan padis KM 6, arah SMP 2 SEWON. kalau dari utara terus saja sampai melewati Pyramid, lalu li maju sampai ada pertigaan ke kanan arah SMP 2 SEWON

Kami memesan 3 ingkung ayam jowo, dan 3 paket tek poci.

Yang hadir

Hadiyanta, gora emon, irawan, andhi suranto, adhani horee, alrozi, dan aziz yang datang belakangan bersama keluarga.

Sayang banget pada gak bisa datang, padahal uenak tenan.

Akhirnya kesampaian testride HD

Siang ini kedatangan tamu istimewa, kami berkawan sejak lama dan dulu sering main bareng saat beliau masih pakai Yamaha alfa 2R, tapi sekarang mainnya sudah Versys dan HD. 

Beliau adalah Muhammad Yazid, S.Ag yang saat ini adalah DPRD PROPINSI DIY dari PPP.

Ini tadi tujuan utama beliau untuk mengucapkan bela sungkawa langsung atas berpulangnya ayahanda saya, karena saat itu beliau sedang banyak pekerjaan yang tidak bisa ditinggal untuk takziyah. 

Kebetulan beliau bawa HD nya, kesempatan ini tidak saya siakan, langsung saja saya testride keliling jalan dusun, cuma pakai gigi 1 saja. 

Sensasinya naik HD memang PRIDE, alhasil juga kuping saja agak budeg, haha.

Perlengkapan naik motor biar nyaman beli di dab hobbiesshop 

Hari ini saya membeli perlengkapan untuk naik motor Honda PCX 150 LED saya biar lebih nyaman dan aman saat besok untuk pergi pulang ke tempat kerja yang jauhnya 80 KM PP.

Yang pertama adalah Balaclava untuk penutup kepala dan hidung sekaligus, baru kemudian memakai helm, dengan begitu helm lebih bersih, kalau balaclava kotor tinggal dicuci. Mereknya adalah respiro CT-3 FA BLACK.

Yang kedua adalah sarung tangan model half merek SCOYCO MC240 BLACK RED ukuran XL, saya pakai model half karena bisa operasikan HP saat lampu bangjo lama merahnya.

Yang ketiga adalah sepatu yang menutupi mata kaki, tapi tidak terlalu terlihat seperti sepatu biker. Alasnya saya pilih yang rata sehingga enak untuk naik PCX 150 LED. Sepatu ini ukuran 44, lumayan besar juga, karena tadi pas jajal ukuran 42 terasa sesak. Sepatu ini merk SCOYCO MT009 BLACK.

Dengan perlengkapan ini, misal nanti dapat kesempatan testride motor-motor baru atau bigbike, rasanya ketiga perlengkapan diatas sudah cukup bagi saya. 

Semua perlengkapan diatas saya beli di DAB HOBBIESSHOP yang beralamat di Jalan Bumijo Tengah 21A. Telp 0274 560524, atau pin BBM 58427D61.

Semoga berguna.

Test harian All New CBR150R 2016

Saat saya terima tanggal 27 Juni 2016

Saya berkesempatan menjajal secara harian, All New CBR150R 2016. Motor saya bawa dari tanggal 27 Juni 2016 sampai 2 Juli 2016. Cukuplah untuk saya test harian pergi pulang ke kantor. 

Rute ke kantor saya memang kaya akan berbagai jalan, dari jalan di dusun saya yang cor semen, lalu jalan aspal mulus di pedesaan sampai jalanan kota yang padat merayap, lalu naik Piyungan ke Patuk Gunungkidul yang menanjak penuh tikungan, atau naik melalui Petir sampai akhirnya di kantor saya.

Motor ini memang desainnya saya suka banget, beda dengan pendahulunya yang saya tidak begitu ngeklik pada desain bagian depan. Motor ini kelihatan banget aura sportnya, full fairing dan setang nunduk, jok boncenger terpisah. Warna merahnya juga mencolok dan dominan.

Untuk alasan keamanan dan keawetan mesin, motor ini disetting ada limiter pada tiap giginya, yang saya rasakan di gigi satu, saat 40kpj maka limiter aktif dan motor tidak bisa naik lagi kecepatannya, lalu di gigi 2 mentok di 70 kpj, dan gigi 3 mentok di 90 kpj, pada gigi 4 sayangnya saya belum bisa mengetes limiternya sampai dimana, ini karena sudah lebih dari 100 kpj tapi jalanan yang ramai menakutkan saya untuk menambah kecepatan. Intinya limiter ini bukan suatu kendala, tapi memang demi kebaikan motor dan pengendaranya. Jika sudah hapal deruman mesin motor ini, maka sebelum mencapai limiter, kita bisa ganti gigi atasnya. 

Pada jalan yang lurus dan panjang, bisa langsung narik dari gigi satu sampai 4, terasa sensasi raungan balapan motoGP. Suara mesin lebih dominan terdengar dari pada suara knalpot standartnya.

Yang paling saya suka adalah, motor ini memberikan saya keyakinan untuk menyalip, begitu ada peluang dan celah yang aman, saya bisa yakin dan mudah menyalip, ini karena power selalu mengisi, dan memang saya main rpm mendekati limiter.

Satu kata bahwa ALL NEW CBR150R 2016 ini adalah motor yang pas untuk harian jarak 40 km lebih sekali tempuh, di perkotaan yang padat bisa mudah menyalip karena bodynya yang ramping didukung dengan tenaga mesin yang mumpuni. Motor ini bisa memaksimalkan tenaga yang ada sehingga tidak kekurangan, dan juga tidak mubazir kelebihan tenaga. 

Untuk konsumsi BBM saya coba pakai pertamax, seliter hampir menempuh 40 km, itu saya bawa motornya selalu rpm tinggi dan gas nya mengintimidasi, alias sering bleyer bleyer, kalau lebih kalem saya kira akan bisa lebih irit lagi.

Kebetulan teman teman saya juga pingin menjajal, dan respon mereka motor ini enteng dan bertenaga, disamping itu pula bisa bikin nambah kegantengam dan membuat 20 tahun lebih muda. Terkesan gombal ya, tapi coba pantengin foto sahabat saya ini yang pakai kaca mata, tebak berapa usianya? 17 tahun? 20 tahun? 25 tahun?

Di nol kan dulu

Langsung dipakai naik gunung

Isi bensin

Dikembalikan tanggal 2 Juli 2016

Tool carrier xiaomi yi untuk riding

image

Untuk memotret atau video selama riding pakai motor, maka saya membeli alat pembawa action camera saya xiami yi, alatnya seperti diatas, sehingga kamera bisa ditaruh di dada atau bisa pula dipakai terbalik sehingga kamera ada di punggung.

Xiaomi yi saya setting mengambil foto secara otomatis setiap 60 detik. Sehingga selama perjalanan saya tidak mikir foto foto manual, kalau mau lebih sering juga bisa di set kurang dari 60 detik.

Sayangnya camera xiaomi yi ini batrenya hanya bertahan sekitar 30 menitan.

Harga alat pembawa kamera ini adalah Rp. 100.000

Banyak juga blogger yang pakai alat ini pas kemarin short touring dari Bandung ke Karawan, antara lain : tmc, iwb, kobay, mbah wir, ari, dll

image

image

image

image

image

image

Lebih dekat mengenal detil CB650F

Big Bike Honda CB650F ini memang terlihat sederhanya untuk ukuran motor besar, seakan “bajunya” dibuat fit ke tubuhnya, yaitu rangka dan mesin secara tidak berlebihan. Tetapi jangan salah soal tenaganya yang dibetot langsung ngacir.

Orang awam belum tentu paham kalau ini adalah motor besar, apalagi bisa saya yang bawa karena badan saya yang tinggi besar, sehingga proporsional dengan bentuk CB650F ini. Terkadang saya iseng sebelum berhenti saat lampu merah di Bangjo, maka saya raungkan sekali mesinnya, setelah itu saya diam cool, menunggu reaksi orang orang disekitar motor saya yang mencari sumber bunyi raungan moge.

Ada dua ciri khas yang memudahkan mengidentifikasi bahwa ini adalah moge, yaitu dilihat lenagan ayun belakang yang bentuknya spesial, besar dan kokoh, juga bisa dilihat pada 4 buah knalpotnya yang memang sangat mencolok bahkan ini satu satunya yang sengaja dipamerkan pada CB650F ini, karena tidak ditutup fairing. Baru kemudian bisa melihat dua cakram besar di roda depan dengan sistem pengereman yang sudah ABS, dan juga cakram lebih kecil di roda belaakang, kalau melihat hal ini baru terlihat dan menyadari bahwa ini adalah moge.

CB650F ini panel panel di setang kiri kanan juga sederhana, tidak ada yang aneh, dan seperti motor pada umumnya, mungkin ada satu tombol lampu DIM yang cukup menekan tombol indikator lampu dekat, jadi ini adalah tombol DIM sekaligus tombol pilihan lampu dekat, untuk pilihan lampu jauh tinggal menekan yang sisi atas. Ada tombol klakson pada posisi yang umum. Lalu ada tambahan tombol hazard diatas tombol klakson agak kanan. Tombol skalar sein ada paling bawah. Handle kopling juga relatif sederhana, yang saya suka dari kopling CB650F ini sangat ringan, tidak ada kamus tangan saya capek karena ngopling.

Untuk bagian setang kiri, hanya ada tombol engine cut off dan starter saja, karena CB650F ini sudah AHO, jadi tidak ada saklar lampu, motor menyala, maka lampu juga menyala.

Wis monggo selanjutnya silahkan lihat foto foto dibawah ini.
IMG_20160419_060121

 

IMG_20160419_060139

 

IMG_20160419_060208

 

IMG_20160419_060233

 

IMG_20160419_060315

 

Jpeg

 

Jpeg

Ukuran ban belakang

 

 

Jpeg

Petunjuk setelan rantai

 

Jpeg

 

Jpeg

Shock belakang

 

Jpeg

Sistem pemindahan giginya

 

Jpeg

Cakram belakang

 

Jpeg

Knalpot asli suaranya lembut, ini saya suka

 

Jpeg

 

Jpeg

Setang kiri

 

Jpeg

 

Jpeg

Stiker petunjuk di tangki

 

Jpeg

 

Jpeg

 

Jpeg

 

%d bloggers like this: