Sugeng tindak bapakku

image

Pawartos Lelayu Bapak

Ternyata ini Ramadan terakhir bapak.

Innalillahi wa innaillaihi rojiuun. Bapak Tugiran meninggal jam 6:45 WIB, Ahad 19 Juni 2016 di RS SARJITO.

Insya Allah dimakamkan hari ini jam 16:00 WIB

Mohon dimaafkan semua kesalahan beliau.

Semoga khusnul khotimah.

Amin.

Sebelumnya saya ingin mengenang masa masa saya bersama bapak. Yang saya ingat saat kecil, bapak selalu mengajak saya jamaah maghrib dan isyak di masjid Al Muttaqin, masjid di dusun kami. Meskipun saat itu saya nakal sekali selalu minta mampir jajan diwarung utara masjid, tetapi bapak selalu saja mengajak saya ke masjid. Saya selalu digendong di belakang di punggung bapak. Saat besar ini saya sadari ternyata bapak memberikan saya filter iman dan islam dengan cara selalu mengajak saya ke masjid. Pada perkembangannya saya memang menjadi anak masjid dengan dan mendapat teman teman seusia di masjid seperti Andang, Aris, Bendot, Biyanto, Danang, Purwoko, Siut, Pardi dll. Terimasih bapakku, pendidikanmu ini membuat anakmu punya filter iman dan islam diera akhir jaman yang serba terbolak balik ini. Air terlihat seperti api, api terlihat seperti air, hanya dengan mata iman nur cahaya ilahi bisa membedakannya.

Satu lagi pelajaran berharga dari bapak, yaitu bapak mengajarkan saya untuk menyambung silaturahmi, dengan sepeda ontanya saya kadang bonceng di planthangan kadang di boncengan, sering banget pantat dan kaki saya memjadi gringgingen. Bapak selalu mengajak saya silaturahmi saat lebaran ke rumah family, terutama di Tebon, dan di Dongkelan jalan godean barat Berjo. Ternyata tanpa saya sadari saya memang menyukai silaturahmi, terimakasih bapakku.

Saat saya kelas 3 SMP bapak beli motor astrea star, ini tahun 1988, entah itu bapak beli untuk bapak sendiri, atau belikan saya, tapi pada akhirnya sayalah yang pakai, bapak lalu tetap dengan sepeda ontanya untuk ke SD KEDUNGPULE dekat Museum Soeharto. Untuk yang satu ini saya merasa bersalah pada bapak karena seperti menange dewe merebut motornya bapak. Motor ini saya pakai sampai kuliah tahun 1997 nan saya jual untuk beli komputer karena saya rasa lebih baik saya punya komputer dan punya ilmu tentang komputer, besok motor bisa beli lagi, alhamdulillah saya sudah buktikan ke bapak, bisa punya motor kharisma, beat, pulsar dan PCX.

Doa saya dulu sebelun dapat pekerjaan adalah mendapat pekerjaan yang baik bagi saya, orang tua saya dan masa depan saya dunia akherat, alhamdulillah akhirnya setelah setahun dari lulus S1, saya mendapatkan pekerjaan di Jogja. Tidak perlu keluar jogja, ini artinya saya bisa tetap dekat dan menjaga bapak dan ibu saya.

Bahkan saat saya membeli vantrend, itu semata mata tujuan utama demi bisa untuk jaga jaga bapak ibu kalau minta diantar kondangan, kalau kalau sakit mendadak, dll dan hal tersebut memang terbukti. Jadi punya mobil memang sebatas kebutuhan.

Bapak saya, TUGIRAN, telah berpulang kehadirat Allah SWT pada bulan romadhon 1437 H ini, bapak mulai merasa kurang sehat sekitar 40 hari yang lalu, saat itu beliau ikut acara budaya tahlilan di tempat saudara, bapak sudah tidak mau makan.

Lalu berangsur kesehatan bapak menjadi semakin turun, bapak jadi selalu pingin tidur di teras rumah bapak, rumah yang saya tempati saat ini, sedang bapak dan ibu menunggu rumah adik saya yang kosong. Sampai akhirnya saya dan istri, belikan bapak tempat tiduran dari bambu yang bisa diatur naik turun pada bagian kepala, agar bapak merasa nyaman tiduran di teras rumah, bapak bilang pingin melihat pepohonan yang segar disekitar rumah. Bapak lumayan masih senang bercerita cerita, dan saya sengaja rekam video pas bapak cerita, karena feeling saya saat itu kok kayaknya harus merekan bapak untuk kenangan.

Bapak juga sempat bilang ke saya bahwa rumah bapak yang saya tempati ini kalau ada yang rusak rusak, saya disuruh memperbaiki, padahal selama ini bapak yang memperbaiki rumah jika ada yang rusak. Rumah ini dibuat pada 1Juni 1980, jadi sudah 36 tahun.

Pada perkembangannya kesehatan bapak makin menurun lagi, hingga bapak bilang tidak kuat berjalan sampai teras rumah depan. Lalu bapak digelarkan springbed di kamar tamu rumah adik yang ditinggali bapak.

Ternyata para tetangga sudah pada tahu kondisi bapak, dan beramai ramai rombongam pada jenguk bapak, bapak sempat pesan ini itu tentang pengajian yang selama ini bapak rintis dan asuh. Disini saya sudah merasa ada pertanda dari bapak.

Pakdhe Parno pas jenguk bapak juga diberi pesan oleh bapak, bahwa pralon pengairan di sawah harus dipasang begini begini. Satu pertanda lagi.

Paklik saya juga diberi amanat buku catatan bapak tentang pembuatan masjid Al Muttaqin yang bangunan pertama. Bapak juga minta maaf kepada paklik. Pertanda lagi.

Akhirnya pada tanggal 14 Juni 2016, bapak opname di RS SARJITO di Melati 5B, kami bergantian tiga shift nunggu bapak, ada adik adik bapak, keponakan, mantu, dan tentu kami anak anaknya, saya kebagian nunggu pada tanggal 18 Juni 2016, sabtu jam 19.

Tanggal 18 Juni 2016, pagi jam 7:30 saya bawa ibu jenguk bapak, saat itu bapak terlihat sudah makin menurun, tapi tadi pagi sudah makan jenang hampir habis, kakak saya anaknya mbokdhe yang ndulang bapak, saat kami datang, bapak terlihat tidur, tapi ternyata bapak terbangun mendengar kedatangan kami, lalu ibu masih sempat menyuapi sisa jenang yang tadi belum habis, saya sendiri sempat memberikan secendok madu kepada bapak. Jam 8 lebih sedikit saya, ibu dan mas saya pulang. Bapak ditunggu paklik saya yang rumahnya persis timur rumah bapak.

Jam 15:50 ada WA dari adik saya perempuan yang kebetukan dokter umum dan ternyata tidak pulang dari tadi pagi ikut menjaga bapak, agar saya segera ke Sarjito, lalu saya pun segera meluncur bersama istri ke RS Sarjito. Kondisi hujan deras di rumah, saya pakai matrol tapi hujan reda, dan mulai hujan lagi di perempatan ringroad Demakijo, ternyata hujan bertahan sampai pagi, dan ternyata ada bencana longsong di Purworejo yang banyak menimbulkan korban jiwa.

Jam 17:15 kami sampai di RS, tapi kami tidak boleh masuk kamar karena sedang ada tindakan. Akhirnya saya dan istri ke masjid As Shifa RS Sarjito untuk buka minta nasi kotak di masjid.

Jam 20:15 saya dipanggil masuk adik saya, saya langsung diberitahu kondisi bapak menurun dan saya diminta minta maaf, lalu saya ajak bapak bicara dan minta maaf kesalahan saya, istri dan anak anal saya, bapak juga malah gantian minta maaf pada saya, jadi nangis saya, tapi plong.

Ternyata adik saya yang di Tegal, sebelumnya sudah telp minta maaf melalui telpon.

Habis saya, lalu istri saya gantian masuk untuk minta maaf ke bapak, saat itu bapak hanya jawab tanda ya. Lalu bapak makin menuru, tidak lagi mau bicara.

Sampai menjelang jam 03:30 saya dan adik saya gantian menjaga bapak, banyak sekali obat obatan yang diinfuskan ke bapak, semua usaha maksimal sudah dilakukan. Saya tidak lupa selalu mengajak bapak istigfar, dan syahadat meskipun bapak tampaknya sudah dalam kondisi koma.

Sehabis sahur yang saya beli di food court sisi depan Sarjito, saya dan istri ke masjid untuk sholat shubuh, lalu balik lagi ke depan kamar bapak.

Jam 05:23 adik saya memanggil untuk masuk, kondisi bapak sudah sangat menurun, lalu bapak diberikan pemicu jantung dengan cara ditekan tekan pakai tangan dan dihembuskan angin dengan alat seperti balon dipejet manual. Lalu saya keluar dan hanya adik saya yang menunggu.

Akhirnya jam 7:07 adik saya memanggil saya, ternyata bapak telah berpulang jam 6:45 WIB tadi.

Innalillahi wa innaillaihi rojiuun.

Beruntung sebelum meninggal tadi, ibu masih bisa ketemu bapak terakhir kalinya, tadi ibu pagi-pagi dibawa suaminya adik saya dari rumah.

Akhirnya Ibu dan Istri saya, kami minta pulang dulu, lalu saya dan adik ipar menunggu jenazah bapak sampai jam 9 untuk disucikan di rumah sakit. Adik saya mengurus administrasi.

Saya dan suami adik saya ikut memandikan jenazah bapak di RS Sarjito, mengawasi pemakaian kain kafan, lalu adik perempuan saya yang bareng mobil ambulan menuju rumah. Saya dan suami adik saya pulang pakai motor masing masing.

Sekitar jam 11 siang saya sampai rumah, semua sudah dibantu sanak saudara dan tetangga, bahkan kuburan untuk bapak sudah selesai jam 11, dan eloknya lagi meski semalam hujan deras, tapi kuburan bapak kering tidak ada airnya, semoga semua kemudahan kemudahan ini pertanda khusnul khotimahnya bapak. Pembuatan makan bisa cepat karena mendapat tanah biasa, bukan tanah padas yang keras, tapi pemakaman bapak tetap sesuai rencana yaitu jam 16 WIB.

Suasanya mendung dan adem  tapi tidak hujan, bahkan tidak gerimis, ini dari saya tiba dirumah sampai selesai pemakaman jenazah bapak, semoga ini salah satu pertanda bapak khusnuh khotimah. Padahal kalau mengingat hujan semalam, rasanya kemungkinan pas pemakaman bapak bakal turun hujan, sangat bisa terjadi.

Jam 15:30 upacara pemberangkatan jenazah bapak dimulai, dan jam 16 selesailah pemakaman bapak saya.

Terimaksih kepada semua sanak saudara dan tetangga yang telah membatu kami yang tidak dapat kami sebut satu persatu, terimakasih kepada para takziyah yang telah melayat bapak mendoakan, menyolatkan dan beberapa sampai ikut ke keburan untuk memakamkan bapak.

Kami tahu bapak sudah merasa mongkok, senang, bangga pada pencapaiannya mendidik dan ngemong kami, kemarin saat sakit beliau punya keingingan untuk syukuran dengan nanggap karawitan kelompok beliau, sewa tenda dan kursi, ngundang tetangga, dan itu harus, kata bapak, semua biaya akan ditanggung bapak. Entah itu isyarat atau apa, ternyata memang bapak wafat dan akhirnya menyewa tenda kursi, tapi memang insya Allah keinginan bapak itu harus kami laksanakan kelak secepatnya.

Pengalaman paling berkesan dengan bapak adalah saya tahun lalu di bulan mei 2016 mengantar dan mendampingi bapak umroh, alhamdulillah bapak sehat tanpa sakit selama umroh dan sehabis umroh. Saya malah sakit seminggu setelah pulang umroh. Ibuk saya telah umroh tahun 2014 didampingi adik perempuan saya.

Bapak saya ini orangnya hampir tidak pernah marah, semarahnya bapak paling bilang SEMPRUL, begitu pada saya. Soal makan, bapak selalu makan dirumah, masakan sayur pakai santan, itu wajib bagi bapak. Kalau jajan diluar itu karena saya ajak saja. Sayangnya dulu bapak perokok tingwe, alias linting dewe, berhenti pada 26 Februari 2015, menjelang mau umroh sampai bapak wafat tidak lagi merokok.

Bapak itu orangnya slow, tanpa pikiran macem macem, semeleh, sehingga raut wajah beliau itu selalu tenang dan awet seperti itu.

Selamat jalan bapak, semoga Allah mengampuni dosa dosa bapak, semoga dijembarke kubure, diperlihatkan syurga yang bakal engkau singgahi nantinya bapakku. Amin.

image

Bapak pulang kenduri

image

image

Masjid Nabawi

image

Saya, bapak dan Om

image

image

image

Bapak dan adiknya caket

image

Saya, bapak dan mas Sukro di pelataran

image

Adik dan ibuk

image

image

Jabal Rahmat

image

Latihan

Ramadhan bulan berkah, berikan reward mendidik untuk anak yang puasa

Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa, dimana hati menjadi lebih mudah melakukan kebaikan, karena pada dasarnya puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus dari subuh sampai maghrib, akan tetapi lebih dari itu, puasa adalah pembersihan rohani. Sehingga rohani yang makin bersih ini akan menarik kuat bagaikan magnet untuk selalu berbuat bersih pula. Puasa juga menyehatkan secara fisik, ibarat turun mesin bagi sistem pencernakan, dan reset bagi indera lidah, Insya Allah puasa akan menyehatkan fisik pelakunya. Jadi lengkap sudah bahwa puasa akan menyehatkan fisik dan rohani.

Puasa merupakan kewajiban bagi umat Islam yang beriman, sehingga perlu sekali dilatih semenjak kanak-kanak. Jangan takut anak menjadi terganggu pertumbuhannya karena berpuasa. Untuk anak-anak usia SD bahkan TK bisa dilatih dengan puasa setengah hari, atau dalam lingkungan budaya Jawa disebut Puasa mBedug, karena saat Bedug berbunyi tengah hari tanda waktu Sholat Luhur tiba, maka anak-anak yang berlatih berpuasa boleh makan minum sekedarnya, lalu dilanjutkan puasa lagi sampai maghrib. Bukan hal ringan untuk pertama kali berpuasa bagi anak-anak meskipun itu hanya puasa mBedug. Penulis sendiri mengalami dahulu agar kuat kadang hari pertama dihabiskan untuk tiduran, lalu kadang saya dengan teman-teman dahulu mandi di Sungai yang  saat itu sungai masih jernih dan belum tercemar, sehingga badan jadi segar dan kuat berpuasa.

Jaman sekarang sudah beda jaman, tentu saja beda metode untuk membuat anak semangat berlatih puasa ramadhan. Salah satu cara yang saya gunakan dahulu untuk anak-anak saya adalah dengan memberinya point tertentu jika kuat puasa mBedug, dan dilipatkan dua jika ternyata kuat puasa sehari penuh. Disepakati point tersebut nanti bisa ditukarkan nominalo uang misal 1 point adalah Rp. 10.000,- sehingga jika misal anak kuat puasa mBedug selama 30 hari, maka akan mendapat 30 point, yang artinya mendapat Rp. 300.000,- kalau kuat puasa sehari penuh berarti mendapat Rp. 600.000,- Lalu nanti menjelang akhir ramadhan kita belikan barang yang sesuai keinginan anak kita.

Contoh toko online

Contoh toko online

Jaman semakin berkembang, saat ini belanja akan lebih hemat waktu dan biaya dengan cara belanja online. Untuk lebih memacu semangat anak, bisa juga salah satunya sebelum memasuki bulan puasa ramadhan, kita buka salah satu tempat berjualan online, lalu persilahkan anak memilih barang yang diinginkan, dan nanti dijanjikan setelah lebaran akan dibelikan dengan catatan puasanya bisa full.

Saya yakin dengan cara-cara seperti ini akan bisa lebih memacu anak untuk berpuasa. Namanya juga latihan, maka tidak ada salahnya hal ini dicoba. Ini juga menjadi semacam pendidikan bagi anak bahwa kebaikan akan mendapatkan reward kebaikan pula. Walaupun saya yakin tanpa anak harus berpuasa, kitapun akan membelikan barang tersebut, misalnya HP android. Jadi kenapa tidak dipakaikan cara ini, dari pada membelikan HP android kepada anak begitu saja, maka dengan cara syarat anak puasa full, lalu mendapat hadiah, maka bahkan HP Android tersebut akan terasa menjadi lebih berharga bagi anak, karena diperoleh dengan perjuangan, yaitu berpuasa ramadhan full sebulan, bukan dengan rengekan dan tangisan.

Bagi anda para orang tua yang saat ini anaknya masih susah berlatih puasa ramadhan, belum terlambat untuk mencobakan cara ini. Semoga bermanfaat.

Belajar membatik itu butuh kesabaran

image

Kompor batik astoetik

Ceritanya selama 5 hari dari Kamis sampai Senin, istri saya ikut kursus membatik yang disenggarakan di SMKI.

Akhirnya beli peralatan batik juga dan kita coba di rumah, ternyata membatik kalau dilihat sepertinya gampang, tapi kalau kita coba sendiri, ternyata susah juga, banyak cairan MALAM CAIR menetes di kain sehingga serusak gambar yang sudah dipola. Teknik memegang canting dan posisi kain menjadi pelajaran yang perlu diasah terus menerus sampai menjadi naluri.

Kedepan sepertinya istri saya ini mau serius menekuni batik, lumayan bisa mengajari murid muridnya kelak, juga mungkin bisa menjadi lahan bisnis. Lagi pula istri saya ini bisa menjahit baju, sehingga besok berencana membuat baju batik dengan dibatik sendiri dan dijahit sendiri. Mantab juga kalau besok ada pesenan dari teman teman yang minat dan pingin dibuatkan baju batik yang eklusif karena hanya dibuat satu buah saja.

Teknik membatik dan pewarnaan ternyata ada banyak juga. Jadi memang sudah tepat jika ikut kursus membatik.

Batik tulis tentu mahal harganya, karena memang sulit membuatnya.

image

Anak lanang belajar membatik

image

Suasana saat kursus

image

Ternyata susah juga

image

image

image

image

Hasil karya pertama

Kopdar KOBOYS ala angkringan lagi

image

image

Kesampaian juga sore ini kopdar koboys ala jaman lima tahun yang lalu di angkringan. Bedanya kalau dulu di angkringan Palbapang, saat ini di angkringan KANG HARJO yang letaknya di Patukan, barat pasar buah Gamping.

image

image

image

Saya hadir pertama kali jam 18:50 WIB langsung dari kantor, lalu disusul yang lainnya satu persatu datang.

Hadiyanta
Mercon
Hyoga
Cahyo
Sutopo
Affan
Adhani
Gatra
Yudha
Salim
Puguh
Aziz+ dua mekanik

Semuanya adalah blogger dan bisa cek di www.koboys.wordpress.com

Total 14 yang hadir.

Sayangnya menu makanan ringan di angkringan ini kurang begitu lengkap, atau mungkin sudah habis, tapi menu makan besar lumayan lengkap, disini bisa ambil sendiri nasi sayur plus lauk.

Kalau minuman lumayan lengkap, saya paling suka teh gula batunya yang nasgitel. Ada juga wedang uwuh, wedang jahe, wedang tape, dll.

Ini tadi semua 14 orang habis Rp. 152.000,- dan parkiran 13 motor Rp. 20.000,- Alhamdulillah sudah bisa kumpul ngobrol dan makan minum dengan uang sebanyak itu.

Bulan mei 2016 Insya Allah kumpul lagi, turing ke Gedangsari, Gunungkidul.

image

image

image

KARSTV

image

Mercon

image

Cahyo dan lilypud

image

Om Aziz warungDOHC.com dan mekaniknya

image

Adhani dan Gatra

image

image

Hyoga, sutopo sasuke, lilypud

image

Berburu duren di Puncak Gajah, Kokap, Kulonprogo dengan koboys

image
Yess pagi ini jam 6:15 saya start dari rumah menuju Wates, jam 07:00 sampe juga di rumah Mas Tongsam di Wates. Sekitar 5 menit kemudian datang rombongam scrambler mas Gora, mas Irawan, dan mas Rendi, semuanya dari Bantul.

Lalu datang juga mas Faizz yang tadinya ragu ragu tidak mau ikut, akhirnya galau menyusul. Yang tidak jadi ikut adalah mas Guru Andy Suranto dan Demang Sugak.

Setelah sarapan cilok dan kopi, kami berenam berangkat menuju puncak Gajah melalui jalur kalibiru naik terus sampai akhirnya di pertigaan di bawah Puncak Gajah.

Alhamdulillah kami bisa foto foto sekitar 200 meterean sebelum puncak Gajah, ada tempat yang dirata untuk kedepan rencana dipakai parkiran wisata puncak Gajah.

Setelah poto poto kami lanjut ke parkiran puncak gajah yang sudah ada, lha kok ndilalah ada yang jual duren.

Jadilah kami pesta duren di puncak Gajah. Membelah 4 duren, yang 3 pahit, yang satu manis. Nyusss. Pokokke kenyang makan duren, sampai mabok.

Selanjutnya kami turun karena nanti mau jumatan di masjid dekat rumah mas Tongsam.

Lhooo kok disepanjang jalan menurun menuju waduk Sermo banyak pengepul duren dan manggis. Rupanya memang sudah mulai musim duren, padahal 3 bulan yang lalu kami lewat jalan ini, sepi tidak ada duren sebuahpun.

Harga duren lumayan murah, kisaran 25.000 sampai 30.000

Untuk manggis harganya cuma 7.000 per kg, tadi saya beli 5 kg sampai berat taa punggung saya.

Pokoknya puas banget angon scrambler dengan sedulur koboys hari ini. Turing itu ridak harus jauh dan pakai motor mahal.

Rencana bulan depan kita mau mruput mandi di KEDUNG PEDUT, dan semoga musim duren belum berakhir.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Saya mengalami gerhana matahari tahun 1983 dan 2016. Alhamdulillah.

Tahun 1983 saat saya SD kelas 5 kalau tidak salah, saya mengalami peristiwa gerhana matahari, tapi karena saat itu sepertinya digembar gemborkan sangat berbahaya kalau melihatnya, maka lami sekeluarga hanya berdiam si rumah, bahkan saya sampai sembunyi di bawah tempat tidur. Seakan akan kalau sampai ada cahaya matahari masuk rumah dan mengenai mata kita, maka akan langsung buta.

image

Saat itu seingat saya juga tidak diadakan sholat gerhana di masjid, setidaknya prang tua saya tidak mengajak saya.

Alhamdulillah hari ini kembali bisa melihat hukum Allah atas matahari, bumi dan bulan untuk terjadi gerhana.

image

Dalam agama islam yang saya imani dan anut, memang sudah diatur bagaimana mensikapi dan beribadah sholat sunat gerhana.

Kemarin pagi sudah ada undangan sholat gerhana jamaah di masjid, dan pagi ini saya ajak anak istri untuk pergi ke masjid.

image

image

Undangan jam 6:15 WIB, tapi sholat gerhana dimulai pada jam 6:40 WIB dan selesai jam 6:50 WIB, dilanjutkan khutbah sekitar 15 menit.

image

image

Pembagian air dan arem arem

image

Saya foto pakai kamera HP dengan filter plastik rongen

Selesai sholat gerhana, ternyata panitia memberikan minum dan arem-arem. Kebetulan ada salah satu jamaah yang membawa klise ronsen sinar X, dan bisa untuk melihat matahari yang sedang tertutup bulan, mataharinya menjadi berbentuk sabit. Karena jogja hanya gerhana sebagian, sekitar 80% saja yang tertutup bulan.

Pulang kerumah ternyata di tvOne masih belum kelar siaran langsung dari beberapa tempat yang terjadi gerhana matahari total.

Gerhana matahari tahun 2016 ini bedanya, orang orang disadarkan bahwa aman kok melihat gerhana dengan syarat pakai alat khusus.

Pastinya ramai di FB, TWITTER dan grup WA dalam mensikapi gerhana di tahun 2016 ini.

image

image

Allah menciptakan matahari dan bulan dan memberikan aturan pada keduanya. Sungguh kita memang bisa melihatnya dengan MATA FISIK, juga MATA BATIN yaitu iman, dan MATA ILMU PENGETAHUAN, karena hukum Allah atau Sunatullah atau orang menyebutnya ILMU ALAM, atau ilmu falaq, sungguh pergerakan matahari, bulan, bumi dapat dihitung dengan ilmu pengetahuan. Jadi kalau saya pribadi tidak menutup pintu MATA ILMU PENGETAHUAN ini, karena ini juga karunia dan bukti kebesaran Allah.

image

Alhamdulillah bisa selfie dengam gerhana matahari, didepan tv

Alhamdulillah akhirnya ada tempat helm di SMP anakku

image

Dulu saya pernah menulis bahwa di SMP anak saya ini tidak ada tempat helm khusus, helm hanya ditaruh di lantai yang sekarang ada rak helm tersebut.

Saat saya tanya anak perempuan saya, ternyata dia pernah menulis semacam surat masukan agar disediakan rak helm, dan alhamdulillah sekarang sudah terlaksana.

Bisa dibayangkan helm yang dipakai di kepala, terkesan tidak dihargai saat hanya digeletakkan di lantai.

Saat ini dengan adanya rack helm maka helm bisa ditaruh dengan rapi dan lebih terhormat.

Sekolah SMP memang tidak membolehkan anak muridnya memakai motor dan di parkir di lingkungan dalam sekolah, maka untuk anak murid yang diatar oleh orang tuanya memakai motor dan memakai helm, sekarang sudah bisa menaruh helm dengan baik. Kalau mau lebih aman bisa saja helm digembok pakai gembok sepeda, ke besi rak.

Tetapi ada juga anak anak yang sudah diberikan motor untuk ke SMP, dan motor dititipkan di luar sekolah. Untuk hal ini pihak sekolah tidak bisa menindak, kesadaran orang tua yang diperlukan, karena amat riskan memberikan motor pada anak usia SMP yang masih labil dan tentu belum punya SIM. Tapi itu pilihan orang tua masing masing berikut resikonya mesti sudah mereka sadari.

Jadi SMP lainnya yang belum ada rack helm, mungkin bisa menirunya sesegera mungkin. Ini juga semacam komitmen dan pengumuman dari pihak SMP bahwa murid kudu tertib kalau diantar pakai motor, harus pakai helm, dan murid sebenarnyalah tidak boleh pakai motor sendiri sebelum masanya tiba yaitu saat sudah 17 tahun dan sudah punya SIM C.

Saya pernah usul ke ASTRA JOMBOR, mungkin ada semacam CSR membagikan rack helm seperti di SMP anak saya ini, seraya diberi tulisan dan gambar gambar tentang safety riding dll.

image

image

Berburu duren di kota Wates Kulonprogo

image

image

Sore ini jam 17:00 kita, yaitu saya, mas gora emon 5osial.com , dan mas tongsam berkumpul di rumah mas Tongsam yang tinggal di Wates Kulonprogo.

Tadi ada om aziz warungDOHC.com , tapi beliau hadir sebentar lalu punya acara keluarga muter muted jogja.

Agenda hari ini sebenarnya mas Irawan blackcat200.com mau ganti ban Garong pulsar 200 dengan ban CBR250, tapi urung karena ada acara keluarga.

Saya sendiri agendanya mau ambil karbu PE28 ke warungDOHC, untuk dipasang di black coyote yang sekarang berubah jadi scrambler.

Black Coyote saya masih dalam proses pengerjaan oleh mas gora, tapi sudah bisa diajak jalan jalan, sekalian test ini itu agar lebih fix dan oke hasilnya.

Jadilah kami jam 17:30 meluncur ke PASAR KLOPO belakang terminal Wates, tapi ternyata jauh dari harapan kami, durennya kurang bagus dan kurang pahit.

Duren pahit?

Yup betul, kami semua pecinta duren pahit, itulah standard rasa tertinggi bagi kami. Pait tapi lembut di lidah.

Setelah bukak satu duren, akhirnya kami pindah posisi ke bangjo pasar wates, jalan satu arah kebarat, penjualnya yang pertama setelah bangjo. Kami mendapat duren pahit disini dan harganya juga bersahabat yaitu Rp. 35.000 per buah. Kami hanya kuat makan satu buah untuk berempat. Memang makan duren itu enaknya ramai ramai sama banyak teman.

Jadi monggo pecinta duren bisa berburu duren di kota Wates, duren disini dari pegunungan diatas kota wates, sekitar diatas waduk Sermo. Ada juga duren dari wilayah Purworejo.

Tips untuk cari duren di Pasar Klopo, adalah pagi hari, karena bakul duren lebih banyak di pagi hari.

Tip memilih duren pahit sbb
Pilih yang kulitnya hijau,
Durinya lancip lancip sehat
Lalu periksa seluruh kulit, pastikan mulus.
Lalu kita bau bagian ujung bawah, kalau baunya menyengat seperti alkohol, tanda durennya pahit.

Selamat mencoba.

image

image

image

image

image

image

image

image

Masih pada mainan motor plastik ya?

image

Tampang Black Coyote sebelum dimutilasi

 

image

Tampang Black Coyote aslinya

 

image

Belanja sore ini di Kidul PrapatanManding, Wetan dalan. Tangki Triump dan Knalpot Hitam. Stoplamp milik Begawan Gora

 

Hari sabtu 19 Desember 2015, bismillah saya mulai proyek membuat scrambler dari pulsar UG4 saya.

Usai sholat asyar saya pamit kepada Istri untuk membuat motor Scrambler, tapi istri cemberut tanda tidak setuju, biasalah beda persepsi, lha ini pulsar kalau dijual paling-paling laku 5-6 jutaan saja, maka opsi dibuat scrambler adalah opsi yang paling masuk akal dari pada sakit hati dijual cuma laku seharga besi tua kilonan. Lagi pula kalau saya buat scrambler, nantinya biar bisa dipakai anak lanang saya untuk sekolah SMA sekitar dua tahun lagi, jadi saya tidak perlu belikan motor baru, biarlah anak lanang punya jiwa berbeda dari kebanyak anak sekolah yang maniak motor plastik. Kenapa sekarang tidak bisa dipakai anak lanang? yang pertama karena usianya masih SMP belum punya SIM dan saya larang pakai motor walau dia meminta. Yang kedua karena pulsar asli itu tinggi banget posisi JOK nya, sehingga anak SMP tidak bakal sampai kakinya ke tanah untuk menapak. Maka nanti setelah dibuat Scrambler akan jadi lebih rendah posisi JOK nya.

Saya tetap melenggang meninggalkan rumah menuju ke Bantul, untuk menyerahkan pengerjaan motor ini kepada sedulur koboys, yaitu begawan gora emon untuk membuatnya sampai jadi. Sore jam 17:00 kami beli tangki model mini triump dan silencer knalpot yang lumayan blar-blar. Beli di Toko Putra Onderdil Jogja yang letaknya ada di selatan bangjo Manding, ada di timur jalan.

Begitu motor sampai di rumah begawan, langsung dieksekusi, semua komponen sekunder yang biasanya terbuat dari plastik langsung dicopot. Alhasil tinggal mesin, rangka, ban dan kelistrikan.

Tantangan agak berat dalam membuat motor scrambler dari pulsar adalah adanya BCU, karena saya tidak ingin mengganti kelistrikan pulsar, maka BCU dipikirkan untuk disembunyikan dibawah tangki bensin atau entah dimana nanti.

Wis ora jamane tuku montor plastik.

Hahahaha

Urip kudu bahagia.

image

Mulai dimutilasi plastik plastiknya

 

image

Hasil mutilasi mulai tampak digelar di halaman, box, engine guard, Jok, Tutup samping

 

image

Senengnya yang mutilasi

 

image

Tangki asli dicopot, tangki Triump dipasang

 

image

Masih ada batok kepala asli

 

image

Foto blawur

 

image

Mikir menyembunyikan BCU

 

image

Mencoba posisi lampu

 

image

Diptreteli dalam waktu satu jam, tangki Triump sudah nemplok

Jalan jalan ringan dan makan duren dengan sedulur koboys

image

parkiran hutan pinus

image

hutan pinus di dlingo bantul

Hari Ahad, 13 Desember 2015, kami koboys melakukan turing ringan jarak pendek ke hutan pinus di wilayah Dlingo Bantul, lalu ke Warung Duren Pak Gito di Sumbertetes, Patuk, Gunungkidul.

Jam 10 kami berangkat dari rumah mas Gora di selatan RSUD Bantul menuju hutan pinus, lewat perempatan Bakulan ketimur menuju Makam Raja Raja Imogiri, lalu naik menuju arah Mangunan dan sampailah kami kemudian di hutan pinus.

Ternyata saat hari ahad, hutan pinus ini banyak dikunjungi wisatawan, dan pengelolaan kawasan wisata hutan pinus ini dilakukan oleh DINAS KEHUTANAN bekerjasama dengan penduduk setempat.

Setelah menikmati sejuknya hutan pinus dan tentu saja foto-foto dilokasi, lalu kami lanjutkan menuju warung duren pak gito yang berjarak sekitar 10 km dari hutan pinus, kearah Patuk Gunungkidul.

Warung duren pak gito ini dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, saat ini parkiran menjadi luas dan semua motor sedulur koboys dan satu mobil panther bisa masuk di halaman depan rumah pak gito. Sekarang juga disediakan tempat untuk makan duren disisi timur dan akan dibangun lagi disisi utara. Lalu dibuatkan juga wastafel yang bersih, sehingga bisa untuk cuci tangan sebelum dan setelah makan duren. Pak Gito menyediakan juga air putih dalam galon untuk para tamu.

Warung duren pak Gito ini duren asli yang didapat dari pohon pohon duren di wilayah kecamatan Patuk Gunungkidul, duren asli jatuh masak di pohon, sehingga terjamin enaknya, kalaupun saat dimakan tidak enak, bisa ditukar langsung.

Akhirnya kami habis duren total Rp. 600.000,- puas banget, karena makan duren bareng-bareng begini maka kita bisa mencicipi semua duren yang ada, paling satu duren kita cuma makan dua pongge saja.

image

hutan pinus

image

Tarif parkir hutan pinus mangunan dlingo bantul

image

blogger santai di hutan pinus

image

warung duren pak gito

image

warung duren pak gito

image

luasnya parkiran warung pak gito

image

parkiran warung duren pak gito

image

duren total Rp. 600.000

image

Pak Gito unboxing duren

image

durennya pedek

image

duren oranye yang langka

image

koboys pesta duren di warung pak gito

image

ngobrol didepan warung setelah kenyang duren

%d bloggers like this: