Alhamdulilah 40th, ditandai lagi dengan tanam pohon buah

image

Pohon jambu merah

alhamdulillah saya sudah menghabiskan jatah 40 tahun, dan mulai tahun kemarin saya membeli tanaman buah beberapa batang untuk saya tanam sebagai pengingat dan insya Allah kelak jika berbuah tentu juga bermanfaat. Tahun kemarin saya membeli dua buah pohon Srikaya jumbo, pohon lengkeng dan pohon sawo, dan sekarang tampak sudah hidup dan hijau. Fotonya ada di bawah.

Untuk tahun ini saya kembali membeli bibit pohon buah-buahan, yaitu pohon Nangka sebatang, pohon jambu dua batang, pohon anggur dua batang, dan pohon pepaya sebatang, dan pot plastik besar dua buah, total Rp. 100.000,- Belinya di timur pasar godean dekat kecamatan godean.

image

Pohon jambu belang

image

pohon nangka yang pendek dan berbuah lebat kelak, kata penjualnya

image

yang kiri pohon Srikaya saya tanam setahu yang lalu, yang di POT plastik adalah jambu merah yang dibeli tadi

image

anak lanang sedang cari tanah untuk diisikan ke polybag untuk nanam tanaman hias

image

Pohon sawo yang saya tanam setahun yang lalu

image

pohon Srikaya saya tanam setahun yang lalu

Posted from WordPress for Android Samsung Galaxy 5 by hadiyanta

About these ads

koleksi foto-foto ibukku saat haji

Berikut ini sebagian foto-foto yang berhasil diabadikan ibukku saat berhaji. Bukan hal mudah berhaji bagi ibuk karena tanpa didampingi ayah yang sudah dipanggil Allah lebih dahulu. Insya Allah saya berniat dan berusaha untuk bisa juga berhaji, lalu insya Allah bisa menghajikan ayah. Amin.

Tips Jemput Haji agar tidak menunggu terlalu lama

Memang benar bahwa kepulangan haji keluarga kita sudah diberitahukan detil jam nya dan harus dijemput dimana, seperti Ibu mertua saya yang juga pulang haji pada tanggal 12 November 2012 pada jam 15:15 diperkirakan tiba di Masjid Agung Sleman.

Berhubung sering saya dengar banyak keterlambatan jamaah haji tiba di Sleman, maka saya putuskan jam 15:30 baru berangkat dari rumah, jarak rumah ke Masjid Agung Sleman, kira kira 25 – 30 menitan. Pada jam 14 saya sudah mendapat kabar bahwa pesawat yang ditumpangi ibu mertua sudah mendarat di Solo.

Jam 16 rombongan penjemput ibu mertua yang terdiri dari 3 mobil tiba di Masjid Agung Sleman, dan karena hanya satu undangan untuk satu orang yang bisa masuk menjemput keluarganya, maka saya mewakili rombongan penjemput ibu mertua, masuk ke pagar besi yang sengaja dibuat agar bisa tertib.Ternyata di dalam saya lihat kok banyak yang melanggar, lebih dari satu orang yang jemput.  Yo wis lah ben wae mereka merusak arti haji mabrur orang tuanya dengan melanggar aturan. Po kepiye aku manut.

Jadi tipsnya adalah pastikan tahu kapan pesawat yang membawa keluarga yang akan kita jemput itu mendarat, info paling akurat tentu dari orang yang akan kita jemput dengan menelepon kita, dan pastinya saat ini sema jamaah haji sudah pada pegang HP semua. Kecuali jamaah yang sudah sangat sepuh sehingga tidak bisa pakai HP.

Lalu perhitungkan jarak tempuh dari Solo sampai Sleman, ini adalah kasus saat saya menjemput ibu mertua yang turun di SOLO dan harus dijemput di Sleman. Jarak tempuh Solo ke Sleman kurang lebih adalah 1,5 jam dengan kondisi bus diberi kawalan polisa dan jalanan normal tidak macet. Perhitungkan juga ada upacara pelepasan saat nanti tiba di Sleman yang kira-kira memakan waktu 40 menitan.

Mulai acara penyambutan resmi dari Panitia Haji Kabupaten Sleman

Rombongan penjemput kami, tiba di Sleman jam 16:00, dan saya harus menunggu 30 menit sampai jamaah haji tiba dengan 4 bus besar, itu artinya jam 16:30 jamaah haji tiba di Masjid Agung Sleman, kurang lebih limabelas menit untuk persiapan dan mengambil minuman panas yang disediakan panitia. Kira kira jam 16:40 dimulai upacara penyambutan dan pelepasan jamaah haji, yang inti acaranyanya adalah Sambutan dari Bupati Sleman yang dibacakan salah satu pembantu bupati. Akhirnya jam 17:00 acara penyambutan selesai. Lalu jam 17:15 kami berangkat pulang ke rumah. Sampai dirumah jam 18:00 langsung menuju masjid, dimana para jamaah masjid sekampung sudah berkumpul untuk spesial menyambut jamaah haji yang pulang, sungguh mengharukan dan kompak sekali anggota jamaah masjid.

Ibu setiba di depan masjid Agung Sleman, alhamdulillah sehat

Setelah sedikit acara sambutan dari bapak kepala Dusun, maka dilanjutkan acara di rumah kami, semua warga dusun datang dan ramah tamah serta menyantap makanan minuman ala kadarnya yang sudah kami sediakan.

Ketemu anak cucu pertama kali

Begitulah cerita saya saat menjemput ibu pulang dari haji, menunggu 30 menit itu rasanya ya pas, karena ada juga sehari sebelumnya jadwalnya jam 15 tapi mundur jadi jam 19. bahkan tetangga dekat saya yang jadwalnya kisaran jam 18 akhirnya tiba di sleman kisaran jam 23 lebih dan jam 01:00 dini hari baru tiba di rumah, kasihan yang jemput kan kalau begini.

Tiba di Masjid Dusun kami

20 tahun yang lalu saya nonton SEPULTURA di Surabaya

Tadi barusan lihat di tv bahwa di Jakarta sedang live concert SEPULTURA, band thrash metal asal Brazilia. Kalau saya tidak salah, SEPULTURA artinya adalah KUBURAN.

Jadi ingat tahu 1992 saya nonton sepultura konser pertama kalinya di Indonesia yaitu di Surabaya, setelah sebelumnya tentu saja di Jakarta dulu.

Saat itu saya bertiga dengan teman masa SMA yaitu Heri dan Anton, yang memang satu selera.

Tiket Sepultura dulu beli di Radio Geronimo harganya Rp. 10.000, dan ke Surabaya kita naik bis ekonomi yang saat itu harganya Rp. 7.000.

Sensasi yang paling saya ingat saat nonton konser Sepultura adalah kekuatan sound systemnya yang terdahsyat kala itu yang saya rasakan, saat double bass drum digebuk rasanya dada dan jantung saya seperti dipukul-pukul.

mantab kan rambutku

Setelah 20 tahun, maka tahun ini 2012, Sepultura kembali konser di indonesia, tetapi sepertinya formasinya sudah tidak utuh seperti dulu.

Setidaknya saya pernah gondrong :-D

Bengkel las SETIABUDI di TiwirKidul Sumbersari Moyudan

bengkel las SETIABUDI

Bengkel Las Setiabudi ini bertempat di rumahnya mas Haris Setiabudi, yaitu di Dusun Tiwir Kidul, Sumbersari, Moyudan, Sleman. Sangat gampang untuk menuju bengkel las ini, yaitu Masjid Al Muttaqien Tiwir, di timurnya dikit ada perempatan, nah tinggal belok selatan saja sekitar 200 meter nanti akan sampai pertigaan, rumah yang dipakai untuk bengkel ini ada di pojok selatan pertigaan, lurus saja karena rumahnya menghadap keselatan. Tinggal belok kiri sudah sampai ke bengkel las SETIABUDI.

Kalau dari PEREMPATAN PASAR GODEAN, lampu bangjo pasar godean keselatan kira-kira 3,5 KM sampai ketemu perempatan PASAR NULIS, ambil belok kanan (barat) lurus kira kira 1 KM sampai ketemu masjid AL MUTTAQIN TIWIR yang ada menaranya kotak. Lalu tinggal ikuti arah yang diatas tadi.

Seperti bengkel las pada umumnya, tentu saja bengkel las ini menerima semua pekerjaan yang berhubungan dengan las mengelas, contoh paling gampang adalah pembuatan tralis jendela dll.

Bengkel Las SETIABUDI ini dipegang sendiri oleh HARIS SETIABUDI, yang sudah berpengalamanan lebih dari 6 tahun saat bersama-sama merintis dan mengembangkan bengkel las TIGA KARYA di timur masjid Al Muttaqin Tiwir. Kalau akhirnya berpisah dari bengkel las Tiga Karya, adalah karena untuk lebih bisa mandiri dan lebih bisa mengembangkan usaha sendiri agar lebih leluasa.

Bengkel Las Setiabudi ini tidak menyewa tempat, karena didirikan di rumah sendiri, dengan begitu cost untuk sewa tempat tidak ada, sehingga harga pekerjaan las bisa lebih bersaing dari pada bengkel las yang menyewa tempat. Bengkel ini sangat nyaman karena tempatnya luas, didepan bengkel yang untuk parkir motor itu adalah bekas lapangan badminton, jadi luas halamannya selebar lapangan badminton, dan masih bisa dilebarkan lagi, sehingga untuk pekerjaan yang besar tidak perlu kuatir karena tempatnya pasti mencukupi. Rumah yang dijadikan bengkel ini letaknya di pinggir sawah, sehingga kalau siang semilir angin sejuk sepoi membuat nyaman untuk pelanggan yang datang dan duduk duduk di depan bengkel, dan terhindar dari hiruk pikuk kendaraan yang lalu lalang karena bukan di pinggir jalan besar.

Ini adalah facebook dari owner bengkel las Setiabudi, silahkan add untuk info atau kalau mau order langsung

http://www.facebook.com/haris.setiabudi.7

untuk nomer telponnya  : 0274 7807128

Lokasi bengkel las SETIABUDI yang luas dan sejuk semilir di pinggir sawah

haris setiabudi lagi in action ngelas stainless steel

mas haris juga yang mengerjakan pembuatan charger lighter kreasi saya sendiri, yang kini masih terpasang manis di setang Black Coyote pulsar saya.

http://hadiyanta.com/2011/07/18/bikin-sendiri-charger-lighter-di-motormu/

 Oh iya sekedar tambahan nostalgia, dulu saya dan mas haris ini sempat nge band bareng, saya pegang gitar dan vokal, sedang mas haris nabuh beduk inggris, nama band kami adalah : WADAH BAND :-D , tapi karena kami takut ngetop dan populer, maka kami putuskan bubar ditengah jalan.

image

haris sedang membuatkan casing untuk charger lighter saya

Haris Setiabudi

image

Charger lighter sudah nempel manis di Black Coyote

Pamitan Haji Ibu Mertua saya

Pada hari Ahad, tanggal 9 September 2012, di masjid Al Muqorobin, ibu mertua bersama dengan dua orang tetangga yang masih satu RT, yang sama-sama naik haji, mengadakan acara PAMITAN HAJI.

Apa sih istimewanya pamitan haji? bagi kita umat muslim, naik haji adalah tujuan dan perjalanan yang mulia dan menjadi cita-cita (seharusnya), mampu itu bukan hanya harta, tapi juga niat dan keinginan. Banyak orang punya harta berlebih tapi tidak mampu naik haji karena tidak mampu untuk punya niat.

Pamitan haji ini sebagai gantinya ibu mertua pamitan kepada para tetangga dan saudara, bayangkan kalau harus mendatangi saudara dan tetangga semua satu persatu, tentu akan makan waktu dan capek. Maka pamitan ini begitu penting dan bermakna, karena sekalian minta maaf lahir dan batin kepada semua tetangga dan saudara, dan juga mohon didoakan semoga dalam melaksanakan naik haji bisa selamat dari kampung kembali ke kampung dengan insya Allah predikeat haji yang mabrur.

Seandainya kita bisa berwisata atau berkehendak menuju suatu tempat selain utnuk naik haji, itu semua tidak perlu pamitan, malah akan aneh jika misal kita pesiar ke luar negeri mengadakan acara pamitan segala, yang jelas nambah biaya saja. Tetapi tidak untuk PAMITAN NAIK HAJI, ini adalah memang adat budaya kampung, njawani istilah jawane. Naik haji perlu jiwa yang bersih dari dosa dan tenang, dan meminta maaf serta minta didoakan para tetangga dan saudara adalah salah satu sarana, salah satu ikhtiar.

image

Foto untuk keperluan daftar Haji 29 Juli 2009

Batin tersayat, mata berkaca-kaca saat menulis ini. Sebenarnya ibu mertua naik haji bersama dengan bapak mertua, tetapi ayah mertua sudah mendahului dipanggil Allah pada 14 Maret tahun 2011 yang lalu, semoga ayah mertua niatnya naik haji sudah menjadi pahala baginya. Amin. Seandainya dulu pas niat naik haji pertama kalinya langsung bisa daftar yaitu tahun 2008, insya Allah 2010 ayah dan ibu mertua bisa naik haji, tetapi karena sebab yang tidak bisa saya tulis disini, menjadikan pendaftaran haji ayah dan ibu mertua tertunda di tahun berikutnya, sehingga harus antri sampai tahun 2012 ini.

Terimakasih saya yang besar mewakili keluarga dan ibu mertua, kepada bapak Dukuh dusun Ngaglik Sumbersari, para remaja, dan semua pihak yang telah membantu hingga acara pamitan haji ini bisa terlaksana dengan baik, aman dan lancar, juga tepat waktu, semoga Allah membalas amal kebaikan kita semua. Amin.

 

anak lanang tertarik elektronika

image

image

image

main LED, dengan PCB dari triplex

Bebepa hari ini anak lanang asyik dengan solder dan tenol dan LED, ternyata dia lagi ada proyek bikin lampu dengan PCB dari triplex dan dibagian bawah dilapisi seng.

Sederhana saja rangkaian ini, yang penting menyala, tetapi saya salut untuk anak kelas 4 SD tanpa diajari ternyata bisa bikin beginian. Saya dulu kenal solder saja kelas 2 SMP karena ikut ekstra kulikuler elektronika.

Anak lanang juga paham instalasi listrik PLN 220 volt, seperti pasang lampu, pasang stop kontak dan pasang saklar di kamarnya sendiri, karena belum tentu lho yang orang dewasa bisa paham instalasi listrik.

Anak lanang saya ini memang kreatif dan “urip” tangane, yang jelas hobby barunya elektronika ini lumayan menguras uang juga he he. Semoga besok bisa sehebat blogger terkenal dari wonogiri mas ipanase yang juga ahli elektronika. amin.

pcb abal abal

Pelajaran berharga dari bocornya ban belakang pulsar saya

Alasan saya dahulu beli pulsar adalah, dengan harga 18,6 jutanan sudah mendapatkan sepeda motor yang  sudah memakai tubeless di kedua rodanya. Bandingkan dengan motor dengan tongkrongan yang segede pulsar tapi harganya lebih mahal tetapi belum tubeless, sehingga kebanyakan yang punya motor tersebut pada ganti sendiri ke tubeless, jadi lebih mahal lagi biayanya kan. Kenapa saya mensyaratkan tubeless sebagai yang utama? Tidak lain dan tidak bukan karena rute ngantor saya yang naik turun gunung, sehingga harapan saya dengan tubeless, seandainya ban kena paku masih bisa bertahan asalkan paku tidak dicabut dari ban. Masih bisa dinaiki sampai kantor atau sampai tambalan tubeless terdekat yang bisa dijumpai.

Seingat saya sudah dua kali tubeless saya bocor, sekali saya tambal di jalan wonosari, dan sukses tambalannya bagus, kedua kalinya saya tambal di jalan godean dan sukses juga tambalannya tidak sempurna sehingga bocor alus, lalu saya putuskan untuk memberikan ban dalam di tubeless saja, jadi sekarang tidak tubeless lagi.

http://hadiyanta.com/2011/09/27/bocor-kedua-ban-belakang-di-bc/

nuntun pulsar bocor abot tenan

Nah kemarin sore 7 September 2012, saat saya beranngkat kerja, di ringroad selatan selepas Terminal Giwangan dan sudah hampir sampai TL Kota Gode, ban terasa gembos, dan benar ternyata memanag gembos, setelahs aya standar tegak, saya dapati paku kecil yang membuat bocor. Kebetulan saat itu saya diboncengi adik akndung yang nunut sampai piyungan karena mau ambil motornya di rumah mertua. Jadilah adik saya yang nuntun motor sampai ke banjo ringroad kota gede, dan deberi tahu orang untuk belok ke barat ke arah jalan Karanglo Kotagede, karena banyak pilihan bengkel tambal ban, bengkel terdekat rupanya sudah tutup, dapatnya sekitar 150 meteran dari bangjo di utara jalan.

sampai juga di bengkel ban

Saya bilang pada yang mau ganti ban saya bahwa ini adalah velg tubeless, dan untungnya yang nambal mengerti dan hati hati, tetapi setelah dikerjakan lama, dan rasanya mustahil dijugil biasa, maka saya minta untuk dibawa ke tempat penggantian ban yang punya mesin hidrolis khusus untuk mengganti ban mobil, tujuan utamanya agar velg tidak rusak, tentu saja ada tambahan biaya sekitar 15.000, tapi tidak masalah dari pada rusak.

sulit banget untuk menjugil ban ini tanpa alat hidrolis

Inilah pelajaran berharga bahwa terlalu riskan untuk ban tubeless jika diberi ban dalam, karena dapat dipastikan bengkel biasa bakal kesulitan untuk mencopot ban tersebut dari velgnya, kalaupun dipaksakan, saya yakin bakal merusakkan velg. Satu satunya cara yang lebih aman adalah tubelessnya diberi cairan anti bocor seperti yang sudah dilakukan oleh sedulur koboys yang juga punya pulsar, yaitu Yugo. Ekstrimnya YUGO ini beli cairan anti bocor, lalu dimasukkan ban, dan ban sengaja dia tusuk pakai paku, dan untunglah cairan anti bocornya memang bekerja dengan baik. Saya akan meniru YUGO untuk ban saya yang rencana sudah mau saya ganti dalam waktu dekat ini, sehingga tidak akan merepotkan saat terkena paku. Tetapi tentu saya tidak akan tiru untuk sengaja menusuk paku ke ban saya.

http://ardiantoyugo.wordpress.com/2012/08/30/ban-tubeless-plus-tire-guard-kolaborasi-hebat/

Nuntun pulsar itu berat, bongkar ban pulsar itu juga sulit, jadi memberikan cairan anti bocor ke tubeless pulsar ini adalah solusi paling aman. Dan saya sukses kelhilangan 1,5 jam waktu, sehingga telat sampai kantor.

MINA LARAS produsen nata dari rumput laut milik mas Alrozi

Alrozi pemilik usaha MINA LARAS

Mina Laras adalah usaha milik sedulur koboys, anak muda yang penuh visi dan berjiwa wira usaha, siapa lagi kalau bukan FAKHRUDIN AL ROZI , jebolan UGM fakultas Teknik Pertanian. Beliau merintis usaha yang diberi nama MINA LARAS ini yang bergerak dalam usaha

- RUMPUT LAUT,

- CHIP RUMPUT LAUT,

- KERIPIK RUMPUT LAUT,

- NATA RUMPUT LAUT,

- KERIPIK NATA RUMPUT LAUT,

- TEPUNG RUMPUT LAUT,

- ANEKA OLEHAN IKAN dan,

- KERAJINAN KULIT IKAN PARI.

 

Bagi yang ingin berbisnis diatas dan ingin info lebih lanjut, atau mau menjadi agen penjual dari produk produk MINA LARAS, silahkan kontak langsung ke AL ROZI di nomer ini 0274 – 748 3242

Alat pembuat tepung dari rumput laut

 

 

salah satu proses pembuatan nata dari rumput laut

 

Al Rozi dengan kripik rumput lautnya

 

 

buka bersama koboys part 1 romadhon 1433H di iwak kalen

Petunjuk arah ke Gubuk Makan Iwak Kalen

Alhamdulillah, akhirnya koboys bisa berkumpul untuk buka bersama dan kopdar di gubuk makan IWAK KALEN yang bertempat di daerah Godean Sleman. Padahal yang datang dari seluruh penjuru, ada yang dari Magelang, dari Bantul, dari Wates, dari Solo, dari Wonogiri, lengkap pokokke.

Kebetulan saya pernah buka bersama di tempat ini bersama istri, melihat tempatnya cocok dan menunya asyik serta terjangkau, maka dipilihkan tempat ini. Saya on time datang jam 16:30 sampai di pertigaan yang menuju ke iwak kalen, ternyata sudah ada mas Khabib koboys magelang yang sudah berada di pertigaan ini, setelah salaman saya langsung ke iwak kalen dulu untuk memastikan lagi persiapan dan tempatnya.

Ternyata kami diberi tempat lesehan yang ada di tempat parkiran, untungnya tempatnya cukup, memang awalnya saya hanya indent untuk 20 orang, tetapi ternyata kemarin di hari terakhir sampai 30 orang, dan saat hari H masih nambah 4 menu lagi sehingga ada 34 piring, dan yang datang setidaknya ada 30 orang, karena ada beberapa yang ternyata berhalangan, tetapi untungnya tergantikan dengan koboys lainnya.

kumpul dipertigaan sambil menunggu yang belum datang

Bukber kali ini memang spesial untuk bisa kopdar dengan om aziz horee yang pas mudik ke Wates mengantar anak istrinya, jadi memang diberi judul bukber koboys part 1, karena ada kemungkinan besok masih ada bukber part 2 untuk spesial kehadiran mas snalpot yang mudik ke kampung halaman di perbatasan purworejo-kulonprogo.

Matur nuwun untuk yang hadir di bukber kali adalah : 1. fauziah, 2. andhy s , 3. hyoga, 4. ricky C, 5. Affan, 6. Didik H, 7. ai, 8. kentas, 9. dhuwur, 10. ali syahid, 11. azis, 12. bu azis, 13. dik anis, 14. irawan k, 15. gora, 16. agung, 17. ardi, 18. fitri, 19. gatra, 20. adi, 21. susi, 22. monde, 23. widyo, 24. khabib, 25. dipo, 26. nyai dipo, 27. salim, 28. yai salim, 29. indra joker, 30. hakim joker, 31. awang joker, 32. nur budi, 33. hadiyanta.

jadi total ada 33 orang yang hadir dari 34 pesanan makanan. pas lah.

Selepas buka, masing masing pada sholat maghrib, ada yang mencari masjid di sekitar iwak kalen, ada yang antri sholat di mushola, dan koboys ada yang berjamaan di tempat lesehan, yang penting mengerjakan sholat maghrib.

Rampung sholat maghrib ada yang langsung pulang karena berbagai urusan, tetapi mayoritas masih berkumpul lagi, lik monde juragan bakso lotus di kota bandung yang sedang mudik ke wonogiri, alhamdulillah bisa datang juga ke bukber kali ini, beliau tidak lupa membawakan bakso buatannya, dan langsung kita makan dengan meminjam 15 piring ke iwak kalen. enyakk lik.

Tidak lupa saya mengurus pembayaran makanan mainuman pesanan kami, yang habis Rp. 396.500,- untuk 34 piring makanan dan minuman. Matur nuwun untuk om aziz yang mensubsidi bukber kali ini.

Akhirnya setelah jam 20 kurang dikit, kami bubar dan pulang ke rumah masing masing. indahnya paseduluran.

foto selengkapnya klik saja

(more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.958 pengikut lainnya.