Nikahan adik sepupu

image

Calon temanten laki-laki

Alhamdulillah akhirnya adik sepupu, anaknya paklik saya, menikah pada tanggal 26 April 2013, petang kisaran jam 20:00, disaksikan sekitar 200 tamu dari pihak laki-laki, dan sekitar 50 tamu tetangga dekat dari pihak kami.

Lalu pada ahad pagi tanggal 28 April 2013, dilangsungkan acara walimahan dengan sistem salaman lalu makan :-D didukung oleh MUGEN CATERING yang beralamat di Godean. Saya among tamu pakai beskap dan blangkon, dan ini adalah pengalaman saya yang pertama berpakaian seperti ini, dan hampir 80% saya tidak kenal tamunya :-D

Undangan sekitar 600 orang, dari dusun kami sendiri paling hanya kisaran 150 orang.

Ternyata salaman dengan ratusan orang itu juga melelahkan, terutama karena harus berdiri dan kepanasan, tapi kemarin kami siasati dengan berdiri dibawah pohon yang rindang, sehingga tidak terlalu garing terbakar matahari.

Akhirnya selamat untuk adikku berdua, semoga menjadi keluarga yang sakinan, mawaddah, warrohmah, barokah. Amin.

image

Adikku didampingi paklik yang mau menikahnkan langsung

image

Foto dulu sebelum bertugas, mumpung belum keringetan, maaf kalau terlihat keren :-D

image

Pelaminan

image

Foto dengan sahabat sebelum acara walimahan hari ahad pagi

image

Raden Mas Tumenggung Hadiyanta :-P

image

Foto sebelum digelar

image

makanan paling favorit saat walimahan

image

segala minuman dan es krim

image

enak pastinya

image

Lumayan enak nih dawetnya, sempat nyikat saat tugas

image

Syah. amin

About these ads

makanan kegemaran para koboys :-D

datang tepat waktu jam 10, masih kosong

datang tepat waktu jam 10, masih kosong

koboys ika sawer ok

Koboys pada tanggal 21 April 2013 mengadakan kopdar sekeluarga anak istri pada diajak, makan-makan di iwak kalen godean, biayanya kita saweran bersama-sama yang kemarin ikutan ke AHM Cikarang, beginilah koboys, karena anggotanya adalah blogger dan komentator blog, sehingga ketika member koboys yang blogger mendapat kesempatan di even even tertentu, tidak lupa pada member koboys yang komentator.

Alhamdulillah kemarin terkumpul uang diatas. Kita sudah booking di iwak kalen lesehan yang barat dari jam 10:00, dan berakhir kira-kira jam 13:00. Acaranya berlangsung meriah, dan sampai temapt di lesehannya tidak muat. Mungkin ada sekitar 40-50 orang totalnya.

Sayangnya ada insiden motor mas bagus ada yang gores gores sampai baret baret di parkiran iwak kalen, mungkin masukan untuk iwak kalen untuk lebih memperhatikan perparkirannya, baik tempat maupun SDM, jangan sampai gara-gara pelayanan parkiran yang kurang bagus menjadikan pengunjung akhirnya malas datang ke iwak kalen.

Kasir iwak kalen sampai lelah ngitung nota koboys yang mengular panjangnya

Kasir iwak kalen sampai lelah ngitung nota koboys yang mengular panjangnya

Dan inilah makanan dan minuman para koboys :-D

ika1a

ika2b

ika3c

ika4d

Sego gogo mbah jirak

image

Alhamdulillah setelah pertama kalinya dulu tahun 2001, maka tahun 2013 ini saya untuk kedua kalinya datang ke warung ini, dan ajaibnya menunya tetap sama dan tetap nikmat, bahkan bos saya sangat puas, pokoknya melebihi mak nyus rasanya :-D

Untuk ke warung ini, pokoknya ikuti terus saja jalan Jogja Wonosari. Sampai kota wonosari, nanti terus saja ke timur, sampai jembatan semanu, pokoknya kalau sampai jembatan tersebut maka warung ini sebelum jembatan, tadi saya sempat terkecoh, karena bentuknya seperti bengkel mobil.

pokokmen yen ke gunungkidul belum mampir kesini ya belum syah :-D

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Bakmi jowo pak DODO pindah ke utara 500meter, timur jalan sebelahnya RIGEN Fotocopy

image

Warung baru bakmi jawa pak DODO. telp 0877 3810 3100

Ini adalah bakmi jowo langganan saya, bakmi paling enak menurut lidah saya di sekitaran wilayah Argomulyo Sedayu Bantul sampai Godean. Dahulu bakmi ini buka di warung sebelah utara perempatan PEDES (utara polsek PEDES) jalan Wates KM 9 ke utara arah GODEAN.

Sejak saat ini bakmi pak dodo pindah keutara sektiar 300 meter, di timur jalan, sebelahan dengan FOTOCOPY RIGEN, saya lihat tempatnya lebih enak, dan luas, dan parkiran untuk motor juga ada, kalau dulu hanya bisa parkir di pinggir jalan raya.

difoto dari sisi selatan di depan foto copy RIGEN

difoto dari sisi selatan di depan foto copy RIGEN

IMG_20130131_082259

ultah ke 40 bareng sedulur istimewa

Alhamdulillah sudah kepala empat, dan saya punya sedulur-sedulur istimewa dari seantero nusantara, yaitu sedulur koboys.

Ini pas hari ultah beneran, cuma dengan keluarga, di iwak kalen juga, sambil booking untuk tanggal 28 bersama koboys

www.koboys.wordpress.com

Tanggal 28 November 2012, saya undang sedulur koboys dalam acara AHM alias acara Aku Hulang Mahun :-D plesetan, dan banyak yang kepleset :-P

Booking dulu

Acara kumpul bareng dengan sedulur koboys ini di Gubuk Iwak Kalen, yang letaknya sudah dikenal para dulur koboys dan juga karena tempatnya nyaman dan luas, bisa menampung banyak dan meskipun terbilang murah meriah, tapi menunya dijamin menggoyang lidah.

Acara dimulai kisaran jam 15:30 dan rampung kisaran jam 18. Sedangkan yang datang ada kisaran 40 sedulur koboys, karena memang saya minta datang dengan keluarga.

Terimakasih khususnya pada om Aziz dari Kerawang, Cak Poer dari GoldenWater, dan sedulur koboys dari Magelang, jogja, solo, sukoharjo, wonogiri, ngawi dan Blitar. Ajib.

malah transaksi laptop

Kalian semua sedulur koboys, adalah “hadiah” tiada ternilai bagi kehidupan saya.

dulur dari kerawang dan goldenwater

 

pertamax7 dan pertamax8

 

bismillah. mari kita habiskan

 

 

diakhiri dengan oprek motubane om aziz

Sate Klatak Pak Yakut 1 di Jalan Wates KM 3

Sore ini sepulang dari kantor memang berniat beli sate kambing, setelah sate langganan saya yaitu pak MINTO di wirobrajan tidak buka, maka saya lanjut pulang, tapi lantas kepikiran nyate klathak saja di kalibayem. Saya pernah dua kali nyate klathak disini kalau tidak salah. Kalau spanduknya sih asli dari Jejeran, yaitu aslinya sate klathak berasal. Nih lihat spanduknya dibawah.

grobak satenya

Saya pesan dua porsi, karena satu porsinya terdiri dua tusuk sate, yang tusuknya dari besi ruji/jari-jari sepeda, sehingga dengan pesan dua porsi, maka saya mendapat empat tusuk sate. Tidak pakai lama kisaran 10-15 menit pesanan saya sudah datang. Tidak seperti pengalaman dulu dengan sedulur koboys di sate pak pong antri sampai 1 jam, memang ramai sih sate pak pong, jadi bagi anda yang pingin sate klathak tanpa pake lama saya rekomendasikan beli disini saja.

http://hadiyanta.com/2011/10/04/baksos-koboys-ahm-di-paliyan-lanjut-klathak-pak-pong/

Tampak dari depan

Sate klathak itu khas banget, hanya diberi bumbu bawang uyah alias Bawang Putih dan garam, tapi inilah yang saya suka, saya memang suka makanan yang cenderung asin, dan kombinasi dari daging kambing dan rasa asin dan gurihnya sungguh nikmat dilidah tiada terkira.

Sate klathak ini disajikan dengan kuah seperti kuah gule, kalau saya cara makannya dengan kuah saya siramkan semua ke nasi, lalu nasi diambil pakai cendok dan sate di gigit lepas satu persatu dari tusuknya, inilah seninya dan nikmatnya makan sate klathak. Ternyata memang sudah porsinya dua tusuk sate ini pas menghabiskan nasi sepiring, sehingga dua tusuk sate sisanya saya makan begitu saja tanpa nasi, dan uenak tenan.

sate klathak dua porsi dapat 4 tusuk

Oh iya saya juga pesan wedang jahe, ini asli jahe yang dibakar dan digepuk, sehingga rasanya mak nyos jahe asli.

Lantas berapa harganya? Sate dua porsi adalah 24.000, nasi sepiring 2.000, dan wedang jahe 3.000, jadi total 29.000

menu lengkapnya

Saya beli sate atau tongseng kambing itu hanya sebulan sekali, paling cepet ya sebulan dua kali, disamping itung-itung biaya, juga menjaga keseimbangan bagi kesehatan badan saya, saya memang titen (memperhatikan) perubahan badan saya terhadap asupan makanan, sehingga bisa mencari makanan yang baik bagi tubuh saya dan tidak berlebihan. Lagi pula kalau terlalu sering makan beginian juga tidak terasa lagi nikmatnya.

daftar menu

Oh ya untuk yang belum tahu letak warung ini, mari ikuti arahnya.

Dari pusat kota jogja di titik nol kilometer depan kantor pos besar, depan monumen SO 1 Maret, ambil arah barat lurus saja menuju jalan wates, akan melewati lampu bangjo PKU, Ngampilan, Wirobrajan, Jujur (pertigaan), nah dari bangjo JUJUR ini tinggal kira kira 300 meteran, ambil kiri saja, sampai nanti ada jalan agak menurun, yaitu di kawasan KALIBAYEM, ini adalah kawasan RUKU GRIYA ALVITA, latak sate klathaknya ada di kiri jalan kalau dari arah kota jogja, atau di sisi selatan. gampang bukan.

MINA LARAS produsen nata dari rumput laut milik mas Alrozi

Alrozi pemilik usaha MINA LARAS

Mina Laras adalah usaha milik sedulur koboys, anak muda yang penuh visi dan berjiwa wira usaha, siapa lagi kalau bukan FAKHRUDIN AL ROZI , jebolan UGM fakultas Teknik Pertanian. Beliau merintis usaha yang diberi nama MINA LARAS ini yang bergerak dalam usaha

- RUMPUT LAUT,

- CHIP RUMPUT LAUT,

- KERIPIK RUMPUT LAUT,

- NATA RUMPUT LAUT,

- KERIPIK NATA RUMPUT LAUT,

- TEPUNG RUMPUT LAUT,

- ANEKA OLEHAN IKAN dan,

- KERAJINAN KULIT IKAN PARI.

 

Bagi yang ingin berbisnis diatas dan ingin info lebih lanjut, atau mau menjadi agen penjual dari produk produk MINA LARAS, silahkan kontak langsung ke AL ROZI di nomer ini 0274 – 748 3242

Alat pembuat tepung dari rumput laut

 

 

salah satu proses pembuatan nata dari rumput laut

 

Al Rozi dengan kripik rumput lautnya

 

 

jadikan Jogja makin Istimewa dengan swasembada LELE tahun 2013

Inilah manfaat positif dari berteman, jadi punya banyak teman dengan berbagai latar belakang ilmu, dan kali ini saya beruntung bisa kenal dan berteman dengan kang mas BAYUMURTI HARYOKUSUMO, yang ternyata beliau adalah penggiat budidaya lele di Sleman khususnya, dan Jogjakarta ini umumnya. Pertama ketemu mas Bayu karena mengantar Lingga Asmarantaka, yang katanya ke Jogja pingin belajar beternak lele ke mas Bayu. Kebetulan rumah mas Bayu dekat dengan rumah saya, kira-kira 15 menitan numpak pulsar agak kencang dikit :-D Setahu saya mas Bayu ini member prides, tapi memang belum jodoh ketemu saat saya menghadiri ultah prides di SALATIGA dulu. Sayapun member prides online, tapi memang rada pasif.

Mas Bayu adalah salah satu pengurus perkumpulan peternak lele di Jogja, dari beliau saya mendapatkan data-data dan angka-angka yang real dan fantastis bagi saya, dan ini saya sudah ijin beliau untuk share di blog dengan harapan bisa dibaca banyak orang lagi.

Untuk komunikasi via facebook bagi peternak lele, bisa gabung di grup facebook

BUDIDAYA LELE YOGYAKARTA

Mas Bayu dan teman temannya punya program “SWASEMBADA LELE 2013″ Program ini adalah sebagai jawaban atas keresahan beliau melihat nasib petani/peternak lele di jogja yang kurang sejahtera dan kurang punya bargaining di pasar, dan untuk meningkatkan daya beli lele konsumsi di tingkat rumah tangga. Artinya para peternak menjadi sejahtera, dan harga jual lele ke konsumen juga bisa stabil terjangakau.

Data menarik tersebut adalah faktanya permintaan lele konsumsi di Jogja 15-20 ton per hari. Harga jual petani ke pengepul kisaran Rp. 11.500 – Rp. 12.000 (idealnya), tetapi prakteknya masih banyak yang diinjak-injak pengepul dengan harga dibawah itu. Sementara itu harga jual pengepul ke pasar di atas 14-15ribu. Jumlah lele konsumsi per kg ada yang 7-8 ekor, ada pula yang 9-11 ekor.

Salah satu syarat dan cara menuju SWASEMBADA LELE 2013 adalah perlu percepatan pengadaan benih lele konsumsi. Hitungannya dengan permintaan konsumsi sehari 15-20 ton, artinya dibutuhkan pasokan benih untuk dibesarkan sebanyak 150.000 sampai 200.000 ekor benih per hari, jumlah yang fantastis bukan. Artinya dalam sebulan ada perputaran uang 6.3 milyar dari ikan bernama LELE ini di Yogyakarta. Lantas siapa yang menikmati hal tersebut? petani/peternak lele? kenyataanya adalah bukan!

Saya ingat sekitar tahun 1990an di dusun saya juga mengalami booming peternak lele, hampir semua orang punya kolam lele, dan saat itu beternak lele memang mudah dan menguntungkan. Saya rasakan ekonomi mereka yang beternak lele juga meningkat, saya ingat pernah mburuh bikin kolam ikan lele di sawah selatan dusunku. Saat itu ada juragan lele yang mau membeli dan menyediakan pakan berujud pelet, petani tinggal sediakan kolam dan membesarkan lelenya, tetapi badai itu datang juga, yaitu ketika harga pelet pakan lele melonjak, sehingga tidak ada margin keuntungan lagi saat beternak lele, padahal saat masa jaya dulu, sampai ada truk tronton dari pabrik pakan ikan lele langsung supply pelet ke juragan lele di kampung saya. Saat ini ibaratnya tinggal 10% mungkin peternak lele yang masih bertahan di dusunku.

Tambahan informasi bahwa pengelolaan kolam lele milik mas Bayu ini sedemikian rupa, sehingga air kolam tidak bau dan tidak gatal jika kena kulit kita. Menurut mas Bayu penting banget untuk menguasai ilmu memelihara air agar tidak bau, baru kemudian bisa beternak memelihara lele. Hal ini saya benarkan sekali, karena saya sendiri mengalami saat musim kemarau, tetangga yang punya kolam lele, ternyata airnya jadi bau dan berhembus sampai kerumah saya yang ada di utara kolam lelenya, mungkin karena jarang ganti air atau sebab yang lain.

Anak-anak saya adalah penggemar lele, mudah sekali kalau mau bikin gemuk anak-anak saya, asal dibelikan lauk lele maka akan lahap sekali makan mereka, dan ajaibnya selalu saja ada lele dijual di warung pagi penjual bubur milik tetangga. Lele memang lauk enak dengan harga terjangkau. Saat saya kecil dulu kisaran tahun 80an, lele alami masih banyak di sungai dekat rumah saya, rasanyapun gurih. Kemudian datang lele dumbo, dan lele lokal perlahan hilang. Lele lokal di sungai itu warnanya hitam pekat, kalau lele dumbo cenderung agak terang. Lele lokal kalau patilnya ke tangan saat nangkap, racun/bisa di patilnya sangat menyakitkan. Entahlah kalau lele dumbo sepertinya tidak terlalu menyakitkan.

Sangat penting bagi para peternak untuk bersatu dalam satu wadah agar bisa lebih terorganisir, dan punya power untuk bargaining dengan pemerintah dan pedagang. Para peternak lele harus sadar data dan fakta bahwa kebutuhan lele di jogja ini belum bisa disediakan secara swasembada oleh peternak Jogja sendiri, maka adalah aneh jika lele peternak jogja misal bisa dipermainkan harganya oleh pedagang, logikanya lele produksi jogja pada akhirnya tetap lebih murah dari lele produksi luar jogja, minimal dari perbedaan ongkos transport dibanding lele dari luar daerah. Sehingga harapan kedepan peternak selalu bisa menjaga harga jual lelenya dalam margin keuntungan yang layak. Tidak bisa dipermainkan pedagang dan tengkulak lagi. Saya tahu bahwa kendala beternak lele ini kadang hanya sebagai “samben” bukan sebagai profesi utama. Inilah mungkin yang perlu dibenahi mental dari peternak sendiri dulu, bolehlah samben, tapi kudu serius. Selamat berjuang mas Bayu dan teman-teman, bangsa ini tergantung pada petani dan peternak seperti anda-anda semua, semaju apapun suatu bangsa, tetap butuh makan dan lauk tiap hari.

Akhir kata, bukan saatnya bersaing antar kelompok-kelompok peternak lele di jogja, karena serapan pasar lele masih jauh dari yang peternak bisa hasilkan untuk jogja, saatnya bersatu untuk menjadi kuat dan berdaya juga makin sejahtera.

Gubuk makan IWAK KALEN spesial wader dan udang di Godean

Alhamdulillah saat puasa hari ketiga, saya berkesempatan untuk buka bersama istri di Gubuk makan “IWAK KALEN” di daerah Godean. Saya datang kisaran jam 17:10 menit, tetapi ternyata tempatnya hampir penuh, tinggal tersisa dua bangku. Ada tempat lesehan disisi barat tetapi sudah dipesan oleh rombongan.

IWAK KALEN secara arti adalah iwak atau ikan yang berasal dari KALEN, kalen adalah sungai kecil di pedusunan yang lebarnya hanya kisaran 1 meteran, kebetulan samping rumah saya ada KALEN, tapi tidak ada ikannya lagi. Tetapi saya kok tidak yakin iwaknya dari kalen beneran, kalaupun memang hasil tangkapan, pasti dari sungai besar. Yang saya masih heran, kok bisa tiap hari mendapatkan stok wader dan udang sebegitu banyak, atau mungkin sudah ada petani khusus wader dan udang untuk mensupplay warung ini. Untuk ukuran wader dan udang memang relatif kecil kecil.

Saya memesan menu seperti foto dibawah ini, tetapi sampai adzan maghrib berkumandang, ternyata menu belum disajikan ke meja saya, untungnya minuman pesanan segera datang untuk membatalkan buka puasa, menunggu kisaran sepuluh menit dari saat azdan maghrib berkumandang, barulah menunya datang. Langsung saja disikat.

Menu yang kami pesan

Wader gorengnya enak dan renyah, dan cukup banyak jumlahnya, begitu pula denga udangnya. Semua disajikan dengan sambel dan lalapan. Tetapi ternyata Mangut Nila pesanan kami, tidak dibuatkan sampai kami selesai makan. Bahkan saat mau membayar, ternyata kertas pesanan kami tidak ada. Memang kondisi saat mau buka puasa sangat sibuk, saya sampai kasihan melihat pelayan yang cuma sekitar 4 orang, hilir mudik mengantarkan pesanan, belum lagi para pelanggan yang terlihat tidak sabar menanti pesanan datang, ada yang aktif ambil sendiri ke dapur, meja sebelah saya malah uring-uringan, katanya mending buka di rumah saja lebih nikmat, batin saya, lha ini kan di warung melayani banyak orang, jadi memang kudu  sabar.  Kalau saya sih saya anggap ini cobaan orang puasa untuk bersabar :-D

Menu gubuk makan ini lumayan komplit dan murah meriah, silahkan bisa dilihat pada foto menu dibawah ini.

menu makanan

Dan ini adalah menu berbagai macam minumannya

menu minuman

Oh iya, gubuk makan ini jika pas bulan puasa, buka dari jam 11 siang sampai habis kira-kira jam 8 malam. Kalau hari biasa, buka dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam. Letak gubuk makan ini mudah kok dicari, patokannya dari Perempatan bangjo Pasar Godean, ke timur kearah kota, kira kira 1.600 meteran, yang pasti melewati kantor Kecamatan Godean yang letaknya di selatan jalan, dan juga melewati DEALER YAMAHA (Perempatan Godean-Dealer Yamaha kira kira 1,2km) diutara jalan depan kecamatan, ketimur kira-kira 400 meteran, nanti ada pertigaan menuju utara, di pojok pertigaan ini sudah ada plakat iklan gubuk makan IWAK KALEN. Ambil belok kiri atau arah utara, melewati jalan aspal yang berlubang-lubang, dikanan kiri masih dominan sawah dan beberapa rumah. Terus keutara kira-kira 250 meteran, nanti akan sampai di Gubuk makan yang terletak di kiri jalan, tepatnya ada di pertigaan di selatan jalan dusun. Letak bangunan gubuk makan IWAK KALEN ini memang di pinggir dusun dan di pinggir sawah, jadi dulunya pastilah sawah yang disulap menjadi bangunan semi permanen untuk gubuk makan ini, saat didalam gubuk, maka begitu melihat ke selatan, adalah hamparan sawah.

Kalau dari timur, dari arah jogja, nanti lihat TOKO WS yang ada di utara jalan, lanjut kebarat 200 meteran ketemu perempatan yang kalau keselatan menuju SMA GODEAN, terus lurus kebarat kira-kira 200 meteran, melewati TOKO SEPEDA PEDRO PIT SHOP yang ada di kanan jalan atau utara jalan, mulai ancang-ancang agak ketengah, nanti ketemu pertigaan dengan plakat IWAK KALEN, tinggal ambil belok kanan atau arah utara.

suasana lesehan biasanya untuk rombongan, dengan pemandangan hamparan sawah

pesanan kami, wader, udang, trancam dan ca kangkung

wader goreng, wadenya kecil kecil

udang goreng, tapi saya ternyata alergi udang :-D

ca kangkung murah meriah enak

Kami selesai makan jam 18:15 dan masih antri juga saat membayar, anehnya kertas pesanan saya tidak ada, untung saja saya jujur dan saya bilang pesanan saya ke kasir, memang kesannya untuk lonjakan pelanggan saat buka puasa, warung ini belum begitu siap dan belum begitu pengalaman, yang jelas kurang tenaga kerjanya. Untuk pesanan mungkin tiap menu dibuat kode, jadi pelanggan tinggal menuliskan kodenya saja, tidak terlalu ribet kan. Misal URANG GORENG IWAK KALEN kodenya M1 (makanan 1), untuk minuman misal TEH PANAS kodenya W1P (Wedang 1 panas), W1D (untuk teh dingin). dan seterusnya. Lalu kertas pesanan yang sudah diambil harusnya diberi catatan jam saat diambil, ini untuk mengurutkan pesasan, sebab bagi konsumen, dilewati antrian oleh yang datang belakangan itu sungguh bikin jengkel dan mangkel.

Mungkin saat buka puasa seperti sekarang ini, mending beli dibawa pulang saja, untuk beberapa item makanan, sudah ready kok, tinggal dibungkus saja.

Monggo untuk pecinta kuliner iwak kali khususnya udang dan wader, bisa dicoba, saya pribadi sangat puas dengan makanan dan harganya serta suasana lingkungan gubuk makan ini yang di tengah sawah.

Oh iya kemarin saya habis Rp. 31.500,- untuk wader goreng dua porsi, udang goreng 1 porsi, ca kangkung satu posri, trancam 1 porsi, jahe merah satu gelas, susu kopi satu gelas, dan mangut belut satu porsi. silahakan cek saja harga per itemnya.

Semoga bermanfaat bagi anda pecinta kuliner, besok kalau ke IWAK KALEN bilang saja tahu dari hadiyanta.com ya he he :-D

Bika Ambon, buatan ROTI ANEKA 2

image

image

image

Sore ini kedatangan saudara-saudara yang jenguk istri saya yang kemarin sakit, dan sekarang sudah sembuh.

Saudara membawakan buah dan sebuah box berisi BIKA AMBON. Setelah saya amati, ternyata bika ambon ini buatan teman SD saya dulu yang sangat akrab karena saya dulu sering main kerumahnya. Wah senang rasanya melihat sekarang usahanya berkembang. Saya coba cicipi tiga irisan kecil, jujur enak banget rasanya, dominan gurih dan manis. Cocok untuk lidah orang jogja meski roti ini namanya BIKA AMBON. Saya sendiri awam dengan BIKA AMBON.

Bika Ambon ini cocok untuk teman santai ngopi, bisa juga untuk oleh oleh atau untuk ulih ulih saat kita punya hajat. Untuk yang mau mencicipi beli, bisa samperin tempatnya strategis di pinggir jalan GODEAN~PEDES km 3. Jadi dari bangjo pasar Godean, ambil arah selatan kira kira 3km. Ada di dusun Menulis-Sumbersari-Moyudan-Sleman. Dekat SATE MUTIARA DOMBA dan juga dekat penjual kripik welut FARREL. Bisa tanya tanya via telepon dulu di : 0274 7154327 dan 087 839 700 105

Semoga bermanfaat.

Posted from WordPress for Android Samsung Galaxy 5 by hadiyanta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.958 pengikut lainnya.