Mengapa kita cenderung malas ke Masjid, malah bikin mushola padahal dekat dengan masjid?

Jarak dari gerbang ke dekat tempat imam, kurang lebih 350 m.

Tulisan ini adalah instropeksi diri untuk jamaah masjid kami, tentu dan pasti ada pro dan kontra dalam menyikapi, itu adalah hal biasa.

Jadi masjid kami dulu dibuat pertamakali kisaran tahun 1970 an, lalu direhap lagi ganti bangunan sekitar tahun 1990an. Masjid kami ini coverage jamaahnya adalah lintas dusun lintas dukuh, ada padukuhan Depok, Nglahar, Blendung VIII dan Gesikan di sebelah barat, ada padukuhan Tiwir VII di sebelah selatan dan timur, dan di sebelah utara ada padukuhan Tiwir VIII, bahkan dulu awal awal saya kecil, bagian utara sungai yang masuk padukuhan Sawahan Tiwir VII juga pada ke masjid Al Mutaqien.

Saat saya lihat pakai googlemaps, jarak terjauh jamaah masjid kami adalah kisaran 500 meteran saja, masjid kami ada di tengah tengahnya.

Marilah kita melihat Masjid Nabawi di Madinah, memang bukan perbandingan yang tepat dibanding masjid kami.

Saya ukur pakai googlemaps, jarak dari gerbang terluar sampai di dekat tempat imam kurang lebih 350m, di masjid Nabawi, kita bisa saja sholat di pelataran setelah masuk gerbang, pelataran ini ditandai dengan payung payung raksasa yang bisa dikembangkan atau dilipat sesuai kondisi dan situasi, biasanya siang hari pasti di kembangkan untuk melindungi jamaah dibawahnya yang lalu lalang atau sholat di pelataran karena di dalam sudah penuh, atau sebab yang lain.

Kembali ke masjid kami, sekarang ini ada dua mushola di coverage masjid kami, sebenarnya ada 4 jika di SD PENDULAN dan SMP 1 MOYUDAN yang letaknya di sisi Utara agak kebarat ikut dihitung.

Mushola 1, di selatan masjid arah timur, kalau diukur lurus dari masjid adalah sekitar 187 m. Kalau lewat jalan biasa sekitar 250 m.

Mushola 2, di selatan masjid arah barat, di selatan prapatan Blendung, kalau diukur lurus dari Masjid Al Muttaqien adalah sekitar 200 m. Kalau diukur lewat jalan aspal adalah sekitar 270 m. Bahkan saat kita di mushola ini, masjid kami kelihatan karena hanya terhalang sawah.

Jadi kedua mushola tersebut jaraknya ke masjid paling jauh adalah 270 meter dengan jalan kaki. Saat saya di Masjid Nabawi, dari gerbang Utara lurus ke tempat dekat imam adalah 350 meter jalan kaki.

Entahlah kenapa tidak memilih memakmurkan masjid, tapi malah membuat mushola baru di sekitar masjid. Padahal jika memang niat ke masjid pakai sepeda atau sepeda motor saja hanya kisaran 1 sampai 3 menit sudah sampai ke masjid.

Hal diatas saya lihat juga terjadi di tempat tempat lain, ada mushola mushola yang di bangun di sekitar masjid, dan sedikit banyak membuat perpecahan umat. Salah satu contoh di masjid kami adalah idul adha kemarin, jamaah mushola Tiwir kidul sudah menyembelih hewan qurban sendiri, dan mungkin sekali besok mushola blendung selatan juga melakukan hal serupa, padahal idul qurban ini di masjid kami, hampir semua jamaah datang untuk melakukan penyembelihan hewan qurban secara bersama sama, kelihatan sekali guyup rukun dan indahnya kebersamaan kami. Tapi mulai tahun lalu hal itu telah terkikis.

Untungnya di masjid kami, generasi mudanya masih terikat hatinya ke masjid, dan ini yang harus kami jaga dan pupuk. Mungkin mushola mushola itu untuk orang orang sepuh diatas 65 tahun yang karena kondisi kesehatan menjadikan berat untuk ke masjid.

Kalau rumah saya ada di utara masjid Al Muttaqien, jika jalan kaki maka jaraknya sekitar 250 m. Apakah saya harus bikin mushola di sisi utara dekat rumah saya? Saya jawab TIDAK, sekarang tiap pagi kami menikmati jalan kaki 250 meter ke masjid dengan para tetangga saya. Kalau telat bangun ya pakai motor. Jadi tidak ada alasan untuk membangun mushola dan membuat masjid jadi tidak makmur.

Sebenarnyalah Masjid kami mampu dan muat menampung jamaah saat kedua mushola itu belum ada.

Saya dulu, saat umroh, menginap di Hotel Harmony, kalau ke Masjid Nabawi jalan kaki jarak yang saya tempuh adalah sekitar 660 m, karena saya biasanya mendekati makam Rasulullah.

Jarak dari hotel Harmony sampai dekat pengimaman kurang lebih 660 meter

Jarak lurus dari Masjid Al Muttaqien, hanya sekitar 190 meter

Jarak Mushola Tiwir Kidul sampai masjid, jika jalan kaki, atau nail kendaraan adalah 250 m

Jarak lurus mushola ke masdi Al Muttaqien hanya sekitar 200 meter.

Jarak kalau jalan kaki atau naik kendaraan hanya 280 meter.

Suasana acara saling memaafkan Jamaah Al Muttaqien 1 Syawal 1437 H 2016 M

Kreasi seni parade takbir keliling IPPS 1437 H 

1 Syawal 1437 H

Selamat hari raya idul fitri 1437 H. Bertepatan dengan 6 Juli 2016 Masehi.

Hadiyanta.com mohon maaf lahir dan batin

Buka bersama blogger Koboys dengan Astra Motor Jogja di Lotus Coffe Bar


Waktu : 15.45 WIB – selesa

Tempat : Lotus Coffee Bar – Crystal Lotus Hotel, Jalan Magelang Km. 5, Sleman

 Maps -https://goo.gl/maps/GviYTmPPAcz

Bukber koboys dengan Astra Motor Jogja, berikut ini yang hadir
1. Softpack dg anak istri dari Solo

2. Kentas  dan Ai Chan dari Solo

3. Hadiyanta.com

4. Aziz

WarungDOHC.com

5. Andy Suranto maticlover.wordpress.com

6. Fauzy

gadgetotomotif.wordpress.com
7. IRFANA 

pertamax7.com

8. GATRA varput.wordpress.com

9. Mustawan 

Awansan.com

10. AFFAN 

youtube.com/user/koboysautoreviews
11. YUDHAkusuma.com

12. Puguh 

puguh05.wordpress.com

13. CAHYO 

jackalride.com

14. Adhani Jauhari

ADHANIhoree.wordpress.com

15. Yoga Prihantoro

www.aksesorisotomotif.com

16. Mig

17. Yugo 

ardiyantoyugo.com

18. Bagus Propus dan keluarga dari Kartosuro

Baksos HPCI CHAPTER JOGJA di Panti Jompo

Alhamdulillah..

Untuk baksos HPCI chapter Jogja terkumpul dana sebesar *Rp.2.300.000, 25 KG beras, dan 25 KG gula pasir.*

Uang yang terkumpul dibelanjakan untuk membeli berbagai makanan kering. 

Penyerahannya baksos dilaksanakan hari ini, Rabu, 29 Juni 2016 pukul 11.30 WIB.

Semoga yang beramal mendapatkan pahala yang berlipat, dan Panti Jompo sebagai penerima bisa meringankan beban dan membuat bahagia dan gembira para orang orang tua di Panti Jompo.

Ramadhan bulan berkah, berikan reward mendidik untuk anak yang puasa

Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa, dimana hati menjadi lebih mudah melakukan kebaikan, karena pada dasarnya puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus dari subuh sampai maghrib, akan tetapi lebih dari itu, puasa adalah pembersihan rohani. Sehingga rohani yang makin bersih ini akan menarik kuat bagaikan magnet untuk selalu berbuat bersih pula. Puasa juga menyehatkan secara fisik, ibarat turun mesin bagi sistem pencernakan, dan reset bagi indera lidah, Insya Allah puasa akan menyehatkan fisik pelakunya. Jadi lengkap sudah bahwa puasa akan menyehatkan fisik dan rohani.

Puasa merupakan kewajiban bagi umat Islam yang beriman, sehingga perlu sekali dilatih semenjak kanak-kanak. Jangan takut anak menjadi terganggu pertumbuhannya karena berpuasa. Untuk anak-anak usia SD bahkan TK bisa dilatih dengan puasa setengah hari, atau dalam lingkungan budaya Jawa disebut Puasa mBedug, karena saat Bedug berbunyi tengah hari tanda waktu Sholat Luhur tiba, maka anak-anak yang berlatih berpuasa boleh makan minum sekedarnya, lalu dilanjutkan puasa lagi sampai maghrib. Bukan hal ringan untuk pertama kali berpuasa bagi anak-anak meskipun itu hanya puasa mBedug. Penulis sendiri mengalami dahulu agar kuat kadang hari pertama dihabiskan untuk tiduran, lalu kadang saya dengan teman-teman dahulu mandi di Sungai yang  saat itu sungai masih jernih dan belum tercemar, sehingga badan jadi segar dan kuat berpuasa.

Jaman sekarang sudah beda jaman, tentu saja beda metode untuk membuat anak semangat berlatih puasa ramadhan. Salah satu cara yang saya gunakan dahulu untuk anak-anak saya adalah dengan memberinya point tertentu jika kuat puasa mBedug, dan dilipatkan dua jika ternyata kuat puasa sehari penuh. Disepakati point tersebut nanti bisa ditukarkan nominalo uang misal 1 point adalah Rp. 10.000,- sehingga jika misal anak kuat puasa mBedug selama 30 hari, maka akan mendapat 30 point, yang artinya mendapat Rp. 300.000,- kalau kuat puasa sehari penuh berarti mendapat Rp. 600.000,- Lalu nanti menjelang akhir ramadhan kita belikan barang yang sesuai keinginan anak kita.

Contoh toko online

Contoh toko online

Jaman semakin berkembang, saat ini belanja akan lebih hemat waktu dan biaya dengan cara belanja online. Untuk lebih memacu semangat anak, bisa juga salah satunya sebelum memasuki bulan puasa ramadhan, kita buka salah satu tempat berjualan online, lalu persilahkan anak memilih barang yang diinginkan, dan nanti dijanjikan setelah lebaran akan dibelikan dengan catatan puasanya bisa full.

Saya yakin dengan cara-cara seperti ini akan bisa lebih memacu anak untuk berpuasa. Namanya juga latihan, maka tidak ada salahnya hal ini dicoba. Ini juga menjadi semacam pendidikan bagi anak bahwa kebaikan akan mendapatkan reward kebaikan pula. Walaupun saya yakin tanpa anak harus berpuasa, kitapun akan membelikan barang tersebut, misalnya HP android. Jadi kenapa tidak dipakaikan cara ini, dari pada membelikan HP android kepada anak begitu saja, maka dengan cara syarat anak puasa full, lalu mendapat hadiah, maka bahkan HP Android tersebut akan terasa menjadi lebih berharga bagi anak, karena diperoleh dengan perjuangan, yaitu berpuasa ramadhan full sebulan, bukan dengan rengekan dan tangisan.

Bagi anda para orang tua yang saat ini anaknya masih susah berlatih puasa ramadhan, belum terlambat untuk mencobakan cara ini. Semoga bermanfaat.

Romadhon, android dan sosmed

Romadhon di tahun masehi 2016 ini memang nuansanya berbeda sekali.

Saat ini hampir semua orang sudah mempunyai HP Android, karena memang harganya terjangkau mulai 500 san ribu sampai dibawah 10 jutanan.

Akibatnya hampir semua pemegang android punya akun media sosial, minimal FACEBOOK, kalau yang lengkap dan HP androidnya mumpuni, pasti lengkap ada twitter, instagram dll.

Saya sendiri memakai android sejak oktober 2010, jadi sudah sekitar 5,5 tahun memakai android, jadi saya tahu benar perkembangan aplikasi di android, dari awalnya whatapp yang tahun 2010 masih teramat kurang populer dibanding BBM, tapi saat ini menjadi menjadi sebaliknya, BBM hanya pelengkap di hp android.

Saat ini media sosial menjadi tempat kampanye paling mudah, tempat melontarkan isu, berita, dengan tujuan tertentu. Itulah yang saat ini terjadi. Tahun 2014 belum seheboh tahun 2016 ini saat romadhon, paling kalau siang pada iseng upload foto es atau makanan yang menggugah selera, sekedar untuk bercanda.

Tapi romadhon tahun ini, facebook menjadi ladang penggiringan opini. Pengguna facebook pasti tahu yang saya maksud.

Intinya adalah bahwa kita hidup di akhir zaman. Banyak fitnah.

API akan terlihat seperti AIR

AIR akan terlihat seperti API.

KEBENARAN akan menjadi hal yang ANEH.

KESALAHAN akan menjadi hal yang LUMRAH.

Silahkan “membaca” pergerakan dunia ini dengan dua mata.

Mata fisik.
Mata hati.

Kebanyakan orang sekarang kehilangan mata hati yang bisa membedakan mana AIR mana API.

AHM Mulai Buka Layanan Mudik dan Balik Bareng Honda

Jakarta- Menyambut Lebaran 1437 H, PT Astra Honda Motor (AHM) mulai membuka pendaftaran layanan Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2016. Kegiatan mudik bersama bagi konsumen ini merupakan komitmen perusahaan untuk menemani konsumen setianya mudik bersilahturahmi dengan keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman.

image

015 melakukan pendaftaran ulang di pabrik perakitan AHM, Jakarta Utara.Menyambut Lebaran 1437 H, AHM kembali mulai membuka pendaftaran layanan MBBH 2016 mulai 27 Mei 2016 dengan dua rute yaitu Semarang-Jakarta dan Yogyakarta-Jakarta.

Layanan MBBH secara rutin dan konsisten digelar AHM selama 11 tahun sebagai sarana mudik yang ditunggu umat Islam Ibukota dengan rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Yogyakarta. Sementara itu, untuk kembali ke Ibukota, AHM pun membuka dua rute yaitu Semarang-Jakarta dan Yogyakarta-Jakarta. Antusiasme masyarakat yang tinggi menyongsong libur Lebaran menginspirasi AHM untuk membuka pendaftaran layanan MBBH lebih jauh, yaitu mulai 27 Mei 2016.

image

MBBH 2016menyediakan 54 bus dengan harapan dapat mengantarkan lebih dari 2.000 pemudik menuju Semarang dan Yogyakarta serta 20 truk ekspedisi untuk mengangkut motor Honda kesayangan konsumen sesuai kota tujuan.

Untuk memberikan layanan terbaik dalam MBBH 2016, AHM menyediakan 54 bus dengan harapan dapat mengantarkan lebih dari 2.000 pemudik menuju Semarang dan Yogyakarta. Mereka akan diberangkatkan pada 1 Juli 2016 yang berlokasi di PT Astra Honda Motor Plant 1 Sunter Jakarta Utara. Agar konsumen tetap dapat menggunakan sepeda motor kesayangan di kampung halaman, AHM menyediakan 20 truk ekspedisi untuk mengangkutnya sesuai kota tujuan. Truk pengangkut motor ini akan diberangkatkan lebih awal, yaitu 30 Juni 2016 dengan lokasi pemberangkatan di Pelataran Gedung 13-15, Gedung Bulog Sunter Barat, Jl. Perintis Kemerdekaan Kelapa Gading Jakarta Utara. Sementara itu, bagi pemudik yang ingin kembali ke Ibukota bersama-sama, AHM menfasilitasinya dengan Balik Bersama pada 11 Juli 2016 dari kota Semarang (Dealer Astra Motor Gajah Mada) dan Yogyakarta (Astra Motor Jombor).

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM Istiyani Susriyati mengungkapkan upaya membuka pendaftaran MBBH jauh-jauh hari sebelum waktu keberangkatan ini bertujuan untuk membantu calon pemudik agar dapat menyusun perencanaan liburan lebih awal sehingga dapat menikmati perjalanan dengan tenang dan aman, serta dapat bersilahturahmi dengan keluarga di kampung halaman secara lebih maksimal saat merayakan Lebaran tahun ini. Dengan berlandaskan Semangat Satu Hati, layanan MBBH ini dikembangkan agar perusahaan dapat selalu bersama menemani keseharian dan aktivitas konsumen sepeda motor Honda termasuk dalam merayakan hari raya keagamaan seperti Lebaran.

“Layanan MBBH secara konsisten kami gulirkan lebih dari satu dekade sebagai wujud kepedulian AHM terhadap tingginya minat dan kebutuhan masyarakat untuk pulang kampung merayakan Lebaran bersama keluarga. Kami berharap yang kami persembahkan ini dapat semakin memperkuat ikatan konsumen dengan sepeda motor Honda di manapun dan apapun aktivitasnya.”

Untuk mengikuti program MBBH ini, calon pemudik cukup membayar Rp150.000,- dengan mendaftarkan diri ke jaringan main dealer dan dealer Honda di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Adapun 7 lokasi pendaftaran MBBH yaitu PT Wahana Makmur Sejati – Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Astra Motor Jakarta – Dewi Sartika, Jakarta Timur, serta dapat menghubungi dealer Honda yaitu Tunas Dwipa Matra – Tebet, Jakarta Selatan, Nusantara Surya Sakti – Slipi, Jakarta Barat, CV Bintang Jaya – Klender, Jakarta Timur, CV Mitra Jaya – Kranji, Bekasi, CV Maju Gemilang Makmur – Pasar Kemis, Tangerang. Dengan pendaftaran ini, calon pemudik secara otomatis akan medapatkan dua kursi bus, asuransi perjalanan, layanan kesehatan, goodie bag yang berisikan buku panduan keselamatan berkendara, jaket, kaos, konsumsi selama perjalanan dan beragam hadiah. AHM pun melengkapi layanan MBBH 2016 dengan memberi kesempatan para pemudik mengikuti undian berhadiah dua unit sepeda motor Honda.

Persyaratan mengikuti MBBH antara lain wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia, Surat Izin Mengemudi (SIM) C, dan  Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor Honda. Pemudik dan sepeda motor juga diharuskan dalam kondisi standar dan prima. Pemudik diharapkan dalam kondisi sehat, membawa perlengkapan keselamatan berkendara dan helm standar SNI untuk digunakan di kampung halaman saat mengendarai sepeda motor Honda kesayangannya yang diangkut truk ekspedisi AHM. Pemudik pun dapat membawa barang bawaan maksimal 5kg.

Untuk menjaga keselamatan dalam perjalanan, pemudik peserta MBBH wajib turun di tempat yang telah ditentukan dan tidak diperbolehkan turun di saat perjalanan. Bagi peserta yang mengikuti Balik Bareng Honda (BBH) diharuskan memiliki KTP Jabodetabek dan merupakan peserta Mudik Bareng Honda.

Jakarta, 11 Mei 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

 

Siaran Lokal TV bermanfaat bagi daerah dimana pemancar TV berada

image

Aturan siaran lokal adalah 10% dari jam siar, jadi jika stasiun televisi bersiaran 24 jam, maka harus ada siaran lokal 2,5 jam.

tvOne Yogyakarta mulai bulan April 2016 ini, mulai menyiarkan siaran lokal dengan dua materi, yaitu yang pertama adalah materi RELIGI, yang kedua adalah materi DOCUMENTARY.

Materi religi bentuknya tausiyah dari ustad dan ustadzah lokal jogja.

Sedangkan materi documentari adalah berupa wawancara tokoh dan juga tempat wisata dan kuliner di sekitar jogja solo.

Dengan adanya siaran lokal ini, maka potensi wisata dan kuliner di jogja solo bisa lebih terexpose, juga wawancara dengan tokoh tokoh di jogja akan bisa lebih mengenal budaya dan program kerja dari tokoh tokoh yang diwawancarai.

Semogo berguna.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

%d bloggers like this: