Kustomfest 2014 : Kustom HD berbasis Road King

Sungguh saya sejujurnya sangat awam dengan HD, sehingga kemarin saat melihat langsung dari dekat di Kustomfest 2014, saya sangat tertarik kustom HD yang tampak menonjol karena bentuknya aneh dan besar dan dijejer dalam satu baris, dengan bentuk dasar hampir sama, dan jika saya tidak keliru ini adalah basicnya HD Road King yang di kustom oleh Imagineering Customs. Jika saya diberi kesempatan punya HD, sepertinya model yang begini yang saya suka 😀

Dan yang paling sangar menurut saya adalah yang warna hitam.

*oke kalau salah jangan dibully ya 😀

wis monggo simak saja foto foto hasil bidikan kamera advan S5F saya dan kamera pocket saya, semoga bermanfaat.

Foto saya tanpa watermark, monggo saja kalau ada yang mau copas.

100_5870 100_5871

IMG_20141011_153616 sIMG_20141011_153535 IMG_20141011_153510 IMG_20141011_153458 IMG_20141011_153446 IMG_20141011_153431IMG_20141011_153604 IMG_20141011_153705 IMG_20141011_153713 IMG_20141011_153724 IMG_20141011_153744

Kustomfest 2014 : Pitung dengan dua roda di depan, ajib.

100_5878

Ada yang sangat menarik bagi saya di kustomfest 2014, saya pernah punya klangenan motor honda C 70, sehingga ketika melihat sosok honda pitung dengan kustom dua roda di depan, menjadi semangat saya melihat dan mengabadikannya, kepikiran bahwa ini harus saya tulis di blog ini.  Saya kebayang saja betapa uniknya dan secara teknis tentu bukan hal mudah membuat dua buah roda ada di depan sebuah sepeda motor, kalau di belakang saja sudah umum. Setahu saya ini satu satunya motor dengan kustom dua roda di depan yang dipamerkan di acara kustomfest 2014 ini.

Ini pitung tapi ketika saya lihat blok mesinnya, wow 200 CC. Dan monggo pantengin saya spesifikasinya lengkap dalam mengkustom pitung ini.

Penasaran banget gimana riding dengan pitung ini. Semoga kapan kapan diberi kesempatan oleh yang punya untuk mencobanya.

100_5885

100_5881

100_5884

100_5880

100_5878

Kustomfest 2014, ketika seni dan kultur berpadu dengan motor dan mobil

image

KUSTOMFEST 2014 ini adalah kali ketiga diadakan di Jogjakarta, tepatnya di JEC (Jogja Expo Centre), yang pertama tentunya tahun 2012, lalu tahun 2013, dan sekarang ini yang ketiga kalinya. Acara ini selalu dilaksanakan pada minggu pertama bulan Oktober, akan tetapi karena bareng dengan Hari Raya Idul Adha, maka untuk tahun 2014 dimundurkan pada minggu kedua, untuk tahun tahun mendatang, tetap akan digelar di minggu pertama bulan Oktober, kecuali memang bareng dengan hari besar juga.

Kenapa acara ini musti digelar di Jogja? salah satu jawabannya adalah bahwa Jogja punya RUH seni yang tinggi, Jogja juga punya magnet tersendiri untuk menarik peserta dan penggiat adan penikmat sepeda motor dan mobil kustom untuk datang dengan senang hati, istilahnya ini adalah LEBARANNYA para pecinta kustom.

Menurut bro Nurfil (penggiat modifikasi), bahwa perkembangan kustom kultur ini sangat cepat dan beragam, antara lain karena adanya unit, bahan, gaya hidup/life style, dll.

Sementara itu menurut bro Andika Gunadarma pendiri CAFE RACER INDONESIA, bahwa pecinta cafe racer dari awalnya tahun 2008 hanya ada 10 member, saat ini sudah ada 20.000 member, dan uniknya di CRI ini semua member equal, tidak ada pengurus resmi dan tidak ada anggota, semua sama kedudukannya sebagai member.

Bro Yayank dari Gear Head Monkey Garage yang telah 10 tahun berkecimpung dalam dunia kustom, mengatakan bahwa saat ini memang ada pecinta kustom tapi ada pula calo modifikasi.

Dan inilah bro LULUT yang merupakan penggagas kustomfest mengatakan bahwa dulu kala kustom hanya sebagi pemanis sebuah event, sehingga timbul keinginan untuk membuat gelaran kustomfest seperti yang sekarang ini yang awalnya memerlukan riset selama dua tahun untuk mencari bentuknya sampai bisa kita lihat seperti hari ini. Sehingga sekarang ini Kustomfest bisa dinisbatkan sebagai LEBARANNYA para pecinta kustom.

Sebenarnya kustom bukan hanya pada motor, dan definisi kustom sendiri sebenarnya adalah merubah motor atau mobil menjadi SEMAUNYA GUE, “iki lho karepku”, misal merubah pelek dan ban saja sudah bisa dikatakan KUSTOM.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Koboys : Soegax, Irawan, Begawan Gora, Hadiyanta, Joko ponorogo, duduk : Amama.

image

image

image

image

image

image

U MILD Unity Team Ajak Tingkatkan Kreatifitas dan Apresiasi di KUSTOMFEST 2014

 

image

Yogyakarta, 11Oktober 2014 – Ribuan komunitas bikers dan kustom dari seantero nusantara bahkan juga mancanegara akan menyerbu kota Yogyakarta untuk menghadiri KUSTOMFEST 2014. Mereka berbondong-bondong hadir di acara yang dianggap sebagai acara paling akbar bagi para komunitas Kustom, KUSTOMFEST 2014 yang akan diadakandi Jogja Expo Center (JEC), 10-11 Oktober 2014.

Kustom Kulture kini sudah menjadi sub culture yang berkembang,selain builder motor, di acara ini akan dapat kita temui pulakomunitas lain seperti mobil Hot Rod, Kustom Airkooled, Kustom Paint, Kustom Bicycle, Body Art Show dan masih banyak lainnya.

Menurut penggiat modifikasi Nurfil Aiman, tren Kustom Kulture memang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia karena subcultureini menggambarkan suatu kreasi diri para penciptanyamelalui sebuah karya yang memiliki nilai estetika dan dapat menimbulkan apresiasi serta rasa hormat.

“Kustom Kulture adalah sebuah sub culture yang mengubah kendaraan dengan tidak menghilangkan fungsinya sertatetap memperhatikan estetika, kenyamanan dankeamanan,” jelas Nurfil. Sambungnya lagi, “Perbedaan yang ada dalam berkarya tidak harus membuat komunitas Kustom Kulture menjadi berseteru, hal ini melainkan dapat memacu mereka untuk menghasilkan karya terbaiknya.”

Menambahkan Nurfil, builder dari Gear Head Monkey Garage, Susanto Gunawan mengatakan, “Kustom Kulture bukan sekedar kompetisi menang dan kalah, dan tidak terbatas pada cc mesin besar atau kecil, tapi tanggung jawab menghasilkan karya yang punya estetika namun tetap aman digunakan.” kata Yayank, sapaan akrabnya.

Hal senada pun diutarakan oleh Lulut Wahyudi, selaku penggagas dan penyelenggara KUSTOMFEST. Menurut Lulut, dalam berkarya harus memperhatikan peraturan yang ada, sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. “Tema yang diangkat KUSTOMFEST tahun ini adalah ‘Kustom Rule’, yang merupakan sebuah pembuktian Kustom Kulture Indonesia kepada dunia. Selain itu, ini juga merupakan perwujudan karya serta proses kustom tidak memiliki batasan, namum tanggung jawab dari setiap builder untuk berkarya dengan estetika konsep hingga detil bukan sekedar mencomot atau meniru yang sudah ada,” ujar Lulut.

Selain itu, Andika Gunadarma, pendiri CafĂ© Racer Indonesia (CRI) mengungkapkan, “Jika ada wadah yang bisa mempermudah para anggotanya untuk saling berinteraksi dan bertukar idepastilah sangat membantu. Sharing antara penggemar Kustom Kulture dan builder, sekaligus belajar untuk saling mengapresiasi dan menghormati karya orang lain adalah hal yang penting.”

U Mild sebagai brand yang selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif bagi para bikers juga ikut hadir di event iniuntuk mengajak komunitas Kustom Kulture bersatu dan membangun semangat persaudaran melalui kegiatan yang positif dan menyenangkan dalam wadah U Mild Unity Team.

“Untuk mensinergikan komunitas Kustom Kulture, U Mild mengajak bikers untuk menyatukan visi yaitu menjunjung tinggi budaya apresiasi dan rasa hormatterhadap karya orang lain,” Nurfil menambahkan pula bahwa para bikers juga dapat berdiskusi dan bertukar pikiran mengenaiKustom Kulture melalui www.unity-team.comsebuah website milik U Mild bagibikers Indonesia.

Di dalam www.unity-team.com terdapat Forum Garage yang berisi informasi tentang apapun yang berhubungan dengan motor dan aksesorisnya. Adapula Forum Basecamp, di mana para bikers bisa ngobrol seru tentang apapun yang berhubungan dengan gaya hidup mereka seperti Hangout, Movies, Music, Tech & Gadget, Travel, Joke, Inspiration dan lainnya. Ada pula Tantangan Unity Team, di mana komunitas bikers bisa berkompetisi untuk memperebutkan hadiah utama berupa paket touring.Untuk mendapatkan hadiah ini, para member diminta untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya yang bisa didapatkan setiap kali mereka melakukan tantangan-tantangan yang diberikan termasuk berbagi cerita tentang motor Kustom mereka dan juga bengkel Kustom favorit mereka.

image

image

image

 

Milat JHC 14 “Gugur Gunung” bakal dilakoni 11 Oktober 2014. Lokasi dipedesaan Sambirejo Prambanan

image

image

WORO-WORO

Milat JHC 14 “Gugur Gunung” bakal dilakoni 11 Oktober 2014.
Lokasi dipedesaan Sambirejo Prambanan (bukit padas Candi Ijo) selatan Candi Boko.

Agenda acara dari mulai Sabtu (11/10)

Jam12 Gotong Royong persiapan pertunjukan Orkestra Tradisional “TOMBO ATI” & Sandiwara Jawa “PURIK”.
Pendirian tenda kemah dari masing2 peserta.
Bagi yg tdk bawa tenda bisa sewa dilokasi.
Acara gotong royong akan terus berjalan hingga pembangunan Monumen Gerilyawan Jalanan yang berakir pukul 23.00 (api unggun).

Minggu (12/10) jam8 prosesi Grebeg

Gunungan & sugeng kondor selamat jalan.

Acara melibatkan warga kampung setempat & yang mau menginap diwarga dibuka penyewaan super ekonomi.
Disinilah pembuktian apakah biker bersahabat dengan alam & masyarakat pedesaan.

Sopan santun jalanan jadi ujian nyata buat biker kota/ daerah.

Sampai jumpa lagi bor “Aspal Jogja Memanggil”

Turing ke Slawi dan Bumijawa

image

Bikin holder untuk advan S5F dengan plat bekas nomer polisi

image

Advan S5F duduk manis di holder dan di charge powerbank yang saya lakban di tangkai spion

Hari sabtu saya single touring dengan tujuan ke Slawi dan Bumijawa tempat adik dan tempat kakak saya.

Dari rumah jam 8:10 saya mampir ganti olie motor saya di bengkel kulon TUMUT. Lalu isi bensin full 50 ribu di pom bensin timur bangjo Gedongan.

Perjalanan saya lanjut via Minggir lalu Borobudur lalu Sepuran lalu Wonosobo, Bawang, Purwonegoro Mandiraja, Klampok belok kanan , Bukateja, Purbalingga via jalur bis ambil arah Pemalang, lalu jurusan Slawi yang jalanannya lewat diatas pegunungan. Sampai di Banjarnegara.

Saya juga silaturahmi ke pemancar TVRI SLAWI di BUKIT GANTUNGAN lalu lanjut ke BUMIJAWA via TUWEL yang jalannya melintasi hutan pinus sepi lanjut ke JEJEG lalu BUMIJAWA ke CINTAMANIK.

Untunglah ada hp android yang saya buatkan holder di atas setang dari bekas plat nomer polisi yang bahannya dari almunium sehingga gampang saya bentuk menjadi holder dan saya lem castol ke dudukan raiser setang motor saya. Sepanjang jalan saya mengandalkan googlemaps dan sesekali bertanya untuk memastikan arah yang benar.

Saya pulan jogja senin pagi jam 8:10 dan mampir di sedulur koboys kang inung di mandiraja. Lalu saya lanjut perjalanan arah Wonosobo, saya lihat ada pertigaan kearah KEBUMEN dan saya lihat di peta melewati sisi timur waduk WADAS LINTANG. Ternyata jalan berkelok kelok diatas bukit dan kiro kanan kalau bukan jurang maka tanaman pinus yang ada. Akhirnya saya tiba di sebuah pertigaan yang kiri kearah SAPURAN dan KALIBAWANG WONOSOBO, yang kanan adalah jalur besar yang ke KEBUMEN. Saya nekat ambil kiri, dan ternyata jalannya mulus aspal tapi berkelok nail turun. Bahkan ada yang mentok naik tinggi di bukit hutan pinus yang sepi. Duh karena audah terlanjur maka saya ikuti saja jalannya dan akhirnya tembus di lapangan SAPURAN.

Saya lanjut keselatan arah PURWOREJO, karena saya pingin lewat Kaligesing yang terkenal kambing ETAWA tembus ke perempatan KENTENG KULONPROGO, lalu lurus nyebrang jembatan progo menuju GODEAN. Itu hampir garis lurus tapi memang jalannya naik mentok sampai perbatasan  Kulonprogo, lalu menuju ke KENTENG jalannya menurun sepanjang 26 Km, dan ada turunan yanh extrim menjelang 6 km sampai ke Kenteng.

Saya benar benar puas bisa lewat jalan jalan yang belum pernah saya lewati sebelnya.

Konsumsi motor pulsar saya rata rata 40 km per liter. Irit juga nih.

image

image

image

Dari rumah di nol kan

image

Mampir isi bensin full di POM timur perempatan Gedongan

image

image

Isi bensin di daerah SLAWI

image

image

image

image

Sampai di rumah

Mas DHIKA pemilik pertama All New CBR150R di Jogja

Pas kemarin acara launching All New CBR150R, di Hotel Sheraton Jogja, kami koboys semeja dengan mas DHIKA yang merupakan pengindent pertama All New CBR150R di wilayah Jogja. Dan buktinya mendapat semacam Sertifikat pembeli pertama. Beliau indent kira-kira tanggal 5 September 2014 saat dilaunching, dan indent online ternyata.
image

Mas Dhika bekerja di salah satu perusahaan di Jogja bagian IT.

Selamat mas Dhika, tidak salah pilih CBR 150R, apalagi pilihannya yang repsol edition. CBR150 R ini menurut saya memang desainnya bagus dan seimbang antara depan tengah dan belakang bisa dilihat dengan manis.

100_4926

mas Dhika kaos merah, yang kaos abu abu songgo uang kepingin CBR 150 R :-D

100_4950 100_4947 100_4935

nih yang mau ambil kredit All New CBR 150 R di Jogja

cbr 6 cbr 5 cbr 4 cbr 3 cbr 2 cbr 1 kredit cbr 1 kredit cbr

Episode 2 : Review Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS 2014 Indonesia by KARS TV

Salut buat koboys junior yang telah membuat review motor lalu diunggah di youtube, saya sendiri baru sempat download dan melihat yang seri kedua ini, yaitu review Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS.

oh iya istilah KOBOYS JUNIOR, sebenarnya hanya untuk menyebut koboys yang muda muda secara umur, karena memang pada perkembangannya koboys banyak blogger anak anak muda yang bergabung, secara umur mereka mungkin muda, tapi secara ilmu, saya sendiri kalah jauh dari mereka. 

Saya tadi pas nonton sempat cekikak cekikik sendirian melihat review yang mengalir dan kocak tanpa meninggalkan esensinya untuk mereview sebuah produk motor. Dengan host adalah yudhakusuma, biasanya beliau blognya membahas mobil-mobil malahan.

Yang pertama tentu spesifikasinya, hal ini bisa dibandingkan dengan merek sejenis, yaitu generasi pulsar yang lebih tua, juga dibandingkan dengan merek lain. 

Lalu ada uji suspensi dengan penumpangnya adalah kakak bhima 😀

Lalu tentu saja uji handling dengan dikendarai dengan berbagai kecepatan dan kemiringan medan yang berbeda.

Sekali lagi salut untuk sedulur sedulurku koboys junior yang telah membuat KARS TV, kedepan saya yakin kalian akan dicari oleh peluang dan oleh pekerjaan yang tidak jauh dari hal ini, karena kedepan akan banyak tv siaran digital yang butuh content siaran untuk on air tiap harinya. Sebagai gambaran di jogja besok bisa ada sekurangnya 40 tv digital bahkan bisa lebih. Dan ini adalah peluang untuk PH PH untuk membuat program acara yagn menarik dan nantinya bisa untuk dijual ke tv.

Memang masih ada beberapa kekurangan dalam video ini, yang pertama saat pembukaan, host membelakangi matahari, jadi istilahnya backlight, video jadi kurang enak ditonton, yang kedua adalah mix sound antara musik latar dan suara host masih belum stabil, kadang host terlalu lirih, kadang keras, jadi saya musti mengeraskan atau meminimkan volume biar pas. Dan saya tadi menangkap deru angin kencang saat syuting, karena memang lokasi diambil di Waduk Sermo Kulonprogo.

Teruslah berkarya dan nanti pengalamanlah yang akan membuat kalian sempurna.

======================================================================================

Screenshot_2014-09-10-17-22-14 Screenshot_2014-09-10-17-22-17 Screenshot_2014-09-10-17-22-22 Screenshot_2014-09-10-17-22-54 Screenshot_2014-09-10-17-23-12 Screenshot_2014-09-10-17-24-26 Screenshot_2014-09-10-17-25-45 Screenshot_2014-09-10-17-26-30
Screenshot_2014-09-10-17-21-32 Screenshot_2014-09-10-17-21-38 Screenshot_2014-09-10-17-21-47
 
 
http://www.youtube.com/watch?v=a6qQdOZLzQg

Apakah ini sosok HONDA CBR 150 R lokal?

image

Wis monggo pantengin gambarnya. Moga moga benar ini CBR150R buatan lokal yang sebentar lagi mau di launching oleh AHM.

*nunggu test ride 😀

%d bloggers like this: