Berburu duren di Puncak Gajah, Kokap, Kulonprogo dengan koboys

image
Yess pagi ini jam 6:15 saya start dari rumah menuju Wates, jam 07:00 sampe juga di rumah Mas Tongsam di Wates. Sekitar 5 menit kemudian datang rombongam scrambler mas Gora, mas Irawan, dan mas Rendi, semuanya dari Bantul.

Lalu datang juga mas Faizz yang tadinya ragu ragu tidak mau ikut, akhirnya galau menyusul. Yang tidak jadi ikut adalah mas Guru Andy Suranto dan Demang Sugak.

Setelah sarapan cilok dan kopi, kami berenam berangkat menuju puncak Gajah melalui jalur kalibiru naik terus sampai akhirnya di pertigaan di bawah Puncak Gajah.

Alhamdulillah kami bisa foto foto sekitar 200 meterean sebelum puncak Gajah, ada tempat yang dirata untuk kedepan rencana dipakai parkiran wisata puncak Gajah.

Setelah poto poto kami lanjut ke parkiran puncak gajah yang sudah ada, lha kok ndilalah ada yang jual duren.

Jadilah kami pesta duren di puncak Gajah. Membelah 4 duren, yang 3 pahit, yang satu manis. Nyusss. Pokokke kenyang makan duren, sampai mabok.

Selanjutnya kami turun karena nanti mau jumatan di masjid dekat rumah mas Tongsam.

Lhooo kok disepanjang jalan menurun menuju waduk Sermo banyak pengepul duren dan manggis. Rupanya memang sudah mulai musim duren, padahal 3 bulan yang lalu kami lewat jalan ini, sepi tidak ada duren sebuahpun.

Harga duren lumayan murah, kisaran 25.000 sampai 30.000

Untuk manggis harganya cuma 7.000 per kg, tadi saya beli 5 kg sampai berat taa punggung saya.

Pokoknya puas banget angon scrambler dengan sedulur koboys hari ini. Turing itu ridak harus jauh dan pakai motor mahal.

Rencana bulan depan kita mau mruput mandi di KEDUNG PEDUT, dan semoga musim duren belum berakhir.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Pebalap AHRT Jalani Tes Pramusim Asia Road Racing Championship

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) menurunkan 4  pebalap muda binaannya yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT), yaitu Dimas Ekky Pratama, Gerry Salim, M. Febriansyah dan Yassin Somma untuk menjalani tes pramusim kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) di Johor, Malaysia pada 22-24 Maret 2016. Langkah ini semakin mengukuhkan konsistensi dan keseriusannya dalam menyiapkan pebalap muda berprestasi melalui pembinaan balap berjenjang. 

image

Di kejuaraan ARRC ini pebalap binaan  AHM masuk di 2 kelas yakni Supersport 600cc dengan pebalap Dimas Ekky Pratama dan Gerry Salim yang akan menggunakan motor Honda CBR600.  Sementara itu, di kelas Asia Dream Cup (ADC) akan menggunakan motor CBR 250R dengan pebalap M. Febriansyah dan Yassin Somma. Dalam tes pramusim di Johor ini, para pebalap bertalenta ini diharapkan dapat semakin mempertajam kompetensi dan kemampuan balapnya dengan para pebalap Asia.

 

Tes pramusim ini difokuskan pada latihan fisik dan beradaptasi dengan aturan lomba, motor tipe sport yang akan digunakan sepanjang musim dan juga penyesuaian dengan sirkuit baru. Sirkuit Johor, Malaysia ini sekaligus menjadi sirkuit seri perdana  ARRC 2016. Selain tes pramusim untuk pebalap, persiapan motor yang akan digunakan juga telah dilangsungkan sejak 13-20 Maret di Johor, Malaysia.

 

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan melalui pembinaan balap yang konsisten dan semangat Satu HATI untuk terus menemani pebalap muda berprestasi, pihaknya optimistis akan berhasil melahirkan pebalap muda yang akan meraih prestasi gemilang di ajang balap Internasional.

 

“Sesuai dengan komitmen, kami terus mendukung pembinaan dan pematangan kompetensi pebalap muda di Indonesia untuk meraih mimpi tertinggi di kancah balap dunia. Kami ingin pebalap Indonesia menjadi pebalap yang layak diperhitungkan dan memiliki kompetensi tinggi. Kami harap di tes pramusim ini para pebalap binaan AHM dapat semakin mempertajam jarak waktu dengan pesaing dan meningkatkan capaian sebelumnya sehingga dapat mengibarkan Merah Putih pada ajang bergengsi ini.”

 

Dimas Ekky di kelas Supersport 600cc berhasil mengantarkan Indonesia ke peringkat 5 besar klasemen ARRC 2015. Sementara M. Febriansyah atau yang akrab dipanggil Feri pada tahun pertamanya di ADC 2015 mampu menghasilkan capaian gemilang dengan finish di podium kedua dalam ADC seri 2 di Chang International Circuit, Thailand.

 

ARRC menjadi ajang balapan tingkat Asia yang bertujuan untuk menunjukkan talenta balap dan mempertajam kompetensi yang dilakukan di berbagai sirkuit negara-negara di Asia sepanjang 6 seri.  Ajang balapan ini akan dilaksanakan sebanyak 2 race di tiap serinya. Setiap pebalap akan mengumpulkan poin yang akan diakumulasi untuk menentukan posisi klasemen di akhir ajang ARRC.

 

Andi Gilang Hadapi Tes Pramusim CEV Moto3

 

Selain mengirimkan empat pebalap binaannya ke ajang balap tingkat Asia, AHM untuk pertama kalinya mendukung Andi Farid Izdihar dengan sapaan Gilang untuk terjun di ajang balap CEV Moto3 Junior World Championship. Andi Gilang akan mengikuti tes pramusim di Barcelona, Spanyol pada 27 Maret – 5 April 2016 mendatang dengan motor NSF250RW dengan spesifikasi yang diberlakukan di CEV.

 

Tes pramusim ini akan dibawah pengawasan langsung Alberto Puig untuk menghadapi balapan perdana di CEV Moto3 yang akan berlangsung di Circuit de Valencia pada 17 April 2016 mendatang. Gilang juga telah menjalani olah fisik dengan sepeda dan dirt bike (untuk motocross) pada Februari lalu.

 

Kejuaraan CEV Spanish Championship kelas Moto3 Junior World Championship  berlangsung sebanyak 8 seri di berbagai sirkuit  balap Eropa, yaitu sirkuit Valencia, Spanyol (April), Le Mans, Prancis (Mei), Aragon, Spanyol (Mei), Catalunya, Spanyol (Juni), Albacete, Spanyol (Juli), Algarve, Portugal (Agustus), Jerez, Spanyol (Oktober), dan Valencia, Spanyol (November).

 

“Kami berharap para pebalap muda berbakat Indonesia dapat bertarung dan mencetak sejarah membanggakan untuk Tanah Air  sekaligus mewujudkan mimpi hingga di ajang balap tertinggi MotoGP.”

 

Jakarta, 17 Maret 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

Galery CB500X LED 2016

image

Tadi pagi saya servis PCX di ASTRA HONDA JOMBOR, sambil menunggu maka saya lihat lihat BIG BIKE HONDA, mata langsung tertuju pada motor model adventure, tenyata ini CB500X 2016 yang lampunya sudah LED.

Tidak lupa saya mencoba sekadar duduk di atasnya, kedua kaki saya memang ridak bisa menapak sempurna, tapi kalau pakai safety shoes atau sepatu biker saya yakin bisa pas menapak.

Big bike 500X ini memang yang paling laris dibanding yang lain, kalau saya ada rejeki lebih, sayapun mau meminang motor ini. Semoga bisa kesampaian. Amin.

Oh iya harganya kisaran 150 juta, dan ini sudah ABS.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Buka Seri Pertama ATC, 2 Pebalap Indonesia Langsung Kibarkan Merah Putih

Buriram, Thailand –  Dua Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Gerry Salim dan Andi Gilang, berhasil mengibarkan Merah Putih setelah meraih podium ke-2 dan ke-3 ‎pada seri pertama Asia Talent Cup (ATC) 2016 di sirkuit Chang, Thailand.Kemenangan ini merupakan prestasi pertama pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di musim balap internasional tahun ini.

 

image

Pada seri pertama ATC 2016, pebalap lulusan Honda Racing School, Gerry Salim memulai jalannya balapan race pertama dari start posisi ke-4 pada Sabtu (12/3). Meskipun balapan baru dimulai, semangat tinggi mengukir prestasi sudah tampak sejak balapan putaran awal di mana pebalap ini berhasil memacu motornya untuk overtaking pebalap-pebalap di depannya dan mengakhiri balapan sebanyak 16 lap pada posisi ke-2 dengan catatan waktu terbaik 1’48.286.

image

“Saya memiliki optimisme yang tinggi untuk seri pembukaan ATC ini mengingat tahun lalu saya menduduki podium ke-3 seri pembukaan ATC 2015. Target saya adalah dapat selalu berada di jajaran atas pebalap selama balapan berlangsung. Strategi tersebut berhasil sampai lap terakhir. Saya berusaha maksimal untuk terus maju melewati pebalap lainnya dan akhirnya berhasil finish di posisi-2. Kemenangan ini saya persembahkan untuk Indonesia,” ujar Gerry Salim.

 

image

Andi Gilang Podium : Pebalap binaan AHM Andi Gilang (kanan) meraih podium ke 3 race kedua pada seri perdana ATC di sirkuit Chang, Thailand (13/3). Pada seri pertama ATC 2016, dua pebalap muda Indonesia binaan AHM, Gerry Salim dan Andi Gilang, berhasil mengibarkan Merah Putih setelah meraih podium ke-2 dan ke-3.

Sementara itu pebalap binaan AHM lainnya, Andi Gilang yang berhasil meraih pole position pada kualifikasi ATC seri Buriram, terus memimpin jalannya balapan race pertama hingga akhirnya terpaksa mengakhiri balapan di lap ke-12 dikarenakan terjatuh saat melakukan pengereman. Namun semangat juang pebalap asal Sulawesi Selatan ini tak pernah padam. Pada race kedua yang berlangsung Minggu (13/3), Andi Gilang mampu kembali unjuk kompetensi balapnya dan  berhasil meraih hasil positif pada posisi ke-3 dengan catatan waktu terbaik 1’48.648. Prestasi kedua pebalap Indonesia ini memberikan kebanggaan bagi bangsa dengan mengibarkan Merah Putih sebanyak dua kali di podium ajang balap bergengsi tingkat Asia ini.

 

image

Pebalap binaan AHM Gerry Salim (kiri) meraih podium ke 2 race pertama pada seri perdana ATC di sirkuit Chang, Thailand (13/3). Start pada posisi ke-4, Gerry Salim berhasil melewati para pesaingnya dan finish pada posisi kedua dengan catatan waktu terbaik 1'48.286 .

“Saya mengawali seri pertama ini dengan baik. Pole position pada kualifikasi menjadi bekal utama saya selama balapan. Namun sayang, saat saya fokus menjaga posisi terdepan, saya sempat kehilangan traksi roda depan saat melakukan late braking di tikungan terakhir. Saya harus melepas peluang menjadi juara di race pertama. Pada race kedua, saya berusaha tampil lebih maksimal dan berhasil meraih posisi-3. Semoga pada seri ATC berikutnya di Qatar saya bisa mengulang sukses saya meraih podium tertinggi dan mengumandangkan Indonesia Raya seperti tahun lalu,” ujar Andi Gilang. 

 

Pebalap muda AHRT lain yang baru bergabung dalam ATC pun turut menunjukkan hasil membanggakan. Irfan Ardiansyah berhasil menduduki posisi 8 besar di tengah-tengah para pebalap tangguh negara lain yang sudah berpengalaman di berbagai ajang balap internasional. Sementara 2 rekan setimnya, Dwiki Suparta dan Alif Utama, terus berjuang menunjukkan prestasi terbaiknya pada debut balapan internasionalnya ini.

 

“Saya sangat bersemangat menghadapi balapan pertama saya di ATC 2016 ini. Tahun ini bukan hal yang mudah. Tapi saya berusaha keras untuk cepat beradaptasi dan bisa bersaing dengan pebalap-pebalap lainnya. Saya optimis dapat mencetak prestasi lebih baik lagi pada seri ATC berikutnya,” ujar Irfan Ardiansyah.

 

General Manager Marketing Planing and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan prestasi pebalap binaan AHM di pembukaan ajang balap ATC 2016 ini merupakan hal yang membanggakan untuk Indonesia. Prestasi ini membuktikan kesiapan pebalap Tanah Air untuk bersaing dengan pebalap-pebalap tangguh yang berasal dari berbagai Negara.

 

“Pengibaran Merah Putih sebanyak dua kali dalam satu seri balap ini merupakan momen bersejarah untuk Indonesia di musim balap internasional tahun ini. Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi pebalap-pebalap Indonesia lainnya untuk mencetak prestasi membanggakan untuk bangsa kita. Dengan semangat Satu Hati, kami ingin menjadi bagian dari perwujudan mimpi mereka.”

 

Pada ATC 2016, AHM mendukung 5 pebalap binaannya yaitu Andi Gilang, Gerry Salim, Irfan Ardiansyah, Dwiki Suparta, dan Alif Utama. Selain berlaga di sirkuit Chang, Thailand, pada 11-13 Maret 2016, mereka akan mengadu skill balap di seri ATC lain tahun ini yang akan di gelar di Sirkuit Losail – Qatar (17-20 Maret), Sirkuit Sepang – Malaysia (13-15  Mei), Sirkuit Zhuhai – Cina (16-19 September), Sirkuit Twin Ring Motegi – Japan (14-16 Oktober) dan ditutup di Sirkuit Sepang – Malaysia (28-30 Oktober).

 

Ajang balap ATC merupakan jenjang balap motor tingkat Asia yang diselenggarakan Dorna Sport sebagai penyelenggara MotoGP. Kejuaraan balap ini diikuti oleh 22 pebalap dari 8 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Japan, Thailand, China, Australia, India, dan Turkey. Pada 12 seri balap ATC, setiap pebalap bertarung menggunakan motor sport berspesifikasi Moto3, Honda NSF250R. Setiap seri balap ATC digelar 2 kali balapan sehingga setiap pebalap mengumpulkan akumulasi poin dalam menentukan posisi klasemen tertinggi di akhir seri.

 

Prestasi yang diukir pebalap AHRT ini mengulang kesuksesan pebalap AHRT di ajang ini tahun lalu, yaitu Andi Gilang yang berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium tertinggi seri kedua di sirkuit Losail, Qatar, di bulan Maret 2015 serta Gerry Salim, yang telah dua kali berhasil menaiki podium ketiga pada seri pertama di Sirkuit Chang, Thailand, pada Maret 2015 dan seri kelima di sirkuit Motegi, Jepang pada awal Oktober 2015.​

Testride All New CBR150R 2016 bersama PMHY dan HPCI Jogja

Hari jam 14:00 sampai jam 19:00 WIB astra honda jogja mengundang klub honda yang bersatu di PMHY untuk testride All New Honda CBR 150R 2016.

Tiap klub dijatah 5 orang, dan saya dalam hal ini ikut HPCI CHAPTER JOGJA datang di acara ini.

Testride ini dilakukan di SRCT depan RS BETHESDA, jadi semacam latihan safety riding, saya baru bisa menilai motor ini enak diajak nekuk nekuk di lintasan yang sudah disediakan. Posisinya juga tidak terlalu nungging, dan kaki saya bisa menapak dengan leluasa.

Cocok banget ini untuk anak muda rentang 20 sampai 30 tahunan, saya yang kepala empat saja merasa suka.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

5 Pebalap AHM Siap Berlaga di Seri Perdana ATC 2016

Jakarta – 5 Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap berlaga di seri perdana ajang balap Internasional Asia Talent Cup (ATC) 2016 yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram –Thailand. Keikutsertaan para pebalap yang bernaung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) ini merupakan bagian dari upaya AHM menyiapkan pebalap berprestasi yang membanggakan bangsa.

image

Pada ATC 2016, AHM mendukung 5 pebalap binaannya yaitu Andi Farid Izdihar atau Andi Gilang, Gerry Salim, Irfan Ardiansyah, Dwiki Hardhiana Suparta, dan Alif Akbar Utama. Selain berlaga di di sirkuit Chang, Thailand, pada 11-13 Maret 2016, mereka akan mengadu skill balap di seri ATC lain tahun ini yang akan di gelar di Sirkuit Losail – Qatar (17-20 Maret), Sirkuit Sepang – Malaysia (13-15  Mei), Sirkuit Zhuhai – Cina (16-19 September), Sirkuit Twin Ring Motegi – Japan (14-16 Oktober) dan ditutup di Sirkuit Sepang – Malaysia (28-30 Oktober).

image

Ajang balap ATC merupakan jenjang balap motor tingkat Asia yang diselenggarakan Dorna Sport sebagai penyelenggara MotoGP. Kejuaraan balap ini diikuti oleh 22 pebalap dari 8 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Japan, Thailand, China, Australia, India, dan Turkey. Pada 12 seri balap ATC, setiap pebalap bertarung menggunakan motor sport berspesifikasi Moto3, Honda NSF250R. Setiap seri balap ATC digelar 2 kali balapan sehingga setiap pebalap mengumpulkan akumulasi poin dalam menentukan posisi klasemen tertinggi di akhir seri.

image

Sebelumnya, kelima pebalap binaan AHM ini telah mengikuti tes pramusim ATC 2016 di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 9-10 Februari. Pada tes pramusim tersebut, Kelima pebalap yang merupakan alumni dari Honda Racing School ini berhasil menorehkan hasil positif. Salah satunya tercermin pada pebalap Andi Gilang yang berhasil meraih posisi tiga terbaik dengan catatan waktu 2:18:026. Pencapaian  ini dibukukan pada sesi kedua di hari kedua tes pramusim.

GM Marketing Planning and Analysis Division AHM Agustinus Indraputra  mengatakan hasil tes pramusim di Sepang pada awal Februari  lalu menjadi modal utama bagi kelima pebalap binaan Honda dalam unjuk kemampuan balap di seri perdana ATC. Kelima pebalap Indonesia binaan AHM ini siap mencetak prestasi dan mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi seperti pencapaian pebalap Indonesia di ajang ini tahun lalu. 

“Dengan semangat Satu Hati kami yakin raihan waktu terbaik yang ditorehkan di Sepang akan terus berlanjut dan berkembang sepanjang seri ATC 2016. Tahun ini kami pun berharap dapat meneruskan prestasi membanggakan pebalap-pebalap binaan AHM di ajang balap internasional dengan mengibarkan Merah Putih di podum tertinggi.”

Dalam 6 seri yang telah berlangsung pada 2015 lalu, perjuangan dua pebalap muda didikan AHM telah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Tanah Air. Andi Gilang berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium tertinggi seri kedua di sirkuit Losail, Qatar, di bulan Maret. Sementara itu, pebalap asal Jawa Timur, Gerry Salim, telah dua kali berhasil menaiki podium ketiga pada seri pertama di Sirkuit Chang, Thailand, pada Maret, serta pada seri kelima di sirkuit Motegi, Jepang pada awal Oktober.

Raihan pebalap Indonesia di ATC 2015 mencatatkan prestasi yang gemilang dari 22 pebalap yang turut berpartisipasi di ajang balap bergengsi ini. Gerry Salim tercatat berhasil mengumpulkan perolehan 109 poin dan berada posisi ke-6.  Andi Izdhihar, yang akrab disapa dengan nama Andi Gilang, bersaing tipis dengan Gerry dengan memperoleh 104 poin dan berada di posisi ke-9.

Tahun ini AHM pun semakin serius membina pebalap binaannya menuju ajang MotoGP. Selain menerjun pebalap-pebalapnya dalam ATC, AHM pun telah menyiapkan 2 pebalap AHRT untuk bertarung di ajang balap di benua Eropa. Tahun ini untuk pertama kalinya, AHM mendukung pebalap binaannya Andi Gilang di CEV Moto3 Junior World Championship. Pada ajang balap binaan Dorna Sport sebagai penyelenggara MotoGP tersebut, AHM juga untuk kedua kalinya mendukung Dimas Ekky pada kelas Moto2 European Championship.

Kedua pebalap tersebut mulai menjalani tes pramusim masing-masing kejuaraan. Setelah Andi Gilang menjalani tes pramusim CEV Moto3 Junior World Championship pada akhir Februari lalu di Barcelona, Spanyol, pebalap binaan AHM lainnya yaitu Dimas Ekky Pratama pun melaju ke Spanyol untuk menjalani tes pramusim CEV Moto2 European Championship pada 10-11 Maret 2016.

Kontrak Pebalap Binaan AHM

Sebagai upaya melakukan pembinaan pebalap yang lebih dalam secara bertahap, tahun ini AHM memiliki pola kerjasama baru dengan pebalap berbakat Tanah Air. Hal ini diwujudkan melalui kontrak kerjasama sebagai pebalap Astra Honda Racing Team selama periode 3 tahun, yaitu 2016-2018.

Dengan adanya kontrak pembinaan pebalap selama 3 tahun, AHM dapat membina dan mengevaluasi perfoma pebalapnya secara bertahap setiap tahunnya sebagai dasar pola pembinaan tahap lanjut yang paling sesuai bagi pebalap di tahun berikutnya. Adapun pebalap yang di kontrak oleh AHM ialah, Dimas Ekky Pratama, Andi Farid Izdihar, Gerry Salim, dan Irfan Ardiansyah.

“Melalui kontrak dengan pebalap berbakat selama 3 tahun, AHM menegaskan komitmennya terhadap pembinaan balap yang terstruktur bagi pebalap Indonesia. Sehingga melalui evaluasi setiap tahunnya, pebalap dapat memiliki visi yang sama atas pembinaan AHM dan tetap terjaga fokusnya untuk mencetak prestasi yang semakin tinggi dari tahun ke tahun menuju ajang balap tertinggi MotoGP,” tutup Indraputra.

 

Jadi Motor Favorit, Honda BeAT Cetak Rekor Penjualan 10 Juta Unit

Jakarta- PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil membukukan rekor penjualan Honda BeAT sebagai motor skutik terlaris Honda di duniadengan akumulasi penjualan sebanyak 10.116.299 unit di awal tahun ini. Pencapaian yang ini semakin mengukuhkan Honda BeAT sebagai primadona kepercayaan konsumen sekaligus sebagai raja motor skutik di Indonesia.

image

Honda BeAT telah menjadi pilihan utama pecinta motor skutik sejak diluncurkan pada 2008 atau selama hampir 7 tahun kehadirannya di Indonesia. Sejak awal diluncurkan, penjualannya pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 7 bulan pertama di tahun pertama kehadirannya, Honda BeAT tercatat terjual sebanyak 208.490 unit dan membukukan penjualan tertinggi sebesar 2.117.948 unit pada 2014. Hingga Februari 2016, penjualannya telah menembus angka 10 juta unit.

image

‎General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan terpilihnya Honda BeAT series oleh lebih dari 10 juta pecinta motor skutik merupakan bentuk kepercayaan besar terhadap model yang selalu didesain sesuai kebutuhan dan perkembangan tren anak muda.

image

‎“Kami berterima kasih atas kepercayaan lebih dari 10 juta konsumen Honda BeAT series sehingga mengantarkan produk ini sebagai motor skutik Honda terlaris di dunia. Ini memotivasi kami untuk selalu berupaya memenuhi keinginan generasi muda dengan tetap menghadirkan karakter kuat Honda BeAT yang berdesain stylish, compact, berperforma tinggi, serta irit bahan bakar dan ramah lingkungan.”

Honda BeAT dikembangkan dengan desain yang menyesuaikan dengan postur rata-rata orang Indonesia dengan fitur terlengkap di kelasnya.

Generasi pertama BeAT berhasil memikat pecinta skutik dengan baik sebelum akhirnya digantikan oleh generasi kedua Honda BeAT yang dirilis pada tahun 2012. Generasi ketiga dengan mesin generasi terbaru eSP menyempurnakan kehadiran BeAT di kalangan anak muda yang dirilis pada akhir tahun 2014.

Dengan populasinya yang besar, AHM pun tertantang untuk terus berupaya memberikan pilihan terbaru bagi konsumen Indonesia. Salah satunya diwujudkan menyematkan teknologi terbaru.

Beragam design, fitur, dan teknologi teranyar disematkan pada Honda BeAT series. Seluruh varian Honda BeAT series mengusung mesin 110cc enhanced Smart Power (eSP) yang terintegrasi dengan ACG Starter yang mampu menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara. Teknologi ini menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS) yang mampu mematikan mesin saat berhenti lebih dari 3 detik dan pengendara hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya lagi.

Selain itu, All New Honda BeAT eSP series tetap dilengkapi fitur-fitur canggih lain yaitu standar samping otomatis (Side Stand Switch) dimana mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun, serta Brake Lock yang lebih mudah dioperasikan untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan atau motor tetap dalam kondisi diam saat berhenti di tanjakan. Fitur unggulan lain juga dipertahankankan seperti pengaman kunci bermagnet (Magnetic Key Shutter) yang efektif mencegah pencurian.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan konsumen, AHM juga menambah varian baru dari semula yang hanya 1 varian. Honda BeAT saat ini memiliki dua varian yaitu All New Honda BeAT eSP dan  All New Honda BeAT POP eSP yang diperkenalkan pertama kali pada bulan Desember 2014.

Kecintaan konsumen skutik terhadap Honda BeAT terus meningkat. Hal ini tercermin pada awal tahun 2016. Berdasarkan data perusahaan, Honda BeAT series tercatat mampu terjual sebesar 318.548 unit pada Januari-Februari 2016. Pencapaian penjualan ini didukung penerimaan tinggi terhadap model terbaru New Honda BeAT POP eSP yang diluncurkan dengan desain stripe terbaru pada Januari lalu.

Diminati di ASEAN

Tak hanya laris terjual di dalam negeri, berbagai keunggulan desain dan performa yang diusung produk ini juga  diminati pasar motor di ASEAN. Sejak Mei 2015 hingga akhir tahun lalu, model ini telah diekspor ke negara lain yaitu Filipina sebanyak 18.496 unit. Tahun ini, Honda BeAT diharapkan terus memenuhi kebutuhan pecinta motor skutik di pasar internasional.

“Selain memiliki desain terkini dan performa handal, Honda BeAT juga telah diakui memiliki kualitas produk yang mumpuni sehingga mampu dipasarkan juga di negara lain. Kami akan terus meningkatkan kontribusi produk anak bangsa ini di pasar motor internasional sehingga dapat memberikan kebanggaan untuk bangsa kita melalui ekspor Honda BeAT ke berbagai negara,” tutup Thomas.

Jakarta, 09 Maret 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 651-8080, 3041-8080 ext. 18114, 18113 atau e-mail ke corp.comm@astra-honda.com.

1000 Anggota Komunitas Honda Ikuti Bikers Camp Management Club

Jakarta – Sekitar 1.000 anggota baru komunitas sepeda motor Honda mengikuti kegiatan Bikers Camp Management Club (BCMC) yang diselenggarakan di 28 kota besar tersebar di Indonesia. Dalam BCMC, para bikers Honda ini dilatih untuk memiliki keahlian mengelola komunitas secara profesional dan solid, serta mampu bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya.

 

image

BCMC dikemas secara menarik dengan menggabungkan aktifitas turing yang mengkampanyekan keselamatan berkendara dan camping untuk semakin mempererat soliditas anggota komunitas. Dalam kegiatan tersebut, digelar pula pelatihan dasar tentang manajemen klub, seperti cara penyusunan pengurus, Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART), mengelola keuangan komunitas, manajemen event, serta cara penyusunan program komunitas yang kreatif. Sebagai anggota komunitas sepeda motor Honda, para bikers Honda di BCMC juga mendapat teori cara berkendara dengan aman saat berkendara secara individu dan berkelompok (turing).

Kegiatan yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM) bersama seluruh jaringan main dealernya ini terbuka untuk bikers Honda yang baru bergabung dalam komunitas Honda maupun untuk bikers Honda yang baru membentuk komunitas sepeda motor Honda baru. BCMC dilaksanakan pada periode 5 – 27 Maret 2016 di daerah camping yang menarik sesuai kondisi setiap daerah, seperti di tepi laut, area pegunungan maupun area camping khusus. Gelaran perdana BCMC berlangsung di Pantai Tengah, Karang Donggala, Sulawesi Tengah pada 5-6 Maret 2016.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division A. Indraputra mengungkapkan seiring dengan semakin banyaknya model-model baru sepeda motor Honda, jumlah pecinta sepeda motor Honda yang membentuk komunitas-komunitas baru juga semakin bertambah. Oleh karena itu, AHM bersama jaringan main dealernya ingin menyambut anggota baru ataupun komunitas Honda yang baru terbentuk tersebut dalam satu kegiatan terintegrasi yaitu pelatihan manajemen klub yang dikemas secara menarik.
“Bikers Honda merupakan bagian dari keluarga besar Honda. Kami berterima kasih atas kuatnya persaudaraan atau brotherhood para bikers Honda. Kami ingin mendukung semangat tinggi para anggota baru ataupun komunitas Honda yang baru terbentuk untuk menjadikan organisasi klubnya semakin kuat dan solid.”

Kegiatan BCMC diikuti oleh sekitar 1.000 anggota baru dari 86 komunitas Honda yang baru terbentuk sejak 2 tahun terakhir, seperti Sonic 150 Honda Automotive Team (SHAT) , Honda Sonic 150R Owner Indonesia (HSOI) Jakarta, Vario Owner Community Tangerang (VOTE), Bireun Scoopy Club (BISCOUP), Motor Matic Honda Takengon (MMHT). Dalam pelatihan di dalam camping tersebut, para bikers Honda ini juga dilatih membangun kemitraan secara kreatif dalam topik bikepreneur serta membangun komunikasi efektif antara anggota komunitas dengan masyarakat sekitarnya.

“Kami ingin agar para anggota baru ataupun komunitas baru ini selain dapat mengelola juga dapat melakukan beragam aktivitas yang mereka lakukan  di bawah bendera klub Honda.  Dengan berbagai kreasi maupun terobosan yang dilakukan oleh klub Honda, kami harapkan nanti komunitas-komunitas Honda dapat menggelar kegiatan kreatif secara mandiri yang tidak hanya bermanfaat bagi para anggota,‎ namun juga memberikan kontribusi pada bangsa,” tutup Indraputra.

Alhamdulillah akhirnya ada tempat helm di SMP anakku

image

Dulu saya pernah menulis bahwa di SMP anak saya ini tidak ada tempat helm khusus, helm hanya ditaruh di lantai yang sekarang ada rak helm tersebut.

Saat saya tanya anak perempuan saya, ternyata dia pernah menulis semacam surat masukan agar disediakan rak helm, dan alhamdulillah sekarang sudah terlaksana.

Bisa dibayangkan helm yang dipakai di kepala, terkesan tidak dihargai saat hanya digeletakkan di lantai.

Saat ini dengan adanya rack helm maka helm bisa ditaruh dengan rapi dan lebih terhormat.

Sekolah SMP memang tidak membolehkan anak muridnya memakai motor dan di parkir di lingkungan dalam sekolah, maka untuk anak murid yang diatar oleh orang tuanya memakai motor dan memakai helm, sekarang sudah bisa menaruh helm dengan baik. Kalau mau lebih aman bisa saja helm digembok pakai gembok sepeda, ke besi rak.

Tetapi ada juga anak anak yang sudah diberikan motor untuk ke SMP, dan motor dititipkan di luar sekolah. Untuk hal ini pihak sekolah tidak bisa menindak, kesadaran orang tua yang diperlukan, karena amat riskan memberikan motor pada anak usia SMP yang masih labil dan tentu belum punya SIM. Tapi itu pilihan orang tua masing masing berikut resikonya mesti sudah mereka sadari.

Jadi SMP lainnya yang belum ada rack helm, mungkin bisa menirunya sesegera mungkin. Ini juga semacam komitmen dan pengumuman dari pihak SMP bahwa murid kudu tertib kalau diantar pakai motor, harus pakai helm, dan murid sebenarnyalah tidak boleh pakai motor sendiri sebelum masanya tiba yaitu saat sudah 17 tahun dan sudah punya SIM C.

Saya pernah usul ke ASTRA JOMBOR, mungkin ada semacam CSR membagikan rack helm seperti di SMP anak saya ini, seraya diberi tulisan dan gambar gambar tentang safety riding dll.

image

image

Rangkul Modifikator, Honda Modif Contest Ekspansi ke 15 Kota

Bandung – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mewadahi aspirasi kreatifitas modifikator muda Indonesia dengan menggelar Honda Modif Contest (HMC) 2016. Tahun ini, gelaran HMC semakin luas merangkul modifikator dengan ekspansi ke 15 kota penyelenggaraan atau hampir dua kali lipat dari kegiatan serupa tahun lalu.

image

Gelaran akbar modifikasi sepeda motor terbesar di Indonesia ini ditargetkan mampu merangkul sebanyak 1.900 modifikator muda berbakat Tanah Air di seluruh Indonesia. Selain itu, HMC 2016 juga memberikan area khusus modifikasi para anggota komunitas sepeda motor Honda yang turut dilombakan di setiap kota penyelenggaraan.

 

image

HMC secara konsisten digelar AHM sejak tahun 2009 dengan menggandeng ratusan modifikator berbakat Tanah Air setiap tahunnya. Gelaran pada tahun ini diperluas menjadi 15 kota dari HMC 2015 yang berjumlah 8 kota. HMC 2016 mulai dibuka di kota Bandung, Jawa Barat pada 5-6 Maret 2016.

image

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin (kanan) dan Senior Manager Brand Acitvation Departemen AHM Judhy Goutama (kiri) beserta Juri HMC 2016 memantau jalannya acara HMC 2016 di Cikapundung Riverspot, Bandung (6/3). AHM kembali mewadahi aspirasi kreatifitas modifikator muda Indonesia dengan menggelar Honda Modif Contest 2016 di 15 kota penyelenggaraan atau hampir dua kali lipat dari kegiatan serupa tahun lalu

Selanjutnya, tahun ini kegiatan serupa juga digelar di Solo, Jawa Tengah (19-20 Maret), Makassar, Sulawesi Selatan (2-3 April), Banjarmasin, Kalimantan Selatan (16-17 April), Bandar Lampung, Lampung (30 April – 1 Mei), Serpong, Tangerang Selatan (7-8 Mei), Cirebon, Jawa Barat (14-15 Mei), Pekanbaru, Riau (28-29 Mei), Denpasar, Bali (18-19 Juni), Surabaya, Jawa Timur (23-24 Juli), Manado, Sulawesi Utara (6-7 Agustus), Mataram, Nusa Tenggara Barat (20-21 Agustus), Malang, Jawa Timur (27-28 Agustus), Balikpapan, Kalimantan Timur (3-4 September), dan ditutup melalui Final Battle HMC 2016 di Jakarta (17-18 September).

 

Untuk mewadahi ragam aspirasi konsep modifikasi, para modifikator dapat memilih salah satu dari 14 kelas HMC 2016, yakni 11 kelas untuk motor tahun produksi di atas 2006 (Matic Stock/Bo    ​lt On, Scoopy Stock/Bolt On, Matic Advance, Sport Fairing, Sport Naked, Matic Racing Style, Cub and Sport Racing Style, Airbrush Graphic, Airbrush Realist/Cartoon, Stikers and Decals, serta Free For all), dan 3 kelas untuk motor tahun produksi di bawah 2006 (Choppy Cub, Cafe Racer & Bratstyle dan Free For All).

 

Tahun ini, HMC 2016 menambah 3 kelas penghargaan motor modifikasi terbaik untuk Special Achievement  yaitu Best Innovation, Best Rookie, dan Best Pick. Ketiga kelas terbaru HMC 2016 ini merupakan bagian dari apresiasi AHM terhadap modifikator pemula serta para jurnalis.

 

Untuk memastikan motor yang dimodifikasi ini aman dikendarai, dalam kriteria penilaian, AHM memasukkan syarat wajib uji coba kelayakan jalan sejauh 300 meter.  Tes jalan ini merupakan salah satu poin penilaian penting di samping penilaian lainnya seperti ide/konsep, fungsi, estetika, finishing dan detail dari motor yang dimodifikasi.

 

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, A. Indraputra, mengatakan ekspansi penyelenggaraan kontes modifikasi Honda merupakan bukti konsistensi AHM untuk menyediakan wadah seluas-luasnya bagi generasi muda Indonesia dalam berkreasi mewujudkan mimpi kreatifnya di atas sepeda motor Honda. Sebagai pelopor keselamatan berkendara di Tanah Air, AHM pun secara

konsisten menempatkan keselamatan berkendara sebagai salah satu hal penting dalam memodifikasi sepeda motor.

 

“Kami sadar bahwa jumlah modifikator muda yang memiliki kreativitas tinggi sangat banyak tersebar di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, kami memperluas area kontes modifikasi Honda menjadi 15 kota pada HMC tahun ini. Tentunya motor modifikasi di HMC tidak hanya harus baik secara estetika dan teknik modifikasi, tapi juga harus aman dan layak dikendarai di jalan raya,” ujar Indraputra.

Dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara ke seluruh peserta dan pengunjung HMC 2016, AHM dan jaringan main dealernya menggelar kegiatan seminar dan edukasi safety riding di sela-sela kegiatan modifikasi ini.‎ Acara ini diselengarakan bekerja sama dengan kepolisian setempat yang didukung oleh para instruktur safety riding terlatih Honda.

 

Pada ajang lomba modifikasi Honda ini, para modifikator HMC 2016 ini memperebutkan beragam hadiah menarik. Dari gelaran di 14 kota besar, AHM akan memilih satu pemenang pada setiap kelas untuk dikompetisikan kembali di ajang akbar Final Battle HMC 2016. Selanjutnya akan dipilih 3 orang pemenang terbaik sebagai pemenang nasional dengan 3 kategori yakni Matic, Cub and Sport, serta Free For All.

 

Para jawara modifikasi sepeda motor Honda terbaik dalam ajang ini akan mendapat kesempatan memperkaya kompetensi modifikasinya pada ajang modifikasi nasional bergengsi di Indonesia, Kustomfest pada 8-9 Oktober 2016 di Yogyakarta.

 

HMC 2016 didukung oleh jaringan main dealer sepeda motor Honda yakni PT Capella Dinamik Nusantara, PT Tunas Dwipa Marta, PT Wahana Makmur Sejati, PT Daya Adicipta Motora, Astra Motor Semarang, Astra Motor Yogyakarta, PT Mitra Pinasthika Mulia, Astra Motor Denpasar, Astra Motor Mataram, PT Trio Motor, Astra Motor Balikpapan, PT Daya Adicipta Wisesa, Astra Motor Makassar.

“Kami berharap HMC dapat menciptakan lebih banyak lagi modifikator-modifikator berbakat yang dapat memberikan kebanggaan untuk bangsa ini. Serta memberikan inspirasi masyarakat Indonesia yang ingin memodifikasi sepeda motor Honda kesayangannya,” tambah Indraputra.

 

Pembukaan HMC 2016

 

Dalam pembukaan HMC 2016 di kota Bandung, Jawa Barat, AHM bersama main dealer Honda wilayah Jawa Barat, PT Daya Adicipta Motora (DAM) memberikan apresiasi kepada Ulah Adigung Project berupa uang tunai Rp 25 juta yang telah memberikan inspirasi bagi para modifikator Indonesia

 

Ulah Adigung Project dimulai dari awal 2015 dan berakhir 17 Agustus 2015. Proyek khusus ini bertujuan untuk memberi apresiasi kepada pebalap Indonesia Tommy Manoch yang berhasil meraih juara di GP Indonesia menggunakan Honda CB77 Superhawk. Ulah Adigung Project telah berhasil membuat replika sepeda motor Honda CB77 Superhawk yang menginspirasi para modifikator HMC selama ini.

 

Selain itu, HMC 2016 di kota Bandung diperkuat oleh keragaman karya yang dihasilkan para modifikator di kota fashion ini. AHM bersama DAM juga mengundang partisipasi 500 orang komunitas sepeda motor Honda. Di kota ini, HMC 2016 ditargetkan diikuti sekitar 140 modifikator Jawa Barat.

 

Jakarta, 06 Maret 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

%d bloggers like this: