space for ads

Membuat holder HP di honda PCX

image

Lighter PCX di bagasi kiri

Hari ini saya membuat proyek holder untuk HP di motor honda PCX saya. Saya sudah berusaha membeli holder HP untuk dipasang di motor yang sudah jadi bikinan pabrik, tapi tidak ada juga di toko toko asesoris hp di jogja.

Akhirnya kepikiran beli tongsis paling sederhana yang tidak ada kabel atau bluetoothnya dan saya tebus Rp. 25.000 di salah satu konter Jogjatronik.

Hari jumat saya sudah beli charger lighter di S-Cell dan mendapati merk hippo dengan harga Rp. 120.000 (garansi 2 tahun).

Lalu malam ini selepas isya, saya coba bikin HOLDER HP dari bahan dasar TONGSIS. Masih kurang satu bahan lagi yaitu bagaimana cara holder tongsis bisa terpasang di setang honda PCX saya. Akhirnya dapat ide ambil dari BEL SEPEDA milik anak saya yang sudah rusak. BEL Sepeda saya mutilasi lalu tongsis juga saya mutilasi, dan untungnya bisa klop masuk, lalu biar kuat saya lem dengan LEM G yang saya beli Rp. 6.000. Tapi saya salah prosedur ngelemnya kebablasan sehingga satu bagian mekanisme tongsis ikut kena lem sehingga tidak bisa digerakkan. Tapi tidak masalah dan saya buat paten holder hp terpasang kuat di setang honda PCX saya. Memang menghalangi pandangan ke panel dashbord PCX, tapi holder HP ikut belok saat setang belok jadi bisa juga melihat panel dashboard jika diperlukan atau mau memfoto panel.

Untungnya PCX ini ada lighter 12 volt 1 A, di bagasi sisi kiri. Maka untuk menjaga HP tidak kehabisan baterai, colokin saja charger lighternya.

Navigasi saat turing sangat membantu saya sehingga minimal tahu sampai dimana dan mau kemana. Saya memanfaatkan HP android mito A355 yang sudah tidak dipakai lagi, jadi HP ini khusus saya jadikan alat navigasi dan menyetel MP3 dan MP4 saja.

Semoga bermanfaat.

image

Dicoba sebelum dibeli

image

Beli lighter hippo di S-CELL tamsis

image

Harga Rp. 120.000

image

Isinya

image

Tinggal dicolok

image

Tongsis Rp. 25.000 di Jogtron

image

Tongsis dimutilasi

image

Disambung dengan bel sepeda

image

Terpasang di setang PCX

image

Matab untuk navigasi saat turing

image

Tidak kuatir kehabisan baterai

Impresi naik ALL NEW Honda PCX 150

image

KM di rumah 199 KM

Hari ini saya memakai PCX saya untuk kedua kalinya ke kantor. Sengaja saya pilih jalanan yang sepi, lebar dan aspalnya bagus (memang agak susah mencari jalan aspal jelek di DIY).

Rute yang saya pilih adalah dari rumah saya di Sleman selatan menuju Bangjo Sedayu di jalan Wates KM 10, lalu keselatan menuju PALBAPANG jalan Bantul, jalur Sedayu sampai Palbapang ini lebar, sepi dan aspalnya mulus sekali, saya bisa geber rata-rata 70 KPJ, memang jarang menyentuh 80 KPJ, karena angin dari selatan menerpa dada terasa sesak, maklum PCX saya masih standar, belum dimodif ganti winshield yang panjang. Sejujurnya naik PCX ini membuat saya menjadi mengantuk, karena memang nyaman sekali, saya tinggal muter gas dan kadang lorot gas, jarang jarang sih ngerem.

Saya masih halus-halus saja memutar tuas gas, saya buat pelahan, tidak menyentak, meskipun begitu dari berhenti sampai kecepatan 70 kpj bisa digapai dalam jarak tempuh sekitar 20 meteran. Pokoknya jalan 70 kpj itu terasa enak dan mesin masih terasa tidak bekerja keras.

Etape kedua adalah dari Bangjo PALBAPANG BANTUL sampai Bangjo BAKULAN jalan Paris, jalan lurus ke timur dan anehnya tadi tidak terasa malah jalan 80 KPJ, setelah saya pikir pikir, ternyata hambatan angin saat saya melaju ke timur, tidak sekeras ketika saya melaju ke arah selatan tadi. Tujuan saya beli PCX itu agar bisa jalan santai, ternyata santainya PCX itu dikisaran 70 KPJ.

Pada kedua etape diatas, gampang banget untuk mengejar motor motor didepan saya, dan menyalipnya. Memang enaknya matic itu jadi tidak terhambat kecepatannya gara gara harus ganti gigi.

Etape ketiga adalah Bangjo BAKULAN sampai hutan PINUS di Bantul, melewati Imogiri lalu naik menuju Mangunan dan belok kiri menuju hutan pinus. Jalan menuju Mangunan ini berkelak kelok namun mulus, enak banget PCX diajak kelak-kelok, tinggal miringkan badan saja, saya tidak berani ektrim miring di tikungan, karena takut nggasruk, eman eman kalau kena bodi, entah tadi sempat kena lubang dan berguncang, sepertinya standar tengah sampai terayun atau entah suara apa kena aspal. Pada tanjakkan yang lumayan panjang dan curam, saya lihat kecepatan masih bisa dikisaran 50 kpj.

Akhirnya saya berhenti di hutan pinus wilayang Dlingo Bantul yang masih sepi karena masih pagi. Foto foto sebentar dengan background hutan pinus yang menawan.

Etape keempat adalah dari hutan pinus menuju kantor, jalan juga mulus tapi agak sempit di beberapa tempat, dan tentu masih juga naik turun.

Akhirnya saya sampai di kantor jam 10:00, hampir 1,5 jam dengan berhenti sekitar 20 menit untuk foto foto, beli nasi padang bungkus di Patuk, dan berhenti untuk menerima telepon. Jarak yang saya tempuh adalah 52 KM, lebih jauh sekitar 15 KM dibanding jika saya lewat pusat kota Jogja dan lewat Blok O.

Flash back pada hari pertama saya memakai PCX ke kantor, saya lewat Piyungan-Patuk, jalanan naik saat pagi hari  yang padat, sehingga rata-rata hanya jalan 20 KPJ, dikecepatan ini baru terasa motor agak bergetar. Dan saat pulang kerja, kemarin juga lewat Patuk-Piyungan, terasa agak aneh saja biasanya pakai motor pulsar yang ada engine break, dan sekarang ganti PCX yang tanpa engine break, jadi agak aneh saja antara harus menjaga gas dan menjaga rem.

Untuk motor yang baru pertama kali saya pegang, rasanya saya cepat banget menyatu, terasa gampang memahami karakter PCX ini, tidak seperti saat saya pegang pulsar dulu, rasanya dahulu saya perlu sebulan lebih untuk menyatu dengan motor pulsar saya. Mungkin untuk PCX ini saya terbantu sering pakai honda beat milik istri. Tapi beda jauh lah rasanya naik beat dengan naik PCX. Penak okeh PCX.

Saran saya sih jangan pernah nyobain test ride PCX, nanti kalau kepingin bagaimana? Saya dulu juga belum pernah testride kok, langsung beli begitu saja.

Salam satu hati.

image

Bangjo Bakulan jalan Paris, 142 KM

image

KM saat di hutan pinus Bantul, 153 KM

image

Sampai di kantor, 171 KM

image

hutan pinus Bantul

image

hutan pinus Bantul

image

Hutan Pinus Bantul

image

Satu hati

image

mencari jalanan sepi

image

memang beda

image

mantab

LENGKAPI LAYANAN RAMADHAN TERPADU HONDA SELENGGARAKAN MUDIK BARENG DAN BALE SANTAI HONDA 2015

Yogyakarta – Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas berkolaborasi dengan PT Astra Honda Motor selaku ATPM Honda di Indonesia kembali menggelar kegiatan Mudik Bareng Honda dan Bale Santai Honda. Kedua kegiatan tersebut digelar sebagai kegiatan pamungkas dalam rangkaian program Layanan Ramadhan terpadu Honda di tahun 2015.
Ronaldo Widjaja, Region Head Astra Motor Yogyakarta mengungkapkan bahwa Mudik Bareng Honda dan Bale Santai Honda 2015 merupakan bentuk tanggung jawab Honda sebagai produsen sepeda motor terbesar di Indonesia untuk meminimalkan resiko kecelakaan yang timbul dari peristiwa mudik menyambut hari raya Idul Fitri.

image

“Setiap tahun masyarakat Indonesia menyaksikan sebuah migrasi besar-besaran yang kita kenal dengan sebutan mudik lebaran. Dari jutaan orang yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman selalu muncul resiko-resiko kecelakaan yang banyak menimbulkan kerugian. Oleh karena itu sebagai bentuk apresasi sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan berusaha meminimalisir resiko yang ada, baik bagi pemudik yang ingin menggunakan transportasi umum ataupun bagi yang ingin menggunakan sepeda motor pribadi.”

image

Mudik Bareng Honda 2015 merupakan agenda tahunan dimana Honda memberikan sarana mudik yang aman dan nyaman bagi konsumen. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini peserta Mudik Bareng Honda diantar pulang tidak hanya diantar pulang ke kampung halaman menggunakan armada bus, namun juga menggunakan satu rangkaian Kereta Api sebagai alternatif lain pemudik menuju kampung halaman. Untuk tujuan Yogyakarta dari Jakarta Honda akan memberangkatkan 544 unit sepeda motor yang diangkut dengan 12 truk ekspedisi. 1.198 pemudik yang bergabung dalam kegiatan ini akan diantar menuju Yogyakarta dengan rincian 594 pemudik menggunakan 14 big bus dan 604 pemudik akan menggunakan satu rangkaian kereta api. Sebelum melanjutkan perjalanan ke rumah masing – masing seluruh pemudik berhenti di Parkir Barat Jogja Expo Center (JEC).

image

JEC

Untuk mengikuti program Mudik Bareng Honda ini, pemudik cukup membayar Rp 150.000.- dan berhak mendapatkan asuransi untuk sepeda motor dan masing-masing peserta, goodie bag serta berkesempatan memenangkan doorprize berupa 2 unit sepeda motor, gadget, serta perlengkapan safety riding. Khusus pengendara, peserta wajib memiliki KTP, Sim C, membawa perlengkapan berupa helm berstandar SNI serta Sepeda Motor Honda dalam kondisi standar dan prima. Peserta juga harus dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, membawa barang bawaan maksimal 5 kg, dan hanya boleh berhenti di lokasi yang telah ditentukan.

image

Jajaran Manajemen AHM bersama dengan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia Irjen Polisi Drs Condro Kirono, MM, MHum(tengah), Direktur Keselamatan Transportasi Darat Kementrian Perhubungan Gede Pasek Suardika (ketiga kanan) melepas keberangkatan armada bus eksekutif rombongan MBBH 2015 di Gedung AHM, Sunter (12/7).

“Melalui kegiatan ini, Honda semakin mengukuhkan komitmennya mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik jarak jauh, seperti yang dianjurkan pemerintah. Hal tersebut juga dilandasi atas keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor saat mudik. Untuk pelaksanaan Mudik Bareng Honda, sepeda motor Honda akan diangkut dengan truk ekspedisi pada tanggal 11 Juli 2015 dan pemudik akan berangkat dengan bus eksekutif pada 12 Juli 2015. Khusus untuk pemudik yang diantar menggunakan kereta api akan diberangkatkan pada tanggal 13 Juli 2015.” ungkap Erie Kurnia selaku Honda Customer Care Center (HC3) Region Head Astra Motor Yogyakarta.

image

Bale Santai Honda 2015 beroperasi selama 24 jam dan dilengkapi dengan fasilitas servis gratis sepeda motor Honda yang ditangani oleh mekanik-mekanik AHASS.

Selain memberikan fasilitas mudik yang aman dan nyaman melalui program Mudik Bareng Honda, Honda juga memberikan layanan kepada pemudik yang masih menggunakan kendaraan bermotor pribadi melalui Bale Santai Honda 2015 atau yang dikenal juga sebagai Posko Lebaran Honda. Di wilayah kerja Astra Motor Yogyakarta sendiri Bale Santai Honda akan beroperasi 24 jam sejak tanggal 13 – 19 Juli 2015 di Balai Desa Kebarongan, Kemranjen, Banyumas dan rumah makan Warung Djadoel di Secang, Magelang.

image

Peserta Mudik Bareng Honda 2015 tiba di area parkir barat Jogja Expo Center langsung diarahkan menuju ke tenda pemudik untuk beristirahat sejenak sekaligus bersiap untuk serah terima kendaraan bermotor. (13/7)

image

Di Bale Santai Honda 2015 pemudik yang menggunakan sepeda motor ataupun mobil dapat beristirahat atau tidur sejenak dalam ruang istirahat ber-AC, menggunakan tempat shalat yang cukup representatif, menikmati takjil dan minuman ringan gratis, memanfaatkan alat pijat elektrik untuk melemaskan otot yang tegang, refreshing sejenak dengan menyaksikan tayangan televisi atau bermain game console, cek kesehatan ringan secara gratis, dan servis sepeda motor Honda gratis.

image

Sebagai tempat persinggahan bagi pemudik yang mengendarai kendaraan bermotor, Bale Santai Honda 2015 menyediakan tempat istirahat yang representatif, aman, nyaman, dan dilengkapi dengan air conditioner (AC) yang dapat diakses secara gratis selama periode 13 – 19 Juli 2015.

Menyempurnakan layanan saat libur Lebaran, selama periode 13 – 19 Juli 2015 Astra Motor Yogyakarta juga membuka posko AHASS Siaga yang beroperasi setiap hari mulai 07.00-23.00 WIB. Posko AHASS Siaga ini berada di AHASS Sumber Hasil Abadi, Gombong – Kebumen. Di AHASS Siaga konsumen dapat menikmati diskon khusus untuk pembelian suku cadang Honda dan layanan di luar jam operasional biasa.
 
 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Christa Adhi Dharma

PT Astra International Tbk – Honda (Astra Motor) region Yogyakarta

0274-868551 ext 1231 | 085729450868

Email: christa.adhidharma@hso.astra.co.id / christa.adhi@gmail.com

Ikut mudik pertama bareng honda, dapat beat pop

image

Pak Paryono, ini dari pengakuan beliau bahwa ini adalah pertama kalinya ikut mudik dengan honda, dan kalau memang sudah rejeki, ternyata beliau memenangkan hadiah utama sebuah motor honda beat pop.

Saat ditanya maka beliau jawab beat ini biar dipakai oleh istri.

Pak Paryono ini berasal dari dusun Sidodadi, Kemiri, Purworejo. Beliau tadi pagi jam 06:45 ikut rombongan mudik honda dengan naik kereta api.

Selamat untuk pak Paryono, selamat juga untuk honda yang telah sukses mengadakan acara mudik-balik honda 2015.

image

image

image

image

Seri Umroh : Pentingnya pendamping bagi lansia yang umroh

Pengalaman saat saya kemarin umrah 23 Mei – 31 Mei 2015, bahwa sangat penting pendamping bagi lansia yang melaksanakan ibadah umroh.

Saya mendampingi ayah saya yang usianya sudah 75 tahun, alhamdulillah bapak sehat, akan tetapi karena ini adalah pertama kalinya beliau terbang dengan pesawat, terlebih sampai ke luar negeri dalam jangaka waktu sampai 9 jam menempuh Jakarta – Jedah.

Tugas utama saya memang mendampingi bapak saya dalam umroh ini, kenapa lansia perlu pendamping?

1. Urusan TAS dan KOPER

Saaat umroh ini masing masing orang membawa tiga buah tas, yaitu Koper besar yang ada rodanya, yang sebagian besar berisai pakaian, yang kedua adalah tas punggung, yang ketiga adalah tas selempang kecil yang harus selalu dipakai karena berisi Passport dan Visa serta barang barang penting lainnya misal obat, tisu, HP, charger HP, kacamata, masker dll

Bagi orang yang pertama kalinya terbang, penting didampingi oleh yang sudah pernah terbang. Mulai dari scan tas dan barang barang sebelum masuk ke Lobby Bandara untuk menunggu pesawat. Mempersiapkan passport dan VISA.

Saya juga selalu membawakan tas gendong milik bapak saya, sehingga saya membawa dua tas gendong dan satu tas selempang. Pernah sekali saya lupa tas bapak saya, padahal saya sudah naik pesawat, ini terjadi saat perjalanan pulang dari Jakarta menuju Jogja, akhirnya saya harus lari lari mengambil tas milik bapak, yang untungnya masih ada dan tidak hilang.

2. Dalam Pesawat

Saat memasuki pesawat, bagi yang belum pernah tentu juga akan rada bingung untuk mencari kursinya, biasanya memang sudah diarahkan oleh pramugari untuk lewat lorong yang mana, tapi kadang antara saya dan bapak, tidak sama lorong yang kami lalui, tapi tetap saja saya masih bisa melihat dan mengawai bapak, paling paling saya beritahu untuk terus jalan saja, sebab kebanyakan tiket pesawat umroh adalah tiket ekonomi, dan itu pasti ada dibagian paling belakang dari pasawat. Saat pertama kali naik pesawat, patuhi saja nomer tempat duduk yang tertera di tiket, nanti kalau mau tukar tukaran tempat duduk, bisa dilakukan setelah terbang beberapa menit dan kondisi sudah stabil, hal ini sering terjadi karena misal suami istri dari awal tidak jadi satu berdekatan, atau anak dengan bapak seperti saya kemarin.

Lanjut urusan ke TOILET PESAWAT. Walapun saya sudah beberapa kali naik pesawat, saya belum pernah memakai toilet, karena biasanya saya sebelum terbang memastikan ke toilet dulu, lagi pula pengalaman terbang saya terdahulu hanya Jakarta-Jogja atau sebaliknya yang rata-rata memakan waktu satu jam. Berbeda dengan saat umroh, yaitu penerbangan langsung dari Jakarta ke Jeddah tanpa transit, sehingga berada di pesawat dalam waktu kurang lebih 9-10 jam, dan tentu saja membuang air kecil adalah hal yang normal dalam jangka waktu selama itu.

Pastikan kita pribadi tahu terlebih dahulu cara membuka pintu toilet pesawat, menutup dan menguncinya, lalu dimana harus buang air kecil, dimana kran airnya dan bagaimana metode untuk membuka kran tersebut, karena kemarin antara pesawat garusa dan airbus ternyata beda cara membuka kran air, lalu dimana tissu, dimana membuang tissu dan terakhir tentu bagaimana cara membuka pintu toilet dari dalam toilet. Hal ini harus dipastikan dan dampingi dan jelaskan urut urutanya pada orang tua kita, jangan sampai karena tidak tahu, satu step pun.

Saat memakai pesawat Garuda, kita tidak terkendala dengan bahasa, karen semua pramugarinya orang Indonesia. Akan tetapi saat pulang saya memakai Singapura Airlines dengan pesawat Airbus ternyata pramugari bukan orang indonesia, dan mamakai bahasa inggris, sehingga disinilah pentinganya pendamping bagi lansia yang tidak bisa bahasa inggris, karena saat nanti ditawari makanan di pesawat oleh pramugari bisa susah, minta nasi daging, diberinya nasi lauk ikan.

3. Naik tangga berjalan dan LIFT

Bagi orang tua yang belum pernah naik tangga berjalan atau lift akan susah juga. Problem utama saat naik tangga berjalan adalah saat pertama kali menginjakkan kaki dan saat mau selesai, kadang hal ini bisa membuat jatuh, jadi sebaiknya tuntun orang tua kita saat mau menginjakkan kaki ke tangga berjalan dan saat mau keluar dari tangga berjalan, persiapkan diri kita untuk menahan tubuh orang tua kita seandainya terpeleset dan mau jatuh maka kita sudah siap menolong.

Saat naik LIFT memang harus diajari pelan pelan, dan saya sarankan tulis di selembar kertas atau buku kecil dan taruh di TAS selempang milik orang tua kita, yang ditulis adalah jalur dari kamar menuju masjid, dan sebaliknya. Misal dari kamar 825 (kamar lantai 8 nomer 25) menuju LIFT menuju ke LOBBY HOTEL, yaitu lobby Hotel kodenya R1, maka di LIFT nanti harus mencet tombol  R1, ajari juga orang tua kita melihat perjalanan LIFT dengan memperhatikan display yang menyala, nanti setelah R1 menyala dan pintu terbuka maka harus keluar, selain itu tidak boleh keluar. Dari Lobby Hotel harus naik LIFT lagi, yaitu LIFT besar menuju masjid, biasanya untuk masjidil Haram kodenya 0 (nol), maka nanti saat sudah 0 dan pintu terbuka maka harus keluar. Begitulah dan sebaliknya. Jalur ini penting ditulis dari nama hotel, nomer kamar, dan LIFT yang dipakai, antara lain nanti jika misal terpisah atau hilang, bisa menunjukkan kertas ini pada orang lain untuk bertanya dan berharap diberitahukan hotel dan lift yang harus dinaiki. Kebetulan saya kemarin menginap di Hotel yang ada JAM RAKSASA dekat Kakbah, dan hotel ini terdiri dari beberapa hotel, dan juga LIFT nya banyak sekali dan harus ganti lift untuk sampai ke kamar saya.

4. Dalam Ibadah

Kadang orang tua belum begitu paham mendalam dalam ibadah dan tata caranya juga hal hal yang tidak boleh dilakukan. Salah satu yang krusial dalam umroh adalah saat memakai pakaian ikrom, terutama bagi jamaah laki-laki. Jangan sampai saat sudah pakai pakaian ikrom tapi lupa misal celana dalam ternyata belum dilepas, atau masih pakai kaos. Juga larangan larang saat ikrom harus kita perhatikan, baik untuk diri sendiri atau kepada orang tua yang kita dampingi, jangan sampai misal lupa memotong kuku atau rambut saat masih memakai pakaina ikrom.

Pendampingan saat towaf juga penting, kalau rombongan biasanya yang ibu-ibu ditempatkan ditengah, lalu bapak bapak di sisi luar kiri dan kanan, karena saat towaf kondisi ramai bisa buyar dan hilang kalau tidak dibuat barisan seperti itu.

Saat sa’i juga penting orang tua didampingi agar terjaga selalu berada di rombongan dan tidak ketinggalan, dan memastikan melakukan sa’i dengan benar. Dimana saat berjalan, dimana tempat saat harus berlari-lari kecil, dst.

Dalam ibadah sehari hari yaitu sholat wajib berjamaah, kita juga harus dampingi orang tua agar tidak bingung, sebab pintu GATE di masjild haram dan di Masjid Nabawi itu ada banyak, dan kita harus hapal dari GATE mana kita datang sehingga nanti saat keluar tinggal mencari petunjuk arah menuju GATE tersebut. Untuk Masjidil Haram terasa agak sulit karena masjidnya melingkari Kakbah. Sedangkan di Masjid Nabawi lumayan agak enak karena bangunan masjid adalah kotak dan posisi nya bisa lebih pasti.

5. Menjaga Kesehatan.

Pentingnya pendamping bagi lansia tentu saja adalah soal kesehatan lansia, pastikan misal yang kita dampingi harus minum obat ini itu untuk menjaga kesehatan, maka hal tersebut jangan sampai lali. Pastikan juga cukup istirahat tidur, dan bangunkan jika saat waktu sholat wajib masih 30 menit lagi, karena untuk persiapan dan jalan kaki menuju masjid, bisa makan waktu sekitar 30 menit, kalau terlambat maka nanti akan padat dan belum tentu kebagian tempat di depan.

Demikianlan pengalaman saya kemarin mendampingi bapak saya umroh, semoga berguna bagi yang mau umroh terutama bagi lansia, atau yang kesehatannya kurang fit. Tapi bagi yang sehat yang muda juga jangan lantas sombong, bisa jadi nanti malah terbalik kondisinya di makkah atau madinah, yang muda malah sakit sakitan dan tidak kuat, sementara yang tua malah sehat dan kuat. Selalu istigfar dan selalu berprasangka baik pada apapun yang kita lihat adalah pilihan yang tepat.

Jika ada pertanyaan seputar hal diatas yang mungkin saya terlewat menuliskannya, bisa hubungi saya via kolom komentar, atau langsung via email saya hadiyanta@gamial.com

 

Pakai motor matic, pilihan paling enak saat ini (nglirik PCX)

image

Dari rumah posisi 28.726,0 KM

Pagi ini saya memang berniat berangkat ngantor jam 6 WIB dari rumah memakai honda beat, mumpung istri lagi libur dan saya agak jeleh memakai pulsar.

Entah kenapa selama seminggu kemarin jalanan yang saya lewati banyak macetnya. Tercatat kemacetan dimulai di bangjo kidsfun karena jalan jogja wonosari sedang diaspal ulang untuk menyambut para pemudik, lalu di bangjo ringroad selatan jalan paris dsri arah timur antri panjang untuk mobil dan motor dimulai dari timur hotel ROS IN antrinya, lalu di jalan Wates Gamping ke barat juga lumayan macet. Saya bisa makan waktu 80-90 menit sepertinya perjalanan 35 KM via ringroad.

Dari rumah speedometer saya foto di angka 28.726,0 KM. Saya melewati museum Soeharto menuju Patukan lalu Wirobrajan. Pas 10 KM sampai di bangjo Wirobrajan, saya tempuh 15 menit.

Lanjut terus ke timur sampai bangjo SGM MUJA MUJU. Lalu menuju JEC dan terus ke timur melewati BLOK O. Ambil jalan menuju Berbah dan melewati sawah yang dulu terkenal ada BEKAS UFO MENDARAT itu, lalu tembus ke prapatan MUNGGUR.

Prapatan munggur ke timur melewati Petir dan naik menuju UMBULSARI lalu masuk ke NGORO ORO.

Sampai deh di kantor. Total jarak tempuh 32,6 KM, dan waktu tempuhnya 60 menit. Kondisi jalan lenggang dan hanya terhambat pas lampu bangjo merah.

Penak juga naik motor matic lewat tengah kota jogja saat sepi begini. Rata rata saya jalan 50-70 kpj. Ah coba pakai PCX yang sesuai dengan badan saya hehe.

image

Sampai Wirobrajan pas 10 KM, ditempuh 15 menit

image

Sampai Muja Muju SGM

image

Sampai Blok O timur JEC

image

20 KM pas didepan gerbang AU BERBAH

image

Perempatan Munggur menuju PETIR

image

Siap nanjak menuju UMBULSARI-NGORO ORO GUNUNGKIDUL

image

image

Umbulsari perbatasan Bantul - Gunungkidul

image

Sampai kantor. Satu jam pas. Jarak tempuh 32,6 KM

image

Sampai kantor

Seri Umroh : Penerbangan langsung dari Jakarta ke Jeddah pakai Garuda

IMG_20150523_171747

Umroh ini adalah penerbangan lintas negara pertama saya, kami memakai jasa penerbangan Garuda Indonesia, dan beruntung ini adalah penerbangan secara langsung dari Jakarta ke Jeddah tanpa transit.

Jam 16:30 WIB kami sudah naik ke pesawat milik Garuda yaitu Boeing 747-400 yang muat 400 penumpang, menempati nomer masing-masing, tapi ada juga yang dari awal sudah heboh maunya duduk dengan pasangan atau dengan keluarga, misal anak dengan ayah. Saya dan ayah saya duduk di tempat duduk masing-masing yang berjauhan, tapi ayah akhirnya ditempatkan di dekat saya oleh pembimbing umroh, hanya terpisah lorong. Ternyata setelah saya lihat lihat di belakang, penumpangnya tidak full, masih tersisa sekitar 4-5 baris kursi, sehingga akhirnya karena sumpek, saya pindah ke paling belakang kanan dekat jendela sehingga bisa foto foto. bahkan ada penumpang yang bisa tiduran bagai di kelas VIP, tiga kursi di bagian belakang dipakai sendirian untuk tidur.

Pada setiap kursi penumpang ada semacam monitor sebesar tablet 10″, dan yang paling saya suka adalah fitur INFORMASI PENERBANGAN, sehingga kita tahu sedang berada dimana, ketinggian berapa, kecepatan berapa, jarak tempuh masih berapa jauh, jarak yang ditempuh sudah berapa KM, cuaca luar, sehingga bisa membayangkan sedang terbang diatas daerah mana.

Jarak yang akan kami tempuh dari Jakarta ke Jeddah adalah 7.994 KM, pesawat ini kalau menurut informasinya bisa terbang langsung 15.000 km.

jam 17:00 WIB kami take off dari Jakarta dan landing di Jeddah pada jam 02:38 WIB (jam hp dan jam tangan masih WIB), jadi kami terbang langsung selama 9 jam 38 menit.

Kami terbang di ketinggian sekitar 10.972 meter, yaitu hampir 11 KM diatas permukaan bumi, dengan kecepatan rata-rata 900 km/jam. Tapi kalau didalam pesawat tidak terasa betapa cepatnya kita terbang, karena begitu luasnya langit yang seperti tiada bertepi.

Menurut pendapat saya, penting untuk terbang langsung saat berangkat umroh, karena kita tidak perlu memikirkan transit dan menunggu saat transit, sehingga pikiran kita akan lebih santai, dan badan juga tidak lelah.

Memang agak aneh saat kita terbang dari Jakarta ke Jeddah ini karena ada selisih waktu 4 jam, yaitu lebih dulu Jakarta 4 jam.

Beberapa hal yang membuat enak terbang dengan Garuda adalah, pramugarinya pasti orang Indonesia, sehingga bisa komukasi lancar dengan penumpang. Pelayanan juga ramah. Makanan selalu datang silih berganti selama penerbangan, sehingga membuat perut jadi penuh makanan. Yang saya rasakan saat landing di Jeddah adalah pilotnya canggih sekali, landing sangat sangat soft, hampir tanpa goncangan, mulus, membayangkan pesawat segede itu landing pada awalnya saya ngeri juga, setahu saya kecepatan pesawat saat landing pada kisaran 250 KPJ.

Jadi begitulah pengalaman saya terbang umroh, saran saya pastikan kalau umroh untuk penerbangan dari Indonesia ke Arab, usahakan yang langsung, yang tanpa Transit. Kemarin sempat ketemu jamaah umroh dari Surabaya, kataya pakai pesawat Arab dan take off dari Surabaya, katanya sih lebih murah.

Bocorannya tiket Garuda ini kisaran 6,3 juta sekali terbang Jakarta Jeddah. Ini untuk kelas Ekonomi.

Sekian terimakasih, semoga berguna bagi yang ingin umroh.

tiket jkt jdh

IMG_20150523_171755

IMG_20150523_185500

IMG_20150523_185704

IMG_20150523_213410

IMG_20150523_213719

IMG_20150524_010056

IMG_20150524_004801

IMG_20150523_182201

IMG_20150524_021401

Warung Beong Progowati, Bu Ipuk

image

Warung ini ada di Jalan Raya
Mendut-Tanjung km 1, yaitu 200 setelah ELO RAFTING, lalu masuk ke selatan 300 m.

Ini koordinatnya :
-7.4861657, 110.2167246,13

Menu utama adalah ikan BEONG, anda bisa memilih menu kepala atau badan ikan beong.

Masakannya model mangut, ada kuah santan dan rasanya gurih agak pedes sedikit. Level pedasnya masih rendah, buktinya saya tidak keringatan.

image

Dari arah warung

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Seri Umroh : Memilih biro umroh yang terpercaya

Tulisan blog saya ini, mulai saat ini kedepan, Insya Allah akan lebih banyak bercerita pengalaman saya seputar UMROH dengan segala macam pernak perniknya yang baru saja saya jalani dari tanggal berangkat 23 Mei 2015 sampai tanggal pulang tiba di rumah tanggal 31 Mei 2015. Tulisan tulisan saya akan saya beri header judul SERI UMROH, baru kemudian judulnya.

image

Harapan saya adalah semoga apa yang menjadi pengalaman saya bisa bermanfaat bagi yang mau membaca dan bagi yang butuh informasi seputar mengerjakan ibadah umroh.

Mari kita mulai sesuai judul yaitu “memilih biro umroh yang terpercaya”.

Bukan hal gampang memang untuk memilih biro umroh.

Yang pertama mungkin ada baiknya bertanya kepada banyak kerabat atau saudara atau sahabat yang pernah umroh, bisa via medsos seperti fb, twitter dll biar gampang bertanya jawab, mereka memakai biro umroh apa? Catat nama biro dan alamatnya. Lalu tanyakan antara lain sbb :

BERAPA HARI PAKETNYA
Penting mengetahui paket umroh yang kita akan ambil itu berapa hari, misal ada paket 9 hari, itu dihitungnya bagaimana? Apakah dari berangkat sampai pulang kembali ke tanah air, atau itu hari efektif di madinah dan makkah?

MANASIK
Manasik setahu saya adalah latihan. Jadi latihan umroh. Mulai dari doa doanya dan kegitaan fisik seperti Towaf dan SA’I. Karena sudah ada aturan harus dilakukan bagaimana dan seperti apa doanya. Sebaiknya doa dihapalkan dan sebaiknya dilakukukan gladi bersih agar saat nanti benar benar melakukannya bisa mantab.

Biro umroh yang baik tentu akan melakukan beberapa kali manasik umroh. Coba tanyakan pasti tentang manasik ini.

MAKANAN
Nantinya di arab bagaimana? Apakah makanan indonesia atau makanan arab? Kalau pengalaman saya kemarin saat di hotel kota Makkah, sarapan pagi itu disediakan oleh HOTEL, dan sungguh MAKAN PAGI menu hotel ini menu indonesianya itu itu saja, agak membosankan karena tidak ada sayuran. Malah banyak ROTI dll yang saya tidak tahu nama makanannya. Kalau strategi saya adalah pilih makan buah berbagai macam dan makan nasi cuma sedikit saja disaat makan pagi menu hotel ini. Untuk makan siang dan makan sore disediakan oleh semacam katering yang sudah bekerja sama dengan biro umroh. Katering ini melayani semua biro umroh yang jamaahnya menginep di hotel yang sama. Tempat makan juga ada di hotel tetapi di semacam aula yang luas dengan meja kursi yang cukup. Setahu saya katering yang melayani makan siang dan malam di hotel PULL MAN tempat saya menginap adalah milik orang LOMBOK. Banyak karyawannya yang orang LOMBOK, tentu saja menu makanannya cita rasa indonesia banget. Ada bakso, nasi, sayur, krupuk, buah pisang, dll. Jadi tidak membosankan makanan dari katering ini. Alhamdulillah.

Kalau di Madinah Al Munawaroh, kami tinggal di HOTEL HARMONY dan makanannya disediakan hotel semua dari makan pagi siang dan malam, utungnya semua menu makanan sudah indonesia banget. Puas dengan hotel ini meskipun jauh dari Masjid Nabawi.

JADWAL
Penting juga tanyakan jadwal acara dari biro umroh saat berapa di tanah suci, jadwal dari jam ke jam misal pagi sarapan, lanjut ziarah ke masjid QUBA, dst dst, dan seberapa tepat jadwal tersebut dijalankan dan diterapkan. Sebab biro umroh yang pengalaman dan baik, pasti akan punya jadwal yang pasti dan sebisa mungkin dilaksanakan menuju 100%.

image

MASKAPAI
Tanyakan pula memakai maskapai penerbangan apa? Untuk satu hal ini saya lebih rekomended berangkat harus pakai GARUDA yang langsung terbang dari Indonesia yaitu BANDARA SOEKARNO HATTA menuju bandara KING ABDUL AZIZ di Jeddah, karena pikiran dan perasaan kita akan tenang dan fokus tanpa memikirkan transit. Penerbangan bisa berlangsung sekitar 9-10 jam.

Akan tetapi untuk pulang kalau terpaksa harus transit tidak begitu masalah, hitung-hitung tambah pengalaman mendarat di bandara bandara transit misal DUBAI, TURKI, SINGAPURA, dll.

Info dari sahabat saya bahwa tiket pesawat sekali jalan adalah 1800 RIYAL, kalau dikalikan Rp. 3.500 maka akan didapatkan Rp. 6,3 juta sekali jalan. Jadi untuk umroh ini memang penyedot dana terbesar adalah tiket pesawat yang kurang lebih 12,6 juta untuk PP.

image

Resiko pakai penerbangan yang harus mampir-mampir misal ke DUBAI dan Singapura, maka waktu kita banyak terbuang saat transit. Minimal 1 jam untuk transit.

HOTEL
Pilih biro yang syukur syukur memakai hotel yang dekat dengan Masjid Haram atau Masjid Nabawi. Karena memang kedua masjid ini dikelilingi oleh hotel hotel. Pastikan mendapat hotel yang paling dekat dengan masjid karena akan meringankan saat kita mau sholat atau keperluan ibadah lain di masjid, agar waktunya tidak terbuang untuk bolak balik hotel masjid hotel.

Info yang saya dapat, PULL MAN hotel ini sehari Rp. 3 juta. Kami mendapat kamar 825. Artinya lantai 8 kamar nomer 25. Untuk ke kamar kalau dari masjid harus naik via lift besar banget ke P11, caranya tinggal pencel tombol P11 yaitu lobby/resepsionis. Lalu masih lanjut lagi naik lift lagi menuju kamar lantai 8 dengan memencet rombol angka 8.

image

Saya kemarin di madinah mendapat Hotel Harmony. Letaknya 15 menit jalan kaki ke Masjid Nabawi. Lumayan jauh, hikmahnya semoga Allah memberikan pahala berlipat ibadah kita yang dilakukan dengan perjuangan lebih kuat dari yang lain yang hotelnya lebih dekat. Saat di makkah, kebetulan saya mendapat hotel di komplek hotel yang ada jam besar menjulang tinggi, yaity PULLMAN HOTEL. Pelataran hotel ini terhubung langsung ke Masjidil Haram, tetapi tetap saja saya pilih 30 menit sebelum adzan, saya sudah keluar kamar hotel menuju Masjidil Haram, agar masuknya tidak berjejal dan bisa mendapat tempat di depan Kakbah.

image

BIAYA.
Semua hal diatas adalah syarat syarat minimal yang harus kita tahu, lantas hal terakhir tentunya adalah biaya. Wajar untuk memperoleh yang terbaik itu pasti lebih mahal dari yang biasa biasa saja. Saya lebih sarankan biaya dalam dolar USD $, karena akan lebih fleksibel dan masuk akal ketika penguasa mata uang dunia adalah USD, maka saat keluar menuju negara lain maka kita pakai uang USD. Sebenarnya semua uang itu sama saja pada akhirnya tergantung mati kepada sistem uang USD.

Kemarin sempat tanya tanya ke jamaah lain dengan biro umroh berbeda, biaya umroh 12 hari berkisar 2300 USD atau sekitar 28-30 juta.

Menabung untuk umroh atau haji. Saran saya cuma satu. Tabunglah dalam bentuk emas logam mulia seperti ANTAM. Misal sebulan beli 1 gram LM. Maka besok saat kita jual, nilainya tidak akan susut.

Semoga berguna. Jika ada hal untuk ditanyakan silahkan bisa ditanyakan di kolom komentar atau bisa email saya.

Saya pribadi tingakat kepuasan dengan biro umroh yang kemarin saya pakai, hanya sekitar 75% saja.

SERI UMROH : Daftar barang bawaan saat umroh 9 hari

Ini adalah barang-barang bawaan saya saat mau umroh yang rencananya akan berangkat pada tanggal 23 Mei 2015 besok. Tentu saja tiap orang berbeda-beda barang yang dibawanya, akan tetapi paling tidak ini bisa menjadi gambaran bagi yang pertama kali ingin umroh dan bingugn barang barang apa yang mesti dibawa.

No Barang Keterangan
1 Sajadah tipis 1
2 Sikat gigi 1
3 Odol 1
4 Gunting 1
5 Tali Rafia
6 Tas Kresek 4
7 Vitamin C
8 Obat-obatan pribadi Tolak Angin, Ademsari, Tolak Angin
9 Pelembab bibir, tumit, muka
10 Kupluk kepala 1
11 Kaos kaki 2
12 Peci 1
13 Celana Dalam 9
14 Gantungan Baju 4
15 Kaos 3
16 Baju koko 4
17 Celana panjang 3
18 Kaos Dalam 2
19 Celana Pendek 2
20 Tisu 2
21 Kain Ikrom 1
22 Sarung putih 1
23 Sandal gunung 1
24 Sandal jepit 1
25 Sabun Cair 1
26 Shampo 1
27 Pembersih Muka 1
28 Masker 18
29 Kaca mata hitam 1
30 HP Android 1
31 Charger HP 1
32 Power bank 2
33 Heat set 1
34 KTP 1
35 SIM 1
36 Passport 1
37 Visa 1
38 ATM 1
39 ID Card lain 1
40 Kartu Askes 1
41 Kamera pocket 1
42 Buku panduan umroh 1
43 Buku titipan doa 1
44 Handuk 1
45 Motol minuman 1
46 Sabun Cuci baju 1
47 Kunci gembok koper 2

%d bloggers like this: