Tutup 2015, Motor Honda Semakin Kokoh di Semua Segmen ‎Motor

Jakarta- PT Astra Honda Motor (AHM) mengakhiri tahun 2015 dengan memimpin pangsa pasar sebesar 68,7% atau tumbuh 4,5% dibandingkan tahun sebelumnya melalui penjualan sebesar 4,45 juta unit. Pencapaian ini ditopang oleh semakin kuatnya penetrasi motor Honda di setiap segmen menyusul meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan terbaik yang diberikan perusahaan di tengah beragam tantangan di industri otomotif.

 

image

Petugas dealer Honda menjelaskan teknologi New Honda CB150R StreetFirekepada konsumen. AHM mengakhiri tahun 2015 dengan memimpin pangsa pasar sebesar 68,7% atau tumbuh 4,5% dibandingkan tahun sebelumnya melalui penjualan sebesar 4,45 juta unit.

Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sepanjang tahun 2015 penjualan motor nasional mengalami penurunan 17,6% atau hanya mampu terjual 6.480.155 unit jika dibandingkan dengan data penjualan 2014 yang mencapai 7.867.195 unit.

 

Ditengah kondisi ekonomi dan industri otomotif yang cenderung melandai sepanjang 2015, AHM mampu mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar dengan membukukan penjualan sebanyak 4.453.888 unit.

image

Petugas dealer Honda menjelaskan teknologi Vario series kepada konsumen. Pada segmen skutik, AHM mampu menguasai 76,9 % pangsa pasar tanah air melalui penjualan sebesar 3.750.816 unit di 2015.

General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan sangat mengapresiasi kepercayaan dan kesetiaan konsumen yang telah mendukung dan setia memilih sepeda motor Honda sepanjang tahun 2015 lalu.

 

“Tahun 2015 merupakan saat yang sulit bagi industri otomotif di Tanah Air. Namun kepercayaan masyarakat terhadap sepeda motor Honda justru semakin kuat, sehingga mampu mengantarkan AHM menjadi pemimpin pasar roda dua dengan pangsa pasar tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia.”

 

Tahun lalu, penjualan tertinggi sepeda motor nasional ditopang oleh segmen skutik sebesar 4.877.725 unit. Pada segmen ini, AHM mampu menguasai 76,9 % pangsa pasar melalui penjualan skutik Honda sebesar 3.750.816 unit. Kekuatan design, fitur serta teknologi terbaik yang disematkan pada skutik Honda BeAT eSP series mampu memikat pecinta skutik Tanah Air dengan total penjualan terbanyak sebesar 1.970.254 unit atau berkontribusi 40% terhadap penjualan skutik secara nasional.

 

Respon positif masyarakat juga tercermin dari penjualan Honda Vario eSP series sebesar 1.382.486 unit dan tingginya pertumbuhan penjualan Honda Scoopy eSP sebesar 35,4% dari 285.830 unit pada 2014 menjadi 386.953 unit pada 2015. Penjualan skutik Honda lainnya tercatat yaitu Honda Spacy 7.258 unit, dan Honda PCX 3.852 unit, dan big bike skutik Honda NM4 Vultus terjual sebanyak 13 unit.

 

Sementara itu, motor-motor bebek Honda tetap menjadi pilihan masyarakat. Penjualan sepeda motor Honda di segmen ini tercatat memimpin pangsa pasar motor bebek nasional sebesar 52% melalui penjualan sebesar 445.893 unit. Penjualan Honda Supra series menyumbang penjualan terbanyak 191.531 unit, diikuti Honda Revo series 180.416 unit, Honda Blade 32.925 unit, dan Honda Sonic 150R sebanyak 41.021 unit.

 

Memimpin sport

 

Pada segmen sport, model–model sport Honda terus diminati masyarakat sehingga sempat memimpin segmen ini dalam 2 bulan berturut-turut di penghujung 2015, yaitu pada Oktober dan November. Secara keseluruhan,pada tahun lalu AHM berhasil menjual 257.192 unit motor sport dengan pangsa pasar sebesar 34,6%. Produk teranyar New Honda CB150R StreetFire memberikan kontibusi sebesar 112.615 unit, Honda CBR series sebesar 69.580 unit, Honda Verza sebesar 65.949 unit, dan Honda Megapro sebesar 8.947 unit. Sedangkan produk Big Bike sport Honda mencatatkan penjualan sebesar 101 unit.

 

“Kami berterima kasih atas dukungan dan kesetiaan masyarakat sepanjang tahun 2015. Semoga hal baik ini dapat terus kami lanjutkan lagi di tahun 2016 ini dengan beragam produk dan layanan terbaik,” tutup Thomas.

 

Jakarta, 18 Januari 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi  ke 021 651-8080, 3041-8080 ext. 18114, 18113 atau e-mail:corp.comm@astra-honda.com)

 

space for ads

Pengukuhan 001 VJC 2016 2018 di Hutan Pinus Mangunan

image

Kumpul dulu di Stadion Pacar Bantul

image

Briefing sebelum berangkat

Pada hari Ahad, tanggal 17 Januari 2016, kami VJC melakukan turing pendek ke Hutan Pinus Mangunan, Bantul, Jogja. Sebelumnya kami kumpul terlebih dahulu di Stadion Bantul. Saya tiba di stadion sekitar jam 08:00 WIB.

Akhirnya setelah semua berkumpul, kami lanjut menuju Hutan Pinus yang tidak jauh lokasinya, paling 30 menitan sampai lokasi. Ternyata sudah banyak pengunjung yang datang pesiar, sehingga sekitar 40 Vantrend kami harus parkir dibahu jalan sepanjang hutan pinus.

Dari Wonogiri hadir 7 VT, pilotnya sbb :
1. Nieko satria,
2. ibnu marwoto,
3. bayu purwito,
3. pal gunadi,
4. suyatno,
5. babe ayock,
6. amien paramedis,
7. agoeng gombloh.

Dari Solo dan sekitarnya hadir sbb :

1. Om Latief Nuryadi – Piyungan
2. Om Zaini Wijaya – jatinom klaten
3. Om Hari Frista – Klaten
4. Om Did Dit – Colomadu Kaeanganyar
5. Om Irfan Pangestu – Gagak sipat Boyolali deket Bandara
6. KangGuru Ku Ecco – Delanggu Klaten
7. Om Adrian – Prambanan

Acara utama hari ini adalah pengukuhan Om Rinto sebagai VJC 001 untuk periode 2016-2018.
image

Setelah acara formal, dilanjutkan acara santai sekitar 1,5 jam untuk menikmati hutan pinus Mangunan.

Jam 14:00 WIB kami mnuju tanah lapang didekat Puncak BEcici untuk foto-foto, kita membuat formasi tulisan VJC dengan VT kita.

Akhirnya sekitar jam 15:00 WIB kami selesai sesi foto-foto, lalu bubar jalan. Sementara itu saya bersama dengan 5 VT sedulur solo, menuju ke Gunung Purba Langgeran.

image

Briefing sebelum berangkat

image

Foto dulu sebelum berangkat

image

Briefing

image

Team PKK VJC

image

Briefing

image

Parkirnya sampai dikanan kiri jalan sepanjang hutan pinus

image

Parkirnya sampai dijalanan hutan pinus

image

Parkirnya sampai sepanjang sajan hutan pinus

image

Apik to………….

image

Lokasi rapat santai

image

Lokasi rapat dadakan

image

Terimakasih jauh jauh sudah datang silaturahmi

image

Foto dilapangan dekat puncak Becici

image

Pilotnya juga foto semua sebelum bubar jalan

image

Formasi VJC pakai VT

image

Lanjut plesiran ke Gunung Purba Langgeran dengan sedulur solo

image

Parkiran Gunung Langgeran

space for ads

Saya yakin PCX tidak akan dilokalkan, Honda Forza 150 lawannya Nmax

Agak aneh kadang membaca di medsos terutama di grup FB kalau ada yang membandingkan Yamaha Nmax dengan Honda PCX. Sebagai pemilik PCX 150 LED saya mau jelaskan bahwa PCX 150 LED yang saya miliki ini adalah buatan Vietnam, jadi bukan buatan AHM di Indonesia, dari sini saja sudah jelas bahwa memposisikan PCX 150 LED dibandingkan dengan Yamah Nmax yang buatan dalam Negeri adalah absurd.

image

 

image

Tapi saya maklum juga, mungkin saya dulu saat beli PULSAR UG4 180 dtsi yang harganya 18,5 juta, saya juga membandingkan dengan Honda Tiger 200 yang harganya sekitar 25 Juta. Bedanya Justru Pulsar yang buatan India malah lebih murah dengan keunggulan saat itu yang saya lihat adalah sudah ban tubeless, sedangkan Tiger yang buatan AHM di Indonesia justru lebih mahal.

Nah kalau PCX 150 LED buatan Vietnam lebih mahal dari Nmax adalah wajar, mungkin saja ada biaya import dll.

Kalau dari pandangan saya, PCX 150 LED dan Nmax itu meski sama sama bongsor, dan mengklaim masing masing sebagai big scooter, tapi basik lekuk-lekuk desain bodynya lain, PCX desainnya cenderung menyambung tanpa sudut dan klasik membulat, kalau NMax menurut saya, desainnya patah patah dan ada sudut sudut.

 

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Masalah selera memang tidak bisa diukur nyata, tapi saya pilih PCX 150 LED karena suka dengan desainnya dan catnya yang memang bagus mengkilap. Urusan akselerasi, kecepatan dll, bukan menjadi pertimbangan utama saya. Kalau mau cepat ya beli motorsport yang cc gede saja.

Sebenarnya dari awal memang PCX ini tidak menurut saya tidak ada niatan dari Honda untuk menjualnya serius dalam arti untuk menguasai pasar, tapi PCX yang telah dijual sekitar 4 tahun yang lalu ini, menurut saya, hanya untuk sekedar melengkapi jualan dan untuk memenuhi keinginan segelintir orang seperti saya ini. Lalu ujug-ujug ada yang membandingkan penjualan PCX VS Nmax, lucu.

PCX saya yakin tidak akan dilokalkan, dalam arti bentuknya mirip PXC tapi pakai mesin Vario 150. Kalau saya lihat ada CBR150 versi lokal itu, sejujurnya bentuknya lebih elegan yang versi Thailand. Saya kira AHM tidak akan mengulangnya ke PCX 150.

AHM kalau melempar produk ke pasar, pasti sudah dipikirkan dari semua aspek, jadi misalkan pangsa pasar Nmax ini menggerus pangsa pasar Vario 150, tentu AHM akan memikirkan jalan keluar untuk membuat pesaing yang sepadan dengan NMAX, yaitu sebuah skuter besar, dengan kapasitas 150 cc (dan ini tentu gampang banget diambilkan mesin vario 150), dan bentuknya yang agak sudut-sudut tidak seperti PCX, tentu bentuk Honda Forza bisa dijadikan acuan.

Mungkin nanti yang perlu diperhatikan AHM adalah fitur rem ABS bolehlah jadi opsi, lalu fitur charger lighter seperti di PCX, atau kalau bisa sekalian yang sudah model charger USB, sehingga tinggal colok kabel USB, tidak perlu beli adaptor charger lighter untuk HP. Bagasi yang super luas adalah fitur yang wajib disematkan, kalau bisa lebih luas dari bagasi PCX. Sehingga orang tidak perlu memikirkan tambahan box, kecuali memang yang suka box dan suka turing mungkin tetap saja ditambahi box.

Tentu nanti motor yang oprekable, alias bisa diganti dan ditambahi ini itu adalah opsi yang bakal membuat calon pembeli makin senang, atau standar saja juga sudah manis dipandang, seperti PCX saya ini, standard saja sudah manis.

Jadi kita tunggu saja kalau memang benar AHM akan mengeluarkan pesaing lokal bagi Nmax.

 

 

 

space for ads

Awali 2016, New Honda BeAT POP eSP Tampil Makin Atraktif

Jakarta – Mengawali tahun 2016, PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan sepeda motor skutik New Honda BeAT POP eSP dengan desain stripe terbaru yang atraktif sesuai trend remaja terkini. Tampilan terbaru skutik Honda ini dipersembahkan untuk para remaja yang menginginkan sepeda motor berdesain fun dan atraktif, irit BBM, serta lincah dengan bodinya yang ramping. 

New Honda BeAT POP eSP kini hadir melalui dua desain stripe yakni Cool Pixel dan Comic Hits.  Stripe Cool Pixel mengusung tema pixelate image dengan 5 pilihan, yakni warna Harmony Black White untuk tipe CW, CBS, CBS-ISS dan warna Groovy Red White untuk tipe CBS, CBS-ISS. Sementara itu Stripe Comic Hits mengusung tema pop-art comic image dengan 4 pilihan, yaitu warna Tone Black untuk tipe CW, warna Melody Blue White untuk Tipe CBS, CBS-ISS dan warna Voice Magenta White untuk tipe CBS-ISS. Keseluruhan stripe ini semakin memberikan pilihan sesuai dengan karakter grafis yang dihadirkan.

image

Direktur Pemasaran AHM Margono Tanuwijaya mengatakan desain stripe terbaru New Honda BeAT POP eSP disuguhkan khusus bagi para remaja yang senang mengekspresikan diri dengan beragam kegiatan atraktif. Pilihan desain skutik remaja ini pun disesuaikan dengan perkembangan tren dan minat terkini.

image

(dari kiri) President Director AHM Toshiyuki Inuma, Executive Vice President Director AHM Johannes Loman, Marketing Director AHM Margono Tanuwijaya dan Marketing Director AHM Koji Sugita memperkenalkan sepeda motor skutik New Honda BeAT POP eSP dengan desain stripe terbaru di Kemang, Jakarta (13/1). New Honda BeAT POP eSP kini hadir melalui dua desain stripe yakni Cool Pixel dan Comic Hits dipersembahkan untuk para remaja yang menginginkan sepeda motor berdesain fun dan atraktif, irit BBM, serta lincah dengan bodinya yang ramping.

“Dengan tampilan baru yang semakin keren, kami yakin New Honda BeAT POP eSP yang lincah dan irit semakin melekat di hati para remaja pecintanya. Konsep desain stripe ini menjadi trendsetter dengan pendekatan konsep stripe yang mirip dengan Honda Scoopy eSP sebagai ikon skutik fashionable dan saat ini telah menjadi produk favorit masyarakat.” 

New Honda BeAT POP eSP mengusung bodi yang ramping sehingga lincah dan responsif dengan akselerasi 12,6 detik untuk mencapai 200m. Skutik entry-level Honda ini hadir sebagai motor skutik paling irit di kelasnya dengan konsumsi bahan bakar mencapai 59 km/liter metode pengetesan EURO 3 (63 km/liter metode pengetesan EURO 2) dengan menggunakan metode pengetesan ECE R40 melalui pengaktifan fitur ISS. 

Model ini mengusung mesin 110cc eSP yang terintegrasi dengan ACG Starter dimana mampu menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara dan menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS). Fitur ISS ini mampu mematikan mesin saat berhenti lebih dari 3 detik dan pengendara hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya lagi.

AHM melengkapi New Honda BeAT POP eSP dengan tipe Combi Brake System (CBS) yang membantu pengendara untuk menyeimbangkan pengereman roda belakang dan depan untuk mengurangi kecepatan secara efisien. Selain itu, model ini juga dilengkapi standar samping otomatis (Side Stand Switch) di mana mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun, serta Brake Lock yang lebih mudah dioperasikan  untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan atau motor tetap dalam kondisi diam saat berhenti di tanjakan. 

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) sepanjang Januari – November 2015, Honda BeAT series tercatat sebagai sepeda motor skutik terlaris di Indonesia dengan total penjualan mencapai 1.848.439 unit atau 41% dari total penjualan skutik nasional. Kontribusi model ini menjadi semakin memperkuat posisi Honda sebagai raja skutik nasional dengan angka penjualan 3.487.143 unit atau memimpin 77,5% pangsa pasar skutik nasional pada periode yang sama. Hingga November 2015, Honda BeAT series telah menjadi pilihan lebih dari 9,7 juta konsumen tanah air sejak pertama kali diluncurkan pada Juni 2008.

Keseluruhan tipe New Honda BeAT POP eSP ini diluncurkan dengan harga on the road (OTR) Jakarta Rp 14.300.000,- untuk tipe CW, Rp 14.500.000,- untuk tipe CBS dan Rp 15.000.000,- untuk tipe CBS-ISS. Honda BeAT series ditargetkan mampu terjual sebesar 165.000 – 170.000 unit / bulan. 

Untuk semakin tampil gaya dan keren, AHM pun telah menyediakan aksesoris berupa Garnish Cover Fan dengan harga Rp 60.000,-, Garnish Cover Muffler Rp 115.000,- , Garnish Cover Air Cleaner Rp 65.000,-, dan Rubber Step Floor Rp 180.000,-.  Selain itu juga disiapkan paket aksesoris warna silver yang terdiri dari Rubber Step Floor dan Garnish Cover Muffler senilai Rp 270.000,- . Dan kini telah hadir pula aksesoris baru berupa 2 pilihan stiker keren untuk stripe Cool Pixel dan Comic Hits senilai Rp 50.000,- untuk tiap warna. Selain itu, AHM juga menawarkan 3 varian t-shirt apparel yakni 2 varian dengan tema Comic Hits untuk pria dan 1 varian dari tema Cool Pixel untuk wanita yang dapat dimiliki para remaja untuk tampil lebih gaya dengan harga Rp 110.000,-.

space for ads

Sate sapi kupat sayur (SATE KERE) bu Bambang Jalan Godean KM 7

image

Sate sapi dengan kuah sayur tempe yang kental santannya ini sungguh kuliner murah meriah dan wajib dicoba.

Warungnya dinamai warung Bu BAMBANG. Ancer ancernya dari perempatan ringroad barat Demakijo, ambil arah barat ke arah Goden. Sampai ketemu POM BENSIN KLAJURAN di kiri jalan, warungnya ada di kanan jalan (sisi utara jalan) sebelum POM BENSIN KLAJURAN.

Koordinatnya sbb :
-7.773342, 110.315745

image

Sate ini lebih dikenal sebagai SATE KERE. Seporsinya Rp. 7.000 maka akan tersaji dalam piring, sebanyak enam tusuk sate sapi dengan kupat dan kuah sayur tempe.

Cuma sayang bahwa kupatnya dibuat dengan plastik, kalau dengan janur, pasti akan lebih enak.

Warung ini parkiran untuk motor lumayan luas, mobil juga bisa.

Untuk tempat duduknya bisa lesehan, bisa juga duduk. Enak kan.

image

image

image

image

image

image

Nambah sayur Rp. 2000

image

image

space for ads

Kemungkinan kanal UHF ganjil di Jogja, kelak akan dipakai juga

Saat ini Jogja, tepatnya dirumah saya di kawasan Moyudan Sleman, bisa mendapatkan 19 kanal tv teresterial analog sebagai berikut :

  1. TVRI 6
  2. TVRI 22
  3. TRANSTV 24
  4. MNC 26
  5. INDOSIAR 28
  6. ANTV 30
  7. RCTI 32
  8. SCTV 34
  9. GLOBAL 36
  10. TVONE 38
  11. KOMPAS 40
  12. METRO 42
  13. ADITV 44
  14. TRANS7 46
  15. JOGJATV 48
  16. INEWS MAGELANG 54
  17. RTV 55
  18. NET. 57
  19. KRESNA 61

Untuk nomer 17, 18, 19 adalah TV baru yang menggunakan kanal aslinya milik Purworejo.

Masa depan tv digital teresterial di Indonesia masih belum ada kejelasan, malah terbukti tv analog berdiri. Jadi lebih baik malah memikirkan peluang untuk mendirikan pemancar TV analog saja di Jogja, yaitu memakai kanal UHF ganjil yang belum terpakai.

Kanal yang belum dipakai adalah 21, 23, 25, 27, 29, 31, 33, 35, 37, 39, 41, 43, 45, 47, 49, 51, 53, 59. Sehingga masih terbuka peluang 18 pemancar TV analog untuk berdiri di Jogja. Atau setidaknya dari 23 sampai 47 yang memang ada diantara kanal 22 sampai 48 UHF yang dipakai di Jogja, sehingga ada 13 kanal lowong.

Lantas apakah akan interferensi? dirumah saya dapat inews dari Magelang kanal 54 UHF dan RTV jogja di 55 UHF nyatanya tidak ada gangguan, yang penting pemancar dan antennya pemancar yang benar-benar berkualitas.

Silahkan bagi yang masih minat mendirikan pemacar TV di Jogja, mungkin bisa memikirkan langkah-langkah agar kanal ganjil tersebut bisa dipakai.

Ini contohnya di Jakarta bisa jalan.

Frekuensi Nama Stasiun
22 UHF (analog) Banten TV
23 UHF (analog) Rajawali Televisi
24 UHF (digital) RCTI, MNCTV, Global TV, iNews TV
25 UHF (analog) Kompas TV
26 UHF (analog) Bloomberg TV Indonesia
27 UHF (analog) NET.
28 UHF (analog) KTV
29 UHF (analog) Trans TV
30 UHF (analog) iNews TV
31 UHF (analog) TVRI Jakarta
32 UHF (digital) MetroTV
33 UHF (analog) O Channel
34 UHF (digital) tvOne, antv, Sport One
35 UHF (analog) Elshinta TV
36 UHF (digital) BeritaSatu TV
37 UHF (analog) MNCTV
39 UHF (analog) TVRI Nasional
40 UHF (digital) Trans TV, Trans7, Kompas TV
41 UHF (analog) Indosiar
42 UHF (digital) TVRI Nasional, TVRI Jakarta, TVRI Budaya, TVRI Olahraga
43 UHF (analog) RCTI
44 UHF (digital) SCTV, Indosiar, O Channel
45 UHF (analog) SCTV
47 UHF (analog) antv
48 UHF (digital) Rajawali Televisi
49 UHF (analog) Trans7
51 UHF (analog) Global TV
53 UHF (analog) tvOne
55 UHF (analog) JakTV
57 UHF (analog) Metro TV
59 UHF (analog) DAAI TV

 

space for ads

Jangan gunakan Charger zenfone 2 untuk hp android yang lain

image

Android saya zenfone 2, RAM 4 GB, internal 32 GB, dilengkapi dengan charger khusus yang bisa untuk FAST CHARGING.

Dari segi fisik, terlihat chargernya memang lebih besar dan panjang.

Dari sisi teknis, terlihat ada dua pilihan output dari charger, yaitu

5 volt dengan 2 amper
Atau sama dengan 10 watt

Dan

9 volt dengan 2 amper
Atau sama dengan 18 watt.

Kemarin fast charging saya sempat error, tidak bisa fast charging, saya cek di status battery hanya terhubung ke USB, padahal jelas jelas saya charging pakai charger bawaan hp.

Setelah saya ingat ingat teryata saya pernah memakai charger bawaan asus zenfone 2 saya untuk charger hp advan S5F.

Mungkin kontrol di dalam chargernya untuk memilih yg 5 volt atau 9 volt nya jadi error dan hanya default ke 5 volt. Sehingga tidak bisa fast charging.

Akhirnya hal ini saya laporkan ke asus via email. Dan ditanggapi dengan baik, saya diminta untuk update firmware saya.

image

Firmware terkini

Akhirnya saya update firmware terbaru, dan alhamdulillah sekarang sudah bisa fast charging lagi.

Jadi sebaiknya jangan pakai dan pinjamkan charger bawaan asus zenfone 2 untuk dipakai charging handphone lain.

Susah juga kalau tidak bisa fast charging, lama banget nunggu batery full. Bisa 3 atau 4 jam baru full.

space for ads

Selamat datang KRESNA TV di Jogja

image

image

Hari ini jagat televisi teresterial analog di langit Jogja tambah satu lagi yang meramaikan, yaitu KRESNA TV yang memakai kanal 61 UHF.

Saat saya scan tv saya dirumah, ternyata ada 19 kanal analog yang mampir di tv saya
Dan 10 kanal digital.

Kualitas video setelah kanal 40 UHF keatas, kalau dirumah saya yang bagus hanya NET. itu karena powernya 30 KW. Untuk tv lain rata rata ada semutnya.

Jarak lurus rumah saya ke komplek pemancar tv di Patuk adalah kisaran 29 KM.

image

1. TVRI 6
2. TVRI 22
3. TRANSTV 24
4. MNC 26
5. INDOSIAR 28
6. ANTV 30
7. RCTI 32
8. SCTV 34
9. GLOBAL 36
10. TVONE 38
11. KOMPAS 40
12. METRO 42
13. ADITV 44
14. TRANS7 46
15. JOGJATV 48
16. INEWS MAGELANG 54
17. RTV 55
18. NET. 57
19. KRESNA 61

image

image

image

image

image

image

image

space for ads

Servis gratis keempat si brambang

image

Ini adalah servis gratis ke empat. Jasa servis gratis. Oli bayar.

Saya datang jam 07:05 pagi sudah antrian le 10, tapi PCX dapat antrian tersendiri alias fast track, dan saya dapat yang pertama. Kali ini nomer antriannya juga dobel.

Keluhan saat ini saat tarikan awal agak getar. Lalu kemarin pas diservis saya lihat dibongkar bagian CVT nya.

image

image

image

image

image

space for ads

Beli aki kedua kalinya untuk pulsar

image

Pagi ini saya meluncur ke Toko Aki Denso di barat Tugu Jogja untuk beki aki bagi black coyote, pulsar UG4 saya.

Dulu juga sudah ganti aki dengan merekyang sama. Kali ini saya rencana mau cari yang aki MF, tapi ternyata yang 9 amper tidak ada. Akhirnya balik beli aki merk FB seperti dulu, tapi yang ini lebih bagus CCA nya, yaitu 115. Kalau uang dulu cuma 75 CCA.

AKI saya tebus Rp. 380.000.

Toko Denso ini ternyata tidak pernah libur. Karyawannya liburnya gantian. Sehingga toko tetap buka meski tanggal merah.

Pulsar saya memang sudah saya mutilasi akan saya modif jadi scrambler. Jadi nanti biar urusan kelistrikan pulsar saya juga lancar.

image

image

image

space for ads
%d bloggers like this: