Juara Dunia MotoGP Marc Marquez Siap Sapa Penggemar di Indonesia

Jakarta – Juara dunia balap bergengsi MotoGP, Marc Marquez bersama rekan setimnya Dani Pedrosa dipastikan hadir menyapa penggemar setianya di Indonesia. PT Astra Honda Motor (AHM) mengundang khusus pebalap Tim Repsol Honda ini untuk hadir dalam event Meet and Greet di Sentul, 21 Oktober setelah seri balap MotoGP Phillip Island.

image

Juara dunia MotoGP, Marc Marquez menyapa pengemarnya di sirkuit Motegi, Jepang (12/10) sesaat sebelum balapan dimulai. Pebalap Honda Marc Marquez dan rekan setimnya Dani Pedrosa siap menyapa penggemarnya di Indonesia pada 21 September 2014 di sirkuit Sentul, Jawa Barat.

Marc Marquez dan Dani Pedrosa akan menghabiskan waktunya sehari penuh bersama penggemarnya di sirkuit Sentul, Bogor Jawa Barat. Beragam program digelar dalam event spesial ini, termasuk untuk pertama kalinya keduanya akan memacu motor balapnya Honda RCV di hadapan ratusan penggemarnya di Indonesia.

Marc Marquez dan Dani Pedrosa juga akan berkeliling sirkuit mengendarai motor sport andalan masyarakat Indonesia, Honda CBR150R terbaru yang baru diluncurkan bulan lalu. Para pebalap muda Indonesia berprestasi binaan AHM pun juga akan ikut bergabung memacu CBR150R bersama kedua pebalap MotoGP dan para konsumen setia Honda.

Kehadiran kedua pebalap Honda yang berprestasi ini menjadi momen bersejarah tersendiri bagi pecinta balap MotoGP di Indonesia. Marquez yang sebelumnya menyandang gelar World Champion MotoGP 2013, akhir pekan lalu berhasil mengunci gelar juara dunia dengan poin akhir 312 meski balapan musim ini masih menyisakan 3 seri lagi, yaitu Philip Island-Australia, Sepang-Malaysia, dan Valencia-Spanyol. Dalam MotoGP musim ini, Marquez juga berhasil membuktikan keunggulannya dengan kemenangan berturut-turut dalam 10 series. Rekan satu tim Marquez, Pedrosa turut mencatatkan prestasi gemilang dengan memenangkan series MotoGP di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Hingga seri ke-15 yang dilaksanakan di Twin Ring Motegi, Jepang akhir pekan lalu (12/10), kedua pebalap ini membawa Honda sebagai konstruktor terbaik dengan poin 349 serta timnya, Repsol Honda Team dalam posisi teratas klasemen sementara dengan poin 542.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan kehadiran kedua pebalap MotoGP khusus dipersembahkan untuk mewujudkan impian masyarakat Indonesia bertemu pebalap idolanya.

“Kami terinspirasi besarnya kecintaan masyarakat Indonesia terhadap gelaran balap bergengsi MotoGP. Oleh karena itu, kami menggelar acara ini agar masyarakat dapat menyaksikan langsung sang juara dunia MotoGP dan motor balap tunggangannya.”

Selain menyaksikan Marc Marquez dan Dani Pedrosa menyapa penggemarnya, masyarakat yang datang juga disuguhkan balapan eksibisi Honda CBR150R, Honda Stunt Rider show, dan penampilan Honda Ladies show.

Beragam hiburan pun digelar untuk semakin meramaikan dan menghibur masyarakat di sirkuit Sentul, Jawa Barat. Sepanjang hari, secara bergantian pemusik dan hiburan papan atas menghibur masyarakat melalui penampilan group band Nidji, J-Rock, Don Lego, Tony Q Rastafara, Monkey Boots, F-DJ Una, Friday Band, dan penampilan Bastian Magician.

“Kami berharap seluruh suguhan menarik ini dapat memuaskan impian masyarakat Indonesia. Silahkan datang dan wujudkan impian anda,” tutup Indraputra.

Tentang iklan-iklan ini

Kustomfest 2014 : Pitung dengan dua roda di depan, ajib.

100_5878

Ada yang sangat menarik bagi saya di kustomfest 2014, saya pernah punya klangenan motor honda C 70, sehingga ketika melihat sosok honda pitung dengan kustom dua roda di depan, menjadi semangat saya melihat dan mengabadikannya, kepikiran bahwa ini harus saya tulis di blog ini.  Saya kebayang saja betapa uniknya dan secara teknis tentu bukan hal mudah membuat dua buah roda ada di depan sebuah sepeda motor, kalau di belakang saja sudah umum. Setahu saya ini satu satunya motor dengan kustom dua roda di depan yang dipamerkan di acara kustomfest 2014 ini.

Ini pitung tapi ketika saya lihat blok mesinnya, wow 200 CC. Dan monggo pantengin saya spesifikasinya lengkap dalam mengkustom pitung ini.

Penasaran banget gimana riding dengan pitung ini. Semoga kapan kapan diberi kesempatan oleh yang punya untuk mencobanya.

100_5885

100_5881

100_5884

100_5880

100_5878

1.000 Bikers Motor Klasik Kumpul Bareng dalam Festival Kesenian Bikers #3

Yogyakarta – Tak kurang dari 1.000 bikers motor Honda klasik dan bikers motor klasik pada umumnya hadir meramaikan kegiatan Festival Kesenian Bikers #3 di Lereng Candi Ijo – Prambanan, Sleman. Sejalan dengan Festival Kesenian Bikers #1 (2010) dan Festival Kesenian Bikers #2 (2012), kegiatan ini digelar kental dengan nuansa seni & budaya namun kini lebih diperkaya dengan konsep yang lebih menyatu dengan alam.
Festival Kesenian Bikers #3 digelar oleh komunitas Jogja Honda Classic (JHC) dengan dukungan dari PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Astra International Tbk – Honda region Yogyakarta (Astra Motor Jogja) dalam rangka peringatan ulang tahun Jogja Honda Classic ke-14. Dihadiri oleh perwakilan puluhan komunitas bikers Honda klasik dari seluruh penjuru pulau Jawa, anggota Paguyuban Motor Honda Yogyakarta (PMHY), dan anggota Jogja Automotive Community (JAC), serta masyarakat umum, Festival Kesenian Bikers #3 digelar selama dua hari yaitu tanggal 11-12 Oktober 2014.

image

Festival Kesenian Bikers #3 dilaksanakan dengan konsep yang lebih menyatu dengan alam dibandingkan dengan Festival Kesenian Bikers sebelumnya. Peserta kegiatan ini akan beraktivitas di alam terbuka dan bermalam dalam tenda.

Berbeda dengan agenda-agenda perayaan ulang tahun komunitas motor yang kerap diisi dengan konten musik dangdut / reggae,  band Top 40, sexy dancer, hingga ladies bike wash, perayaan 14 Tahun Jogja Honda Classic ini dikemas dengan konsep yang berbeda. Festival Kesenian Bikers #3 sukses digelar dengan konsep kemah bikers dalam arti yang sebenarnya, di alam terbuka yang jauh dari keramaian kota serta menggunakan tenda sebagai tempat untuk bermalam dan beristirahat.

image

Arak-arakan Grebeg Gunungan dan drama teatrikal "Punokawan" dilaksanakan sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkatnya dalam perjalanan 14 tahun Jogja Honda Classic.

Sebagai sebuah Festival Kesenian, pada hari pertama kegiatan ini diisi dengan konten-konten lokal seperti musik akustik, pameran fotografi, pameran motor klasik,  orkestra tradisional “Tombo Ati” yang melibatkan puluhan pemain & instrumen musik, sandirawa Jawa “Purik”, hingga monumen obong dan drama kolaborasi yang melibatkan komunitas bikers dan komunitas seni lainnya yang berbasis di Yogyakarta.

image

Orkestra tradisional "Tombo Ati" memberikan sentuhan lain dalam Festival Kesenian Bikers #3. Alunan musik yang harmonis berpadu dengan nuansa alam terbuka, bulan purnama, dan desiran angin malam.

“Melalui Festival Kesenian Bikers #3 ini Kami ingin menjadikan peringatan ulang tahun Jogja Honda Classic ke-14 sebagai sebuah momentum pengingat bagi bikers untuk tetap peduli dengan alam serta melestarikan seni dan budaya lokal” ungkap Eko Prastio, koordinator acara Festival Kesenian Bikers #3 yang juga merupakan salah satu sesepuh komunitas Jogja Honda Classic.
Ajang pertemuan akbar bagi komunitas motor Honda klasik ini juga dimanfaatkan anggota komunitas untuk melaksanakan aktitas peduli sosial. Salah satunya adalah pengumpulan buku bacaan sebagai tiket masuk peserta Festival Kesenian Bikers #3. Buku yang terkumpul dikelola bersama dengan komunitas Kampuz Jalanan yang selama ini berkonsentrasi pada sektor pendidikan informal pada masyarakat yang kurang beruntung dan juga sering berkolaborasi dengan komunitas Jogja Honda Classic dalam berbagai kegiatan.

image

Hari kedua Festival Kesenian Bikers #3 diisi dengan kegiatan Grebeg Gunungan dan seremonial “Sugeng Kondur” (selamat jalan). Sebelum Grebeg Gunungan dilaksanakan, kegiatan dibuka dengan drama teatrikal “Punokawan” yang menceritakan rangkuman perjalanan komunitas Jogja Honda Classic selama 14 tahun terakhir. Setelah itu Grebeg Gunungan dilaksanakan dengan prosesi arak-arakan yang melibatkan seluruh anggota Jogja Honda Classic. Prosesi ini merupakan sebuah simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan limpahan rahmat-Nya sehingga Jogja Honda Classic tetap eksis sebagai komunitas motor Honda serta aktif sebagai komunitas dengan beragam kegiatan positif dan konstruktif.

image

Seremonial "Sugeng Kondur" dan penyerah secara simbolis apresiasi Astra Motor Jogja terhadap komitmen dan kreatifitas komunitas Jogja Honda Classic.

Aktivitas di hari kedua Festival Kesenian Bikers #3 ditutup dengan seremonial “Sugeng Kondur” untuk melepas para peserta Festival Kesenian Bikers #3 untuk kembali ke daerah masing-masing dan melanjutkan aktivitas seperti biasanya. Dalam seremonial “Sugeng Kondur” ini Anton Saputro mewakili Main Dealer Astra Motor Jogja menyerahkan secara simbolis apresiasi Honda terhadap semangat, komitmen, serta kerja keras komunitas Jogja Honda Classic yang tertuang dalam sebuah karya kreatif berupa film pendek tentang bikers dan Honda klasik berjudul “Ojo Lali”.
Jumanto selaku Honda Customer Care Center Region Head (HC3 Region Head) Astra Motor Jogja mengungkapkan bahwa Jogja Honda Classic merupakan salah satu komunitas motor Honda di Yogyakarta yang pantas untuk dijadikan sebagai role model bagi komunitas-komunitas bikers lainnya.

“Tak kurang dari lima tahun belakangan ini Jogja Honda Classic telah menunjukkan komitmennya sebagai komunitas bikers yang memiliki beragam sisi positif. Kreatifitas dan semangatnya tertuang dalam karya dan kegiatan konstruktif yang diselenggarakan. Selain itu Jogja Honda Classic juga membuktikan bahwa komunitas motor Honda mampu berkolaborasi dengan komunitas-komunitas diluar komunitas bikers demi mewujudkan sebuah kegiatan yang memiliki nilai lebih bagi sesama, kemanusiaan, sosial, dan budaya” pungkas Jumanto.
 
 
Yogyakarta, 12 Oktober 2014

Public Relation
PT Astra International Tbk – Honda region Yogyakarta
 
 
Untuk informasi lebih lanjut mohon menghubungi Christa Adhi Dharma di nomor (0274) 868551 ext. 1231 atau e-mail kechrista.adhidharma@hso.astra.co.id.

Kustomfest 2014, ketika seni dan kultur berpadu dengan motor dan mobil

image

KUSTOMFEST 2014 ini adalah kali ketiga diadakan di Jogjakarta, tepatnya di JEC (Jogja Expo Centre), yang pertama tentunya tahun 2012, lalu tahun 2013, dan sekarang ini yang ketiga kalinya. Acara ini selalu dilaksanakan pada minggu pertama bulan Oktober, akan tetapi karena bareng dengan Hari Raya Idul Adha, maka untuk tahun 2014 dimundurkan pada minggu kedua, untuk tahun tahun mendatang, tetap akan digelar di minggu pertama bulan Oktober, kecuali memang bareng dengan hari besar juga.

Kenapa acara ini musti digelar di Jogja? salah satu jawabannya adalah bahwa Jogja punya RUH seni yang tinggi, Jogja juga punya magnet tersendiri untuk menarik peserta dan penggiat adan penikmat sepeda motor dan mobil kustom untuk datang dengan senang hati, istilahnya ini adalah LEBARANNYA para pecinta kustom.

Menurut bro Nurfil (penggiat modifikasi), bahwa perkembangan kustom kultur ini sangat cepat dan beragam, antara lain karena adanya unit, bahan, gaya hidup/life style, dll.

Sementara itu menurut bro Andika Gunadarma pendiri CAFE RACER INDONESIA, bahwa pecinta cafe racer dari awalnya tahun 2008 hanya ada 10 member, saat ini sudah ada 20.000 member, dan uniknya di CRI ini semua member equal, tidak ada pengurus resmi dan tidak ada anggota, semua sama kedudukannya sebagai member.

Bro Yayank dari Gear Head Monkey Garage yang telah 10 tahun berkecimpung dalam dunia kustom, mengatakan bahwa saat ini memang ada pecinta kustom tapi ada pula calo modifikasi.

Dan inilah bro LULUT yang merupakan penggagas kustomfest mengatakan bahwa dulu kala kustom hanya sebagi pemanis sebuah event, sehingga timbul keinginan untuk membuat gelaran kustomfest seperti yang sekarang ini yang awalnya memerlukan riset selama dua tahun untuk mencari bentuknya sampai bisa kita lihat seperti hari ini. Sehingga sekarang ini Kustomfest bisa dinisbatkan sebagai LEBARANNYA para pecinta kustom.

Sebenarnya kustom bukan hanya pada motor, dan definisi kustom sendiri sebenarnya adalah merubah motor atau mobil menjadi SEMAUNYA GUE, “iki lho karepku”, misal merubah pelek dan ban saja sudah bisa dikatakan KUSTOM.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Koboys : Soegax, Irawan, Begawan Gora, Hadiyanta, Joko ponorogo, duduk : Amama.

image

image

image

image

image

image

U MILD Unity Team Ajak Tingkatkan Kreatifitas dan Apresiasi di KUSTOMFEST 2014

 

image

Yogyakarta, 11Oktober 2014 – Ribuan komunitas bikers dan kustom dari seantero nusantara bahkan juga mancanegara akan menyerbu kota Yogyakarta untuk menghadiri KUSTOMFEST 2014. Mereka berbondong-bondong hadir di acara yang dianggap sebagai acara paling akbar bagi para komunitas Kustom, KUSTOMFEST 2014 yang akan diadakandi Jogja Expo Center (JEC), 10-11 Oktober 2014.

Kustom Kulture kini sudah menjadi sub culture yang berkembang,selain builder motor, di acara ini akan dapat kita temui pulakomunitas lain seperti mobil Hot Rod, Kustom Airkooled, Kustom Paint, Kustom Bicycle, Body Art Show dan masih banyak lainnya.

Menurut penggiat modifikasi Nurfil Aiman, tren Kustom Kulture memang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia karena subcultureini menggambarkan suatu kreasi diri para penciptanyamelalui sebuah karya yang memiliki nilai estetika dan dapat menimbulkan apresiasi serta rasa hormat.

“Kustom Kulture adalah sebuah sub culture yang mengubah kendaraan dengan tidak menghilangkan fungsinya sertatetap memperhatikan estetika, kenyamanan dankeamanan,” jelas Nurfil. Sambungnya lagi, “Perbedaan yang ada dalam berkarya tidak harus membuat komunitas Kustom Kulture menjadi berseteru, hal ini melainkan dapat memacu mereka untuk menghasilkan karya terbaiknya.”

Menambahkan Nurfil, builder dari Gear Head Monkey Garage, Susanto Gunawan mengatakan, “Kustom Kulture bukan sekedar kompetisi menang dan kalah, dan tidak terbatas pada cc mesin besar atau kecil, tapi tanggung jawab menghasilkan karya yang punya estetika namun tetap aman digunakan.” kata Yayank, sapaan akrabnya.

Hal senada pun diutarakan oleh Lulut Wahyudi, selaku penggagas dan penyelenggara KUSTOMFEST. Menurut Lulut, dalam berkarya harus memperhatikan peraturan yang ada, sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. “Tema yang diangkat KUSTOMFEST tahun ini adalah ‘Kustom Rule’, yang merupakan sebuah pembuktian Kustom Kulture Indonesia kepada dunia. Selain itu, ini juga merupakan perwujudan karya serta proses kustom tidak memiliki batasan, namum tanggung jawab dari setiap builder untuk berkarya dengan estetika konsep hingga detil bukan sekedar mencomot atau meniru yang sudah ada,” ujar Lulut.

Selain itu, Andika Gunadarma, pendiri Café Racer Indonesia (CRI) mengungkapkan, “Jika ada wadah yang bisa mempermudah para anggotanya untuk saling berinteraksi dan bertukar idepastilah sangat membantu. Sharing antara penggemar Kustom Kulture dan builder, sekaligus belajar untuk saling mengapresiasi dan menghormati karya orang lain adalah hal yang penting.”

U Mild sebagai brand yang selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif bagi para bikers juga ikut hadir di event iniuntuk mengajak komunitas Kustom Kulture bersatu dan membangun semangat persaudaran melalui kegiatan yang positif dan menyenangkan dalam wadah U Mild Unity Team.

“Untuk mensinergikan komunitas Kustom Kulture, U Mild mengajak bikers untuk menyatukan visi yaitu menjunjung tinggi budaya apresiasi dan rasa hormatterhadap karya orang lain,” Nurfil menambahkan pula bahwa para bikers juga dapat berdiskusi dan bertukar pikiran mengenaiKustom Kulture melalui http://www.unity-team.comsebuah website milik U Mild bagibikers Indonesia.

Di dalam http://www.unity-team.com terdapat Forum Garage yang berisi informasi tentang apapun yang berhubungan dengan motor dan aksesorisnya. Adapula Forum Basecamp, di mana para bikers bisa ngobrol seru tentang apapun yang berhubungan dengan gaya hidup mereka seperti Hangout, Movies, Music, Tech & Gadget, Travel, Joke, Inspiration dan lainnya. Ada pula Tantangan Unity Team, di mana komunitas bikers bisa berkompetisi untuk memperebutkan hadiah utama berupa paket touring.Untuk mendapatkan hadiah ini, para member diminta untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya yang bisa didapatkan setiap kali mereka melakukan tantangan-tantangan yang diberikan termasuk berbagi cerita tentang motor Kustom mereka dan juga bengkel Kustom favorit mereka.

image

image

image

 

AHM Tambah 11 Sekolah KTSM Honda di Sumut

Binjai – PT Astra Honda Motor (AHM) memperluas implementasi Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda dengan menambah 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Sumatera Utara. Kegiatan ini terus digulirkan AHM sebagai komitmen perusahaan dalam berkontribusi menyiapkan generasi muda Indonesia yang cerdas dan berdaya saing tinggi di industri otomotif.

image

(ke 2 kanan) GM Indako Trading Co, Leo Wijaya dan (kanan) Deputy Head of Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin disaksikan oleh (dari kiri) Wakil Gubernur Sumatera Utara, Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si, Walikota Binjai, H. Muhammad Idaham, SH, M.Si dan Direktur AHM, Markus Budiman menandatangani perjanjian Program Kerjasama SMK Kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda bersama dengan 11 SMK di Sumatera Utara (10/10). Penambahan SMK Kurikulum TSM Honda di wilayah tersebut menjadikan total SMK yang mengimplementasikan KTSM Honda hingga awal Oktober ini menjadi 218 SMK di seluruh Indonesia.

Kesepakatan untuk menerapkan KTSM Honda ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh 11 SMK yang berlangsung di SMK Panca Abadi Bangsa, Binjai (10/10).  Hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Sumatera Utara Ir. H. Tengku Erry Nuradi, Msi, jajaran manajemen AHM, dan jajaran manajemen CV Indako Trading Company, main dealer Honda Sumatera Utara. SMK yang terlibat dalam MoU ini adalah SMK Panca Abdi Bangsa – Binjai, SMK Eka Prasetya – Medan, SMK Muhammadiyah 9 – Medan, SMK Namira Tech – Medan, SMK Negeri 1 Stabat – Langkat, SMK Negeri 2 – Binjai,  SMK Wira Jaya – Deli Serdang,  SMK Negeri 1 Sei Rampah – Serdang Bedagai, SMK Taman Siswa –  Tebing Tinggi, SMK Raudlatul Uluum – Labuhan Batu,  dan SMK Percut Sei Tuan – Deli Serdang.

image

(dari kiri) Wakil Gubernur Sumatera Utara, Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si bersama dengan GM Indako Trading Co, Leo Wijaya, Direktur AHM, Markus Budiman dan Deputy Head of Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengamati praktik siswa Kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda di sela-sela acara Peresmian Program Kerjasama SMK Kurikulum TSM Honda di SMK Panca Abadi Bangsa, Binjai, Sumatera Utara (10/10). AHM memperluas implementasi Kurikulum (TSM) Honda dengan menambah 11 SMK di wilayah Sumatera Utara sebagai komitmen perusahaan dalam berkontribusi menyiapkan generasi muda Indonesia yang cerdas dan berdaya saing tinggi di industri otomotif.

Penambahan SMK KTSM Honda di wilayah ini menjadikan total SMK yang mengimplementasikan KTSM Honda hingga awal Oktober ini menjadi 218 SMK di seluruh Indonesia. Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi KTSM Honda di Sumatera Utara, AHM juga menyerahkan bantuan donasi 11 unit sepeda motor untuk SMK binaannya, serta dukungan pengembangan kurikulum, peralatan praktik di laboratorium sekolah, serta perancangan jadwal praktek kerja industri para siswa.
Direktur HR, GA, IT, dan SI AHM Markus Budiman mengatakan program KTSM Honda ini adalah salah satu kegiatan tanggung jawab sosial AHM di bidang pendidikan yang dikembangkan berdasarkan bisnis utama perusahaan di bidang otomotif. Melalui program ini AHM berharap dapat menciptakan banyak tenaga kerja terlatih yang memiliki daya saing tinggi di industri otomotif, terutama dalam menyongsong era pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Alumni SMK KTSM Honda selain memiliki peluang bekerja di jaringan bengkel resmi Honda atau Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), juga berpeluang untuk bekerja di pabrik AHM. Bahkan dengan dukungan AHM bersama jaringan main dealernya, alumni SMK KTSM ini dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya untuk berwirausaha di industri otomotif.
“Kami ingin menjadi bagian yang mampu mengantarkan anak muda alumni SMK mewujudkan impian dan cita-citanya. Kami yakin dengan program KTSM Honda, kualitas lulusan SMK akan semakin memiliki berdaya saing tinggi sehingga mereka siap berkompetisi memasuki dunia kerja atau membuka lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha.”
Implementasi KTSM Honda merupakan bagian dari upaya AHM dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah tentang adanya kerjasama SMK dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) seperti yang tertuang dalam Keputusan Mendikbud Nomor 0490/1992. Dengan adanya kurikulum ini, perusahaan berharap dapat berkontribusi meningkatkan kesesuaian program SMK dengan kebutuhan dunia kerja (link and match program).
KTSM Honda ini dirumuskan dengan memadukan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD) yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dengan materi Technical Training Level 1 (TTL1) Honda yang juga menjadi materi pelatihan dan uji kompetensi mekanik di bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Dengan materi KTSM Honda ini, diharapkan pembelajaran tentang teknik sepeda motor terhadap siswa SMK yang menerapkan kurikulum ini akan lebih terarah sebagai mekanik yang berkualitas.
Implementasi KTSM Honda yang mulai dilakukan AHM sejak 2009 menghasilkan lulusan dengan kompetensi setara Mekanik Pemula di bengkel resmi Honda AHASS. Secara periodik, AHM memberikan pelatihan kepada para guru SMK KTSM Honda dengan materi dan pengetahuan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini yang ada di sepeda motor Honda. Untuk para siswa SMK, AHM bersama jaringan main dealernya juga secara rutin mengadakan kontes teknik antar siswa SMK untuk menguji keterampilan mereka.

Jakarta, 10 Oktober 2014

PT Astra Honda Motor
Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi  ke 021 651-8080, 3041-8080 ext. 31071, 31073,  31074 / e-mail: corp.comm@astra-honda.com)

Milat JHC 14 “Gugur Gunung” bakal dilakoni 11 Oktober 2014. Lokasi dipedesaan Sambirejo Prambanan

image

image

WORO-WORO

Milat JHC 14 “Gugur Gunung” bakal dilakoni 11 Oktober 2014.
Lokasi dipedesaan Sambirejo Prambanan (bukit padas Candi Ijo) selatan Candi Boko.

Agenda acara dari mulai Sabtu (11/10)

Jam12 Gotong Royong persiapan pertunjukan Orkestra Tradisional “TOMBO ATI” & Sandiwara Jawa “PURIK”.
Pendirian tenda kemah dari masing2 peserta.
Bagi yg tdk bawa tenda bisa sewa dilokasi.
Acara gotong royong akan terus berjalan hingga pembangunan Monumen Gerilyawan Jalanan yang berakir pukul 23.00 (api unggun).

Minggu (12/10) jam8 prosesi Grebeg

Gunungan & sugeng kondor selamat jalan.

Acara melibatkan warga kampung setempat & yang mau menginap diwarga dibuka penyewaan super ekonomi.
Disinilah pembuktian apakah biker bersahabat dengan alam & masyarakat pedesaan.

Sopan santun jalanan jadi ujian nyata buat biker kota/ daerah.

Sampai jumpa lagi bor “Aspal Jogja Memanggil”

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.458 pengikut lainnya.