Runner Up ADC 2014,‎ Pebalap  AHM Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Losail, Qatar

Doha – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Aditya Pangestu Hanafi berhasil mengakhiri keseluruhan seri Asia Dream Cup (ADC) 2014 dengan menempati posisi runner up. Prestasi ini menambah kontribusi perusahaan dalam melahirkan putra bangsa yang membanggakan di ajang balap internasional.

image

Pebalap muda binaan AHM, Aditya Pangestu Hanafi berhasil mengakhiri keseluruhan seri Asia Dream Cup (ADC) 2014 dengan menempati posisi runner up. Posisi runner up puncak klasemen ADC 2014 diraih Aditya Pangestu Hanafi setelah 7 kali menaiki podium pada 6 seri penyelenggaraan kejuaraan tingkat Asia ini, termasuk dalam seri terakhir di Losail International Circuit, Doha, Qatar.

Keberhasilan Aditya Pangestu Hanafi menduduki posisi runner up ADC 2014 mengulang kesuksesan pebalap Honda Indonesia Gerry Salim yang juga menyabet posisi runner up ADC 2013. Melalui konsistensi prestasi ini, AHM semakin membuktikan komitmennya dalam mencetak pebalap-pebalap Tanah Air yang berkualitas dan sejajar dengan pebalap andalan negara lain tingkat Asia.

image

Posisi runner up puncak klasemen ADC 2014 diraih Aditya Pangestu Hanafi setelah 7 kali menaiki podium pada 6 seri penyelenggaraan kejuaraan tingkat Asia ini, termasuk dalam seri terakhir di Losail International Circuit, Doha, Qatar.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan prestasi internasional ini merupakan suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Perjuangan pebalap binaan AHM menorehkan prestasi pada ajang balap tingkat Asia ini sejalan dengan semangat One Heart untuk terus berprestasi mencapai mimpi.

“Kami bangga dapat turut berkontribusi mengantarkan putra bangsa mencapai prestasi hingga ke tingkat internasional. Kami akan melanjutkan upaya pembinaan pebalap berbakat Tanah Air untuk terus unjuk prestasi di ajang balap internasional di tahun depan. Target kami suatu saat pebalap Honda Indonesia dapat bertanding di ajang balap bergengsi MotoGP.”

Pada balapan di Sirkuit Losail, Qatar, Aditya Pangestu Hanafi yang menunggangi Honda CBR250R menuntaskan masing-masing tujuh putaran pada dua sesi balapan dan mengibarkan Merah Putih pada podium runner up kelas ADC. Sesi pertama dituntaskan dengan waktu tempuh 18.03.502. Sementara sesi kedua diselesaikan dengan catatan waktu 17.58.758.

ADC merupakan salah satu kelas yang dipertandingkan dalam ajang balap bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) 2014 yang berlangsung di  Sepang, Malaysia (18-20 April), Sentul, Indonesia (13-15 Juni), Autopolis, Jepang (15-17 Agustus) dan Suzuka, Jepang (5-7 September), Buriram, Thailand (7-9 November), dan seri terakhir di Losail, Qatar, (11-13 Desember). Selain Aditya Pangestu Hanafi, AHM pun menurunkan pebalap lain yaitu Andi Farid Izdihar yang pada klasemen akhir kelas ADC menempati posisi keenam.

‎Di ajang ARRC 2014, AHM juga menurunkan dua pebalap binaannya yang lain yang berkompetisi dengan pebalap-pebalap tangguh negara lain di kelas Supersports 600cc, yaitu Dimas Ekky Pratama dan M. Fadli Imammuddin.

Sebelumnya, pebalap-pebalap binaan AHM juga telah berhasil menunjukkan prestasi yang membanggakan di berbagai ajang balap internasional. Pada ajang Suzuka 8-Hour Endurance Road Race, Dimas Ekky Pratama yang bergabung dalam Honda Team Asia, bersama pebalap  Zamri Baba (Malaysia) dan Josh Hook (Australia), berhasil mengukir sejarah baru prestasi pebalap Indonesia di kancah balap internasional setelah berhasil menyabet posisi ketujuh dan menjadi pebalap Indonesia pertama yang berhasil lolos 10 besar dalam ajang balap tingkat dunia.

Sementara pada pertengahan tahun ini, dua pebalap binaan AHM lainnya, Andi Farid Izdihar dan Aditya Pangestu Hanafi, mengibarkan Merah Putih di ajang balap internasional setelah berhasil menduduki podium ketiga Suzuka 2-Hour Asia Dream Endurance Race di sirkuit Suzuka, Jepang.

Jakarta, 15 Desember 2014

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi ke 021-6518080 ext. 31073, 31074 atau e-mail ke corp.comm@astra-honda.com

 

 

Yehuda Williando

Corporate Communication

 

PT Astra Honda Motor

Head Office & Plant 1 (Sunter)

Jl. Laksda Yos Sudarso, Sunter 1

Jakarta 14350, Indonesia

Telp : 62-21 651 8080, 3041 8080 Ext 31074

Honda Bikers Day 2014

Proud to be Honda Community,

Tidak terasa kita sudah memasuki detik – detik akhir tahun 2014. Biasanya satu event yang selalu melekat tiap menjelang pergantian Tahun adalah event dimana para bikers Honda ngumpul jadi satu di acara Honda Bikers Day. 

image

Honda Bikers Day merupakan puncak kegiatan mega gathering sekaligus penutup seluruh rangkaian acara Komunitas Honda di Indonesia pada tahun 2014. Kegiatan akbar komunitas Honda kali ini digelar dengan mengusung tema “Satu Hati Dalam Harmoni Indonesia”. Honda Bikers Day 2014 atau biasa disingkat menjadi HBD 2014 ini akan diselenggarkan pada tanggal 29-30 November 2014 di salah satu objek wisata yang tengah naik daun di Pulau Bali karena keeksotisan pantai dan bukit kapurnya yaitu Pantai Pandawa.

Kegiatan akbar Komunitas Honda ini digelar oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bekerja sama dengan Honda Sales Operation (HSO Denpasar) – Main Dealer untuk wilayah Pulau Bali, serta  Honda Community Bali (HCB) selaku Paguyuban komunitas Honda di Bali. Event ini menyatukan para bikers yang datang dari segenap penjuru tanah air dengan membawa satu semangat yang sama, yaitu Satu Hati mewujudkan kebersamaan. HBD 2014 merupakan penyelenggaraan ke enam sejak diadakan pertama kali pada 2009 di Pangandaran yang disusul kemudian di Kiara Payung, Bromo, Pelataran Prambanan, dan yang terakhir di Pantai Anyer.

Pada setiap perhelatan Honda Bikers Day selalu mengangkat seni dan budaya dimana event tersebut diselenggarakan. Nah, pada Honda Bikers Day 2014 kali ini akan ada pemecahan rekor muri tari kecak bikers terbanyak, karena Tari Kecak merupakan salah satu seni Tari yang sangat kental di Bali. Selain acara seni dan budaya ada juga acara musik yang akan menampilkan DJ performance dan band lokal yang kualitasnya sudah mendunia sebagai bintang tamu pada event ini. Bikers award, games, go green activity, bikers shop, festival budaya, dan doorprize akan melengkapi seluruh rangkaian aktivitas Honda Bikers Day 2014

 

Pendaftaran Honda Bikers Day 2014

Untuk menjadi peserta Honda Bikers Day 2014, para member komunitas haruslah mendaftarkan diri terlebih dahulu. Peserta yang telah melakukan registrasi on line akan medapatkan “Honda Community ID” yang merupakan tanda akses ke semua lokasi dan booth di HBD 2014 ini, selain itu peserta akan mendapatkan PIN Ekslusif HBD 2014 yang akan diperoleh setelah melakukan tapping aktivitas ataupun Tapping pada booth yang ada di HBD 2014. Serta kupon untuk 1 kali makan di lokasi HBD 2014. Tidak kalah penting juga pendaftaran diri peserta juga untuk keperluan asuransi, seluruh peserta Honda Bikers Day 2014 yang sudah mendaftarkan diri secara otomatis akan dilindungi oleh asuransi selama perjalanan. Pendaftaran tersebut dapat diakses di http://www.hbd.hondacommunity.net

Pendaftaran on line dibuka sampai tanggal 15 november 2014. So, jangan sampai ketinggalan event Honda Bikers Day 2014 ya Bro & Sist! Segera kunjungi website http://www.hbd.hondacommunity.net sekarang juga dan daftarkan diri lo.

Salam Satu Hati!

nih yang mau ambil kredit All New CBR 150 R di Jogja

cbr 6 cbr 5 cbr 4 cbr 3 cbr 2 cbr 1 kredit cbr 1 kredit cbr

Pebalap Honda Indonesia Raih 4 Podium Asia Road Racing Championship

Sentul – Pebalap binaan PT Astra Hobda Motor (AHM) semakin berprestasi pada ajang balap internasional. Kali ini dibuktikan dengan diraihnya 4 podium pada Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kedua di sirkuit Sentul, Jawa Barat (15/6).

image

Denny Triyogo pebalap Astra Honda Racing Team berkompetisi pada ajang Asia Road Racing Championship kelas Supersports 600cc di Sentul, Jawa Barat (15/6). AHM optimis hasil rancangan program pembinaan balap berjenjang perusahaan akan mengantarkan pebalap Indonesia terus berprestasi di ajang balap Internasional.

ARRC merupakan jenjang tertinggi balap motor di Asia. Pada seri kedua ini, pebalap berbakat Dimas Ekky Pratama menyabet podium kedua kelas Supersports 600cc race-2 dengan menuntaskan 16 lap selama 24:49.661. Sementara di kelas Asia Dream Cup (ADC), Andi Farid Izdihar turut mencetak prestasi runner up pada race-2 dengan menuntaskan 10 lap yang ditempuh selama 19:33.761. Podium ketiga ADC pun diduduki pebalap Honda Indonesia, Aditya Pangestu Hanafi, baik pada race-1 dengan waktu tempuh 19:00.649 maupun race-2 dengan waktu tempuh 19:34.744. Pebalap Aditya Pangestu Hanafi juga tercatat sebagai pebalap tercepat ADC race-1 yang menuntaskan satu lap dengan waktu tempuh hanya 1:52.524.

image

Dimas Ekky pebalap Astra Honda Racing Team berkompetisi pada ajang Asia Road Racing Championship kelas Supersports 600cc di Sentul, Jawa Barat (15/6). Pebalap binaan AHM tersebut berhasil meraih podium kedua pada race kedua di ajang tersebut.

Melalui pencapaian prestasi ini, hasil klasemen sementara pebalap Indonesia menunjukkan hasil memuaskan. Dimas Ekky Pratama menduduki posisi 5 besar ARRC kelas supersports 600cc, Aditya Pangestu Hanafi menempati 3 besar ARRC kelas ADC, dan Andi Farid Izdihar pada 4 besar ARRC kelas ADC. Selain ketiga pebalap tersebut, pebalap Indonesia di kelas supersports 600cc pun diperkuat oleh pebalap Denny Triyugo. Pebalap-pebalap ini bertarung di bawah naungan tim Astra Honda Racing Team.
 

image

(nomor 4) Andi Farid dan (nomor 11) Aditya Pangestu pebalap binaan AHM berkompetisi pada ajang Asia Road Racing Championship kelas Asia Dream Cup (ADC) di Sentul (15/6). Pebalap binaan AHM semakin berprestasi pada ajang balap internasional dengan diraihnya 4 podium pada Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kedua di sirkuit Sentul, Jawa Barat (15/6).

GM Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan dalam upaya mencetak pebalap Tanah Air yang berprestasi, perusahaan terus membekali para pebalap binaannya dengan berbagai ilmu balap dan tempaan pengalaman balap dalam ajang balap nasional maupun internasional.
 

image

“Keberhasilan  ini menunjukkan pembinaan balap berjenjang yang kami susun tidaklah sia-sia. Kami optimis para pebalap Honda Indonesia akan terus berprestasi mengharumkan nama bangsa di dunia balap internasional.”

image

Andi Farid dan (kanan) Aditya Pangestu pebalap binaan AHM berhasil meraih podium 2 & 3 pada race kedua ajang Asia Road Racing Championship kelas Asia Dream Cup (ADC) di Sentul, Jawa Barat (15/6). AHM optimis dapat mengantarkan pebalap Indonesia terus mengharumkan nama bangsa di kancah balap internasional.

Para pebalap Honda Indonesia ini bertarung dengan pebalap dari berbagai negara Asia dalam 6 seri ARRC, yaitu di Sepang, Malaysia (18-20 April), Sentul, Indonesia (13-15 Juni), Autopolis, Jepang (15-17 Agustus), Suzuka, Jepang (5-7 September), Buriram, Thailand (5-7 September), dan Losail, Qatar (11-13 Desember).

image

(tengah) Dimas Ekky pebalap binaan AHM berhasil meraih podium 2 ajang Asia Road Racing Championship kelas Supersports 600cc di Sentul, Jawa Barat (15/6). AHM optimis hasil rancangan program pembinaan balap berjenjang perusahaan akan mengantarkan pebalap Indonesia terus berprestasi di ajang balap Internasional.

Keempat pebalap Honda Indonesia dalam ARRC 2014 ini merupakan pebalap-pebalap handal yang sebelumnya pernah berprestasi di berbagai ajang balap nasional maupun internasional. Tahun lalu, Dimas Ekky Pratama bersama pebalap Iswandi Muis menduduki podium pertama di ajang bergengsi Suzuka 4 Hours FIM Endurance World Championship 2013 di Suzuka Circuit, Jepang. Sedangkan pebalap lainnya, Denny Triyugo sempat berlaga dalam All Japan Championship 2013 di kelas GP3.

Sementara itu, Andi Farid Izdihar dan Aditya Pangestu Hanafi merupakan pebalap muda berbakat yang mampu menunjukkan konsistensi prestasinya di ajang balap nasional. Andi Farid Izdihar merupakan peraih podium tertinggi dalam One Make Race 150cc Indospeed Race Series (IRS). Di ajang lainnya, Aditya Pangestu Hanafi mampu membuktikan prestasinya dengan meraih peraih podium ketiga dalam One Make Race 250cc Indospeed Race Series (IRS) serta podium tertinggi pada Honda Racing Championship (HRC) kelas HRC3 dan HRC4. Prestasi ini membawa kedua pebalap binaan AHM berkesempatan meraih prestasi lebih tinggi di ajang internasional melalui ADC 2014.

Beraksi di Suzuka 8-Hour Endurance Race

Selain serius mengirim pebalap muda ke ajang ARRC,  AHM juga membukakan jalan pebalap berbakat untuk bertanding ke ajang internasional lainnya. Di bawah naungan Honda Team Asia, Dimas Ekky Pratama akan berduet dengan Zamri Baba pebalap dari Malaysia pada ajang 37th Coca Cola Zero Suzuka 8-hour Endurance Road Race yang akan berlangsung di sirkuit Suzuka, Jepang pada 27 Juli 2014. Kedua pebalap ini akan bertanding dengan mengendarai Honda CBR1000RR yang disiapkan langsung oleh Honda Motor Co. melalui dukungan teknis sepenuhnya dari Honda Racing Corporation (HRC).

“Kesempatan terbaik bagi pebalap muda Indonesia bisa menguji skill dengan bergabung di Honda Team Asia yang merupakan salah satu tim andalan Honda di tingkat dunia.”

Sementara itu, Iswandi Muis yang tahun ini berpasangan dengan Andi Farid Izdihar akan berupaya mempertahankan gelar juara pertama yang pernah dicapai sebelumnya di ajang Suzuka 4-Hour Endurance Road Race.

Tahun lalu, Iswandi Muis bersama Dimas Ekky Pratama untuk pertama kalinya bertanding dalam balap bergengsi Suzuka 4-Hour Endurance Road Race, di Suzuka, Jepang dan langsung mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi.

Sementara pada awal bulan ini, dua pebalap binaan AHM,  Andi Farid Izdihar dan Aditya Pangestu Hanafi, mengibarkan Merah Putih di ajang balap internasional setelah berhasil menduduki podium ketiga Suzuka 2-Hour Asia Dream Endurance Race di sirkuit Suzuka, Jepang (8/6).

“Berprestasi di ajang balap internasional bagi pebalap Indonesia sekarang sudah semakin menjadi nyata. Kami akan terus dukung wujudkan prestasi-prestasi internasional bagi pebalap Tanah Air yang mau terus berjuang meraih mimpinya bersama-sama kami.”

 

Jakarta, 16 Juni 2014

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi  ke 021 651-8080, 3041-8080 ext. 31071, 31073,  31074 / e-mail: corp.comm@astra-honda.com)

Penjualan Melonjak 59%, CB150R StreetFire Dongkrak Pasar Motor Sport Honda

Jakarta – Honda CB150R StreetFire produksi PT Astra Honda Motor (AHM) semakin diminati pecinta motor sport Indonesia seiring dengan lonjakan penjualannya pada Januari-Mei tahun ini yang mencapai 58,8%. Hal ini membuktikan semakin tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap motor sport Honda.

image

Karyawan AHM melakukan proses final inspeksi Honda CB150R StreetFire di pabrik perakitan AHM, Jakarta Utara. Dalam lima bulan pertama tahun ini, model sport Honda ini mampu terjual 102.653 unit atau berkontribusi signifikan 52,1% terhadap total penjualan motor sport Honda.

Sejak diluncurkan pada Desember 2012, Honda CB150R StreetFire mampu menyedot perhatian pecinta motor sport Tanah Air. Dalam lima bulan pertama tahun ini, model sport Honda ini mampu terjual 102.653 unit atau berkontribusi signifikan 52,1% terhadap total penjualan motor sport Honda.

image

Karyawan AHM melakukan proses perakitan Honda CB150R StreetFire di pabrik perakitan AHM, Jakarta Utara. Honda CB150R StreetFire produksi AHM semakin diminati pecinta motor sport Indonesia seiring dengan lonjakan penjualannya pada Januari-Mei tahun ini yang mencapai 58,8%.

Berdasarkan data Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) sepanjang Januari-Mei tahun ini, total penjualan sepeda motor sport nasional tercatat sebanyak 484.605 unit atau tumbuh 12,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, sepeda motor sport Honda berhasil terjual 197.101 unit atau tumbuh melampaui pertumbuhan pasar motor sport nasional yaitu meningkat signifikan 33,6% dibandingkan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu. Pencapaian ini mengantarkan AHM menguasai 40,7% pangsa pasar motor sport nasional.

Deputy General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya menyatakan pencapaian ini tidak terlepas dari beragam daya pikat yang disematkan pada Honda CB150R StreetFire sesuai kebutuhan pecinta motor sport di segmennya. AHM berupaya terus melakukan inovasi di setiap model yang dipasarkan untuk memuaskan konsumen Indonesia.

“Terima kasih atas kepercayaan yang semakin tinggi terhadap model sport Honda CB150R StreetFire. Model ini memiliki desain dan performa terbaik di kelasnya. Kami yakin model ini mampu memberikan kebanggaan dan kepuasaan saat dikendarai pecinta motor sport Tanah Air.”

Honda CB150R StreetFire memiliki beragam daya pikat, yaitu mesin 150cc, 4-Langkah, DOHC, 4-Katup, 6-Kecepatan, pendingin cairan (liquid-cooled) dengan kipas elektris otomatis,  serta telah menerapkan sistem suplai bahan bakar ramah lingkungan PGM-FI (Programmed Fuel Injection).

Model ini didesain menggunakan rangka inovatif tipe truss atau trellis yang ringan namun memiliki kekuatan yang tinggi. Honda CB150R StreetFire memiliki panel meter dengan latar belakang grafik berwarna putih yang sporti serta didukung panel digital lengkap yang futuristik.

Pada kegiatan Ekspedisi Nusantara di 3 pulau Sumatera-Jawa-Kalimantan, Honda CB150R StreetFire mampu menunjukkan performa tingginya. Model ini sempat diuji para rider dan menghasilkan akselerasi hingga 8 detik pada sebuah trek lurus 200 meter di wilayah perbatasan Kalimantan Selatan. Bahkan di Palangkaraya, salah satu rider mampu membukukan top speed 151km/jam. Rekor ini dicatatkan saat rider melintasi jalanan sepi dan beraspal mulus sebelum memasuki Palangkaraya.

Selain Honda CB150R StreetFire, pencapaian penjualan motor sport Honda juga ditopang penjualan model lainnya seperti Honda Verza 150 yang terjual 67.916 unit atau melonjak 44,9% dibanding penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 46.860 unit. Model sport Honda lainnya tercatat Honda MegaPro yang terjual 24.372 unit dan Honda CBR series dengan angka penjualan 2.155 unit.

“Selain memberikan produk dengan desain dan performa terbaik, di segmen sport ini kami memanjakan konsumen dengan mengajak pembeli motor sport Honda untuk menyaksikan secara langsung pertandingan MotoGP di sirkuit Motegi, Jepang dan sirkuit Sepang, Malaysia. Tak hanya itu, kami pun menggelar aktifitas roadshow Ekspedisi Nusantara “3 Motor Jagoan Satu Hati” di 80 titik dengan berbagai program dan manfaat bagi konsumen.”

Kokoh di Segmen Bebek dan Skutik

Di segmen lainnya, Honda semakin mengukuhkan predikatnya sebagai raja motor skutik Indonesia melalui pencapaian penjualannya di segmen skutik. Model skutik Honda mampu memikat pecinta skutik sebesar 1.538.968 konsumen sepanjang lima bulan pertama tahun ini. Pencapaian ini membawa AHM memimpin 69% di pasar motor skutik nasional.

Penjualan motor skutik Honda ditopang oleh penjualan Honda BeAT series sebesar 834.218 unit, disusul Honda Vario series sebesar 576.877 unit, Honda Scoopy sebesar 115.892 unit, Honda Spacy sebesar 11.081 unit, serta skutik premium Honda PCX sebesar 900 unit.

Sementara di segmen motor bebek, AHM memimpin 55,7% pangsa pasar motor bebek nasional melalui total penjualan motor bebek Honda sebesar 417.032 unit. Pencapaian ini mendapat kontribusi dari penjualan Honda Supra series sebesar 199.287 unit, Honda Revo series sebesar 159.838 unit, serta Honda Blade sebesar 57.907 unit.

Secara total, AHM telah menjual 2.153.101 unit sepanjang Januari-Mei 2014 dengan pangsa pasar 62,2% terhadap total penjualan sepeda motor nasional yang mencapai 3.462.684 unit.

Etape kedua fun riding koboys dan ahm, Pantai Sundak ke Pom Bensin Pracimantoro

Lanjut cerita fun riding koboys dengan AHM, kali ini memasuki etape kedua yaitu selepas sholat jumat dan makan siang di Pantai Sundak, maka kami akan melanjutkan ke titik tujuan kedua yaitu di POM Bensin Pracimantoro, Pom bensin ini dari perempatan Pracimantoro masih kerah Timur, ada di kiri jalan.

pak Dokter yang hobby naik motor

pak Dokter yang hobby naik motor

Tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mencoba semua motor honda yang tersedia, maka untuk etape kedua ini saya, saya pilih ganti motor honda Scoopy, saya tukaran dengan pak dokter yang sebelumnya di etape pertama di yang pakai. Kesan pertama pakai Scoopy ini ternyata joknya lebar dan lumayan agak tebal, tapi masih kurang empuklah menurut saya, saya kira jika jok dibuat tebalnya lipat dua maka akan lebih terasa nyaman dibawa jalan jauh, biar pantat tidak fanas.

Kaki saya yang panjang bisa selonjor lebih leluasa dibanding naik vario yang saya naiki dari pantai Klayar menuju Mbah Jirak, ini etape pulang yang pertama, nanti saya ceritakan juga.

Makan siang di pantai Sundak

Makan siang di pantai Sundak, kakak Bhima berkaos hitam, habis 3 kelapa muda

Khas naik matic jadi terkesan unyu unyu ditunjang dengan bentuk scoopy yang klasik, enaknya tinggal betot gas dan main rem saja, Maka dari itu saya selalu mencoba kinerja rem semua motor yang saya naiki pertama kalinya, untuk scoopy ini bisa main main ngerem sampai cuit cuit di aspal, dan pakem serta tidak nggobig nngobik alias tidak lari kesana kemari ban saat di rem.

KM scoopy saat saya mau pakai awal di etepe kedua di pantai SUndak ek Pracimantoro

KM scoopy saat saya mau pakai di awal etepe kedua dari pantai Sundak ke Pracimantoro

Saya sengaja main pelan dibelakang dengan Pak Nyoman dari AHM dan mas Fauzy, keduanya pakai bebek, awalnya juga ada Tongsam, tapi beliaunya terus nggeblas meningglkan kami bertiga tercecer. Jalanan dari pantai sundak ke pracimantoro memang naik turun dan berkelok kelok, kalau saya sih sudah biasa karena jalan seperti itu adalah santapan tiap saya naik turun dari dan ke kantor di Gunungkidul juga. Untuk miring miring juga gak masalah, hanya saya kemarin malah eman eman kalau sampai nggasruk ke aspal jika saya terlalu miring saat belok.

ini dia scoopy nya

ini dia scoopy nya

Scoopy ini tarikannya enak, untuk kecepatan sampai 60-80 kpj bisa dikail dengan cepat dan enak. Akhirnya saya juga tidak sabar dengan rombongan belakang, lalu sayapun nggeblas sendirian melepaskan diri dari dua terbelakang, meliuk liuk sedikit menggila dan baru sekitar 400 meteran dari perempatan Pracimantoro saya baru bisa melihat salah satu koboys yaitu kang Bagus lagi berhenti, wah rupanya kehabisan bensin motornya, yaitu honda Blade repsol. Padahal tinggal kira kira satu KM alagi sudah sampai ke Pom Bensin, tempat pemberhentian etape kedua ini, Nasibmu mas bagus, nunggu mobil pendukung dari ahm yang bawa bensin cadangan.

Sampai di POM bensin Pracimantoro

Sampai di POM bensin Pracimantoro

Akhirnya saya sampai juga di Pom Bensin Pracimantoro, disini sengaja smeua motor diisi bensin sampai full, ngisinya memang barengan dan berlanjut meteran bensinya menjadi satu. Pas ngisi bensin scoopy saya lihat meteran literan bensin di POMPA nya adalah 14,2 Liter, dan saat scoopy sudah full tangkinya terbaca 16,8 Liter pada meteran POM, jadi sekitar 2,6 liter telah dihabiskan scoopy dari start awal di AHM Jombor sampai Pom bensin di Pracimantoro ini, dan KM yang dimpuh adalah 218 km

Jadi jarak yang ditempuh dari Pantai Sundak sampai ke Pom Bensin Pracimantoro adalah 218 – 177 = 41 KM

Untuk bensin yang sudah diminum diminum Scoopy dari AHM jombor sampai Pom Bensin Pracimantoro sejauh 218 KM dan minum 2,6 liter. Artinya 218 dibagi 2,6 liter = 83, 8 KM per liter, wah kok irit puol ya. Semoga memang begitu dan itungan saya tidak salah.

sundak praci

Rute etape kedua dari Pantai Sundak sampai ke POM Bensin Pracimantoro

 

 

sundak

Pantai Sundak dilihat dari mbah gugel maps

 

 

praci

Finis di Pom Bensin Pracimantoro

Pak dokter saja jadi galau pingin beli Scoopy, memang lebih enak kok naik matic di perkotaan dari pada pakai motor semprotmu itu pak dokter hahahaha.

Oke deh itu sekelimut cerita nggambleh saya naik Scoopy di etape kedua ini. Semoga bermanfaat.

Pantai Sundak di Gunungkidul

Telah lama saya mendengar tentang pantai Sundak di Gunungkidul ini, tetapi baru kesampaian kesana kemarin pas bareng bareng koboys fun riding bersama ahm.

Foto dengan Tongsam dan Hyoga sebelum berangkat riding

Foto dengan Tongsam dan Hyoga sebelum berangkat riding

Pantai Sundak ini adalah titik pemberhentian pertama di acara fun riding koboys dan ahm. Saya dari AHM Jombor naik NMP FI, menyusuri jalanan ringroad barat dan selatan, dilanjutkan naik via imogiri timur melewati panggang, dan meliuk liuk naik turun berkelok akhirnya sampai ke jalanan nan lurus dan lebar di JJLS, lalu kembali ke jalur kecil sepanjang kurang lebih 10 km untuk menuju ke pantai Sundak. Dan semua jalanan di Jogja itu mulus bro :-D

di NOL kan dari awal mau berangkat

di NOL kan dari awal mau berangkat

 

hasil akhir di Pantai Sundak, 136 KM

hasil akhir di Pantai Sundak, 136 KM

Letak dari pantai Sundak ini ada di deretan pantai Baron, Krakal, Kukup. Yang saya rasakan agak menghambat menuju pantai pantai di Gunungkidul ini adalah kurangnya petunjuk jalan sepanjang perjalanan, sehingga agak menyulitkan saya yang tertinggal rombongan riding, dan harus bertanya dua kali agar tidak salah jalan.

Hamparan pantai berpasir putih akan menyapa kita saat tiba di pantai Sundak, disini fasilitas pendukung juga lengkap, ada toilet, parkiran, penjual makanan, meja meja sederhana di pinggir pantai untuk istirahat dan makan. Yang unik di pantai Sundak ini adalah dominan pohon WARU, bukan pohon pandan yang merupakan pohon alami di pantai, atau pohon cemara udang yang banyak ditanam di pantai wilayah Bantul.

makan siang saya

makan siang saya

 

100_1325

Untuk pantainya sendiri menurut saya standar pantai saja, tidak ada yang begitu menonjol dan istimewa, kalau ke Pantai Sundak ini saya rasa paling enak yang nikmati semilir anginnya di bawah rimbunan pohon Waru sambil makan minum diatas hamparan pasir putihnya. Kami disuguhi minuman kambil alias KELAPA, bukan minuman DEGAN, karena memang yang kami minum ini sudah bukan degan lagi, agak kecewa sih, degan itu masih mudah dikeruk daging dalamnya, tapi yang kami makan ini dagingnya sudah wujud kelapa walaupun belum tua banget, tapi memang tidak layak disebut degan.

Untuk makan siang saya mencomot beberapa udang, dan saya guyur dengan ca kangkung lumayan banyak, biasanya saya alergi udang, tapi entah kenapa kok ini saya tidak alergi, apa ini udang laut? karena saat saya makan udang misal di rumah makan Mang Engking, biasanya saya langsung alergi, yaitu Biduren, badan jadi bentol bentol seperti kena ulat, dan tentu ditambahi rasa pusing,

sisi timur pantai Sundak

sisi timur pantai Sundak

sisi barat pantai Sundak

sisi barat pantai Sundak

 

Sepanjang pesisir Kabupaten Gunungkidul memang banyak terdapat pantai pantai yang indah, persaingan memperebutkan pengunjung tentu juga ketat, ditambah lagi sekarang di Gunungkidul sisi utara ada obyek obyek wisata baru seperti Gunung Purba Nglanggeran, Embung Nglanggeran, Gua Pindul, Air Terjun Srigetuk dll, yang berpotensi menyedot pengunjung pula. Untuk pengelola wisata pantai di Gunung Kidul, harapan saya, manjakanlah pengunjung dan layani sebaik mungkin, karena itulah hakekat iklan terbaik saat ini, biarkan pengunjung nanti yang akan men twet, menposting di blog, atau FB dll tentang keindahan, keramahan, dan pelayanan yang baik dari pengelola pantai. Kuncinya adalah makanan yang enak dan standar serta transparan harganya, jangan sekali kali nuthuk harga ke pengunjung, lalu fasilitas kamar kecil yang bersih dan nyaman, parkiran yang nyaman dan biaya parkir yang wajar. Jika semua pelaku wisata menyadari hal ini, tentu pengunjung akan datang dan datang ke pantai pantai di gunungkidul.

Selepas makan siang dan istirahat di Pantai Sundak ini, perjalana Fun Riding koboys dan AHM dilanjut ke etape kedua, yaitu Pantai Sundak – Pom Bensin Pracimantoro. Nantikan kelanjutan kisahnya, karena saya ganti pakai matic scoopy.

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.825 pengikut lainnya.