Riding experience Jogja Banyumas dengan Supra GTR150

Hari ini kami 5 koboys dan 5 dari media lain melakukan riding experience dengan motor baru Honda Supra GTR 150. Posisi start di Astra Jombor Jogja, kami berangkat jam 9 dan posisi Speedometer motor ayng saya pakai adalah 3KM, jadi ini benar-benar motor baru.

Rute yang kami tempuh adalah jalan aspal biasa dari jogja menuju wonosobo melewati borobudur, motor ini tenaganya memang nendang banget, jalan naik turun berkelok, kami libas tanpa susah payah. Jarang sekali saya sampai limiter, beda kalau pakai CBR150R yang selalu pingin saya geber sampai limiter, tapi untuk Supra GTR 150 ini saya memang lebih santai.

Kami riding biasa sebagaimana umumnya, kalau pas lampu merah juga berhenti, sehingga saya bisa foto selfie selfie di lampu merah. Kadang saya juga pingin menikmati pemandangan alam sekitar, sehingga kadang saya tertinggal lumayan jauh, tapi kemudian bisa menyusul dengan cepat.

Alhamdulillah akhirnya sampai juga ke Dealer Honda di Wonosobo, sudah ada gerobak mie ongklok dan dua box Carica yang keduanya saya suka.

Setelah sholat Luhur di masjid samping kantor Inspektorat Wonosobo yang kebetulan teman saya SMP SMA kerja di kantor ini dan sempat kopdar sebentar, akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Banyumas, melewati rutu Mandiraja – Banjar negara – Klampok – Banyumas. Sempat hujan sebantar tapi hanya rintik rintik dan itu tidak mengganggu perjalanan kami. Dari Klampok menuju Banyumas, terasa kantuk menyerang, karena jalanan sudah datar, untunglah ditolong dengan jalanan yang berlubang-lubang sehingga perlu tambahan konsentrasi dan bisa membuat kantuk sedikit hilang.

Ahirnya kami sampai juga ke Alun Alun Banyumas dengan selamat semuanya.

Disini kami ketemu sedulur koboys juga yaitu Cak Poer dan Milan Mandiraja.

Untuk riding antar kota dengan jarak yang jauh, supra GTR 150 ini mumpuni dan tenaganya yang besar membuat nyaman jika jalanan naik turun atau mau menyalip. Cocok untuk anda yang tidak pingin motor laki tapi pingin tenaga motor laki.

Posisi awal

Selfie di jalan

Angkringan Mie ongklok dipanggil ke dealer honda di Wonosobo

Mie ongklok khas Wonosobo

Posisi di Wonosobo

Motor yang saya pakai

Wonosobo di depan dealer Honda, siap menuju Banyumas

Wonosobo

Carica yang saya suka

Sebelum Mudik dengan Sepeda Motor, Periksa 6 Hal Ini!

Masyarakat di Indonesia punya tradisi pulang ke kampung halaman untuk merayakan libur Lebaran. Ada banyak pilihan jenis transportasi untuk tradisi yang dikenal luas dengan istilah “Mudik” ini, mulai dari transportasi umum hingga kendaraan pribadi. Salah satu kendaraan yang cukup sering digunakan adalah sepeda motor.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan selama berkendara, berikut ini tips dari Technical Service Analyst Astra Motor Rangga Noviar, terkait apa saja yang perlu dicek pada sepeda motor Anda sebelum mudik dengan sepeda motor.

Tekanan angin ban yang tidak sesuai dengan standar yang sudah ditentukan dapat membuat pengendaraan tidak nyaman bahkan bisa membuat motor kehilangan kendali. Pastikan tekanan angin ban baik untuk berkendara sendiri maupun berboncengan, yaitu kisaran 29 psi untuk ban depan dan 33 psi untuk ban belakang. Selain tekanan angin, Anda juga wajib melakukan pengecekan pada alur ban. Untuk pengecekan ini, Anda bisa melihat berdasarkan indikator keausan ban dari tanda segitiga di sisi luar ban.

Ganti atau bersihkan busi dan periksa tutupnya

Untuk berkendara khususnya jarak tempuh yang cukup jauh, busi merupakan komponen vital yang harus diperiksa. Pastikan usia pakai busi belum mencapai maksimal 8.000 km dan bunga api yang dihasilkan masih bagus. Untuk pemeriksaan ini pengendara sangat disarankan untuk membawa motornya ke bengkel resmi untuk diperiksa. Cap atau tutup busi pun jangan sampai ketinggalan. Jika cap busi retak atau karetnya sudah keras, bisa menyebabkan aliran listrik dari ignition coil ke busi tidak sempurna, terutama saat terkena air.

Periksa sistem penggerak (rantai roda atau drive belt)

Rantai roda dan drive belt wajib diperiksa terutama dari keausan dan usia pakainya. Pastikan rantai roda mencengkram kuat ke sprocket/gear dengan baik. Rantai roda yang sudah aus tidak akan mencengkram dengan baik, hal ini bisa menyebabkan rantai terlepas dari gear bahkan berpotensi putus. Begitu juga dengan drive belt pada motor matik, komponen ini memiliki batas usia pakai yaitu maksimal 24.000 km. Jangan paksakan melebihi dari kilometer tersebut agar performa motor masih bisa optimal.

Periksa fungsi rem dan ketebalannya

Tidak jarang kecelakaan kendaraan motor akibat fungsi rem yang tidak maksimal. Untuk itu, piranti rem mulai dari handle, pedal, hingga rem itu sendiri jangan sampai luput dari pemeriksaan. Pastikan semua komponen mekain dan hidrolis berfungsi dengan baik. Jika perlu ganti minyak rem dan kampas rem sebelum dipakai untuk mudik.

Cek kapasitas oli mesin

Jika menghadapi kondisi macet, beberapa motor masih mengandalkan pendinginan udara untuk mendinginkan mesin. Dalam kondisi ini kerja oli akan semakin berat untuk melumasi komponen yang bergerak. Untuk itu periksa kapasitas oli agar sesuai dengan standar ukuran motor dan jika perlu lakukan penggantian oli sesuai rekomendasi pabrikan.

Cek Nyala Lampu

Para pemudik tidak hanya berkendara di siang hari, saat ini banyak pengemudi berkendara di malam hari untuk mensiasati agar tidak terkena macet dan menghidari suhu yang panas. Lampu menjadi penanda bagi sepeda motor saat berjalan, belok dan melakukan pengereman. Pastikan nyala lampu berfungsi sebagai mana mestinya dan ukuran sesuai standar. Jangan menggunakan mika lampu transparan untuk lampu belakang karena akan membahayakan pengemudi di belakangnya. Jangan pula menggunakan lampu dengan  daya sinar yang terlampau terang karena akan menyilaukan pengendara lain di lawan arah.

“Jika Anda kesulitan melakukan pengecekan sendiri, sebaiknya bawa ke bengkel resmi terdekat, sehingga kondisi sepeda motor Anda prima untuk digunakan dalam perjalanan jauh,” jelas Rangga.

Bertemu keluarga di kampung halaman terasa lebih menyenangkan jika Anda selamat sampai tempat tujuan.


Andi Gilang dan Dimas Ekky Siap Lanjutkan Aksi di CEV Albacete

Jakarta – Dua Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Andi Gilang dan Dimas Ekky Pratama, akan kembali berlaga di CEV International Championship setelah melewati kerasnya persaingan seri ke empat di sirkuit Catalunya – Barcelona. Kali ini dua pebalap muda ini akan adu balap di sirkuit Albacete, Spanyol.

Albacete merupakan sirkuit terpendek di ajang CEV International Championship, hanya 3.550 meter. Kendati demikian, sirkuit ini sangat menantang karena menyuguhkan berbagai kombinasi tikungan cepat dan lambat di setiap lap-nya.

Pada seri ini, pebalap Andi Gilang pada CEV Moto3 Junior World Championship dan Dimas Ekky Pratama pada CEV Moto2 European Championship hanya mempunyai satu kesempatan race untuk  menunjukkan performa terbaiknya yaitu di Minggu (03/07).

Andi Gilang saat ini sudah tiba di Albacete setelah melalui balap yang sulit di sirkuit Catalunya-Barcelona sebelumnya. Pebalap Indonesia berusia 18 tahun ini mengalami kecelakaan hebat di racepertama dan membuatnya gagalfinish. Beruntung, Andi tidak mengalami cedera serius sehingga bisa kembali melanjutkan lomba di race kedua meskipun dengan luka dan menahan sakit.

Balapan Moto3 World Championship di Albacete ini menjadi ajang pembuktian bagi Andi Gilang untuk memperlihatkan kemajuannya.

“Saya harus melupakan apa yang terjadi di Catalunya dan fokus untuk balapan Albacete ini. Kami sudah melakukan beberapa tes di Albacete dan saya suka dengan sirkuit ini. Saya punya feeling yang bagus di race kali ini. Saya sudah beristirahat selama dua minggu di Indonesia dan sedikit bersantai kemudian kembali berlatih keras untuk menghadapi seri ini. Saya  pulih 100% dan siap balapan,” ujar Andi Gilang.

Dimas Ekky pun menghadapi balapan di Albacete dengan penuh percaya diri. Pebalap yang turun di kelas Moto2 seri Eropa ini menunjukkan prestasi yang baik di balapan seri terakhir lalu. Dimas mampu bersaing dengan pebalap papan atas di kelas ini.

Pada race kedua seri Catalunya-Barcelona, Dimas menunjukkan karakternya yang pantang menyerah. Meskipun berlomba dengan menahan rasa sakit yang amat sangat di bagian punggung dan lengan, Dimas mampufinish di posisi ke-8 setelah menyalip pebalap di lap terakhir.

“Di Albacete saya harusfinish di 5 besar. Saya optimistis bisa bersaing dengan kelompok depan dan mampu finish lebih dekat lagi menuju podium. Saya sudah melakukan banyak persiapan. Berlatih keras di Indonesia selama dua minggu ini, dan siap untuk bertempur lagi. Kondisi saya sudah pulih sepenuhnya pasca kecelakaan lalu,” ujar Dimas Ekky.

 

Jakarta29 Juni 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi  ke 021 651-8080, 3041-8080 ext. 181111811318114 / e-mail:corp.comm@astra-honda.com)

 

AHM Mulai Gelar Kompetisi Keterampilan Mekanik dan Service Advisor 2016

Jakarta-Memasuki tahun pelaksanaan ke-23, PT Astra Honda Motor (AHM) bekerja sama dengan jaringan main dealer sepeda motor Honda se-Indonesia kembali menggelar uji keterampilan teknik bagi mekanik dan service advisor Honda.

 

image

Mengusung tema “Satu Hati Raih Prestasi”, kegiatan bertajuk The 23rd Honda Indonesia Technical Skill Contest digelar untuk memotivasi dan mengukur kompetensi para mekanik serta service advisor Honda di jaringan bisnis Honda di Tanah Air. Tahun ini, AHM membuka tiga kategori kontes yang terdiri dari  mekanik regular, service advisor dan mekanik Pre Delivery Inspection (PDI).

image

Proses seleksi dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), regional main dealer Honda, dan final kontes yang akan dihelat secara nasional. Seleksi tahap pertama di masing-masing AHASS telah berlangsung sejak Desember 2015 hingga Mei 2016. Saat ini, seleksi tengah memasuki tahap kedua di tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh seluruh main dealer Honda hingga Juli mendatang. Puncaknya akan dipilih 27 mekanik AHASS, 27 mekanik PDI, dan 27 service advisorterbaik yang bersaing untuk meraih juara nasional pada final kontes yang akan digelar pada 24-26 Agustus 2016.

 

Wedijanto Widarso, General Manager Technical Service Division AHM mengatakan untuk menghadirkan layanan purna jual terbaik bagi konsumen, AHM senantiasa berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di jaringan purna jual sepeda motor Honda dengan mengasah pengetahuan dan menguji keterampilan mereka.

 

“Kami berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi konsumen loyal pengguna sepeda motor Honda. Pada tahun ini kami menambahkan kategori baru untuk segmen mekanik menjadi dua, yaitu mekanik regular dan mekanik PDI. Kami berharap melalui uji kompetensi ini kemampuan mekanik dan service advisorHonda akan semakin baik secara teknis maupun non teknis, sehingga dapat memaksimalkan layanan dalam mewujudkan kepuasan konsumen”.

 

Pada tahap AHASS peserta akan di uji melalui tes tertulis dan praktek. Sebanyak 18.491 mekanik serta 3.754 service advisorHonda berpartisipasi dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyelesaikan materi terkait pengetahuan mesin, rangka, kelistrikan, system PGM-FI, tools, dan teknologi Honda. Pada kategori mekanik regular dan PDI Honda, keseluruhan materi dites melalui teknik perawatan, perbaikan dan pemeriksaan sepeda motor. Adapun bagiservice advisor Honda, dilakukan uji praktek terkait pemeriksaan sepeda motor, product knowledge, dan customer handling.

 

Setelah mengikuti seleksi tahap AHASS, selanjutnya 3.752 mekanik regular, 512service advisor, dan 352 mekanik PDI terbaik akan kembali diuji pada tahap regional main dealer dengan materi yang lebih mendalam mengenai  analisa teknis, penggunaan alat  bengkel, dan trouble shooting‎. Sementara itu, bagi mekanik PDI ujian praktek akan berkisar tentang bagaimana mempersiapkan unit sepeda motor sebelum akhirnya diterima dengan baik oleh konsumen, kemampuan mendiagnosa, dan penanganan claim dealer terhadap keluhan pelanggan. Adapun bagiservice advisor, penilaian dilakukan dalam bentukrole play atau berupa studi kasus terkait pelayanan terhadap konsumen dan kemampuan dalam menjual produk sepeda motor Honda.

Pemenang kontes ini akan memperebutkan hadiah utama sebuah sepeda motor Honda dan sejumlah uang tunai. Selain itu, mereka juga berkesempatan mewakili Indonesia dalam kompetisi “Asia-Oceania Technical Contest” yang akan diadakan di Vietnam pada akhir tahun ini.

Jakarta, 27 Juni 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi  ke 021 651-8080, 3041-8080 ext. 18111, 18113, 18114 / e-mail:corp.comm@astra-honda.com)

Dimas Ekky dan Andi Gilang Tunjukkan Mental Juara Taklukkan Tantangan CEV Catalunya-Barcelona

Jakarta – Andi Gilang dan Dimas Ekky mampu menunjukkan mental juara yang pantang menyerah dalam meraih pengalaman maksimal di putaran keempat CEV International Championship di sirkuit Catalunya-Barcelona, Spanyol. Meskipun keduanya mengalami kecelakaan hebat di race pertama, kedua pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) ini tetap menunjukan sikap pantang menyerah dan tetap balap di race kedua untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa.

image

Di kelas CEV Moto2 European Championship, Dimas Ekky tampil memukau dari sejak latihan bebas dan sesi kualifikasi. Meskipun mampu mengamankan start di posisi 9, Dimas tetap harus menghadapi tantangan hebat pada saat balap.

image

Pada race pertama, Dimas Ekky langsung melesat ke posisi 3. Tapi, sayang sekali Dimas sempat terjatuh saat mencoba melesat lebih cepat lagi. Dimas mencoba tetap bangkit dan memacu kembali motornya. Tapi, di lap ke-4, Dimas terpaksa harus masuk ke paddock dan tidak dapat melanjutkan jalannya balapan.

Tidak ingin mengecewakan pendukungnya di Tanah Air, race kedua tidak disia-siakan Dimas untuk berjuang memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Pebalap AHRT ini kembali menunjukkan aksi memukau saat start dan melesat ke posisi 4. Kendati didera sakit yang masih dirasakan akibat insiden jatuh pada race sebelumnya, , Dimas Ekky masih mampu menjaga kecepatannya dengan konstan. Namun setelah beberapa lap dilewati, pebalap ini kesulitan mempertahankan posisinya. Dimas Ekky pun turun ke posisi 9. Pada lap terakhir, Dimas tetap berjuang memperbaiki posisinya dan sukses merebut posisi 8 serta menghasilkan 8 poin tambahan.  Saat ini Dimas Ekky telah mendulang 26 poin di kejuaran CEV Moto2 European Championship.

“Di race pertama, saya memulai start dengan baik, dari posisi 9 menyodok posisi 3 dan menjaga ritme agar terus di kelompok terdepan. Tapi, saya membuat kesalahan di tikungan 10 dan terjatuh. Saya merasakan sakit yang amat sangat di punggung, kepala dan lengan.  Hal ini berpengaruh saat race kedua. Di awal lap saya tidak merasakan apa-apa, tapi setelah empat atau lima lap, punggung saya sangat sakit, terutama saat menikung. Hal ini sangat menyulitkan, tapi saya tetap berusaha untuk meraih hasil lebih baik. Saya pikir, finish di posisi 8 tidaklah begitu buruk. Karena saya yakin bisa mendapatkan posisi yang lebih baik jika tidak didera sakit,” ujar Dimas Ekky.

CEV Moto3 Junior World Championship

Sementara itu, Andi Gilang masih belum mampu menghasilkan poin di kejuaran CEV, Barcelona. Gilang mengalami insiden serius di race pertama. Meskipun belum pulih akibat terjatuh, Andi Gilang justru mampu menunjukan kemampuannya dan menyelesaikan balap di posisi 17.

Andi Gilang memulai balap dengan sangat bagus di race pertama, namun mengalami insiden dan terjatuh cukup serius hingga bantuan medis harus turun ke lintasan untuk membantu evakuasi. Beruntung, pebalap Indonesia ini tidak menderita luka serius. Hanya mengalami lecet dan memar di bahu dan sikunya.

Di race kedua, Andi Gilang juga masih belum mendapatkan keberuntungannya didera masalah teknis di tikungan pertama sehingga harus terlempar ke posisi paling buncit.  Dengan rasa sakit di badan, Andi tetap berjuang melakukan tekanan dan berhasil menyalip banyak pebalap, meski akhirnya finish di urutan 17.

“Saya sangat tidak senang. Selama latihan bebas dan di kualifikasi, saya punya feeling yang bagus dan sangat nyaman dengan setup motor, tapi harus terjatuh di race pertama. Di race kedua, saya didera masalah teknis di lap awal sehingga tak bisa menambah kecepatan. Saat saya mulai menemukan ritmenya, saya sudah tertinggal jauh. Saya seperti memulai balap dengan start dari paling buncit. Saya pacu motor dengan sekencang-kencangnya, tapi hanya finish di urutan 17. Di seri berikutnya, saya berharap secepatnya bisa menemukan feeling yang bagus dengan motor karena banyak pelajaran yang sudah saya terima. Saya akan beradaptasi lebih cepat dan berusaha lebih keras di  seri berikutnya di Albacete,” ujar Andi Gilang.

GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) Agustinus Indraputra mengatakan bukan hanya skill yang diperlukan di lintasan, namun mental dan sikap juara juga sangat dibutuhkan untuk melahirkan pebalap hebat berkelas dunia.

“Meskipun kedua pebalap belum menemukan iramanya di CEV, tapi kami bangga mereka terus menunjukan peningkatan di setiap lini. Skill Dimas Ekky dan Andi Gilang sudah tidak diragukan lagi. Terlebih sikap juara dan mental yang sudah ditampilkan di Barcelona. Kami yakin Indonesia kedepannya mampu menuju pentas MotoGP dengan talenta muda seperti mereka.” tutup Indraputra

Kejuaraan balap FIM CEV seri berikutnya akan diselenggarakan di sirkuit Albacete tanggal 2 dan 3 Juli mendatang.

 

Fasilitas Dynotest khusus HONDA BIGBIKE di Astra Motor Jogja

image

Ini adalah salah satu fasilitas untuk honda bigbike, yaitu dynotest, intinya bigbike sebelum dan sesudah diservis, akan di masukkan ke dynotest dahulu, sehingga ketahuan performa mesinnya.

image

image

Contoh bigbike yang akan di dynoyest

image

Selang knalpot keluar

image

image

image

image

image

Pebalap Indonesia Sabet Runner Up  Asia Dream Endurance Race

Suzuka, Jepang – Pebalap Indonesia M. Febriansyah berhasil menyabet podium kedua pada ajang balap Asia Dream Endurance Race (ADER) di sirkuit Suzuka, Jepang. Pebalap muda ini mampu membuktikan kompetensi balapnya yang mumpuni di antara pebalap lintas negara di kompetisi balap ini.

image

Keberhasilan M. Febriansyah dalam ajang ADER diraih setelah melahap 42 lap bersama rekan setimnya dari Australia, Broc Pearson pada Minggu (5/6). ADER khusus digelar pada kelas Asia Dream Cup (ADC) ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC) seri ke-3 di sirkuit Suzuka, Jepang. Sebanyak 50 rider berpacu di ADER dengan masing-masing 18 starter dari kelas ADC dan 34 starter di kelas terbuka.

image

Ajang balam ketahanan (Endurance Race) selama 2 jam ini dilakukan secara tim beranggotakan 2 orang pebalap. Mereka menggunakan 1 unit Honda CBR 250 yang telah disesuaikan untuk kedua pebalap. Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Muhammad Febriansyah atau Feri dan Yaasiin Gabriel Somma turun dan berpasangan masing-masing dengan pebalap asal Australia dan Srilanka.

image

Seperti tradisi balapan uji ketahanan, pebalap pertama memulai start dengan lari menuju ke motor di sisi seberang lintasan. Balapan dimulai dengan kondisi hujan dan lintasan sirkuit yang basah. 

Memulai balapan dari posisi ketiga, rekan setim M. Febriansyah, Broc Pearson, memacu motor hingga mencapai posisi terdepan saat balapan baru saja berjalan 6 menit. Namun di tengah jalan, pandangan Broc terhalang dikarenakan visor helm yang berkabut sehingga pebalap ini kesulitan dalam mengendalikan motor dan terjatuh. Sebagai pebalap kedua, M. Febriansyah yang baru berusia 17 tahun ini melanjutkan balapan pada motor bernomor 112 setelah balapan berjalan sekitar 1 jam dengan posisi ke-3. Feri langsung memacu motornya menyalip pebalap dari Tiongkok dan di sisa waktu 19 menit sudah berhasil berada di posisirunner up hingga akhir balapan.

“Di uji ketahanan ini kerjasama tim sangat memegang peranan penting. Saya banyak belajar di trek yang cukup sulit ini untuk bisa melakukan soft breaking dengan cepat sesuai kontur lintasan yang menantang. Kesabaran pun harus semakin ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kesalahan di ajang balap ini” ungkap Feri.

Sementara itu rekan satu negara Feri, Yaasiin Gabriel Somma kurang beruntung karena mengalami kendala rem yang kurang berfungsi baik sehingga harus berhenti di putaran awal. Yaasiin menunggangi motor no 116 berpasangan dengan pebalap asal Srilanka, Jaden Gunawardena.

Hasil balapan ADER ini menjadi bagian dari pengumpulan poin sepanjang musim balap ARRC kelas ADC tahun ini. Saat ini, Feri dan Yaasiin masing-masing mengantongi total poin 56 dan 34 atau berada di posisi 5 dan 11 klasemen sementara kelas ADC.
 

Posisi 5 Besar

Sementaraitu, pada ajang ARRC di kelas yang berbeda, supersports 600cc, pebalap tangguh Dimas Ekky Pratama semakin memantapkan posisinya dengan menduduki posisi 5 besar klasemen sementara. Rekan setimnya, Gerry Salim berada pada peringkat 7 besar dari 25 pebalap lintas negara Asia yang bertanding di kelas ini.

Kedua pebalap AHRT pada kelas supersports 600cc ini menjalani dua race sebanyak masing-masing 15 lap di sirkuit Suzuka yang memiliki panjang lintasan 5,8m. Pada race-1, Dimas Ekky yang memulai balapan dari posisi ke-9 langsung memacu motornya melesat ke posisi 5 dan terus merangkak naik hingga posisi 3 hingga lap ke-4. Persaingan sengit antar pebalap tak terelakkan hingga terpaksa mengakibatkan insiden kecelakaan yang melibatkan pebalap Anucha Narkcharoensr dari Thailand. Balapan dihentikan selama 15 menit di mana Dimas Ekky sempat menorehkan catatan waktu terbaik 2:12.508 menit. Setelah balapan dimulai kembali, Dimas Ekky berusaha berjuang kembali dari posisi ke-3. Pada awal lap Dimas sempat turun ke posisi 4 dan di sisa 2 lap Dimas kembali berada di posisi 3. Balapan diakhiri Dimas Ekky pada posisi ke-6.

Pada race-2, Dimas Ekky kembali berupaya mengeluarkan seluruh kemampuannya. Memulai balapan dari posisi 8 terus memacu Honda CBR 600R hingga di lap 2 berhasil jajaran 5 pebalap terdepan. Pebalap ini terus mencoba mempertahankan posisi 5 meskipun sempat berada di posisi 10 pada lap 6. Dimas terus memperbaiki dengan berhasil naik hingga posisi 6 di lap 11. Pada lap ini, Decha Kraisart asal Thailand yang tengah memimpin jalannya balapan mengalami kecelakaan. Dimas finish di posisi 6 dari 22 starter yang bertanding.

“Target saya podium di Suzuka. Saya pun mencatatkan rekor pebalap tercepat di seri ini. Namun sangat disayangkan dengan adanya red flag padarace-1 membuat saya kehilangan momentum. Saat itu di saya sedang merangkak naik dari start di posisi 9 dan ingin mempertahankan di posisi 3. Pada race-2 saya ingin kembali melesat di depan. Namun saya tertahan di awal race, sehingga upaya untuk masuk ke rombongan depan kurang maksimal. Saya akan berusaha lebih keras lagi pada seri berikutnya di Sentul,” papar Dimas Ekky. 

Pebalap AHRT lainnya, Gerry Salim, berupaya menaklukkan sirkuit dengan motor berkapasitas 600cc yang ditungganginya. Pebalap ini memulai balapan race-1 dari posisi ke-6. Namun pebalap ini mengalami kendala dengan ban terutama pada lintasan s-curve di r3 hingga r7 sirkuit Suzuka. Gerry Salim finish di posisi 13 dari total dari 25 starter. 

Sementara pada race-2, Gerry Salim sempat berhasil mempertahankan posisi 4 namun terus melorot ke posisi 11 dan finish di posisi 10.

“Saya salah memilih ban medium dan menjadi tidak nyaman saat balapan sehingga mempengaruhi performa saya. Mohon maaf belum dapat maksimal di seri kali ini. Mohon dukungannnya untuk seri-seri selanjutnya,” ujar Gerry Salim.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) A. Indraputra menyadari tidaklah mudah perjuangan para pebalap binaannya untuk mencetak prestasi-prestasi membanggakan untuk bangsa. Banyak hal yang harus diperjuangkan dan dikorbankan untuk dapat menaklukkan setiap sirkuit dengan capaian terbaik.

“Apapun hasil balapnya, kami sangat mengapresiasi perjuangan anak muda Indonesia yang ingin mempersembahkan kebanggaan untuk bangsa kita di dunia balap internasional. Semangat berkarya ini akan terus kami dukung hingga ke jenjang balap tertinggi di MotoGP. Mohon dukungannya untuk para pebalap hebat Indonesia ini agar mereka tidak pernah berhenti belajar dan mengasah skill balapnya untuk mencetak prestasi terbaik bagi Indonesia,” ujar Indraputra.

Jakarta, 06 Juni 2016                                            

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

 

Tool carrier xiaomi yi untuk riding

image

Untuk memotret atau video selama riding pakai motor, maka saya membeli alat pembawa action camera saya xiami yi, alatnya seperti diatas, sehingga kamera bisa ditaruh di dada atau bisa pula dipakai terbalik sehingga kamera ada di punggung.

Xiaomi yi saya setting mengambil foto secara otomatis setiap 60 detik. Sehingga selama perjalanan saya tidak mikir foto foto manual, kalau mau lebih sering juga bisa di set kurang dari 60 detik.

Sayangnya camera xiaomi yi ini batrenya hanya bertahan sekitar 30 menitan.

Harga alat pembawa kamera ini adalah Rp. 100.000

Banyak juga blogger yang pakai alat ini pas kemarin short touring dari Bandung ke Karawan, antara lain : tmc, iwb, kobay, mbah wir, ari, dll

image

image

image

image

image

image

Uji Kompetensi Pelajar, AHM Gelar Final Kontes Keterampilan Teknik SMK Se-Indonesia

Jakarta- Sebagai bentuk konsistensi dan komitmennya dalam menyiapkan tenaga muda terampil di dunia pendidikan, PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar Final Uji Kompetensi Teknik Sepeda Motor bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kini memasuki tahun pelaksanaan ke-7.

image

Gelaran Final Uji Kompetensi Teknik Sepeda Motor bagi siswa SMK ini merupakan puncak hasil seleksi ketat terhadap 25.440 siswa dari 477 SMK yang mengimplementasikan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebelum final kontes digelar para siswa terlebih dahulu diuji melalui berbagai tahap di tingkat regional, bekerja sama dengan 27 jaringan main dealer Honda. Akhirnya sebanyak 42 siswa terpilih untuk bersaing pada ajang final kontes yang digelar pada 1-3 Juni 2016 di Astra Honda Training Center (AHTC) Jakarta.

image

Kontes Keterampilan Teknik SMK ini merupakan bagian dari upaya AHM untuk mendukung program Lomba Karya Siswa (LKS) yang diselenggarakan oleh pemerintah dalam mewujudkan generasi muda yang handal, terampil, serta inovatif.

General Manager Technical Service Division AHM Wedijanto Widarso mengungkapkan kontes ini diharapkan dapat memacu siswa SMK untuk meraih prestasi dan cita-cita mereka di dunia teknik sepeda motor melalui keterampilan yang teruji dan selaras dengan perkembangan teknologi terkini yang ada di dunia industri kendaraan roda dua.

image

“Dengan semangat Satu Hati, kami berkomitmen untuk mendukung mimpi dan cita-cita generasi muda di dunia teknik sepeda motor dengan menyelenggarakan kontes SMK Nasional secara rutin setiap tahun. Pemenang kontes ini merupakan siswa terbaik yang siap mewujudkan cita-cita di bidang teknik sepeda motor di masa mendatang.”

Dalam gelaran final kontes terpilih 3 siswa terbaik. Juara pertama berhak membawa pulang uang tunai senilai Rp 8.000.000 dan beasiswa penuh selama 3 tahun untuk menempuh pendidikan di Politeknik Manufaktur Astra. Selain hadiah bagi siswa, SMK yang mengantarkan siswanya menjadi juara berkesempatan memperoleh satu unit sepeda motor New Honda Sonic 150R. Bagi siswa pemenang juara kedua, berhak membawa pulang Rp 5.000.000, dan juara ketiga mendapat uang tunai senilai Rp 3.000.000. Selain itu bagi tiga kontestan terbaik juga berhak membawa pulang satu unit smartphone, serta satu unit camera pocket. Bagi 10 kontestan terbaik masing-masing berhak memperoleh uang tunai sebesar Rp 1.000.000, satu unit smartphone, dan satu unit helm.

Beasiswa dan Inovasi SMK

Ketua Progam Pendidikan Satu Hati AHM Ahmad Muhibbuddin menambahkan final kontes keterampilan antar siswa SMK ini memiliki peran yang penting bagi upaya perusahaan menyiapkan tenaga muda terampil di dunia otomotif di masa mendatang. 

“‎Kegiatan ini bukan sekedar uji lomba keterampilan teknik antar siswa SMK KTSM Honda karena kami juga menyiapkan jembatan untuk mereka belajar ke jenjang yang lebih tinggi. Kami menyiapkan 6 beasiswa penuh untuk bisa kuliah gratis di Politeknik Manufaktur Astra bagi siswa terbaik yang berprestasi dari kontes ini.”

Tidak hanya menyediakan hadiah bagi para pemenang kontes, pada kesempatan ini AHM pun mulai mengangkat karya-karya inovasi dari siswa-siswa TSM Honda yang terkait dengan produk sepeda motor melalui Eksibisi Inovasi. Karya yang dipamerkan dalam event ini antara lain alat penghemat bahan bakar, Treker bagi caliper, dan Smart Side Stand.

Selain itu, untuk memperoleh beragam informasi seputar dunia kerja yang berhubungan dengan teknik sepeda motor, AHM juga membuka stan khusus antara lain berupa Informasi Karir di AHASS, POLMAN Astra, Kewirausahaan, dan Informasi Karir di AHM.

Selain itu, bersamaan dengan event ini AHM juga mengundang para guru sebagai pendamping siswa SMK untuk mendapatkan pelatihan teknologi sepeda motor bersertifikat dari AHM yang diharapkan akan menjadi bekal untuk mengajarkan keterampilan otomotif di sekolah masing-masing. Hingga saat ini sebanyak 500 SMK telah tergabung dalam Program Pendidikan Satu Hati AHM yang mengimplementasikan kurikulum teknik sepeda motor Honda.

Jakarta, 02 Juni 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, AHM Lakukan Konservasi Lingkungan di Stone Garden dan Gua Pawon Bandung

Bandung – Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan konservasi lingkungan di area wisata situs purbakala Stone Garden dan Gua Pawon di Bandung Barat‎. Kegiatan ini diharapkan dapat melestarikan lingkungan sekaligus merevitalisasi salah satu tempat tujuan wisata alam legendaris di kawasan ini.

image

Kegiatan konservasi lingkungan ini ditandai dengan penanaman beraneka jenis pohon di wilayah perbukitan yang berada  di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat pada Rabu (1/6). Sebanyak 8.000 pohon ditanam dari berbagai jenis pohon antara lain bambu, nangka, rambutan, sirsak, gemelina, surain, panesta, mahoni uganda, gandaria danbuni. 

Kegiatan yang bertujuan untuk menambah daerah resapan air ini merupakan salah satu bentuk dukungan AHM dalam Gerakan Citarum Bestari dari Pemprov Jawa Barat. Konservasi lingkungan ini akan mengoptimalkan fungsi daerah resapan air yang bermanfaat bagi aliran Sungai Citarum sekaligus mencegah terjadinya longsor di wilayah ini.‎Penanaman pohon juga menciptakan keaneragaman hayati dan daya hidup fauna khas kawasan tersebut seperti monyet ekor panjang, kupu-kupu, landak, musang, kelelawar pedan jawa, burung hantu, dan ular.‎

image

‎Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin menyatakan program ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan dan fauna di kawasan ini. Masyarakat setempat juga akan memperoleh manfaat langsung karena mereka akan diedukasi untuk melakukan perawatan dan mendapatkan manfaat ekonomi dari pohonnya.

“Bekerja sama dengan Yayasan Saung Angklung Udjo kami akan mengedukasi masyarakat sekitar keterampilan mengolah pohon bambu menjadi angklung. Ada manfaat ekonomi yang tercipta di sini karena pasarnya sudah ada. Di sisi lain, potensi wisata terbuka untuk dikembangkan.”

Selain Yayasan Saung Angklung Udjo, konservasi lingkungan dan revitalisasi daerah wisata purbakala ini turut didukung oleh Pemprov Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLHD) Provinsi Jawa Barat, Yayasan Astra Honda Motor, Forum Pemuda Peduli Karst Citatah (FP2KC), dan anak perusahaan AHM yaitu PT Suryaraya Rubberindo Industries, PT Yutaka Manufacturing Indonesia, PT Showa Indonesia Manufacturing, dan PT Musashi Auto Parts Indonesia.

Sebagai salah satu tempat tempat tujuan wisata‎ Gua Pawon merupakan tempat yang penting bagi suku Sunda karena di tempat ini ditemukan kerangka manusia purba yang diduga sebagai nenek moyang orang Sunda.

Berada sekitar 25 km sebelah barat Kota Bandung, Gua Pawon dan Stone Garden juga menawarkan pemandangan alam yang indah dan menantang. Para pecinta panjat tebing menyukai kawasan yang eksotis dan alami ini. Dengan melintasi kontur tanah berbatu-batu dan menanjak, pengunjung akan merasakan hembusan angin segar dan indahnya tebing di karst Citatah yang memantulkan sinar emas saat terkena sinar matahari.

Untuk semakin meningkatkan daya tarik Stone Garden dan Gua Pawon sebagai kawasan wisata,‎ AHM juga membangun beberapa fasilitas pendukung wisata‎ antara lain pembuatan gapura gerbang masuk area kawasan wisata, pembuatangazebo sebagai tempat istirahat dan berteduh bagi para wisatawan.

Selain itu juga dibuatkan saung informasi untuk memberikan kemudahan para wisatawan mendapatkan detail informasi tentang kawasan wisata ini serta pembuatan papan edukasi sapta pesona untuk meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab masyarakat menjaga tempat wisata. Upaya revitalisasi tempat wisata ini disempurnakan dengan pembuatan papan petunjuk arah dan papan petunjuk area evakuasi bila terjadi kejadian bahaya.

“Kami ingin lingkungan dan pariwisata bisa tumbuh bersama‎ di kawasan ini. Kami yakin masyarakat akan mendapatkan manfaat positifnya.”

 

Jakarta, 1 Juni 2016

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 6518080,3041-8080 ext.18111, 18113/email:corp.comm@astra-honda.com

 

%d bloggers like this: