CB blar blar milik teman, modif dari tiger

image

 

CB ini adalah milik teman karib saya juragan BAKMI LIMASAN, sekaligus juragan WATUGUNUNG ART, yang dibangun dari basic motor honda tiger 20o CC.

Untuk urusan membangun diserahkan ke builder CB yaitu SOFYAN di JEJERAN, PLERET, BANTUL. Waktu untuk membangunnya adalah setahun, karena memang dikerjakan santai. Tetapi kalau yang standar adalah 3 bulan bisa selesai. Biasanya pesanan dari luar pulau.

Spesifikasi motor sekarang :

Mesin tiger revo, tapi sudah dioprek jadi 330 CC. pakai seker HIJET.

Urusan shock depan memakai punya yamaha BYSON

Garpu belakang pakai tiger tapi ditambahi custom

Ban belakang ukuran 450

Ban depan 375

Pelek pakai rossi

Cakram depan dobel, pakai punya ninja untuk piringannya.

 

Saya tadi sudah testride sampai ke pemancar Trans7, karena jalannya cuma kecil dan naik turun, hanya sampai gigi 3 saja, itupun belum maksimal.

CB ini tiap hari untuk nglajo mengajar ke Semin Gunungkidul, yang jarak tempuhnya sekali jalan 80 KM, jadi kalau sampai ke kantor saya saja baru setengahnya, karena rumahnya dekat dengan rumah saya, rumah saya ke kantor saya adalah 40 KM.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Tentang iklan-iklan ini

sulitnya cari jalan tidak beraspal mulus di Bantul, tapi ada kok, cocok untuk off road motor

Screenshot_2013-10-22-15-20-22

Screenshot_2013-10-22-15-20-38

Screenshot_2013-10-22-15-20-47

Memang kalau saya amati selama ini, jalanan di kabupaten bantul itu mulus diaspal semua, bahkan sampai ke pelosok kampung, tapi secara tidak sengaja saya menemukan jalanan di kabupaten Bantul, yang ukurannya sih muat kendaraan roda empat, tapi aspalnya rusak, dan selebihnya jalan cor semen dua jalur kiri kanan, lalu menyempit lagi menjadi hanya jalur cor semen satu jalur. Jalur ini adalah jalur by pass bagi saya untuk naik ke pemancar saya, tempat kerja saya, yaitu di Ngoro-Oro, ini adalah juga jalur ke wisata Gunung Api Purba Nlanggeran.

Jalan ini bermula sebelum tikungan BOKONG SEMAR, nanti ambil kiri. Tikungan BOKONG SEMAR ini adalah tikungan pada jalan Wonosari ruas Piyungan sampai Patuk, selepas bangjo piyungan akan melewati jembatan, lalu naik terus, dan nanti akan melewati jembatan lagi, nah bokong semar naik lagi kisaran  300 meter, kalau ikut jalan besar bokong semar maka akan naik dan belok kanan, untuk menuju jalan by pass ini maka sebelum bokong semar mlipir kiri untuk masuk jalan dusun.

Pada foto diatas adala hasil track saya menggunakan aplikasi android MY TRACKS, didapat peta perjalanan yang meman relatif lurus dari Piyungan-Bokong Semar-Pemancar saya di Ngoro-Oro. Jaraknya adalah 5,17 KM, dengan waktu tempuh kisaran 13 menit. Ingat lho karena jalanan tidak aspal mulus semua, saya cuma santai santai jalan 20-30 kpj saja.

Screenshot_2013-10-22-15-21-56 Screenshot_2013-10-22-15-22-02

Screenshot_2013-10-22-15-22-11

Sedangkan ketiga foto diatas adalah jika saya menempuh dari Piyungan-Bokong Semar-Patuk-Kantor di  Ngoro-Oro, jalannya memang tidak efektif karena berbentuk huruf z begitu, dan total jaraknya adalah 9,64 KM, dengan waktu tempuh kisaran 15 Km, itu dengan kecepatan 40-60kpj karena jalannya mulus aspal hotmix terus.

Selisihnya dengan by pass tadi kisaran 4 KM, banyak juga ya. Coba kalau jalan by pass Bokong Semar- Ngoro Oro tersebut mulus, pasti lebih cepat waktu tempuhnya.

Screenshot_2013-10-22-15-23-41

Screenshot_2013-10-22-15-24-09

Screenshot_2013-10-22-15-24-20

Sedangkan ketiga foto diatas ini adalah rute dari Perempatan Munggur menuju ke Petir lalu naik menuju Ngoro-Oro, karena nantinya jalan yang dari Bokong Semar, akan bertemu dengan jalan ini kira kira 1,5 km sebelum Ngoro Oro. Kalau ditambah jarak Piyungan ke perempatan Munggur, saya kira ada 1,5 KM, jadi 5,6 Km ditambah 1,5 KM kurang lebih 7 KM jarak dari Piyungan ke Perempatan Munggur, lalu naik ke Ngoro oro.

Sehingga tetap saja jalur by pass yang Piyungan-Bokong Semar-Ngoro oro adalah rute paling pendek.

IMG_20131022_093712

inilah yang dinamakan tikungan BOKONG SEMAR, kalau terus naik dan belok kanan maka itulah BOKONG SEMAR, kalau mau ke by pass maka ambil yang jalur kecil kiri, terlihat tulisan jurusan ke Petir.

IMG_20131022_093738

Nanti didepan sana ambil kanan, karena yang kiri adalah menuju kuburan.

IMG_20131022_093748

Nah ini yang lurus sampai kuburan, maka ambil yan kanan.

IMG_20131022_093757

Jalan disini masih lebar dan aspalnya masih lengkap dan lumayan mulus. Itu didepan terlihat ada pertigaan, maka ambil yang lurus, kalau ambil kiri maka akan sampai ke PETIR.

IMG_20131022_093835

Lanjut, dan jalanan masih aspal lebar, walau mulai terlihat kerusakan kecil disana sini. Jalanan ini masih bisa dilalui oleh truk, karena saya pernah papasan truk disini.
IMG_20131022_093912

Lalu jalan mulai menanjak meskipun tidak ektrim, biasa saja. Masuk gigi dua biar aman.
IMG_20131022_093953

Nah mulai disini jalanan aspal mulai terlihat rusak parah, mulai deh lintasan akan makin off road.

IMG_20131022_094012

IMG_20131022_094029

IMG_20131022_094042

IMG_20131022_094145

Jalan aspal sudah habis, disambung jalan cor semen dua lajur kiri kanan, meskipun juga kurang mulus.

IMG_20131022_094201

IMG_20131022_094230

IMG_20131022_094305

Dikiri kana memang mayoritas pohon SONOKELING, jadi kayak hutan rakyat gitu. Tadi saya lewat sini hanya papasan sekali saja dengan motor penduduk. Jadi kalau malam hari tidak saya sarnkan lewat sini.

IMG_20131022_094310

IMG_20131022_094315

IMG_20131022_094352

IMG_20131022_094423

IMG_20131022_094430

IMG_20131022_094439

Jalanan mulai cuma satu lajur saja yang mulus, dan kayaknya sampai disini truk sudah tidak muat lagi jika lewat.

IMG_20131022_094449

IMG_20131022_094457

IMG_20131022_094509

IMG_20131022_094529

IMG_20131022_094545

IMG_20131022_094605

IMG_20131022_094645

IMG_20131022_094734

IMG_20131022_094739

Akhirnya jalan ini ketemu dengan jalan yang PEREMPATAN MUNGGUR – NGORO ORO, dan tinggal belok kanan naik menuju NGORO ORO. Enaknya lewat jalan ini maka saya tidak pusing dengan truk truk besar, bis, dan motor yang padat dan saling berlomba naik turun dari dan ke Bokong Semar – Patuk, saya bisa menikmati perjalanan saya yang pelan karena kondisi jalan yang mayoritas agak off road, dan bisa menyapa penduduk kulo nuwun, dan mereka juga menjawab dengan senyum tulus. Andai jalan ini oleh pemkab bantul dibikin mulus, tentunya disamping menyenangkan bagi warga bantul di sekitaran jalan ini, juga membantu saya dan mungkin juga wisatawan bermotor yang mau ke Gunung Purba Nglanggeran, dan embung Nglanggeran, sip dah pokokknya. Semoga kelak dimuluskan dan dilebarkan pada bagian yang sempit. Amin.

MINA LARAS produsen nata dari rumput laut milik mas Alrozi

Alrozi pemilik usaha MINA LARAS

Mina Laras adalah usaha milik sedulur koboys, anak muda yang penuh visi dan berjiwa wira usaha, siapa lagi kalau bukan FAKHRUDIN AL ROZI , jebolan UGM fakultas Teknik Pertanian. Beliau merintis usaha yang diberi nama MINA LARAS ini yang bergerak dalam usaha

- RUMPUT LAUT,

- CHIP RUMPUT LAUT,

- KERIPIK RUMPUT LAUT,

- NATA RUMPUT LAUT,

- KERIPIK NATA RUMPUT LAUT,

- TEPUNG RUMPUT LAUT,

- ANEKA OLEHAN IKAN dan,

- KERAJINAN KULIT IKAN PARI.

 

Bagi yang ingin berbisnis diatas dan ingin info lebih lanjut, atau mau menjadi agen penjual dari produk produk MINA LARAS, silahkan kontak langsung ke AL ROZI di nomer ini 0274 – 748 3242

Alat pembuat tepung dari rumput laut

 

 

salah satu proses pembuatan nata dari rumput laut

 

Al Rozi dengan kripik rumput lautnya

 

 

bantu teman nawarin Rumah Joglo apik dan asri di Sedayu Bantul

Ceritanya kemarin teman saya semasa SMP di facebooknya minta tolong untuk mewartakan rumah JOGLO yang sedang dibangun olehnya dan sekarang sudah mencapai tahap finishing, sehingga beberapa minggu kedepan insya Allah sudah siap jual dan siap dipakai. Tadi pagi sekalian saja saya potret-potret dan melihatnya langsung, agar bisa saya deskripsikan dengan benar.

Tampak dari depan saya foto dari kampung barat jalan aspal

tampak depan lebih dekat

Tampak dari sisi selatan saya foto dari dekat jembatan

Tampak sisi selatan, saya foto dari depan pintu gapura

Letak rumah ini di kecamatan Sedayu Bantul. Tepatnya di dusun Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul, Jogja. Kalau dari lampu Traffic Light Ringroad Gamping, Jalan Jogja-Wates, silahkan kebarat kearah Wates, 6 kilometer, nanti akan ketemu lampu Traffic Light pertama yaitu di depan POLSEK PEDES. Ambil sisi kiri saja di Traffic Light Polsek Pedes ini untuk persiapan belok masuk ke kiri, karena tinggal maju 200 meter, nanti akan ketemu pertigaan, ambil belok kiri (keselatan). Pertigaan ini letaknya di pojok timur komplek PLN Sedayu. Ikuti jalan aspal keselatan disamping PLN Sedayu sampai masuk dusun Bandut Lor, ikuti terus saja sampai kiri jalan ada TK Budi Mulia Dua, pelan-pelan saja karena rumah Joglo tinggal 200 meteran di kiri jalan, sebelum jembatan. Jarak dari pertigaan PLN SEDAYU Jalan Jogja-Wates sampai ke Rumah Jogjlo adalah 700 meter.

Baca lebih lanjut

bakmi jowo lor polsek Pedes

Ini adalah bakmi jowo langganan dan favorit saya yang kebetulan letaknya juga tidak jauh dari rumah saya, tepatnya sekitar 4 km dari rumah saya, menuju jalan wates Km 9, berada di utara kantor polsek PEDES, disebelah selatan kampus UMBY (Universitas Mercu Buana Yogyakarta). PEDES adalah nama dusun, jadi bukan “pedas lombok”. Dari lampu bangjo/traffick light PEDES, tinggal ke utara kurang lebih 200 meter, ada di barat jalan.

Yang saya suka dari penjual bakmi ini adalah, bahwa pakai telor bebek dan jelas dengan ayam kampung, dan yang paling saya suka adalah antrian ditulis tertib, jadi ada kepastian berapa lama dan berapa masakan kita antrinya. Sebagai gambaran saya pernah antri 10 masakan, harus nunggu 1,5 jam.

UPDATE HARGA 30 JUNI 2012

Untuk Bakmi pakai telur bebek, sekarang Rp. 9.500,-

Untuk Bakmi telur ayam petelur, harganya Rp. 8.000,-

Yang Tanpa Telur sudah tidak ada ditulis.

Untuk minuman, hanya ada teh dan jeruk, harganya Rp. 1.500,-

Servis rutin BC di joker bantul

image

image

image

image

image

image

Ganti oli
Servis
Motong rantai

Kemarau semoga cepat berlalu

image

Foto ini saya ambil di daerah Bantul, hanya satu menit turun dari kantor saya yang di Gunungkidul, karena memang kantor saya ada di Gunungkidul paling utara, berbatasan dengan Kabupaten Bantul. Ini adalah daerah pegunungan sisi utara dan memang air sulit dijumpai disini saat kemarau.

image

image

image

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.426 pengikut lainnya.