








Saya agak lupa apakah pernah menulis hal ini atau belum. Seingat saya belum secara khusus.
Jadi ini adalah pengalaman saya saat awal- awal dulu pakai top box di pulsar UG4 – Black Coyote punya saya.
Saya memakai box Kappa 42, dipadu dengan dudukan/breket buatan bro Yudi dari jakarta.
Setelah terpasang saya merasakan box gemerisik, walau tidak saya beri muatan sekalipun. Setelah saya teliti, ternyata antara dudukan dan box kurang rapat pada bagian depan, lalu saya coba beri ganjal semacam busa karet, dapat dari minta ke istri, biasanya untuk membuat kain lebih kaku untuk dijahit dengan dilapisi bahan ini.
Setelah langkah ini usai saya aplikasikan, ternyata masih ada suara glodak-glodak, saya teliti suara tersebut diakibatkan antara tutup box atas dan bawah ada gesekan dan getaran. Lalu box bawah saya lapisi dengan bahan yang sama, dan menjadi singset saat box posisi tertutup.
Untuk menahan muatan didalam box agar empuk, maka saya beri busa. Saat dimuati helm dll tidak ada suara berisik helm berbenturan dengan dasar box.
Monggo boleh ditiru bagi yang punya box berisik.
Filed under: Sepeda Motor | Ditandai: box, brejet yudi, breket, busa untuk breket, kappa 42, top box | 7 Komentar »



























