
sarung dan bagian tengah sarung yang khas
Sarung siapa yang tidak kenal, terutama fungsi utamanya untuk sholat, tapi ada juga yang merangkap untuk kemul alias selimut.
Tetapi kalau saya pribadi, sarung hanya untuk sholat, dan seyogyaknya punya lebih dari satu, jadi selalu ada yang bersih dan suci untuk sholat.
Yang paling menjengkelkan saat sholat jamaah di masjid adalah kadang didepan saya ada yang memakai sarung tidak aturan dan tidak konsisten mana yang atas, mana yang bawah, sehingga hasilnya sarung bisa terlihat terlipat-lipat kayak peer saja.
Lebih menjengkelkan lagi jika merek sarungnya ditaruh di bawah, nah mata ini yang belum bisa khusuk sholat kadang mau tidak mau membaca juga, oh ada yang pakai sarung cap mangga, cap gajah duduk, cap samarinda, dll
Lalu bagaimana cara memakai sarung yang baik dan benar? Kalau menurut saya nih, pilih sarung yang warnanya putih, dan kalau bisa punya tiga atau empat sarung, warnanya sama semua tidak masalah, sehingga kalau kotor cepat kelihatan, sehingga kita terjaga dari memakai sarung yang itu-itu saja dalam waktu yang lama.
Selanjutnya pakailah sarung dengan konsisten, artinya yang bagian atas yang harus kita lipat-lipat di perut harus diatas terus, yang bagian bawah ya bagian bawah terus, ini menghindarkan sarung dari kekusutan dan terlihat terlipat-lipat.
Sarung biasanya ada kira-kira 20 cm yang warnanya beda, dan diujung bawahnya ada tempelan merek sarung. Warna yang beda ini kita posisikan pas di belakang.
Lalu bagaimana menandai atas bawahnya? Ini mudah, cukup baca mereknya, dan pilihlah yang ada mereknya untuk bagian atas yang kita lipat-lipat di perut, ini juga menghindari merek sarung terbaca oleh jamaah di belakang kita. Lagi pula seperti iklan saja kalau merek sarung ada di bawah dan bisa dibaca yang di belakang kita.
Oh iya bagian luar dan dalam juga harus konsisten, caranya ya tinggal lihat mereknya harus terbaca di luar.
Demikianlah cara memakai sarung yang menghindarkan dari kusut dan menghindarkan dari pamer merek. Semoga berguna.
Oh ya ada juga yang tidak bisa memakai sarung, biasanya di bantu ditali pakai sabuk, ha ha ha semoga saja sabuknya tidak lepas
Po kepiye aku manut.

bagian ini harus disisi atas dan diluar, biar tidak kelihatan

mossok pas sholat baca begian

sarung yang berlipat-lipat
Ok
Filed under: Relijius | Ditandai: cara memakai sarung, cara memakai sarung yang baik, jenis sarung, merek sarung, salat, sarung, sarung dan shalat, sholat | 15 Komentar »







