Sepulang dari njagong koboys Jr nya bro Andhi Suranto di depan persis candi Borobudur, rombongan koboys terpecah menjadi dua armada, armada pertama terdiri dari BlackCat, Martini, Hani, Mercon, PBNJ lewat jalur semula yaitu lewat jalan Magelang. Armada kedua terdiri saya, Agung Ae, dan Alrozi lewat Ngluwar yaitu melewati Ancol yang merupakan bendungan selokan mataram yang mengalir sampai daerah Prambanan.
Jalannya merupakan jalur alternatif menyusuri pinggiran suangai progo (eh progo atau krasak ya?). Sampai di Ancol kita foto-foto dulu, dan melanjutkan perjalanan lagi kira2 pasa adzan magrib. Kami melewati prapatan Balangan (dekat rumah lilypud) lanjut sampai Prapatan Gedongan, lalu belok kiri menuju prapatan pasar Godea. Kondisi jalan di waktu petang sangat rame sehingga kami pelan-pelan saja, meski begitu saya hampir nyenggol orang yang kaget saat saya salip, ini karena knalot standar saya yang sunyi senyap, dan saya lupa tidak klakson.
Akhirnya kami berpisah di Prapatan Godean. Agung dan Alrozi ke timur, saya keselatan.
Koboys, pancen indahnya peseduluran.













ancol
Filed under: Koboys, Sepeda Motor | Ditandai: agung ae, alrozi, ancol, balangan, bligo, gedongan, godean, koboy, lilypud, ngluwar, selokan mataram | 15 Komentar »







