
Sepulang baksos di gunungkidul, disini….
http://hadiyanta.com/2011/10/04/baksos-air-koboys-ahm-di-dusun-karangasem-desa-karangasem-paliyan-gunungkidul/
http://hadiyanta.com/2011/10/04/baksos-air-koboys-ahm-di-dusun-kenteng-mulusan-paliyan-gunungkidul/
http://hadiyanta.com/2011/10/04/baksos-air-koboys-ahm-di-dusun-kenteng-mulusan-paliyan-gunungkidul/
koboys juga perlu refill energi, dan sate klathak pak Pong di sebelah timur stadion Sultan Agung Bantul menjadi pilihan. Ini adalah kali kedua saya nglathak disini, sebelumnya adalah disini. Kali ini lebih seru, akrena barengan delapan koboys, semua pesen sate klathak doubel silinder, alias dua kali dari ayng seharusnya, menu biasa adalah dua tusuk sate, dan kali ini kita masing-masing 4 tusuk sate sebagai mana bisa dilihat di foto-foto dibawah
Warung sate Pak Pong ini memang rame banget, lokasinya jembar alias luas, ada di selatan dan di utara jalan, bisa pilih tempat. Yang bikin gak nyaman adalah antrinya sangat lama, mossok kita datang saat motoGP belum mulai, dan sate klathak tersaji setelah motoGP finis, hampir 1 jam kami menunggu tanpa kejelasan antrian.
Jika anda mampir ke sate klathak pak Pong ini, tanyakan dengan jelas antrian anda saat memesan, jangan-jangan dilewati oleh pelanggan lain yang datang belakangan, dalam hal ini perlu transparansi dan kejelasan, saya sempat ngecek dua kali lho.
Irfan Jombliz, salah satu nubie koboys, kemarin di FB bilang tidak doyan klathak, eh ternyata saat di TKP, doyan banget.
Tidak lupa kami pesan minuman, ada yang panas ada yang dingin, uniknya jika minuman panas, maka diberi gula batu, dan cangkir air panas cadangan, mak nyos pokokke. Setelah usai, lalu saya ke kasir dan untuk 8 orang sudah dengan minuman, semuanya habis Rp. 160.000, jadi masing-msaing Rp. 20.000, cukup murah lah.
Setelah itu kami pulang, Irfan Jombliz dan KilauBiru mampir ke rumah Alrozi, saya dan rombongan Magelang yaitu Widyo, Andi Suranto, dan Jetfire, bablas pulang.

Parkir motor gratis, mobil bayar
Selengkapnya klik disini (more…)
Filed under: Koboys, Kuliner, Sepeda Motor | Ditandai: irfan jombliz, klathak, koboys, pak pong | 16 Komentar »












