Testride Pulsar 220, setelah Sentul silahkan ke Jogja

SL.com mengundang blogger otomotif untuk testride pulsar 220 tanggal 9 Maret 2011 di Sentul. Pingin banget mencicipi, tapi kok jauh amit ya.

Khusus Blogger Otomotif: Test Ride Bajaj Pulsar 220 DTS-i

Jadi monggo untuk Pulsar 220 silahkan segera saja setelah dari sentul digilir ke Jogja, kan banyak juga pemilik pulsar dan blogger di Jogja, pasti seru deh!

Dulu saya pernah testride pulsar200 di pelataran parkir Ex Hotel Ambarukmo, tempatnya kurang nyaman, untuk pulsar 220 harusnya nyari tempat yang trek lurusnya panjang, sehingga bisa maksimal ngetes kecepatannya.

Test ride BAJAJ PULSAR 200CC

TEST RIDE Bajaj Pulsar 135 LS di Dealer Bajaj Jogja

test ride PZOO bro Joker 999

 

Mau lihat serunya blogger dan komengtator Jogja Solo Magelang Bali test ride scoopy, silahkan lihat di link bawah ini.

Test Ride Scoopy di Yogyakarta

Yang ini pengalaman testride saya yang lain, namanya juga seneng icip-icip.

pengalaman pertama nyemplak Ninja250R

Byson merah bro Sudar Adp

mewakili KOBOYS untuk acara turing Honda New MegaPro Semarang Jogja

 

 

 

 

 

 

 

About these ads

Cukup satu senjata bagi pulsar untuk menggempur semuanya

Pulsar 220 positif akan launching tanggal 8 Maret 2011, yang belum positif hanyalah bandrol harganya saja!

Berhubung pulsar UG4 180 seperti punya saya yang saya beli setahun lalu sekarang harganya hanya 16,5 jutanan, turun sekitar 2 juta dari harga awal yang 18,5jutanan. Maka bolehlah saya yakinkan diri saya bahwa pulsar 220 akan dibandrol on the road direntang harga 20-21 jutanan saja, akan dilema jika dibandrol kisaran 18,5juta, karena kesannya motor murahan, tapi akan dilema juga jika harga lebih dari 22 juta karena akan terasa agak mahal.

Jika berani dibandrol 20 juta pas, maka saya yakin pulsar 220 ini akan menggoyang beberapa motor batangan yang sudah keluar, dari NMP, Byson, New Scorpio, Ninja 250R, bahkan CBR250R juga akan digoyang.

Bukan perkara gampang bagi seseorang untuk memilih beli pulsar, kebanyakan karena sudah membaca-baca ulasannya di forum-forum internet, termasuk mungkin di blog saya ini tentunya jika pingin beli pulsar UG4. Bajaj saya lihat serius untuk membenahi dealer di beberapa daerah khusunya di Jawa. Sedangkan di Jogja sendiri dealernya sudah tutup, menurut informasi yang saya terima, ownernya sudah tidak mau melanjutkan lagi jualan pulsar, bahkan setelah pindah tempat dari Jalan Magelang ke jalan Solo di depan Hotel Quality. Padahal sewa gedungnya saya kira masih ada sekitar 7 bulan lagi.

3S merupakan tantangan serius bagi PT. BAI jika memang pingin jualan serius produknya di sini, orang butuh dihargai dan butuh kepastian bahwa ketika dia beli pulsar maka akan gampang menservis dan memperoleh suku cadang  serta memperoleh senyum ramah dari orang-orang dealer. Sampai saat saya tulis ini, setahu saya di Jogja belum ada lagi dealer bajaj buka sebagaii pengganti dealer yang lama. Sungguh ironis sebenarnya jika sampai tanggal 8 Maret 2011 nanti saat launching Pulsar 220, tapi dealernya belum ada di Jogja, padahal penjualan pulsar di Jogja saya lihat bagus juga, meskipun saya tidak memperoleh data pastinya, yang jelas pulsar 135 dan pulsar UG4 benyak bersliweran di Jogja.

Benahi 3S dan jual dengan harga 20an juta, maka pulsar 220 akan prospek cerah, pembelinya tidak sekedar para pemilik lama pulsar yang ingin naik kelas dari 135, 180, 200 ke 220, tapi ada pangsa pasar baru yaitu para calon pembeli baru yang tengah menimbang-nimbang akan beli NMP, Byson atau New Scorpio, bahkan untuk kelas 250 CC sekalipun.

Kita tunggu saja.

* Saya sendiri masih mikir-mikir apakah mau upgrade ganti pulsar220, karena kadung kecewa jaket hadiah bagian saya tidak diberikan sampai sampai  saat ini setelah 14 bulan membeli puslar UG4, bahkan sampai dealernya tutup. Kemarin pagi di jalan wates dekat RS PKU Gamping, malah nyalip orang pakai supra125 pakai box givi besar yang pakai jaket Pulsar hadiah beli pulsar, saya sendiri naik pulsar UG4 pakai jaket NMP dan Helm NMP, fiuh fiuh.

Pilih mana yak ? Upgrade kubikasi Pulsar 220F DTSi atau Upgrade gengsi KTM Duke 125

Judul ini sebenarnya terinspirasi dari Update Status dari kang Dadang Widhaswara, salah satu teman facebook saya, beliau pemilik pulsar 200. Banyak komentar masuk yang intinya ada yang setuju beli pulsar 220, tapi ada juga yang lebih setuju beli KTM duke 125.

Foto pulsar 220 sepertinya dari sini

Blok mesin pulsar 220, 4 katup DTS-i ?

Spyshoot pulsar 220

KTM Duke 125

Foto diambil dari sini

Saya pribadi sebagai biker yang sudah punya Pulsar UG4 180 CC, rasanya enggak tertarik dengan pulsar 220 cc yang akan segera keluar dijual di Indonesia, kenapa? karena bentuknya hampir sama, dan soal selisih 40 CC dari 180 ke 220 saya pribadi tidak begitu merasa butuh, karena dengan UG4 saya saja, saya rata-rata hanya memakai gigi 3 di 7.000 rpm yang itu kira-kira setara 60-70 kpj. Lagi pula shock depan UG4 adalah milik pulsar 220 yang berdiameter 37 mm, dan klakson UG4 saya juga punya pulsar 220. Saya memang beli pulsar bukan fokus menginginkan kecepatannya, tetapi lebih ke kenyamanan, suwer naik pulsar itu memang nyaman, badan tidak merasakan goncangan sebagaimana kalau naik bebek (memang enggak apple to apple ya komparasinya). Tetapi saat saya butuh kecepatan, pulsar UG4 saya juga cukup mumpuni untuk lari. Untuk naik gunung juga santai. Dengan pertimbangan penggunaan saya yang seperti ini, pulsar 220 benar-benar tidak masuk dalam hitungan saya untuk saya beli, paling tetangga dan orang lain yang awam motor tidak akan menduga jika ini pulsar 220.

Sekarang beralih ke KTM duke 125. Motor ini dari pandangan pertama sudah membikin jatuh cinta, bentuknya fresh dan tidak ada saingan, kawasaki KLX rasanya juga bukan saingan motor ini, malah boleh jadi kalau KTM duke ini jadi dijual, maka saya prediksi pasar KLX akan dimakan pasar KTM duke. Jika misal saya membeli motor ini, maka Pulsar UG4 saya tidak perlu dijual, karena memang bentuknya dan style berbeda, bisa dipakai gantian menurut kebutuhan.

Masalahnya berapa bandrol harga yang akan dipatok untuk KTM duke ini? Jika masih dibawah 23 juta, maka benar-benar akan sangat menggoda, kalau di atas 23 juta, akan menggoda tapi pikir-pikir lah. Saya kira harga akan ditekan semurah mungkin dengan cara menurunkan spesifikasi beberapa komponennya, yang penting kan tampilannya tetep terlihat seperti itu, perkara komponenya disubtitusi dengan merek lain yang harganya lebih bersahabat, tapi mutunya tidak selisih jauh, tentu merupakan solusi yang baik sekali. Saya sendiri masih lebih suka beli CBR250R jika nanti harganya juga bersahabat… lhoooo?????

KTM 125 Duke: Technical Specifications

Read our story about the 2011 KTM 125 Duke bike’s tech specs

Engine            : Four-stroke; Single Cylinder
Valve Timing        : 4-valve DOHC
Displacement        : 124.7 cc
Bore x Stroke        : 58 x 47.2mmc`
Peak horsepower    : 15 hp @10,500 rpm (Indian version may get 19 hp )
Peak torque        : 12 Nm
Starter /Battery        : Electric starter
Ignition System        : Bosch
Transmission        : 6 speed
Fueling            : Electronic fuel injection
Final drive        : 14:45
Cooling            : Liquid cooled
Clutch            : Multi-disc wet clutch, hydraulically operated
Frame            : Chromium-Molybdenum trellis frame, steel subframe
Front suspension    : Inverted WP 43mm fork, 6.3 inches travel
Rear suspension    : WP monoshock, 6.3 inches travel
Front brake        : 280mm disc
Rear brake        : 230mm disc
Tires front/rear    : 110/70 x 17 x 150/60 x 17
Wheelbase        : 1350 +- 15 mm
Steering Head Angle    : 65°
Seat height        : 810 mm
Fuel tank        : 11 litres
Weight            : 128 kg with full tank fuel

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.958 pengikut lainnya.