Data internet indosat, error di sekitar dusunku

Sudah semingguan ini data internet indosat error disekitar dusunku, yaitu  1 km sebelah barat Kemusuk tempat lahir mantan presiden Soeharto.

Anehnya jika hp saya bawa ke Godean dan Sedayu, internetnya lancar. Benar sekali bahwa dusun saya ada di tengah- tengah antara Godean dan Sedayu. Tetapi sebenarnya ada BTS indosat di desa saya Sumbersari, hannya berjarsk 300 meterean daria balai desa Sumbersari, itu artinya kira-kira berjarak 700san meter kalau dari rumah saya. Kemungkinan besar BTS indosat inilah yang bermasalah.

Kemarin sore pas di warung angkringan dekat rumah, ketemu saudara yang pakai BB dengan kartu mentari indosat juga mengalami masalah koneksi data di BBnya.

Punya android an BB tiada artinya jika jaringan datanya error seperti ini. Gimana nih indosat?

About these ads

Jamaah masjidku Juara I Takbir Keliling 1433 H

Sudah menjadi acara rutin tiap malam lebaran idul fitri di desaku Sumbersari ada lomba Takbir Keliling. Bagi mayoritas anak-anak kecil sampai remaja, ini adalah acara yang sangat ditunggu dan menyenangkan, saya pribadi masih mempunyai memori kuat ketika kecil dulu kisaran tahun 1980 saat SD ikutan acara takbir keliling ini, sangat berkesan dan menyenangkan. Nilai positifnya adalah membuat para anak-anak dan remaja menjadi kompak dan bisa belajar untuk kerjasama, belajar organisasi, belajar berkreasi, belajar untuk kompak.

Mulai awal puasa, biasanya jamaah masjid kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara lomba takbir keliling ini ditengah kesibukan rutin seperti takjilan, tadarus, pengumpulan dan pembagian zakat, semuanya berjalan beriring dan terorganisasi dengan sangat baik.

Bahkan untuk ibuk-ibuk yang ikut takbir keliling 1433 H kali ini, sudah jauh sebelumnya menjahitkan pakaian khusus untuk seragam diacara takbir keliling ini, kesemuanya swadaya, dari membeli kain yang Rp. 50.000 per potong, dan ongkos menjahitkan yang kisaran Rp. 60.000, jadi untuk ibuk-ibuk sudah pasti minimal mengeluarkan uang swadaya Rp. 110.000 untuk acara lomba takbir keliling kali ini.

Para remaja mempersiapkan kreasi seni sebagai pelengkap lomba takbir keliling ini dengan membuat gajah dan burung, serta kakbah. Ini adalah sebagai penjabaran kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW saat kakbah diserang pasukan gajah, tapi ditolong oleh Allah dengan mengirimkan burung Ababil yang bisa mengalahkan kawanan gajah.

Piala

Tidak lupa para remaja putra juga mempersiapkan sound system, lampu, genset, gerobak logistik, pembuatan oncor, penyiapan lampu petromax dll. Untuk para remaja putri, mempersiapkan pernak pernik untuk detil hiasan baju dan kostum yang akan dipakai semua peserta. Jadilah semua ini membuat kesan mendalam dan membuat kekompakan di jamaah kami. Kami memang memadukan teknologi modern yaitu genset dan lampu serta soundsystem yang mamadai, tetapi tidak lupa kami tetap memakai oncor dari bambu dan memai lampu petromax untuk membuat kesan klasik, sebagai mana saya 30 tahun yang lalu kisaran tahun 1980 ikut acara takbir keliling ini.

Bapak camat Moyudan, menyalakan oncor kepada masing2 komandan regu

Jumlah yang ikut takbir keliling dari jamaah kami kurang lebih ada 250 orang. Untuk takbir keliling memang ada dua kategori, yaitu Kategori A untuk yang jumlah pesertnya lebih dari 100 orang. Kategori B untuk jumlah peserta yang kurang dari 100 orang. Sengaja ini dibuat dua kategori agar lebih adil dalam penilaian.

Ibu Hj. Jumanah (kiri) dan Ibu Lurah Sumbersari (kanan)

Untuk rute yang ditempuh memang tidak terlalu panjang, yaitu dari Lapangan Sumbersari lalu kebarat menuju dusun Sombangan, keselatan menuju dusun Nglahar, lalu ketimur menuju dusun Tiwir dan Blendung, lalu keutara melewati depan Kalurahan Sumbersari melewati dusun Papungan dan sampai perempatan Krempyeng kebarat menuju Lapangan Sumbersari kembali.

pasukan kipas sedang beraksi

anak putra

Acara takbir keliling dilepas oleh Bapak Camat Moyudan kurang lebih pukul 20:30 dan peserta pertama tiba kembali di lapangan sektiar jam 22:00. Saat peserta terakhir dilepas dari Lapangan Sumbersari, ternyata peserta pertama sudah sampai di Perempatan Blendung. Biasanya jamaah masjid Gamplong, Karang Kemasan, Menulis, serta Sedayu ikut serta, tapi kali ini tidak ikut, mungkin jika mereka ikut dan rutenya tetap seperti diatas, bisa jadi rombongan terakhir dilepas, rombongan pertama sudah sampai di lapangan.

Mbah Ngadiyono dan Mbah Ponijo

Untuk takbir ini, jamaah kami dipimpin oleh mas Fitri, anak muda penuh semangat yang merupakan juragan Las. (masih singgle lho), untuk bapak-bapak di pimpin oleh duet paman saya, Bapak Ngadiyono dan Bapak Ponijo. Untuk Ibuk ibuk dipimpin oleh Ibu Hj Jumanah, untuk anak-anak diorganisir oleh para remaja putra dan putri semuanya.

lampu petromax yang biasanya untuk nyuluh belut (mencari belut di sawah)

om Fitri komandan jamaah kami

kompak

gerobak logistik untuk membawa makanan, spare oncor, minuman, dll

Alhamdulillah jamaah kami mendapat juara I kategori grup A, piala bergilir yang tahun lalu kami bawa pulang, sekarang kami bawa pulang kembali, ada juga hadiah piala tetap dan uang pembinaan.

Kalau dihitung-hitung biayanya mungkin total bisa habis 5 jutanan, tetapi apalah artinya uang, jika dibanding dengan kekompakan dan kebersamaan serta kedekatan hati jamaah kami di masjid. Juara dan piala adalah bonus tambahan.

wellcome home

Sampai ketemu tahun depan di lomba takbir keliling 1434 H.

tidak lupa memungut sampah bekas bungkus makanan kami di lapangan sebelum pulang

Panen Raya Padi di Dusunku

Selamat Datang

gapura dusun Ngaglik, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta

Dusun saya, lebih tepatnya dusun istri saya, hari Kamis, tanggal 26 April 2012 ada acara Panen Raya dan temu wicara dengan Wakil Gubernur DIY. Letak dusun saya ini memang unik, sebelah depan jalan adalah persawahan, sedang kira-kira 500 meter dibelakang adalah sebuah sungai, jadi rumah-rumahnya berjejer sepanjang jalan, dan hanya sekitar 3 atau 4 rumah ke arah sungai.

Tidak lengkap panen padi tanpa ada dawet khas yang dijajakan para penjual dawet di sawah-sawah, jaman saya kecil dulu malah barter dengan beberapa genggam padi yang baru saja dipetik dari sawah. Pastinya enak dan seger, siang-siang minum dawet di tengah sawah.

Es Dawet khas dijual di sawah saat panen

simbok penjual dawet

padi yang mulai menguning

Ini adalah panen pertama setelah setahun tidak panen, tepat setahun pula kepulangan ayah mertua saya kepada Allah. Saat ini mertua meninggalkan tanaman padi yang kira kira berumur sebulan, dan  tidak jadi panen selama setahun karena berbagai hama, dari wereng sampai tikus.

Jadi panen kali ini memang sangat -sangat kami syukuri dan istimewa. Ceritanya acara panen raya ini disponsori oleh Petrokimia Gresik dengan pupuk ponska organik. Seperti kita ketahui sejak era orba, pupuk kimia sangat mendominasi persawahan, tetapi lama-lama tanah jadi begitu tergantung dengan pupuk jika tidak dipupuk maka padi tidak akan bernas.

Panen pertama dirumah mertua, setelah ayah mertia tiada

Saya sendiri belum tahu pupuk organik yang ditawarkan petrokimia ini bagaimna bentuknya, mungkin cair seperti pupuk organik biasanya atau mungkin bentuk seperti pupuk biasa.

Negara yang kuat dan cerdas adalah negara yang kuat pertaniannya, bagaimanapun kondisi negara, jika pertanian kuat, makanan pokok tersedia dengan baik dan murah, dengan tidak mengesampingkan kesejahteraan petani, maka negara akan kuat. Semoga.

Besok saya mau pilih presiden yang peduli banget dengan pertanian kayaknya.

padi menguning keemasan

Hamparan padi yang menguning dan berisi

ini sponsornya

Kelompok peternak sapi di dusunku

Awalnya memang para warga dusun beternak sapi di rumah masing-masing, tetapi agar terutama limbah bau dari kotoran sapi bisa dilokalisir, maka dijadikan satu tempat dengan menyewa tanah kas desa di persawahan depan dusun mertua.

Kandangnya masih sederhana, tetapi karena solid dan membentuk kelompok peternak sapi, akhirnya mendapat bantuan dari Dinas Peternakan Sleman sebesar Rp. 350.000.000 untuk membuat kandang kapasaitas 35 sapi, membeli motor VIAR roda tiga untuk operasional, dan tentu saja membuat kandang dan tampat pembuatan pupuk organik dari limbah sapi. Anggota kelompok ada 25 orang.

 

Nantinya kelompok peternak diharuskan memproduksi pupuk organik dari kotoran sapi. Jika nanti sapinya beranak maka anak sapi menjadi milik peternak, jika kelak sudah tidak produktif beranak dan dijual, maka peternak mendapat pembagian 20&, yang 80% dikembalikan ke Dinas Peternakan.

Sayangnya belum saya lihat ada pembuatan bio gas dari limbah kotoran sapi, mungkin memang fokus ke pembuatan pupuk organik dulu.

Mari beternak sapi, bangsa yang maju adalah bangsa yang bisa swasembada pangan.

Galian FO bikin kecelakaan, bisakah minta ganti rugi ke kontraktor?

image

Pernah saya tulis bahwa di jalan kampung saya ada proyek penanaman kabel Fiber Optic (FO), yang kalau tidak salah milik Telkom. Kira-kira minggu terakhir November 2011, tetapi sampai sekarang yang berarti sudah hampir dua bulan dibiarkan mangkrak. Padahal yang galian dari arah Perempatan Pasar Godean sampai Perempatan Dusun Kemusuk (kampung kelahiran mantan presiden Soeharto) langsung diberi kabel FO dan langsung dirapikan.

image

Bayangkan hampir tiap 10 meter ada galian FO yang tanahnya kadang menggunung dan ada di pinggir aspal jalan. Belum lagi lubangnya yang jika motor atau mobil terperosok bisa celaka. Bahkan saya pernah lihat ada mobil box yang terjebak di bekas galian FO yang tidak padat, sehingga ban belakang ambles sehingga mogok tertahan disitu.

Tanggal 20 Januari 2012, kisaran jam 20:00 pas saya  di angkringan kampung saya yang di sebelah barat (ada dua angkringan di dusun saa), saya dapat berita bahwa tetangga yang masih saudara kecelakaan tabrakan dengan mobil, suami istri patah kaki kanan semua, kejadiannya di depan angkringan kampung saya yang sebelah timur, kira-kira berjarak 600 meter. Suami patah diatas dengkul, yang istri patang dibawah dengkul, demikian berita terakhir yang saya terima.

Kejadiannya mobil dari barat dan motor dari timur, di TKP memang ada bekas galian FO yang menggunung sampai di bibir jalan aspal, kelihatannya mobil sudah mepet di bekas galian juga, tapi tidak mungkin lagi turun ke badan jalan, karena terhalang gundukan galian. Sementara motor sepertinya nyalip motor lain, sehingga tabrakan tidak terhindarkan. Yang saya salut, sang istri pakai helm fullface, sehingga pas kena mobil terhindar dari cedera kepala. Demikian berita yang saya dapat dari penjual angkringan di timur, yang merupakan saksi mata dan penolong pertama.

Akhirnya korban dibawa kerumah sakit dan memang dipastikan patah kaki, dan sudah dirawat pihak rumah sakit.

Sekarang pertanyaannya adalah, bisakah kita sebagai korban kecelakaan meminta pertanggung jawaban kepada kontraktor FO?

Akhirnya kini oleh warga dusun kami, galian-galian FO tersebut kami tutup lagi, demi keamanan pengguna jalan.

Persiapan idul qurban di jamaah masjidku

Masjid kami tidak mempunyai halaman yang luas, maka untuk acara penyembelihan hewan qurban pada Idul Adha besok yang jatuh pada tanggal 6 November 2011 Masehi, harus mencari tempat yang lapang, dan dipilihlah halaman salah satu jamaah masjid yang letaknya 200 meter ketimur dari arah masjid.

Untuk mengantisipasi hujan yang bisa saja turun saat besok maka dibuat atap dari SENG yang ditopang oleh bambu yang kami tebang dari seberang sungai.

Semoga acara pembagian hewan qurban besok bisa lancar, karena Alhamdulillah akan menyembelih 6 sapi dari yang biasanya 4 sapi, dan sepertinya masih tambah kambing 4 ekor. Bisa-bisa sampai sore baru kelar. Semoga tidak hujan.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Ok

Penutupan TMMD Ke-87 di dusun Ngaglik Sumbersari

Hari ini adalah penutupan TMMD ke-87 di Dusun Ngaglik, Sumbersari, Moyudan, Sleman.

Yang saya tahu hasilnya adalah
- telah mengeraskan jalan antara dusun Ngaglik dan dusun Kedunggalih
- Membuat dan memperbaiki dua buah pos ronda di Dusun Ngaglik,
- Mengeraskan jalan di tengah sawah di barat dusun Nglahar dan Sombangan tembus jalan aspal Lapangan SUumbersari kebarat.

Tadi malam sebenarnya ada acara dangdutan, tetapi saya jelas tidak nonton, kan anak metal. Ladi pula saya semalam sampai rumah jam 22:15 karena dari rumah mas Al Rozi, ikut pengajian 7 hari meninggalnya ibunda mas Al Rozi.

Balik ke TMMD, entah jalan ini mau diaspal atau cuma dikeraskan, yang pasti saat ini baleum diaspal, semoga saja cepat diaspal.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Penutupan

Dalan wetan lan lor Ngaglik diaspal Tentara

image

image

image

image

image

image

Ini adalah jalan di tengah sawah diantara Dusun Ngaglik dusun dusun KEDUNGGALIH.

Satunya lagi jalan tengah sawah di utara dusan Ngaglik, barat dusun Nglahar dan Sombangan.

Semuanya ada di desaku Sumbersari Moyudan Sleman.

Halal bi halal Iedul Fitri 1432 H di masjid kami

image

image

Inilah pelaksanaan halal bi halal bapak-bapak dan ibu-ibu di masjid kami setelah usai sholat idul fitri 1432 yang di kami jatuh pada tanggal 30 Agustus 2011.

Foto selangkapnya klik disini (more…)

Kreasi-kreasi unik di Parade Takbir Keliling Desa Sumbersari

Inilah kreasi-kreasi unik yang dibuat oleh para kontingen parade takbir keliling di Desa Sumbersari yang diselenggarakan oleh IPPS.

Ada beberapa jenis yang ditampilkan, antara lain, kapal, helikopter, kereta kencana, bouroq, replika masjid, BBnya bang nazar, (android tidak ada ya????)

Silahkan simak foto-fotonya sbb:

sebarkan PIN kamu...............

Kereta kuda dari Kemusuk, Argomulyo Sedayu Bantul

Kereta yang ditarik oleh 4 kuda putih. (more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.957 pengikut lainnya.